Asuransi Perjalanan, Perlu Ngga Ya?

  • 11/06/2018 11:00:00 PM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments

Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Happy One ID

Korea Selatan itu jadi destinasi favorite semua orang, termasuk saya. Ya, walaupun nomor satu masih tetap Jepang, Korea ini bisa jadi nomor dua atau tigalah setelah Thailand. Bukan hanya karena K-Drama yang membuat korea wajib dikunjungi namun karena musimnya yang ngga kayak Indonesia yang hanya musim hujan dan panas saja, di Korea memiliki 4 musim yang selalu menarik untuk dikunjungi. 

Musim dingin, semi, panas dan gugur. Tinggal pilih aja mau ke Korea pada saat yang mana, tapi memang yang paling menarik adalah pada saat peralihan musim dingin ke musim semi. Suhu udara yang tidak terlalu dingin dan cenderung sejuk, bikin saya ngga sekalipun mengeluh akan cuaca. Tapi, memang cuaca ngga bisa ditebak, yang seharusnya musim semi alias musim sakura sudah datang, namun ternyata malah mundur. Jadilah saya harus merasakan dinginnya Korea selama 7 hari disana. 


Informasi detail termasuk cuaca dan suhu pada saat di Korea sangatlah penting. Jangan sampai salah kostum dan membuat perjalananmu ngga asik lagi gara-gara mengeluh tentang cuaca. Banyak sekali website yang menyediakan beragam info cuaca bahkan sampai detail harian dan jam. Jadi ngga ada lagi salah kostum dan salah membawa baju pada saat cuaca dingin seperti ini. Salah-salah bisa bikin badan meriang kena flu dan yang paling parah bisa kena sinus seperti saya. 

Walaupun sudah pakai jaket tebal dan long john (semacam dalaman hangat), namun tetap aja badan ini ngga mampu melawan suhu dibawah 10 derajat celcius. Cuaca di Korea jadi sangat ekstrim karena dipengaruhi cuca global. Jadi bukan hanya di Korea saja yang mengalami mundur musimnya melainkan banyak negara seperti Jepang juga. Dalam keadaan dingin, flu dan sinus mendera, maka obat-obatanlah yang sangat diperlukan. Untung aja bawa penghangat badan seperti jahe dan obat atau jamu kemasan. Setelah minum dan isirahat yang cukup, maka kondisi badan mulai membaik.


Oh iya, tempat favorite selama di Korea itu jatuh pada Nami Island. Nami ini terkenal gara-gara menjadi lokasi syuting Winter Sonata yang populer pada tahun 2000an. Di drama itu, pulau Nami benar-benar tertutup oleh salju, namun pada saat saya datang, hanya ada pohom-pohon tanpa daun. Walau tanpa salju, tetap saja dinginnya udara tidak dapat disembunyikan sama sekali. 

Tapi Nami memang menarik walaupun pohonnya tanpa daun sekalipun, jutsru itulah yang membuat Nami dijadikan tempat untuk berfoto dengan latar pohon-pohon besar yang berderetan rapi dan mungkin inilah satu-satunya pulau yang sangat bagus untuk difoto dalam keadaan apapun seperti musim dingin dan salju sekalipun.


Pada saat ke Korea, beruntung saya hanya flu dan sinus saja. Beda cerita pada saat saya di Jepang, pada bulan Oktober, pada saat musim gugur. Sebetulnya, peralihan antara musim panas ke musim gugur. Cuacanya banyak hujan dengan suhu belasan derajat celcius. Ini pertama kalinya saya sakit herpes dan sangat kesulitan mencari obat-obatan karena regulasi di Jepang sangat berbeda. Jadi obat yang saya butuhkan ternyata tidak dijual di apotek-apotek, hanya ada obat pereda nyeri yang akhirnya saya beli untuk menahan radang dan nyeri. 

Beruntung, saya bisa melewati kondisi tersebut dan pada saat di Jakarta, saya segera membeli obat-obatan yang ternyata juga sangat sulit didapatkan di Jakarta. Pengalaman yang luar biasa pada saat di Jepang, karena saya  pun shock ketika mendapati tubuh saya bentol-bentol seperti cacar air dan semakin menjalar disekitar bentolan itu. Intinya, hal-hal tak terduga seperti ini bisa terjadi pada siapapun di negara orang dan kita ngga akan bisa menolaknya. 


Selain prepare obat-obatan dan pakaian yang sesuai dengan cuaca, saya menganggap bahwa asuransi perjalanan merupakan sebuah keharusan. Apalagi kita hanya perlu membayar seharga makan siang di sebuah restoran saja sekitar dibawah 50 ribu per sekali perjalanan. Jika terjadi banyak hal tidak diinginkan, maka asuransi perjalanan bisa membuat kita tenang dan bisa melakukan perjalanan kembali.

Lalu apa asuransi yang bisa menjamin kita dalam perjalanan? 


Happhy One ID, sebuah asuransi yang menawarkan 4 macam yaitu happy me, happy edu, happy home dan happy trip. Happy Trip memberikan keamanan dan perlindungan atas resiko sebelum dan selama perjalanan luar negeri. Beberapa keunggulan asuransi perjalanan happyTrip Internasional:

Perlindungan Pembatalan Perjalanan

Penggantian biaya perjalanan yang telah dibayar di muka bila adanya pembatalan perjalanan karena hal-hal di luar kuasa tertanggung.

Perlindungan Terhadap Bagasi dan Barang Pribadi

Perlindungan atas kehilangan dan kerusakan bagasi termasuk barang-barang di dalamnya serta barang yang dipakai atau dibawa selama melakukan perjalanan

Biaya Medis Akibat Kecelakaan dan Sakit

Penggantian biaya medis yang diperlukan akibat kecelakaan atau sakit selama perjalanan Anda.

Perlindungan Keterlambatan Penerbangan

Santunan untuk setiap 6 jam keterlambatan pada pesawat, kereta api atau kapal laut (sampai batas maksimum yang tertera dalam sertifikat polis) akibat kejadian di luar kuasa tertanggung serta pertanggungan atas biaya pembatalan, biaya akomodasi, dan biaya tambahan lainnya yang muncul akibat adanya perubahan jadwal.

Selengkapnya mengenai happy trip di https://www.happyone.id/happy-trip/product-info

You Might Also Like

0 komentar