Tips Memilih Mobil Bagi Adventurer

  • 8/31/2020 11:17:00 PM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments

 


Memilih mobil bagi sebagian orang adalah hal yang mudah, namun bagi sebagian orang lainnya, memilih mobil adalah hal yang sangat menyulitkan. Apalagi bagi penyuka petualangan namun belum mengerti sama sekali spesifikasi dan mobil mana yang paling tepat untuk dirinya.

Bagi petualang, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memilih mobil yang pas dengan jiwa petualangannya. Mendaki gunung lewati lembah serta banyak medan yang tidak terduga adalah ciri khas bagi seorang petualang. Ketika mengarungi medan tersebut,  ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu apakah mobil tersebut tahan dengan perubahan cuaca yang ekstrim ditambah lagi dengan medan yang cukup sulit seperti bebatuan dan terjal bahkan kondisinya bisa berlumpur atau licin.

Bayangkan,  jika pada saat ditengah medan yang ekstrim,  namun terjadi kendala pada mesin dan akhirnya malah mogok,  dalam kondisi seperti ini sangat sulit meminta pertolongan dari customer service karena berada jauh di jalan berbukit. Bukan hanya itu, sering kali memaksakan spesifikasi mobil yang bukan untuk adventure juga kurang nyaman karena pasti akan banyak masalah pada setengah perjalanan.



Lalu,  apa saja sih tips memilih mobil untuk adventurer? Ini dia beberapa hal yang wajib dilakukan sebelum membeli mobil Adventure.

Ketahui Budget

Banyak sekali yang sangat menginginkan mobil Adventure,  namun tidak mengetahui budget yang dibutuhkan untuk membelinya. Tipsnya adalah sesuaikan budget mobil yang akan dibeli, dan prioritaskan terlebih dahulu kebutuhan rumah tangga sebelum menyisihkan budget untuk membeli mobil. Setelah semua kebutuhan rumah terpenuhi,  barulah sisihkan budget yang tersisa untuk dialokasikan membeli mobil impian tersebut.

Memilih Tipe Mobil

Biasanya hal yang dilakukan oleh sebagian orang adalah hanya membeli mobil tanpa tahu kebutuhan tipe mobilnya. Misalnya kamu merupakan bagian dari keluarga besar dan akan sangat bermanfaat bila memilih mobil jenis city car,  berbeda dengan kamu yang telah memiliki mobil utama dan akan menambah jenis mobil yang lain yang mensupport hobi atau jiwa petualanganmu,  maka tipe mobil Adventurelah yang cocok bagi kamu.

Cari Referensi Sebanyak-banyaknya

Setelah sudah memiliki budget dan tahu bahwa jenis mobil adventurelah yang harus kamu miliki, kamu harus cari banyak sekali referensi yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Sekarang ini,  selain konvensional bertanya langsung ke dealer,  kamu juga bisa mencari spesifikasi mobil melalui online. Dengan online,  kamu bisa mencari referensi sebanyak mungkin,  misalnya kamu bisa ke salah satu website auto2000.co.id untuk mencari mobil apa yang pas.

Setelah mencari referensinya, akhirnya kamu menemukan Toyota Rush sebagai mobil adventure yang kece banget. Nah,  kamu tinggal bertransaksi melalui online secara mudah dan nyaman tanpa harus keluar rumah.

Nah, itulah tips memilih mobil adventure bagi petualang yang membutuhkan mobil dengan spesifikasi tangguh di segala medan. Selamat berpetualang. 

  • Share

Jangan Cemas, Tetap Tenang Dan Produktif Di Kala Pandemi

  • 8/22/2020 02:43:00 AM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments

 


Cemas akan ketidakpastian di masa pandemi itu sesuatu hal yang wajar banget. Apalagi disaat pandemi, semuanya menjadi tidak pasti seperti pekerjaan yang tertunda, bisnis yang stagnan dan banyak hal lainnya. Ketidakpastian ini membuat kita cemas dan menjadi depresi. Trust me, kamu tidak sendiri mengalami hal ini, jutaan atau bahkan milyaran orang diluaran sana juga memiliki ketakutan dan kecemasan yang sama. 

Dan, itu pun terjadi pada saya. Saya seorang freelance blogger, vlogger, membuka usaha trip dan sedang merintis konsultan keuangan. Betapa berat rasanya menghadapi situasi pandemi dikala sedang membuka usaha trip yang mengandalkan wisata dalam negeri dan luar negeri. Beberapa trip yang sudah dirancang setengah tahun lalu atau bahkan sudah dari tahun lalu pun terpaska harus dibatalkan. Kondisi ini diperparah dengan banyak sekali usaha lain yang gulung tikar bahkan tutup, sehingga menciutkan niat saya untuk merintis konsultan keuangan bersama teman saya. Belum lagi, pekerjaan yang berhubungan dengan blog dan vlog pun nyaris sama, masih belum memberikan harapan yang sesuai dengan keinginan.

Selain mengalami kecemasan akan ketidakpastian, saya pun pernah mengalami perasaan bersalah. Banyak sekali perasaan bersalah kepada keluarga dan sahabat bahkan orang lain. Sering kali saya menjanjikan banyak hal kepada mereka, dan saya belum mampu memenuhi sehingga perasaan bersalah pun muncul. 

"Man, kapan kowe balik?"

Keluarga saya meminta saya untuk pulang. Namun, karena kondisi pandemi seperti ini, saya meras bahwa kesehatan keluarga sayalah yang lebih penting. Ayah saya menderita penyakit jantung dan adik ipar pun sedang mengandung. Tapi kan kamu nggak sakit corona? Iya, tapi kalau virus itu terbawa oleh saya dan malah menularkan pada keluarga di kampung halaman bagaimana? Apa salahnya saya menunda pulang kampung, demi kebaikan dan kesehatan bersama. Namun, tetap saja saya merasa bersalah. Belum lagi, ada beberapa kemauan Ayah yang belum saya penuhi, itu membuat saya merasa lebih bersalah lebih dalam. Tentu saja saya sedih belum mampu memenuhi semua permintaan keluarga. 

Pernah nggak merasakan hal tersebut dan menyiksa batin kita? Pasti pernah donk? Ya, kalian tidak sendiri, perasaan itu wajar adanya. 


Lalu, pelan-pelan saya menyadari bahwa semua orang adalah memiliki ketakutam, kecemasan dan perasaan bersalah yang sama. Tidak ada orang di dunia ini yang bebas dari perasaan tersebut. Tapi, cara mengatasinyalah yang berbeda-beda antara satu orang dengan lainnya. Ada yang sangat cepat mengatasinya bahkan mengubah kecemasan menjadi sebuah ketenangan, ada yang belum mampu mengatasi dan bahkan ada yang semakin cemas dan takut. 

Dan, saya adalah termasuk yang belum mampu mengatasi kecemasan dan ketakutan serta rasa bersalah dalam waktu beberapa tahun belakangan ini. Lalu, saya pun mencoba mencari solusi bagaimana mengatasi kecemasn tersebut. Dan, salah satunya adalah dengan hidup lebih seimbang serta mengatur semuanya. Saya mulai menata diri dan mencari apa saja yang kurang dalam diri saya. Misalnya saya sering terlambat dan kurang mempersiapkan diri, maka saya perbaiki dengan memanage waktu lebih efektif dan membuat jadwal dan prioritas.

Dan, inilah yang saya lalukan untuk mengatasi kecemasan dengan membuat beberapa perubahan :

1. Mengatur jadwal dan prioritas

Sering kali saya sering kali lalai dalam hal mengatur waktu. Saya kurang memperioritaskan apa yang seharusnya menjadi perioritas sehingga membuat semuanya berantakan. Lalu saya mengubahnya dengan membuat perencanaan waktu yang lebih matang dan membuat prioritas apa yang harus dikerjakan secara harian, minggu dan bulan. Dan, hasilnya saya merasa jauh lebih tenang dan tidak membuang waktu begitu percuma. 

2. Pola Hidup Lebih Teratur

Kecemasan dan ketakutan itu membuat depresi, sehingga hidup lebih berantakan seperti semuanya hancur. Pernah nggak merasa kalau sahabat menjauh dan tidak mau membantu kita yang kesulitan? Iya, saya pernah mengalaminya dan merasa hancur sekali. Namun, akhirnya saya sadar, saya harus memperbaiki pola pemikiran dan hidup saya agar terhindar dari depresi. 


3. Olahraga dan Diet

Selain menata waktu dan pola hidup, saya juga mencoba diet dan olahraga. Badan saya terlalu gemuk dan membuat pergerakan saya menjadi lebih lambat dan merasa beban sangat berat. Diet adalah salah satu solusi agar badan terasa lebih ringan. Kemudian, olahraga membuat badan lebih bugar sehingga tidak gampang sakit. Dua kombinasi yang membuat hidup pun lebih ringan dan bersemangat. 

4. Pola Tidur dan Istirahat

Semakin kacau pola tidur dan istirahat, maka sedikit banyak mempengaruhi produktivitas. Apalagi dimasa pandemi lebih banyak bekerja dirumah dan membuat ritme tidur pun kembali kacau. yang tadinya kita bangun pagi dan bekerja sampai sore atau malam kemudian tidur di jam 11 atau 12 kemudian bangun pagi. Dan, saya pun mengalami masalah yang sama pola tidur dan istirahat jadi kacau. Maka saya membenahi pola tidur sehingga lebih segar dan bangun lebih pagi untuk mengerjakan banyak hal di pagi hari seperti olahraga dan berkebun misalnya. 

5. Belajar Online 

Selain keahlian yang dikuasai sekarang ini, ada baiknya menambah skill atau pengetahuan baru agar kualitas diri lebih meningkat. Nggak ada salahnya untuk mengulik-ulik keahlian terpendam selama ini yang kurang terasah, apalagi di masa pandemi semuanya serba online sehingga tidak membutuhkan effort yang lebih untuk belajar dari rumah saja. 

Saya pun demikian, saya mengikuti beberapa kelas online seperti bahasa inggris dan kelas menulis skenario. Dua hal yang ingin saya latih lagi dimasa pandemi seperti ini. Skenario itu ternyata menarik banget kalau di dalami. Dengan skenario saya lebih mendalami film yang ditonton. Dengan skill dan pengetahuan baru, maka meningkatkan produktivitas karena memahami banyak hal lainnya. 

Selain skill, saya juga menambah pengetahuan seperti topik bagaiman mengatasi rasa cemas dan agar hidup lebih tenang sehingga lebih ringan melangkah. Saya mengikuti topik ini di IG Live @homecreditid bersama pembicara Mas Adjie Santosoputro. 
 

Mas Adjie merupakan pakar Mindfullness yang ternama di Indonesia. Beliau merupakan lulusan Psikologi dari Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Mindfullness adalah kondisi dimana diri kita sadar disaat ini disini kini. Maksudnya itu adalah be present be here, right here right now, kita sering tubuh kita disini, pikirian kita ngelayap ke masa lalu atau masa depan. 

Kecemasan terjerat masa lalu atau masa depan. Kondisi saat ini pandemi, maka kita membayangkan hal-hal yang belum terjadi. Kita terjebak dengan pikiran kita sendiri. Dengan mindfullness, kita bisa  berdamai dengan rasa cemas, dengan itu menjaga kesehatan fisik dan meningkatkan imunitas tubuh kita dengan latihan mindfullness tersebut. Salah satu penyebab cemas adalah ketidakpastian. Dan sebetulnya bikin kita cemas adalah keinginan kita untuk memastikan tidak pasti. dari sini kita belajar berdamai dengan cemas. Karena dihidup ini banyak yang tidak pasti. 

Gembira dan bahagia itu dua hal yang sangat berbeda. Gembira atau sedih itu sementara, sedangkan bahagia adalah sesuatu kondisi melampaui sedih dan gembira. Bahagia itu bisa bersifat lebih long lasting. Karena kehidupan itu silih berganti sedih dan gembira namun kebahagiaan itu akan lebih kekal. 

Dan untuk tidak takut dan cemas yaitu setiap meluangkan waktu 5-10 menit untuk berlatih hening. Duduk diam pejamkan mata sadari nafas. Sadari nafas itu tarik nafas dan buang nafas secara perlahan dan pejamkan mata. Ini tips manjur ala Mas Adjie Santosoputro supaya kita bisa tetap tenang, langkah kita lebih ringan. Latihan ini supaya melatih pikiran kita menyadari napas, sehingga kita merasakan nafas pada masa kini sehingga tidak terbayang masa lalu dan masa depan. 

  • Share

Keindahan Rafflesia Arnoldii, Bunga Langka Dari Hutan Bengkulu

  • 8/10/2020 04:23:00 AM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments

 


Pada saat sebelum mengunjungi Bengkulu, saya sempat bertanya dalam hati,  "Bengkulu ini kan ada bunga bangkai?". Pemikiran seperti ini seolah tertanam bahwa bunga bangkai itu adalah satu jenis tumbuhan yang mengeluarkan bau tidak sedap untuk mengundang mangsa agar datang. 

"Tar, lo mau extended?"

Kebetulan saya berangkat bersama teman traveling bernama Astari. 

"Iya, mungkin sampai 5 hari lah."

"Gue ngikut ya."

Entah apa yang menyebabkan kami berdua memutuskan untuk extend, namun karena saya belum pernah sama sekali ke Bengkulu, pun sama dengan Astari. Kami punya pencarian yang sama yaitu mencari sesuatu yang langka dan hanya bisa dijumpai di Hutan Bengkulu yang sangat indah. 


Perjalanan dari Jakarta menuju Bengkulu di tempuh sekitar 1 jam 15 menit. Sesampainya di Bandara Fatmawati Soekarno, saya sempat bertanya, apakah ditempat inilah Fatmawati bertemu dengan Soekarno dan menjalin kasih? Ternyata di Bengkulu inilah banyak kisah yang terjadi mulai dari  Bengkulu yang merupakan wilayah jajahan Inggris yang kemudian di ambil alih oleh Belanda, kemudian penemuan bunga bangkai yang ternama itu dan yang paling fenomenal adalah rumah pengasingan Bung Karno dan jalinan kasihnya dengan Fatmawati. Dari ketiga misteri ini, ternyata tempat pertama kami kunjungi akan menjawab pertanyaan dibenak saya sebelum datang ke Bengkulu.

Perjalanan dari Bengkulu menuju Taman Nasional Bukit Barisan ini memakan waktu sekitar 2 jam. Rasa lelah yang mendera akibat perjalanan udara pun seolah sirnah. Bahkan saya seakan tidak tersirih oleh rasa kantuk sedikit pun. Saya hanya memandangi luar bus yang membawa rombongan ke alam yang berbeda, bukan alam ghaib yang tak nyata, melainkan alam fantasi seperti di dongeng malam menjelang tidur. 

Seperti mendapat durian runtuh, pada saat bus melaju, sayup-sayup terdengar bahwa kami mendapatkan 2 bunga bangkai mekar sekaligus. Rafflesia Arnoldi dan Amorphophallus Titanum adalah nama latin kedua Bunga Bangkai tersebut. Masyarakat sering salah kaprah dengan kedua jenis bunga bangkai, bahkan sering menyamakan keduanya sebagai satu jenis. Kenyataannya sangat berbeda dan bahkan bentuknya pun berbeda. Rafflesia cenderung seperti bentuk bunga dengan 5 putiknya sedangkan bunga bangkai sangat tinggi sekitar 3 meter lebih. 


Rafflesia, nama ini tidak asing ditelinga, bahkan seantero Indonesia dahulu pun sangat mengenal beliau. Dialah Sir Thomas Stamford Raffles yang menemukan bunga unik dan besar seperti bokor atau cawan penampung air. Sebetulnya seorang pemandu dari Indonesialah yang menemukan dalam rombongan ekspedisi bersama Dr. Joseph Arnold. Perpaduan dari dua Tokoh tersebut sehingga  salah satu puspa langka ini dijuluki Rafflesia Arnoldi. Bunga berdiameter sampai 100 cm ini dapat ditemukan di semenanjung Malaya, Sumatra, Kalimantan dan Filipina.

Indonesia patut berbangga. Setidaknya 27 jenis Rafflesia, Sumatera memiliki 11 jenis dan 4 diantaranya terdapat di Bengkulu. Tak heran jika Bengkulu menasbihkan sebagai "Bumi Rafflesia" di Indonesia bahkan di Dunia. Bak cendawan di musim hujan, Rafflesia pun masih sering ditemukan tak jauh dari jalan raya diantara hutan. Bahkan jika masuk ke dalam hutan yang berjarak beberapa kilometer, sering ditemukan Rafflesia berdampingan antara jantan dan betina. What a wonderful Rafflesia.


Selain Rafflesia Arnoldi, Bengkulu memiliki 3 jenis lainnya yaitu Rafflesia Gatutensis Meijer, Rafflesia Hasseltii Suringar dan Rafflesia Bengkuluensis. Gatutensis Meijer dapat ditemukan di Bengkulu Utara dengan diameter 40-60 cm dan ditemukan oleh Meijer pada tahun 1984. Hasseltii Suringar merupakan Rafflesia paling cantik seperti cendawan merah-putih atau cendawan harimau. Spesies ini ditemukan oleh Suringar pada tahun 1979 dan dapat ditemukan di Kabupaten Lebong. Sedangkan Bengkuluensis, sesuai dengan namanya merupakan spesies yang ditemukan di tanah Bengkulu dengan diameter 50-55 cm. Bengkuluensis dapat ditemukan di daerah Taman Nasional Bukit Barisan, Bengkulu.
 

Begitulah cerita bunga langka dari hutan Bengkulu. Rasanya pada saat memperingati Hari Hutan Indonesia kita patut berbangga dengan segala kekayaan flora dan fauna yang terdapat di dalamnya. Dari hutan Bengkulu saja kita sudah sangat bangga dengan bunga langka yang hanya terdapat di beberapa negara dan termasuk paling langka di Dunia. Apalagi jika kita menulusuri seluruh hutan Indonesia, pasti kita merasa sangat bangga dan bersyukur dengan adanya hutan yang mampu menopang oksigen dan kehidupan disekitarnya. Maka bijaklah mengelola hasil hutan dan tidak mengeksploitasinya. 

Sebagai blogger, saya dengan bangga menyebarluaskan kekayaan alam yang Indonesia punya agar masyarakat luas mau melihat dan bangga serta mau menjaga dan melestarikan Hutan Indonesia. Apapun profesi kita, 








  • Share