Aksi Jackie Chan dan Choi Siwon di Dragon Blade



Apa yang akan terjadi jika Jackie Chan dan Choi Siwon Super Junior bermain dalam satu film? Kemudian, apa jadinya apabila Aktor Hollywood Andrien Brody juga berperan sebagai pemeran antagonis? Semua hal itu tentunya terjadi dalam sebuah film laga seru berjudul Dragon Blade yang akan di tayangkan di Celestial Movie, hari minggu tanggal 17 Januari 2016 jam 20.00 WIB.

Sebagai pengemar film-film Hongkong dan Asia dengan rasa dan kualitas seperti Hollywood, maka tak salah apabila saya menanti sebuah film dari sang lengendaris, Jackie Chan. Setelah beberapa kali melihat tayangan trailer yang sangat bagus dari segi senimatografinya dan akting para pemainnya. Bagi yang penasaran dengan cuplikannya, ini dia trailernya.




Bagai menonton sebuah film Hollywood yang didukung dengan kualitasnya, Dragon Blade membuktikan bahwa Asia mampu memproduksi film layaknya Hollywood. Bahkan, secara kualitas sangat mirip dengan produksi Hollywood. Saya juga sangat terkejut dengan semua detail film, kualitas gambar, kostum dan kemudian dengan dialog para pemain yang hampir semuanya mengunakan Bahasa Inggris.

Untuk cuplikan behind the scence, bisa simak video dari youtube berikut ini :




Cerita Menarik dan Penuh Adegan Kolosal 



Kisah di mulai dari Zaman China kuno, Huo An (Jackie Chan) merupakan ketua dari Tim Penjaga yang dipercaya untuk menjaga "Jalan sutera" pada masa Dinasti Han. Huo An dalam masa penjagaan tersebut di bantu oleh tangan kanan, Yin Po (Choi Siwon "Super Junior"). Yin Po sangat terkenal dengaan strategi perangnya dan pejuang yang sangat tangguh. Namun, ternyata terjadi peperangan yang membuat Huo An terjebak dan diperbudak.


Sementara itu, sekelompok pasukan Romawi yang lolos dari peperangan untuk melepaskan salah satu jenderal mereka, namun sayang dalam perjalanan ke China, berbagai hambatan menanti mereka. Setelah berhasil meloloskan diri, akhirnya pasukan Romawi bertemu dengan Huo An. 

Kemudian, untuk menghadapi berbagai musuh baik dari China maupun di luar China, Huo An kemudian bergabung dengan pasukan Romawi untuk terus mengamankan Wilayah Jalan Sutera yang harus ia jaga bersama Yin Po.

Begitulah gambaran ringkas mengenai film ini. Lalu, fakta-fakta apa yang menarik selama pembuatan film Dragon Blade ini. Ini dia beberapa fakta menarik tentang film ini.

5 Fakta tentang Dragon Blade 




Kabar-kabar fantastis dan wah selalu menarik untuk diikuti tentang film Dragon Blade, nah, ini dia 5 fakta yang akan membuat kita semua tercengang dan ingin segera menontonnya.

1. Film ini menelan biaya 65 Juta Dolar 

Wow, luar biasa sekali, film ini menelan biaya pembuatan yang sangat fantastis yaitu 65 juta dolar atau kalau dirupiahkan mencapai sekitar 845 Milyar Rupiah. Bisa bikin rumah bisa berapa ya?

2. Pembuatan Film selama 2 tahun 

Proses pembuatan film ini berdurasi selama 2 tahun. Bisa dikatakan untuk sebuah film kolosal dan sangat banyak pemainnya, maka durasi pembuatan film ini masih dalam kategori yang wajar.

3. Seting tempat di Gurun Gobi 



Seting pembuatan Dragon Balde ini merupakan gurun terluas di dunia, Gurun Gobi. Bayangkan apabila kita berada di Gurun Gobi yang sangat luas, dengan kru dan pemain yang sangat banyak? wow pasti lumayan berat juga untuk syuting didaerah tersebut.

4. Cuaca Ekstrim

Tahukah bahwa lokasi syuting di Gurun Gobi pada saat pengambilan gambar bisa mencapai suhu ekstrim sekitar 50 dejarat celcius. Wow.

5. Kostum 

Kostum yang digunakan para pemain mengunakan metal dipadu dengan kulit hewan asli yang sangat berat. Dengan kondisi konstum yang berat ditambah cuaca yang ekstrim dibutuhkan ketahanan fisik para pemain tak terkecuali Jackie Chan. Namun, Jackie Chan yang dalam sehari-harinya syuting 15 jam ini tak sekali pun mengunakan stunt man untuk mengcover proses syuting tersebut. Saya salut sekali dengan Jackie Chan, sangat profesional dan aktingnya luar biasa.

Celestial Movie



http://www.celestialmovies.com/
Saya suka dengan film Asia, apalagi Hongkong, China, Korea, Thailand, Taiwan dan Jepang. Masing-masing negara memiliki karakter kuat dan tak bisa dibandingkan satu sama lain dari segi akting. Namun, untuk kali ini saya akui kalo saya jatuh hati dengan Film Hongkong dan China. Bagi saya aktor seperti Jackie Chan, Jet Lee, Samo Hung dan lainnya seperti mengulang memori masa kecil. Dahulu, pada saat liburan, saya selalu menyaksikan film mandarin seperti Shaolin Popeye (CMIIW) yang menghadirkan Boboho dan pemeran lain yang sangat menghibur. 

Begitu pula kehadiran Stephen Chow dengan Kung Fu Hustle yang menceritakan gangster yang melakukan pembantaian terhadapa keluarga Kung Fu. Pada akhir cerita, keluarga kung fu tersebut dapat menumpas gangster. Keren sekaligus menghibur.

Nah, bagi yang belum menonton Dragon Blade di Celestial Movie, jangan khawatir karena setiap hari selama 24 jam, channel ini akan menyajikan film mandarin dan Asia. Untuk minggu depan 24 Januari 2016 dapat disaksikan film SPL2 dengan pemain antara lain Tony Jaa dan Wu Jing. Kemudian pada akhir Januari 2016, akan hadir film bergenre horor dengan judul The Strange House. Untuk info lengkap bisa ke www.celestialmovie.com.

Celestial Movie bisa disaksikan pada Indovision (CH. 20), K-Vision (CH. 47), MatrixTV (CH. 9), Nexmedia (CH. 508), OkeVision (CH. 19), OrangeTV (CH. 162), Skynindo (CH. 19), Transvision (CH. 112), TopTV (CH. 20), Topass TV (CH. 61),  UTV (CH. 691),  dan YesTV (CH. 108).

  • Share

Nonton Bola Sampai Series Thailand Di Genflix


Saya bukan pengemar bola sejati yang artinya hanya sesekali saja nonton bola atau kalau ada pertandingan yang membawa nama Indonesia, saya akan sempatkan nonton bola. Lain lagi ketika Piala Dunia tiba, saya mendadak menjadi penonton setia bahkan selalu update setiap waktu hanya sekedar melihat tim kesayangan saya, Jerman, telah melaju ke babak yang lebih tinggi. Beberapa tahun lalu, tepatnya tahun 2014,  tim Jerman berhasil menjadi Juara Dunia. Ah, sungguh hal luar biasa momen yang tak dapat dilupakan.

Lalu apa hubungannya antara Bola dan saya? Tidak ada hubungan khusus, melainkan hanya sekedar menginformasikan saja, kini ada Genflix yang menghadirkan tayangan sepakbola seperti Liga Inggris, Liga Spanyol (La Liga), Liga Serie A Italia, Liga Champion, dan masih banyak tayangan bola lainnya.


Paket Maxi dari genflix menawarkan paket lengkap sepakbola dan juga film blockbuster serta national geographic hanya dengan membayar Rp 49.000 untuk paket 30 hari. Nonton Tim kesayangan tidak perlu ke tetangga sebelah atau di pos satpam depan, cukup di webiste genflix.com atau di gadget kesayangan sambil leyeh-leyeh di kamar. Waduh enak dan praktisnya.

Film Seri Thailand & Asia


Pernah menonton First Love (A Little Thing Called Love) yang berkisah tentang Nam (Pimchanok L.), gadis dengan fisik kurang cantik dan bertemu dengan Chon (Mario Maurer) di sekolah pertama. Nam kemudian berubah menjadi gadis yang cantik setelah beberapa tahun. Kisah cinta mereka sempat terunda karena perpisahan, namun pada suatu talkshow keduanya dipertemukan. Cinta yang dulu tertahan kemudian kembali bersemi kembali. Iya, betul sekali, film ini berasal dari negeri "Gajah Putih", Thailand.

Satu film lainnya yang membuat saya jatuh hati dengan film Thailand adalah Bangkok Traffic Love Story. Bangkok bisa dibilang memiliki tingkat kemacetan tinggi, namun lebih baik dari Jakarta. Sisi Bangkok dari transportasi dan rutinitas dibumbui dengan romantisme berhasil deiangkat ke layar lebar. Kisah Li yang bertemu dengan Loong secara tak sengaja akibat kecelakaan mobil yang dikendarainya. Pertemuan selanjutnya tak sengaja terjadi BTS (Sky Train) pada saat Li pulang kerja dan Loong akan berangkat bekerja. Tak sengaja merusak kacamata Loong, Li kemudian berusaha memperbaikinya dan berjanji akan bertemu kembali. Kisah mereka berlanjut dan saling akrab satu sama lain. 


Setelah beberapa lama, Loong ternyata mendapatkan beasiswa dan harus belajar di Jerman untuk waktu beberapa tahun. Mereka berpisah untuk sementara waktu. Pada akhir film, Li yang kini bekerja pada malam hari bertemu dengan Loong yang kini telah kembali ke Bangkok dan bekerja saat siang hari. Akhirnya keduanya bertemu dalam kondisi mati lampu dan sebuah cincin pun melingkar manis di jari Li. Sungguh film yang tak dapat dilupakan.

Genflix pun memberikan akses tontonan bagus seperti Film dan Series Thailand seperti ATM2 the Series, Hormones, Pizza Man, dan masih banyak tontonan lainnya. Bukan hanya dari Thailand saja, tapi akan ditambah dari negara Asia lainnya seperti Taiwan dan Korea. Dan bagi penyuka film barat dan Eropa, Genflix juga terus menambah koleksinya. Untuk saat ini memang koleksinya masih ribuan, dan akan terus bertambah seiring dengan permintaan dari pelanggannya.

Oh iya, ada promo paket film Indonesia hanya Rp 0,- loh, sampai periode 23 Januari 2015. So, bagi yang mau langanan bisa langsung ke www.genflix.co.id saja untuk menikmati beberapa film Indonesia yang bagus-bagus.

Nonton Dimana Saja

Mau nonton pertandingan sepakbola tadi lagi di jalan? atau mau nonton series kesayangan tapi terjebak hujan? Tenang saja, Genflix bisa mengatasi semuanya karena dapat diakses melalui web dan smartphone.

Web

Akses langsung ke www.genflix.co.id

Smartphone

Bisa langsung download di google playstore dan app store.

Android : download disini
Apple : download disini

#PROJECTV



Selain menyajikan Film dan Series dari berbagai belahan Dunia, Genflix juga turut andil dalam memajukan industri film tanah air dengan mengadakan sebuah kontes bertajuk #ProjecTV. Kontes ini berupa penulisan sinopsis dan setelah sinopsisnya terpilih, kemudian akan otomatis berperan sebagai sutradara dan akan memproduksi filmnya dengan tim serta artis yang dipilih sesuai dengan kebutuhan film.

Wow, kayaknya menarik banget, hanya dengan menulis sinopsis kemudian jadi sutradara. Info lengkapnya bisa ke projectv.genflix.co.id.

  • Share

Tausiyah Cinta : Karena Cinta Itu Ditumbuhkan Bukan Dicari


Bukan sok religus, tapi memang harus religius.Tausiyah Cinta, sebuah film bergenre romantis namun tetap mengedepankan sisi religus yang mengalir dalam adegan demi adegan bahkan lantunan ayat suci Al Quran pun mendapatkan proporsi yang lumanyan banyak dalam setiap adegan. Kemudian, dengan pandangan yang awam saya mencoba membaca sebuah kalimat yang bertuliskan :
Karena Cinta Itu Ditumbuhkan, Bukan Dicari
Sungguh kalimat yang sangat ringkas namun penuh dengan makna. Sebuah kunci dari film religus sekaligus romantis yang mampu disimpulkan kemudian dimengerti sebagai jawaban kebutuhan manusia yang paling mendasar yaitu "Cinta". Sebelum membedah secara menyeluruh, mari melihat sedikit cuplikan dari Beda Senima Pictures .


Alur Cerita 

Perbincangan Lefan (Rendy Herpy) dengan Kakaknya yang tadinya hanya sebuah rutinitas mendadak menjadi perdebatan yang menyudutkan Kakaknya. Semenjak Ibu Lefan bercerai dan kemudian meninggal, serta pertentangan dengan Ayahnya, Lefan berubah sifatnya dan mengutuk setiap perbuatan yang dapat memecah keluarganya. Kakak Lefan yang merupakan pendakwah dan senantiasa berada diluar rumah pun tak luput dari perangai Lefan.

" Undangan dakwah Kakak itu banyak, dan Kakak harus penuhi undangan itu."

Lefan yang tak menerima akan sikap Kakaknya yang jarang di rumah karena Dakwah pun berujar," Kapan Kakak berdakwah untuk keluarga ini, Kak."

Tak berapa lama, Kakak Lefan harus dirawat di rumah sakit karena kondisi kesehatannya yang tak kunjung membaik. Setelah melalui beberapa tahap perawatan, Lefan pun harus kehilangan Kakaknya. Betapa hancurnya perasaan Lefan, setelah Ibunya, kini Kakaknya pun harus pergi meninggalkannya, sendiri.

Hari berlalu, Lefan dengan kesendiriannya membuat hatinya terus mencari sosok yang tepat untuk memenuhi pencariannya. Kerja keras dan kesuksesan secara materi telah didapat dari karir yang telah di bangun beberap tahun belakangan ini. Sampai suatu kesempatan itu datang melalui proyek yang di rencanakan. Sebuah proyek daur ulang limbah bekas air wudhu. Lefan bertemu dengan Rein (Ressa Rere) untuk proyek tersebut. Benih-benih cinta itu kemudian muncul. Lefan sedang jatuh cinta.


Azka (Hamas Syahid Izzuddin) merupakan insiyur yang melaksanakan beberapa proyek bekerja sama dengan perusahaan Lefan. Pertemuan Azka dan Lefan terjadi pada persimpangan jalan, Azka tengah menyebrang ketika mobil Lefan melaju dengan kecepatan tinggi. Untung saja Azka tak mengalami luka sedikit pun. Tak berapa lama kemudian, Azka dan Lefan berkerjasama dalam satu proyek.

Kegelisahan Lefan sempat diceritakan kepada Azka, bahkan Lefan sempat mempertanyakan kenapa Azka selalu menjadi orang baik dan rajin beribadah, kemudian Azka dengan gamblang menyakinkan dan menguatkan Lefan agar selalu sabar dengan penderitaan.

Sebuah peristiwa membuah Azka berubah 180 derajat ketika Azka mengalami kebutaan total, sementara kondisi Ibu Azka koma di Surabaya. Saat itu, Azka yang dahulunya selalu optimis bahkan selalu melantukan ayat-ayat suci Al Quran kini berubah dan menjauh dari Allah Swt.

Sementara itu, Lefan mendapatkan angin sejuk ketika ia bermaksud untuk berta'aruf dengan Rein. Lalu, apakah Rein menerima Lefan? Apakah Azka dapat kembali ke kondisi semula? Silahkan menonton di biskop terdekat.

Pendapat Tentang Film


Secara keseluruhan, saya sangat memberikan apresiasi atas kerja keras tim yang telah membuat sebuah tonton yang sangat "Beda" dari beberapa film yang pernah ada karena sangat menekankan bahwa inilah film yang patut ditonton karena memberikan sentuhan religius sekaligus romantisme namun dipandang dari sudut yang lebih luas lagi, Cinta kepaada sesama manusia maupun kepada Allah Swt.

Namun, ada baiknya saya pun harus memberikan sebuah catatan atas apa yang saya saksikan dalam durasi kurang lebih 100 menit. Berikut adalah catatan saya mengenai "Tausiyah Cinta" :

  • Adegan demi adegan terdapat jeda yang seharusnya dapat dimaksimal dengan beberapa gambar pemandangan atau setting tempat
  • Beberapa alur cerita terdistraksi oleh alur waktu yang "twist" sehingga agak membingungkan untuk memahami cerita terutama adegan Kakak Lefan 
  • Konflik dalam film yang terlalu melebar sehingga konflik pun jadi bias sehingga pesan film pun tidak tersampain dengan jelas
  • Walau tidak terlalu terlihat, beberapa tone warna gambar belum terlalu konsisten
  • Dialog sebaiknya mengunakan bahasa keseharian sehingga bisa dipahami oleh masyarakat secara luas

Pemain dan Tim Produksi

Produser : Suwandi basyir
Sutradara : Humar Hadi
Produksi : Beda Senima Pictures
Pemain : Hamas Syahid Izzuddin, Rendy Herpy, Ressa Marheni (Rere), Hidayatur Rahmi, Irwansyah




  • Share

Tutup Lembaran 2015 dan Membuka Tirai 2016

  • 1/13/2016 06:43:00 PM
  • By Salman Faris
  • 5 Comments

Buka tahun 2016 dengan sebuah harapan baru semangat baru dan menutup lembaran yang lama dengan sebuah simpulan yang rumit, namun cukup bangga karena dapat melewati semua suka, duka, tangis dan tawa dengan sebuah keberhasilan. Bukan keberhasilan secara materi melainkan sebuah keberhasilan yang lebih berharga, iya saya mendapatkan jalan menuju yang selama ini saya cita-citakan. Sebuah passion untuk melangkah lebih maju, bukan di dalam zona nyaman yang selama ini saya rasakan, namun sebuah jalan yang berliku nan terjal dengan sesasi luar biasa yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. 

Kilas Balik 2015


Berat memang melepas kenangan bersama Mamah. Bahkan, saat saya menuangkan kata-kata yang terurai bukanlah huruf namun lintasan memori yang kembali memanggil saat saya bersama Mamah. 

Januari tahun lalu, saat saya berada di Jakarta, sebuah kabar dari rumah mengucang jiwa saya. Betapa tidak, Mamah mengalami pendarahan otak setelah jatuh dan tak sadarkan diri. Kondisi Mamah tak juga membaik dalam beberapa hari, saya dengan perasaan tak tenang akhirnya memutuskan untuk menjenguk langsung. Benar saja, tubuh memar hampir membiru, bibir mengelembung, jarum infus menusuk tangan, kemudian dibantu dengan alat pernafasan, begitulah kondisi Mamah. Dalam hati menjerit, ingin rasanya menangis, namun wajah Ayah tergurat senyum dan bisa bercanda dalam kondisi yang seperti ini. Sungguh luar biasa.

Beberapa hari kemudian, kondisinya mulai memburuk, tekanan darah bahkan sangat tinggi hampir menyentuh rekor tertinggi yang pernah dialami Mamah. Walaupun kondisi memar di badan telah membaik, namun organ dalam belum menunjukan tanda ke arah membaik. Dengan kondisi tersebut, ICU lah jalan satu-satunya yang harus di tempuh. Selama sekitar 8 hari, Mamah mengalami koma. kondisinya mulai membaik, namun ginjalnya tak tertolong lagi dan harus di lakukan pencucian darah rutin. 

Kondisi peralatan Rumah Sakit di Pemalang yang kurang memadai mengharuskan Mamah untuk di rujuk ke Rumah Sakit di Tegal. Beberapa hari di ICU, kondisinya membaik dan kemudian pindah kembali ke ruang rawat inap. Beberapa hari kemudian Mamah sudah pulang ke rumah, namun harus tetap rutin cuci darah. Setelah rutin cuci darah, ternyata ada organ lain yang mengalami kerusakan yaitu hati. Terdapat beberapa kristal kecil yang berada di organ tersebut. Rupannya, setalah saya menjenguk Mamah di Tegal, sebelum di bawa ke Semarang, itulah waktu terakhir saya bertemu dengannya. Mamah menghembuskan nafas terakhir sehari setalah pulang dari Semarang. Semoga Mamah mendapatkan tempat istimewa di sisi Allah Swt. Amin.

Perjalanan


Bolak-balik Jakarta - Pemalang kemudian ditambah beberapa kali ke Tegal pada saat Mamah dirawat, membuat saya tahu arti sesungguhnya sebuah perjalanan. Tak terhitung berapa kilometer yang telah dilewati, tak terhitung berapa waktu yang telah di lewati dan tak terhitung berapa biaya yang dibutuhkan, namun yang lebih penting adalah perjalanan ini ada karena Mamahlah alasan dari semuanya. Mamah lebih berharga dari semuanya.

Kemudian, pada Bulan Mei, saya berkesempatan mengunjungi Banjarmasin, tepatnya pada acara pembukaan Rumah Belajar Samsung. Selain menghadiri acara tersebut, saya pun sempat mengunjungi tempat wisata seperti Pasar Terapung Muara Kuin dan pusat batu akik di Martapura. Sungguh pengalaman tak terlupakan. 

Beberapa daerah pun tak luput dari pijakan kaki saya seperti Cirebon dengan mengunjungi Goa Sunya Ragi, kemudian Semarang dan Bandung dalam rangka #LebaranTrip. Mengapa ketiga kota ini yang dipilih? Alasan bertemu temanlah yang mendasari saya singgah di kota-kota ini. Selebihnya, hanya mengusir penat rutinitas di ibukota dan menemukan setiap inspirasi yang terhimpun dalam sebuah memori.


Singapura dan Bangkok menjadi perjalanan yang tak terlupakan bersama 2 teman dari Indies Traveler. Saat di Bangkoklah pengalaman tak terlupakan itu terjadi. Singkatnya, kami menginap di sebuah hostel, setelah pulang, kami kaget dan tak menyangka bahwa barang-barang semuanya hilang. Raib tak bersisa. Dan, ternyata barang kami telah berpindah ke hostel yang satunya dalam satu manajemen. Usut punya usut, ternyata kedua pemilik hostel sedang terlibat masalah. Beruntung kami mendapatkan kamar pengganti yang besar dengan kapasitas 7 orang untuk kami bertiga. Hahaha.

Moment

Tahun 2015, banyak sekali moment yang tercatat dan tidak akan saya lupakan, salah satu yang terpenting adalah berdirinya JakartaCorners, menghadiri beberapa event seru seperti NET Goes You Bandung, Blogger Camp ID, menjadi Social Media Agent di Mandiri Karnaval. Serta masih banyak moment yang tidak dapat saya ceritakan dalam tulisan ini.

Resolusi 2016 



Tahun ini, bukan tidak mungkin tantangan makin menanjak dan semakin keras, namun sebagai manusia yang memiliki kemauan dan hasrat untuk mengejar cita-cita, tidak ada salah untuk berusaha mengapai semua mimpi.

Mengenai mimpi yang terwujud, saya memiliki cerita yang dapat memotivasi saya setiap saat. Setelah lulus dari Unnes, saya memiiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, salah satu tujuan saya adalah PPAk UI. Dengan tekad dan semangat, saya pun mendaftar ujian. Dengan bekal pengetahuan Akuntasi yang cukup dan kemampuan bahasa Inggris yang sedang-sedang saja, Ujian berhasil dilalui. Alhamdulillah, saya pun berhak menyandang stasus sebagai Mahasiswa UI. Wow, rasanya senang sekali. Entah kebetulan atau tidak, saya pernah bermimpi saya berada di tempat yang sangat mirip dengan UI. Dalam setiap kesempatan, saya juga selalu bersugesti bahwa saya akan menjadi mahasiswa UI. Dan terjadilah dengan mimpi itu.

Tulis Mimpi dan Wujudkan


Saya selalu berpendapat bahwa sesuatu yang ditulis dalam kertas kemudian diresapi suatu saat akan terwujud. Salah satu yang bisa saya wujudkan adalah traveling ke Korea Selatan. Percaya atau tidak, tiga tahun lalu, tepatnya Maret 2013, saya pernah merekam sebuah keinginan saya ke Korea Selatan, Eropa dan Jepang. Ternyata, satu tahun kemudian, saya beruntung bisa traveling ke Korea Selatan.



Dan, tahun 2016 ini, saya pun telah membuat satu video berisikan semua harapan dan resolusi di tahun ini yang semoga dapat terwujud dan menjadikan semangat dalam melakukan satu ataupun lain hal.



Semoga bisa keliling Asia, ASEAN dan Eropa dalam tahun ini. Semoga bisa menabung untuk membeli rumah dan mobil. Serta karir di bidang Audit akan semakin lancar. Dan yang pasti dalam dunia Blogger ini akan semakin bersinar, amin2. 

  • Share