Tips Mencari Tiket Pesawat Murah Tujuan Domestik Di Indonesia

  • 8/23/2019 11:44:00 AM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments

Siapa yang pengen dapat harga tiket murah dan traveling kemana pun bahkan keliling Indonesia? Siapa yang ngga mau sih, iya kan? Kalau saya sih pengen banget keliling Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote. Miangas, Rote? Iya Miangas adalah pulau terluar bagian barat sedangkan Rote adalah pulau terluar di bagian Selatan. Beruntungnya saya pernah mengunjungi Pulau Rote yang awanya luar biasa indah. 

"Tiada langit yang tidak sempurna di Rote ini."

Saya selalu mengucapkan kekaguman pada Rote, sebagai salah satu destinasi yang paling favorite. 

"Tiket pesawat sekarang mahal loh."

Iya memang tiket pesawat agak lumayan mahal dibandingkan dengan tahun lalu, tapi masih bisa banget di siasati dengan banyak hal kok. Mau tahu ngga caranya dapat tiket murah seperti tiket pesawat malaysia airlines dan tiket airlines lainnya.


Berikut ini tips mencari tiket pesawat murah tujuan Domestik di Indonesia.

Pesan Tiket Jauh-Jauh Hari


Kadang kita selalu membeli tiket mendadak yang mengakibatkan harganya sudah melonjak naik berkali-kali lipat dari harga normal. Saya pernah mengecek suatu penerbangan, pada waktu itu saya ingin memajukan penerbangan sehari sebelumnya, namun ternyata harganya sudah 2 kali lipat dari beberapa hari sebelumnya. 

Usahakan belilah tiket pesawat jauh-jauh hari sekitar 6 bulan, atau bahkan 1 tahun sebelumnya apabila menemukan promo menarik dan sangat murah. Saya pernah mendapatkan harga penerbangan yang sangat lumayan sekitar 50 persen lebih murah dari harga tiket pada saat promo spesial. 

Perhatikan periode perjalanan, juga hari pergi dan pulang Anda

Kadang kita suka mengabaikan hari pergi dan pulang, karena sangat mengirit cuti. Padahal kalau kita ingin mendapatkan tiket pesawat yang cukup murah, kita sesuaikan dengan waktu yang kurang favorite untuk liburan seperti weekdays. Usahakan stok cuti masih banyak dan tidak terikat dengan waktu, sehingga bisa mengambil hari seperti selasa sampai kamis atau jumat. Misalnya durasi perjalanan satu minggu, maka sebaiknya berangkat pada rabu dan pulang pada hari selasa. Memang ini sangat jarang dilakukan oleh pekerja kantoran, namun saya sangat sarankan jika memiliki cukup cuti.

Kalaupun tidak memiliki cuti, berangkatlah pada jumat dan pulanglah pada hari senin. Atau kombinasi kamis-senin, jumat-selasa, rabu-senin dan kamis-selasa. Kombinasi lainnya juga bisa asalkan memilih weekdays dan menghindari weekend.


Pelajari Tren Promo Maskapai


Yes, kadang kita sering lupa kalau maskapai seperi Mas ini memiliki jadwal promo yang tetap dan sesuai dengan spesial event seperti tahun baru atau musim liburan. Jadi kita harus mengenali terlebih dahulu jadwal promo maskapai yang sudah lama kita incar. Usahakan kumpulkan informasi lengkap tentang promo. Dan, jangan lupakan reminder pada setiap promo maskapai tersebut.

Pilih Penerbangan Dengan Rute Transit 


Kalau rute langsung sangat mahal, cobalah rute transit yang lumayan memotong harga sampai setengah harga. Kalau kita memiliki banyak waktu, cobalah memilih penerbangan yang tidak langsung, dengan durasi perjalanan yang cukup dan tidak terlalu lama. Namun, masalah kenyamanan tidak akan masalah. 


Jangan Memborong Tiket Pesawat


Oh iya, jangan pernah memborong tiket pesawat karena biasanya harganya akan lebih mahal karena harus memilih kursi pesawat yang berdekatan. Jika kita pergi sekeluarga, usahakan untuk membeli sesuai kursi, misalnya 3 -3 atau 3-2-3 atau yang lainnya.

Bagaimana cara pemesanan tiket,  via online atau pas travel fair? Kalau saya sih lebih suka beli tiket pesawat online. Alasannya simple banget karena ngga pakai ribet dan bisa kapan saja ngga tergantung pada waktunya. Biasanya saya pesan tiket melalui pegipegi. Mengapa memilih pegipegi karena tinggal pesan melalui aplikasi dan bisa membayar melalui transfer bisa, via atmbisa,  kartu kredit juga bisa, dan berbagai macam fitur pembayaran lainnya.

Nah, itu tadi tips mencari tiket pesawat murah tujuan domestik di Indonesia. Selamat berburu tiket pesawat murah ya.




  • Share

Kini Bayar JNE Lebih Mudah Pakai Gopay

  • 8/19/2019 02:13:00 PM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments

Saat mengirim mainan ke keponakan di Kampung Halaman saya, Pemalang, kadang ada rasa yang ngga nyaman. Kepikiran kalau pengirimannya itu ngga sampe atau bahkan nyangkut di tempat lain serta ada ketakutan kalau barangnya itu tidak sesuai pada saat dikirim dengan barang yang diterima.

"Fan, Safira udah terima paket crayonnya?"

"Belum, Man."

Saya sedikit khawatir, apakah memang ada kendala pada saat pengiriman dari penjualnya.

"Ntar dikasih tahu ya kalau sudah diterima."

"Iya."

Saya sempat membelikan Safira paket crayon. Keponakan saya ini akan sekolah di TK bulan Agustus ini. Pada saat bulan Puasa menjelang Ramadhan, saya membelikan perlengkapan crayon dan alat mengambar lengkap dengan alat lukis. Memang saya sangat jarang sekali membelikan permainan, yang saya belikan hanya yang membuat Safira lebih kreatif dan bermain seperti peralatan lengkap ini.


Setelah beberapa hari, adik saya memberikan kabar gembira. Ternyata paket yang ditunggu telah datang.

"Man, paket crayonnya sudah sampai."

"Alhamdulillah, akhirnya sampai juga."

Sering tidak mengalami kejadian seperti ini? Kita menantikan kedatangan paket yang sudah lama dan tidak kunjung sampai. Padahal kita telah membayar biaya pengiriman dari toko online? 


Kejadian pengiriman barang yang tidak terjamin keamanan dan kenyamanannya ngga bakalan terjadi kalau menggunakan jasa pengiriman barang yang sudah ternama dari dahulu yaitu JNE. Pengirimannya sekarang sudah bisa pakai aplikasi dan pembayarannya pun sudah sangat beragam. Kini pembayarannya pun bisa menggunakan Gopay.

GoPay bekerjasama dengan JNE sebagai salah satu opsi pembayaran non-tunai untuk mempermudah customer ketika melakukan pembayaran di outlet JNE seluruh Indonesia serta layanan COD.

Untuk mendapatkan exposure yang lebih luas terkait kerjasama ini, GoPay bersama dengan JNE acara konferensi pers bersama (joint press conference) bertempat di Baxter Smith, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sebagai tanda peresmian program kerja sama kedua belah pihak.


Dalam acara ini, juga akan turut menandai peluncuran digital wallet pertama sebagai metode pembayaran JNE melalui layanan GoPay. Selain itu, sebagai salah satu wujud kepedulian GoPay terhadap UMKM agar naik kelas dan bisa mengembangkan bisnisnya acara ini akan diisi dengan talk-show entrepreneurship bersama Ria Sarwono founder CottonInk.

Apa yang menyebabkan GoPay itu sangat mudah? Karena dengan pembayaran menggunakan GoPay, maka tinggal scan QR Code yang ada maka transaksi sudah berhasil dilakukan dan biasanya dilakukan kurang dari 1 menit. Mudah dan cepat jika membayar menggunakan GoPay. Nah ini dia tata cara melakukan pembayaran menggunakan GoPay. 



Tata cara melakukan pembayaran GoPay di JNE:
  1. Lakukan transaksi di JNE menggunakan GO-PAY
  2. Scan QR code yang berada di Personal Computer/PC JNE, dengan cara klik “Bayar” pada aplikasi GOJEK 
  3. Masukan kode PIN GoPay
  4. Transaksi berhasil, saldo GoPay akan terpotong otomatis
Oh iya selama periode 1 Agustus  hingga 31 Oktober 2019  terdapat promo GoPay yaitu cashback Rp5.000 di JNE. Dan informasi promo GoPay di JNE dapat dilihat di website GoPay promo:  https://www.go-jek.com/blog/promo-jne/.


  • Share

Tak Perlu DSLR, Saatnya Traveling Nyaman Bersama OPPO Reno 10x Zoom

  • 8/15/2019 09:46:00 PM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments

Penggemar jalan seperti saya pasti menginginkan sesuatu yang praktis tanpa ribet. Apalagi kalau membawa DSLR yang ukurannya besar dan banyak peralatan ini-itu lainnya. Nah, sekarang smartphone atau handphone pun sudah memiliki teknologi yang luar biasa dan sama dengan DSLR. OPPO mengeluarkan seri terbaru, yaitu OPPO Reno Series dengan produk andalannya bernama OPPO Reno 10x Zoom dengan fitur zoom sampai 10 kali tanpa pecah sekalipun yang bernama teknologi 10x Hybrid Zoom.

"Duh, DSLR gue ketinggalan."

Suasana yang tadinya gembira berubah menjadi kebalikannya. 

"Gimana donk, sudah waktunya untuk masuk ke gate dan 30 menit lagi mau boarding nih."

Dan, ternyata salah satu diantara mereka menggunakan OPPO Reno 10x Zoom.

"Tenang aja, kita bisa gunain OPPO Reno 10x Zoom."


"OPPO?"

"Iya, OPPO Reno 10x Zoom. Kualitas fotonya bagus dan videonya pun sudah 4K."

"Terus apa lagi kelebihannya?"

"Nah, nanti kan kita mau nonton konser nih kita bisa foto dan zoom sampai 10 kali bahkan lebih."

"Terus hasil fotonya buyar deh. Padahal DSLR itu lensanya tele loh."

"Eits, OPPO Reno 10x Zoom ini di jamin deh kualitas fotonya tetap bagus tanpa pecah walaupun di-zoom 10x pun."

Akhirnya mereka pun tersenyum bahagia. Liburan yang tadinya hambar dan menyedihkan pun berubah menjadi liburan yang menyenangkan.

Peristiwa di atas bisa terjadi sama siapapun tak terkecuali kita. Apalagi kalau pergi ke luar negeri dan banyak sekali tempat-tempat indah yang belum pernah kita kunjungi sebelumnya. Persiapan sebelum liburan itu memang harus diperhatikan, jangan sampai beberapa hal terlupakan seperti lupa bawa passpor, belum menukarkan rupiah ke mata uang negara tujuan, belum memesan hotel, lupa di mana kode booking tiket pesawat dan lainnya. 

Beberapa tips untuk menghindari hal tersebut adalah dengan selalu mencatat hal-hal penting dalam notes di smartphone kalian. Setiap smartphone memiliki notes, tapi saya menyarankan untuk menggunakan google keep untuk membuat to do list. Catatlah semua list yang harus dipersiapkan. Contohnya saat mau bepergian ke Thailand

To-do List
1. Menukar uang Baht
2. Booking hotel di Chiang Mai 
3. Booking tiket kereta Chiang Mai - Bangkok
4. Sewa mobil di Chiang Mai

Dan seterusnya sampai semua list dituliskan. Kelebihan google keep adalah kita bisa kolaborasi dengan teman kita sehingga bisa saling mengingatkan.


Bagi saya, traveling itu bagaikan vitamin yang harus di serap oleh tubuh agar lebih bugar dan segar. Traveling itu vitamin jiwa yang harus di penuhi. Berapa orang bilang kalau traveling itu mahal dan beberapa orang lagi bilang kalau itu buang-buang duit. 

"Coba deh jalan-jalan ke tempat rekreasi terdekat dari rumah."

"Kebun binatang maksudnya?"

"Iya tempat rekreasi di dekat rumah seperti taman, kuliner dan tempat-tempat yang selama ini belum dikunjungi."

Traveling itu sebetulnya enggak harus ke tempat-tempat jauh dan membutuhkan tiket pesawat. Cukup di sekitar Jakarta saja, banyak sekali tempat-tempat menarik yang harus dikunjungi. Dan salah satu yang paling saya sukai adalah taman. Beberapa taman di Jakarta memang sangat bagus seperti Taman Menteng dan Taman Suropati.

Selain taman, saya juga sering ke beberapa pusat perbelanjaan untuk mencari produk apapun. Oh iya, saya paling suka kalau pusat perbelanjaannya terdapat taman yang kece kayak di setiabudi one.



"Percaya ngga kalau di setiabudi one saja, saya bisa membuat foto dan video yang bagus?"

"Pakai apa, ngga bawa DSLR?"

"Pakai OPPO Reno 10x Zoom ini loh."

"Beneran bisa ambil gambar yang bagus?"

"OPPO Reno 10x Zoom merupakan perangkat smartphone terbaru dari OPPO yang mengedepankan keunggulan pada fitur kamera, terutama kamera utamanya, yang menerapkan konfigurasi tiga lensa yaitu Kamera Utama dengan resolusi hingga 48MP, lensa Wide-angle jangkauan lebar hingga 120 dan  lensa Telephoto dengan teknologi 10x Hybrid Zoom."


"Yakin nih ngga perlu bawa external harddisk?"

"Yakin kok."

"Kita traveling di Bangkok selama 9 hari loh. Bakalan banyak butuh memori external sama HD Card."

"Tenang aja sih, OPPO Reno 10x Zoom ini kapasitasnya 256 GB."

"Wah banyak juga ya kapasitasnya."

Yes, OPPO Reno 10x Zoom ini menyediakan penyimpanan internal besar 256GB, pada Reno 10x Zoom pengguna diberikan kebebasan untuk memperbesar penyimpanan internal dengan microSD hingga 256GB.

Sudah saatnya memberikan kenyamanan pada saat traveling dengan hanya membawa smartphone yang kece tanpa perlu membawa DSLR yang besar dan repot kalau dibawa kemana-mana.
Happy Traveling, ditunggu foto-foto dan video yang kece dari liburannya ya. 



Dan inilah spesifikasi lengkap dari OPPO Reno 10x Zoom

- Dilengkapi prosesor Snapdragon 855, Prosesor Flagship yang pertama kali diumumkan secara resmi kehadiarannya di Indonesia
- Kombinasi RAM 8GB dan Internal 256GB (Dapat diperluas dengan microSD hingga 256GB)
- Kamera depan, 16 Megapixel Diafragma F/2.0 berjenis Pivot Rising Camera
- Triple kamera utama 48 Megapixel Diafragma F/1.7 sensor Sony IMX 586 + Kamera sudut lebar 120° 8 Megapixel Diafragma F/2.2, Kamera Telefoto dengan perbesaran hybrid hingga 10x 13 Megapixel Diafragma F/3.0
- Kamera telephoto OPPO Reno 10x Zoom menganut sistem kerja periskop seperti yang terdapat pada kapal selam, memiliki 10x perbesaran Hybrid dan 60x perbesaran digital - Kamera OPPO Reno 10x Zoom membawa fitur Dual OIS, dimana OIS (Sistem penstabil gambar) berada pada Kamera Utama dan Kamera telefoto
- Pada Pivot Rising Camera bagian depan terdapat kamera depan, soft light dan speaker, sedangkan bagian belakan terdapat flashlight - Layar 6.6 Incih OLED dilindungi oleh Corning® Gorilla® Glass 6
- Dilengkapi dengan pengisian daya cepat VOOC 3.0, dapat mengisi penuh baterai dalam waktu 80 menit - Memiliki dua speaker dan didukung teknologi Dolby Atmos
- Dilengkapi baterai sebesar 4065mAh
- Menggunakan sistem operasi ColorOS 6 berbasis Android 9.0 Pie
- Memiliki dua warna : Jet Black dan Ocean 

Untuk informasi lebih detail soal OPPO Reno 10x Zoom, kalian bisa mengunjungi situs https://www.oppo.com/id/smartphone-reno/

Dan inilah hasil Video dan Foto OPPO Reno 10x Zoom



  • Share

Mengatur Keuangan Sebagai Freelancer: Asuransi Kesehatan Adalah Keharusan

  • 8/12/2019 09:47:00 AM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments

Ketika saya bilang mau jadi freelancers, respon orang-orang terdekat alias keluarga adalah: “Kamu yakin?”

Respon yang sudah bisa diduga mengingat  buat sebagian besar orang tua kerja kantoran adalah sebuah keharusan. Anggapan ini nggak salah kok, karena dengan jadi orang kantoran penghasilan tiap bulan sudah pasti terjamin. Sedangkan freelancers? Dapat job aja banyak nggak pastinya, belum lagi pembayaran yang berisiko tertunda. Wah, siap-siap gali lobang tutup lobang.

Alhamdulillahnya kekhawatiran itu nggak terbukti. Saya bersyukur sejauh ini melakoni profesi freelancer lancar-lancar aja. Awalnya sih sempat khawatir ya, banyak cerita seputar pekerja lepas yang saya dengar dari teman-teman itu nggak enak banget. Permasalahan klasiknya adalah perkara invoice yang susah cair. Kebiasaan cenderung menghabiskan uang ketika transferan baru masuk juga bikin keuangan kempis tapi nggak ngembang-ngembang. Kalau jadi orang kantoran, ngabisin uang sekarang sih masih aman ya karena bulan depan masih ada yang namanya gajian. Tapi kalau freelancer? Siap-siap aja berteman baik dengan bokek hahaha.


Nah, biar nggak terjebak jadi sobat missqueen saya mau berbagi tips yang sudah saya terapkan sebagai freelancers. Semoga bermanfaat ya

Bangun branding dan networking

Sekarang ini, banyak sekali jenis pekerjaan sebagai freelancer yang bisa diambil: programmer, desainer, influencers, content creator, atau blogger seperti saya. Jangan khawatir kehabisan job, saya percaya rejeki pasti ada jalannya. Tapi tetap usaha dengan memperhatikan kualitas pekerjaan. Memiliki personal branding yang spesifik akan lebih baik. Salah satu alasan saya menggeluti dunia blogging adalah karena saya suka menulis dan bercerita. Dengan kesenangan saya traveling ini membuat saya kemudian memilih travel blogger sebagai branding. Jangan lupa juga untuk menjalin networking dengan siapa saja, karena peluang cari uang bisa datang lewat jalur yang kadang nggak terduga. Saya pernah dihubungi sebuah agency yang mendapatkan rekomendasi dari salah satu relasi: temannya si X yang pernah ketemu mas Salman di acara Y. Wah bener-bener ya silaturahmi membuka rejeki!!

Berapa rata-rata penghasilan bulanan

Sebagai freelancer, memang sih pendapatan yang diterima setiap bulan nggak tentu. Tapi pasti ada angka rata-rata yang bisa dihitung kan? Ada baiknya membuat satu rekening khusus untuk transferan dari agency supaya ketahuan angkanya. Sudah dapat? Nah sekarang lihat apakah berada di ambang batas UMR atau justru di bawah hehehee… Kalau iya, waktunya memecut diri lebih keras bagai quda.


Berapa pengeluaran bulanan 

Nah bagian ini yang sudah pasti bakal diisi dan sedikit bikin ngeri hahaha… Bukan apa-apa, dengan items belanja rutin bulanan yang sama dari tahun ke tahun kenapa harganya kayak badan ya: melar terus. Sudah nemu angkanya? Nah sekarang bikin patokan, jangan sampe jajan per bulan melebihi ini. Self reward sekali-kali boleh, tapi jangan mentang-mentang transferan baru diterima terus kebablasan jajan. Ingatlah bahwa jalan masih panjang dan nggak ada dalam kamus yang namanya gajian hahahha

Bikin pos pengeluaran 

Sudah ketahuan pengeluarannya apa aja kan? Buat pos tersendiri: belanja bulanan, transportasi, entertain klien, jajanin keponakan,... wah banyak ya! Ini semua harus dicatat dalam satu pembukuan.  Nggak harus pakai buku macam akuntan kok, sekarang banyak aplikasi smartphone yang bisa dipakai. Begitu invoice cair, langsung deh masukkan ke dalam masing-masing pos pengeluaran. Jangan segan juga memangkas pos pengeluaran yang kurang perlu ketika job lagi sepi. Kalo ada sisanya? Alhamdulillaah ada tambahan buat jajan hahaha. Silakan digunakan buat memanjakan diri atau justru mau investasi?


Pikirkan masa depan

Ingat ya jadi freelancers itu nggak bisa selamanya, lah sama sih kayak orang kantoran. Ada fasenya kita akan masuk usia pensiun dan gak produktif lagi. Kecuali kamu JK Rowling yang bisa nikmatin royalti novelnya, punya tabungan buat masa depan itu WAJIB hukumnya. Bentuknya bisa berupa tabungan saham atau reksadana. Dua investasi favorit ini, sekarang makin gampang kok dilakukan. Bisa lewat aplikasi smartphone dan nominalnya pun nggak harus besar. 

Sudah punya asuransi?

Nah yang ini sering kelewatan nih. Freelancer itu apa-apa sendirian (loh ini freelancer apa jomblo sih?). Maksudnya dari nyari job sampai jaga-jaga kalau ada kejadian nggak terduga seperti sakit atau kecelakaan. Maunya siiih sehat terus, tapi kan kita hidup nggak selamanya lurus ya? Kitanya udah hati-hati eh tau-tau jadi korban kecerobohan orang di jalan. Masuk rumah sakit, duitnya dari mana?

Makanya nih, saya juga mempersenjatai diri saya dengan asuransi kesehatan. Nggak mau aja kalau tabungan saya kepake untuk bayar biaya rumah sakit. Apalagi kalo sampe ngutang, no way! Kartu kredit bisa aja dipakai tapi berapa sih limitnya? Kalau maksain berobat pakai kartu kredit malah tambah sakit hahahah…


Untuk asuransi kesehatan, saya pilih yang preminya nggak terlalu memberatkan. Senengnya nih sekarang banyak yang preminya lumayan murah. Tapi, saya juga gak mengabaikan soal perlindungan yang bakal didapat. 

Kamu gimana?

  • Share