7 Tips Liburan Murah, Menyenangkan dan Anti Galau


Mau liburan tapi ngga punya banyak uang atau tabungan makin lama makin menipis? Eits, jangan sedi, berkecil hati atau galau kemudian stress dan akhirnya bunuh diri, uhhh ngga jaman deh sekarang kayak gitu. Saya punya 7 tips liburan murah tapi menyenangkan dan pastinya anti galau. Untuk menikmati liburan dengan budget yang minimalis, tentunya ada beberapa strategi yang harus direncanakan dan dimusyawarahkan apabila ingin liburan dengan mengajak anggota keluarga.

Destinasi Wisata Murah  

Sebelum mendalami apa tipsnya, saya akan membahas terlebih dahulu destinasi yang sangat terjangkau sehingga bisa menghemat dari segi destinasi atau tempat wisata yang akan dikunjungi. Indonesia memliki banyak sekali wisata dan inilah beberapa kota atau destinasi wisata yang sangat terjangkau :

Kepulauan Seribu


Gugusan kepulauan di utara Provinsi DKI Jakarta ini merupakan 10 Bali Baru, destinasi yang diharapkan akan menjadi seperti pulau Dewata, Bali. Keistimewaan dari kepulauan seribu adalah pulau-pulau wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan lokal. Wisatawan dalam negeri menyebut kepulau seribu sebagai salah satu tempat yang wajib dikunjungi di Jakarta karena selain murah, fasilitas yang ditawarkan pun cukup hemat dimulai dari paket wisata keliling tiga pulau seperti onrust, cipir dan kelor dengan harga sekitar 100 ribu rupiah kemudian paket-paket lain yang tak lebih dari 500 ribu per orang.

Yogyakarta


Bagaimana tidak jatuh cinta dengan Yogyakarta? Tradisi Jawa yang masih kental, keramahan warga dan kota ini bisa dibilang sebagai salah satu kota favorite wisatawan asing selain Bali. Berbagai destinasi wisata terkenal seperti Candi Prambanan, Candi Ratu Boko, Keraton Yogyakarta, Malioboro dan Goa Pindul semuanya ada di Yogyakarta. Masalah makanan, jangan khawatir  karena saya pernah membeli makanan termurah berkisar antara 5.000 sampai 15.000 satu porsi, sangat murah bukan? 

Cirebon


Berjarak sekitar 3 jam lebih dan ditempuh dengan kereta api, Cirebon menjadi satu magnet baru bagi pelancong untuk sekedar mengunjungi keraton kanoman, keraton kasepuhan, tamansari sunyaragi atau masjid pajunan. Cirebon juga menjadi salah satu utama di jalur pantura, apalagi semenjak tol cipali dibuka, jarak tempuh dari Jakarta menuju ke Cirebon pun sangat cepat. 

kuliner Cirebon juga tidak kalah dengan kuliner daerah lain. Bahkan salah satu kuliner khas Cirebon empal gentong menjadi kesukaan saya. Selain empal gentong, nasi jamblang atau nasi lengko juga bisa menjadi pilihan yang pas setelah berkeliling keraton atau sunyaragi.

Inilah tiga kota atau destinasi yang termasuk dalam kategori murah atau terjangkau. Beberapa kota lain yang termasuk dalam kategori ini adalah Bandung, Surabaya, Malang, Solo dan Semarang.

7 Tips Liburan Murah

Sudah ngga sabar apa saja tipsnya? Ini dia 7 tips liburan murah, menyenangkan dan anti galau.

1. Booking / Pesan Tiket Transportasi (Pesawat, Kereta Api, Bus) Jauh-Jauh Hari



Tips pertama ini sangatlah mujarab apabila dipraktekan. Saya sudah membuktikannya sendiri manfaat booking tiket pesawat atau kereta api dari jauh-jauh hari. Saya pernah terbang ke Jepang hanya dengan 1,9 juta pulang-pergi, kemudian pergi ke korea hanya dengan 2,3 juta dan yang paling terbaru yang saya rasakan adalah pergi ke bali hanya dengan 300 ribu pulang pergi.

Usahakan untuk membeli tiket paling maksimal 6 bulan sebelum keberangkat karena banyak sekali maskapai penerbangan mempunyai program promo yang sangat mengiurkan pada 6 bulan sebelum keberangkatan.

Oh iya, jangan lupa untuk menjadi anggota/member dari maskapai-maskapai karena biasanya pada email newsletter inilah promo-promo ini disebarluaskan. Dan saat yang sangat tepat untuk berburu tiket adalah pada minggu malam atau senin dini hari karena beberapa maskapai melakukan promo saat awal minggu.

2. Buatlah Itenerary 

Walau kelihatannya sepele, namun membuat itenerary atau rencanan perjalanan saat liburan bisa menghemat budget kamu sampai beberapa ratus ribu atau bahkan jutaan rupiah. Rencanakan perjalanan kamu dengan memuat semua destinasi atau tempat wisata, harga tiket masuk, biaya makan dan biaya hotel setiap harinya.

Untuk solo traveler tentunya sangat berguna apabila bepergian ke berbagai negara dalam waktu yang sangat lama. Bagi traveler yang berpergian bersama keluarga mencatat semua rincian dalam sebuah itenerary sangatlah membantu pada waktu hari H liburan.

3. Survey Online dan Bantuan Teman 

Ada baiknya sebelum liburan dimulai, lakukan survey kecil-kecilan dengan bantuan Mbah Google.Carilah informasi sedetail-detailnya tentang informasi tempat wisata yang dituju mulai dari jam kunjungan, harga tiket masuk, fasilitas dan apa yang unik dari tempat wisata tersebut. Jangan sampai ketika kamu ke tempat wisata sudah tutup atau ternyata tempat tersebut tidak tersedia toilet, hal tersebut bisa di hindari dengan survey online terlebih dahulu.

Punya teman atau saudara di kota yang dituju pada saat liburan? Kamu sangat beruntung. Kamu bisa mendapatkan informasi yang mungkin saja tidak diinformasikan pada website. Bisa saja cerita teman atau saudara kamu justru memperkaya wawasan kamu mengenaik obyek wisata.

4. Tempat Wisata Murah atau Gratis


Mengunjungi tempat wisata yang murah atau gratis? Eh, why not. Tempat wisata yang murah atau bahkan gratis bukan berarti tidak menarik atau kurang gengsinya. Bahkan tempat wisata murah atau gratis justru memberikan sensasi yang berbeda seperti museum, candi atau pantai

Saya suka pantai bukan karena murah atau gratis tapi karena berada di pantai dan memandangi pasir putih serta ombak membuat saya rileks. Apalagi ditemani dengan sepoi-sepoi angin dan bermain-main dengan kerang yang secara bebas bisa diambil dari laut sana.

5. Street Food dan Mini Market

Saya suka street food atau jajanan pasar. Alasannya bukan hanya saja murah tapi rasa makanan atau jajanan sangat lezat dan tak kalah dengan makanan di restoran berbintang. Bahkan ada salah satu street food yang rasanya mengalahkan rasa restoran ternama. Asalkan street foodnya bersih dan halal, makanlah sepuasnya karena haranya yang terjangkau.

Pada saat berliburan ke negara lain, saya sering sekali membeli air minum, makanan dan jajanan di mini market. Selain variasi produk yang sangat banyak, harganya pun sangat rasional bila dibandingkan dengan makan di restoran kelas atas.

6. Menginap di Hotel atau Penginapan Murah 



Salah satu biaya terbesar selain transportasi adalah akomodasi. Salah satu cara memangkasnya adalah dengan menginap dihotel yang terbatas fasilitasnya dan hanya memiliki kasur serta kipas angin saja. Upss, jangan segitu ngirit juga karena bisa juga kok booking hotel murah dengan fasilitas yang oke. Ngga percaya? Hotelnya ini bisa dikategorikan murah tapi ada WIFI gratis, AC, TV Layar Datar, Shower air panas dan air minum gratis. Iya ini dia Airy Rooms.

Airy Rooms kini hadir dengan lebih dari 1.000 kamar siap huni dan sudah ada di 13 kota besar di Indonesia. Airy Rooms menjamin kenyamanan setiap kamar dan fasilitasnya juga dijamin. Cara pemesanannya juga mudah hanya tinggal whatsapp dan telpon langsung. Untuk metode pembayarannya bisa dilakukan dengan mentransfer sesuai dengan harga yang tertera di webiste Airy Rooms dan tidak perlu kartu kredit.

AiryRooms Syariah Bandara Juanda ( www.airyrooms.com) 
Sebagai gambaran saya pilihkan Airyrooms Syariah Bandara Junada Sidoarjo dengan harga per malam sekitar 200 ribu. Fasilitas hotel yang nyaman dan lengka ini seperti hotel bintang 5 bukan? hehehe.

7. Local Transport

Dalam setiap liburan, usahakan selalu mengunakan transportasi lokal untuk menjangkau setiap tujuan wisata. Selain bisa menghemat, juga bisa sensasi merasakan obrolan warga lokal dan mengenal setiap transportasi lokal tersebut. Sebelum ke tempat wisata tanyakan setiap rute bus atau transport lainnya yang ada di sekitar hotek tempat menginap.

Semikian tips singkat dari saya. semoga bisa membantu liburan sehingga bisa murah, menyenangkan dan anti galau.

  • Share
UKM

Mengenal Lebih Dalam UKM "Digital" Masa Kini

  • 4/23/2016 10:01:00 PM
  • By Salman Faris
  • 5 Comments

Siang itu, ketika mendung mengelayuti langit di daerah karet kuningan, saya berharap agar langit tak meneteskan satu air pun hingga akhirnya kaki ini bisa menapak di lantai  Galeri Indonsia Wow di kompleks gedung SMESCO Indonesia. Tuhan masih baik, hujan rintik-rintik hanya membasahi helm saya, baju dan celana ini masih kering pada saat di tengah perjalanan. Setelah membayar ongkos ojek online, ternyata hujan makin deras. Alhamdulillah, akhirnya saya dapat menghadiri acara "SMESCO Digipreneur Day". Saya bergegas menuju lantai 2 Galeri Indonesia Wow. Beruntung, acara tersebut belum dimulai, kemudian saya berkeliling melihat berbagai produk lokal.

Galeri Indonesia Wow memanjakan mata saya hampir diseluruh sudut display yang tersusun mirip dengan tempat belanja atau lebih keren disebut mall. Produk UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) dari Aceh sampai Papua semuanya ditampilkan dalam satu gedung, betapa beruntung saya bisa berkunjung untuk beberapa kali. 

Ibarat dalam sebuah jamuan makan, Galeri Indonesia Wow ini bisa disebut sebagai periuk atau wadah dari semua UMKM atau UKM di seluruh Indonesia. Namun, tidak hanya sebagai tempat menampilkan produk, Galeri Indonesia Wow juga menghubungkan antara UMKM dengan desaigner, memberikan informasi dan workshop dan sebagai ruang kolaborasi yang tak terbatas. Produk yang telah di "display" di Galeri ini biasanya harus lolos tahap kurasi terlebih dahulu.

Konvensional Versus Digital 


Saat melihat beberapa produk yang ditampilkan, pikiran saya kembali ke beberapa puluh tahun lalu. Produk UKM ditampilkan di toko dan kemudian di pasarkan melalui mulut ke mulut, selebaran iklan di pusat-pusat perbelanjaan dan bahkan ditawarkan dari pintu ke pintu oleh sebagain pelaku usaha. Untuk memuat sebuah iklan di surat kabar atau majalah, dibutuhkan dana yang lumayan sehingga kadang hanya sesekali saja muncul dalam surat kabar atau majalah. Betapa tersiksaknya pelaku usaha pada saat masih mengunakan pemasaran konvensional tersebut. 

Zaman berubah ketika era milenium dimulai. Era ini dikenal pada saat Internet mulai dikenal di Indonesia. Sekitar tahun 2000-an, Internet tiba-tiba menjadi sebuah dunia baru bagi sebagian masyarakat. Email, Friendster, Chatting, Blog dan Online mendadak menjadi sebuah percakapan yang tidak asing pada saat itu. Bahkan pada saat kenalan dengan seseorang bukan nomor handphone atau alamat yang ditanyakan lagi namun ID Chat dan Email.


Bagi UKM, era inilah yang membuka kesempatan untuk dikenal tidak saja di daerahnya melainkan dapat dikenal di seluruh Indonesia bahkan bisa go internasiona. UKM mulai membuat email, friendster dan membuat blog yang digunakan sebagai bagian pemasaran yang lebih hemat dibandingkan beriklan di surat kabar atau majalah.

Kini, ketika Social Media menjadi tren dan bagian dari gaya hidup, UKM sangatlah dimudahkan dan dapat memperluas pangsa pasar sampai ke pelosok Indonesia bahkan bisa menjangkau pasar ASEAN dan Dunia.

UKM "Digital" Masa Kini 


Talkshow di buka dengan Andi Silalahi, seorang Digital Practicioner yang mengugah peserta untuk berkumpul di lantai 2 Galeri Indonesia Wow. Bang Andi sangat yakin, bahwa UMKM atau UKM sudah saatnya memilih jalan yang benar dengan memasarkan produk melalui social media dan website professional. 

Apakah website itu mahal? Berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat suatu website yang bagus? Begitulah kira-kira beberapa pertanyaan yang ada dibenak saya dan beberapa teman lain.Bang Andi kemudian menujukan sebuah angka pada slide presentasinya. Pada slide tertera angka yang lumayan besar bagi saya, sekitar Rp 10 Juta harga sebuah website yang menunjang website atau marketplace yang bagus. Namun, Bang Andi menyakinkan bahwa untuk menjangkau pasar Indonesia dan Mancanegara, penampilan website atau marketplace menjadi suatu hal yang sangat penting. Tidak menjadi suatu biaya yang besar apabila omset yang didapat dari jangkuan website tersebut menjadi berkali-kali lipat.

Jose Santos, Co-Founder bDigital.id sangat mendukung UKM "Digital" dengan memberikan workshop dan Talkshow rutin secara gratis sehingga membantu UKM yang ingin mengenal atau mendalami dunia Digital khususnya pembuatan website atau marketplace.


Sedangkan Andi Wiryawan, pemiliki caristyle.co.id dan pelaku UKM sangat opitimis dengan perkembangan UKM beberapa tahun belakangan ini. Social Media dan website adalah dua dari beberapa hal terpenting yang harus UKM miliki dan kembangkan. Caristyle.co.id bisa disebut sebagai pionir dalam usaha fashion dengan unlimited size and color dan menghubungkan antara penjahit, desainer dan customer dalam satu wadah.

Kemudian turut hadir, perwakilan dari Galeri Indonesia Wow yang bernada sama bahkan sangat mendukung usaha UKM menuju UKM "Digital" yang menjangkau pasar Indonesia dan Dunia.


Selain Talkshow, Instagram Photo Contest dan Twitter Competition juga menyemarakan acara "SMESCO Digipreneur Day". Acara ini sangat menarik dan menambah semangat UMKM atau UKM dan calon-calon pengusaha UKM untuk memanfaatkan Social Media dan website. Menuju UKM "Digital" masa kini.

Untuk informasi mengenai acara lain di Galeri Indonesia Wow bisa dilihat langsung di website resmi SMESCO Indonesia.

  • Share

100 Pesan Kartini

  • 4/22/2016 10:50:00 PM
  • By Salman Faris
  • 3 Comments

Selamat Hari Kartini !

Ngomongin Raden Ajeng Kartini bisa sampai subuh bahkan berhari-hari ngga akan ada habis jasa-jasa beliau bagi bangsa dan negara ini. Bahkan tanggal kelahiran RA. Kartini yaitu 21 April ditetapkan sebagai hari "emansipasi" wanita Indonesia. 

Oke, menyambut Hari Kartini yang jatuh pada hari kamis kemarin, maka saya berinisiatif untuk membuat sebuah video kompilasi pesan dari kartini untuk kartini-kartini di seluruh Indonesia dan juga kaum Kartono (eh maaf maksudnya kaum adam hehehe) dalam tajuk #100PesanKartini. Tentu saja yang memberikan pesan ini seratus persen adalah wanita seutuhnya. 

#100PesanKartini ingin menunjukan bahwa wanita Indonesia memiliki pesan yang ingin disampaikan baik itu pesan cinta bagi anak-anaknya, pesan sayang kepada keluarga, pesan semangat untuk generasi muda, pesan positif kepada seluruh wanita di Indonesia dan pesan-pesan lain yang menunjukan kekuatan wanita Indonesia.


Ingin berpartisipasi dalam #100PesanKartini? caranya sangat mudah, lets start term and condition about the video project.

1. Video/Sound berdurasi 30-60 detik
2. Rekam Video/Sound dalam kondisi yang senyap/sunyi sehingga suara video/sound dalam rekaman akan menjadi jelas.
3. Setelah direkam, kirim video/sound tersebut ke 
a. Email : dengan alamat salman_akt@yahoo.com dengan subject 100 Pesan Kartini dan dilengkapi dengan nama lengkap dan alamat singkat.

Contoh Email :

To : salman_akt@yahoo.com
From : kartini@yahoo.com
Subject : 100 Pesan Kartini

Nama Lengkap : Raden Ajeng Kartini 
Alamat Singkat : Pati, Jawa Tengah 

Attachment : 100PesanKartini.wmv

b. Twitter : mention akun twitter @salmanbiroe dengan hashtag #100PesanKartini kemudian sertakan nama lengkap dan alamat singkat.

Contoh Twitter : 

@kartini : @salmanbiroe Raden Ajeng Kartini, Pati Jawa Tengah bit.ly/100Pesankartini

c. Instagram : mention akun instagram @salmanbiroe dengan hashtag #100PesanKartini kemudian sertakan nama lengkap dan alamat singkat.


Contoh Instagram : 

@kartini : @salmanbiroe Raden Ajeng Kartini, Pati Jawa Tengah bit.ly/100Pesankartini

4. Untuk pesan boleh mengungkapkan apapun dengan diawal video/sound disebutkan "100 Pesan Kartini"

Contoh : 100 Pesan Kartini, hari ini saya bahagia melihat anak saya bermain di luar untuk pertama kalinya.

5. Video/Sound boleh direkam dengan smartphone, kamera DSLR, kamera pocket atau jenis elektronik dengan hasil yang jelas dan bagus. Sehingga pada saat disatukan akan menghasilkan kualtas yang sempurna.

Hal-hal yang belum diatur dalam project ini akan saya tambahkan dikemudian hari. Apabila ada pertanyaan boleh di kolom komentar atau bisa ke twitter @salmanbiroe .

Sukses untuk kartini-kartini Indonesia. Saatnya kartini Indonesia berjaya. 
#100PesanKartini 



  • Share

Tim Nusantara Sehat Itu Keren

Sumber : Blog Mas Anjarisme
Ketika mendengar seseorang mengucapkan "Nusantara Sehat", bayangan saya kemudian kembali ke satu tahun lalu. Ketika Mamah saya menderita sebuah penyakit yang cukup serius. Bukan satu atau dua penyakit, namun komplikasi antara darah tinggi, ginjal, paru-paru, empedu dan jantung, bahkan tak terdefinisi penyakitnya karena terlalu kompleks untuk menyebutkan penyakit yang di derita. Setelah dirawat beberapa bulan, Mamah meninggalkan kami sekeluarga. Takdir tak dapat dielakan lagi, kami berduka.

Cerita lain adalah Nenek dan Budhe. Nenek menderita diabetes dan Budhe menderita darah tinggi. Saya mengenal Nenek yang ceria dan cerewet. Ketika saya bandel dan manja, Neneklah yang berada disamping saya, maklum saja karena Mamah masih repot dengan adik saya dan Ayah yang masih membangun usaha. Namun, lagi-lagi cerita sedih atas kepergian Nenek karena penyakit diabetes menjadi sebuah lembaran duka.

Lain Nenek, lain pula Budhe. Sosok yang galak namun ramah merupakan dua hal yang membuat saya senang berada dipelukan Budhe. Kakak tertua Ayah ini tidak memiliki anak kandung, maka bagi Budhe sayalah anak kandung Beliau. Hampir 2 tahun lamanya saya berada di rumah Budhe di desa Beji, sekitar satu desa dari rumah keluarga saya. Kenangan bersama beliau sangat menyenangkan, apalagi ketika hari minggu, saya selalu diajak keliling kota Pemalang mengunakan becak. Di pasar saya selalu dibelikan buah alpukat dan susu kental manis rasa cokelat. Setelah sampai rumah, kemudian saya dan Budhe membuat es aplukat segar. Cerita Budhe berakhir, ketika pada suatu malam saat menyantap sate kambing, padahal waktu itu kondisinya sudah stroke. Beberapa hari kemudian, langit mendung kembali hadir dalam ingat saya, Beliau wafat saat saya berada di sekolah menengah pertama.

Kanan Ke Kiri : Mamah (Almarhum), Adik, Ayah dan Saya (2012)
Dulu Ayah merupakan perokok hebat. Dalam sehari satu atau dua bungkus rokok bisa habis dilahap oleh paru-paru yang tak sehat. Untung saja, kami ketiga anaknya tidak mengikuti jejak Ayah yang dengan aroma tembakau, bahkan untuk mencoba saja saya tak sanggup. Setelah divonis menderita jantung, barulah Ayah sadar bahwa kesehatan diri lebih penting daripada harus menuruti kemauannya mengkonsumsi nikotin lagi.

Melihat riwayat penyakit yang mendera keluarga besar, saya menjadi sedikit was-was. Bagaimana kalau beberapa penyakit yang diderita oleh keluarga besar kemudian hinggap satu persatu ke dalam diri saya dan kemudian mengerogoti kekokohan tubuh yang digunakan untuk menulis dan berkarya? 
Jawabannya tergantung pada diri sendiri. Apakah mau peduli dengan kesehatan diri sendiri dan kemudian setelah diri sendiri melakukan gaya hidup sehat. Setelah memiliki gaya hidup tersebut, mulailah menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama. 

Sama halnya dengan tim "Nusantara Sehat" yang memiliki misi membuat masyarakat mengerti apa arti kata sehat itu sebenarnya. Tim inilah yang mengerti betul bahwa diri sendiri telah sehat secara fisik dan mental sehingga dapat menginspirasi. Saya pun patut mencontoh apa yang dilakukan tim mulai dari hal kecil sampai hal menyeluruh yaitu Indonesia Sehat. 

Tim Nusantara Sehat Itu Keren

Sumber : http://nusantarasehat.kemkes.go.id/
Menjadi Tim Nusantara Sehat bukan sekedar slogan saja, namun pembuktian bahwa dengan kapasitas sumber daya manusia dan peralatan medis yang terbatas namun dapat menjangkau ke berbagai daerah-daerah di pelosok negeri. Mau tahu kenapa Tim Nusantara itu Keren? 

Tim Nusantara Sehat Itu Ngga Manja


Baik cowok ataupun cewek dipersiapakan dengan bekal yang cukup. Percaya ngga kalau ada pembekalan bela negara? Sumpah ini bukan bohong tapi Tim Nusantara Sehat itu dilatih bela negara supaya dapat bertahan dalam kondisi apapun baik di desa yang lengkap fasilitas maupun di desa terpencil yang tidak memiliki fasilitas lengkap. 

Tim Nusantara Sehat Itu Siaga

Bukan suami yang selalu siap antar jaga loh melainkan selalu menyediakan waktunya hampir 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat desa mendapatkan perhatian dan tertangani dengan baik.

Tim Nusantara Sehat Itu Gaul

Bukan hanya yang diibukota saja yang mendapatkan predikat sebagai orang yang gaul namun Tim Nusantara sehat juga sangat gaul. Gaul dengan warga sekitar dan cepat beradaptasi dengan budaya lokal.

Tim Nusantara Sehat Itu Bukan Anak Mama

Ditugaskan ditempat terpencil dan jauh dari hiruk pikuk ibukota merupakan hal berat bagi Tim Nusantara Sehat. Apalagi durasi penempatan dalam hitungan bulan atau bahkan tahun membuat kangen rumah atau keluarga tak bisa dihindari. Namun, kekangenan itu memacu semangat berbagi dan berbaur dengan warga sehingga julukan "Anak Mama" tak akan melekat pada Tim Nusantara Sehat.

Tim Nusantara Sehat Itu Keren

Siapa tak mau menyumbangkan sedikit waktu atau tenaganya bagi nusa dan bangsa? Kesannya memang terlalu klise, tapi tidak bagi Tim Nusantara Sehat. Sumpah yang digaungkan pada saat pemberangkatan selalu tertanam dalam hati-hati kecil mereka. Semua halangan dan beban telah ditinggalkan demi misi menjadikan Indonesia Sehat. Tim Nusantara Sehat, kalian benar-benar Keren!

Belajar dari kondisi keluarga dan pengetahuan tentang kesehatan, maka peran Tim Nusantara Sehat inilah yang bisa mengcover, pencegahan sejak dini dengan penyuluhan dan merawat masyarakat dengan hati dan ketulusan.


  • Share