Blogger Bicara Fashion With Diana Rikasari


Sadarkah bahwa saya selama ini berpenampilan apa adanya? Tentu sadar donk. Apalagi kalau lagi kalau lagi malas apapun, saya pun berpenamapilan pas-pasan. Namun, berkat Blogger Bicara Fashion With Diana Rikasari, pengetahuan saya tentang fashion sangat bertambah dan terinspirasi banyak oleh obrolan dengan Diana, seorang Fashion Blogger terkenal.

Okay sebelum saya membahas obrolan panjang dan bermakna tentang Fashion, saya mau sesikit cerita kalau tema pakaian dalam event ini cukup membuat saya bernafas lega karena temanya adalah stylish atau sporty. Nah, berhubung saya suka yang sporty tapi lebih suka yang stylish, maka saya memutuskan untuk mengenakan pakaian seperti dibawah ini.


Okay, dimulai dari Honda Scoopy eSP warna merah yang cihuy abis menambah kesempurnaan foto ini. Kemudian dilanjutkan dengan Helm berwarna senada dengan motornya sangat macthing sekali. Lets move with my style, kaos biru dongker dan jeans warna hitam serta sepatu berwarna cokelat tua memberikan kesan santai tapi juga bisa formal, tapi memang masih dikategorikan sebagai style yang biasa saja. Nah, kalau di belakang saya, stylenya sudah okay punya, tinggal faktor keberuntungan saja sehingga seorang Diana Rikasari dapat memilihnya menjadi best fashion. 

Fashion is your comfort zone


Diana Rikasari mengenakan pakaian dominasi warna hitam di padu dengan warna hijau pada topinya serta beberapa pernak pernik lucu seperti anting angsa serta detail lain seperti jam tangan maaupun asesoris lainnya. Saya yang melihat penampilan Diana Rikasari sempat dibuat tercengang, betapa fashionable sekali cewek ini. Padahal seluruh barang atau pakaian yang digunakan sangat sering digunakan, namun perpaduan warna serta asesorislah yang membuat penampilan malam ini begitu menarik perhatian blogger.

Fashion adalah kenyamanan. Fashion adalah dirimu sendiri. Kata-kata itulah yang terus terngiang di kepala saya. Bahkan saya sempat melihat ke diri saya sendiri, selama ini saya terlalu nyaman dengan pakaian yang itu-itu saja, tanpa ekplorasi lebih jauh apakah ada model lain atau style lain seperti Sporty yang bisa membuat saya terlihat lebih cerah dan fresh.

Diana Rikasari mengungkapkan bahwa fashion itu sendiri tidak akan terbatas pada satu waktu, malah sering kali fashion itu long lasting dan akan terus berputar mengikuti eranya.

Beberapa blogger yang tampil dengan style masing-masing juga mendapatkan masukan dari cara berpakaian yang telah dikenakan, tak jarang dari beberapa blogger pun sangat fashionable. Yup, bagi blogger yang berdandan stylish atau sporty akan mendapatkan 5 hadiah utama dari blogdetik, maka tak heran blogger pun tampil maksimal dengan style masing-masing.

Bagi saya, fashion memang bukan hal yang yang utama namun bukan pula menjadi prioritas terakhir, lebih dari itu fashion bagi saya adalah kenyamanan sehingga setelah kenyamanan itu timbul maka kepercayaan diri akan terpancar dari diri kita sendiri.


Setelah fashionable, saatnya keliling bersama kawan-kawan memakai Honda Scoopy eSP yang berwarna merah dan biru. Kalau kamu pilih warna yang mana? Aku sih suka dua-duanya, tapi kalau dipaksa milih saya akan pilih biru donk hehehe.
  • Share

Blogger Bicara Lingkungan : Mulai Dari Diri Sendiri

  • 3/16/2014 09:00:00 PM
  • By Salman Faris
  • 7 Comments
Sebetulnya merasa bosan banget ngomongin masalah lingkungan. Kenapa bosan? Karena memang banyak hal yang membuatnya begitu rumit, susah dilaksanakan, dan sulit diterapkan di Indonesia tercinta ini.

Ngomongin masalah lingkungan pasti kaitannya erat dengan penanganan sampah, konservasi hutan, penanganan satwa karena pembakaran hutan dan lain-lain. so, kayaknya bakalan jadi topik yang lumayan berat kan ?

Kebetulan banget Blogdetik bekerjasama dengan WWF Indonesia mengadakan acara yang bertajuk "Blogger Bicara Lingkungan" menghadirkan beberapa Artis yang sangat peduli dengan lingkungan yaitu Nugie, Melanie Subono, Davina, dan Anda Wardhana (Dulu pernah punya band namanya apa gitu).

Suasana Pembukaan Blogger Bicara Lingkungan 
Tampil sebagai MC adalah Karel (MC BlogDetik) dan rekannya. Karel banyak membicarakan masalah Asap yang terjadi di Riau dan sebagain Sumatera dan ingin mengetuk pintu nurani dan keprihatinan kita bersama atas masalah Asap dan pembakaran hutan liar di Sumatera.

Uniknya, Blogger dan undangan yang hadir diminta oleh MC untuk ikut peduli dan empati dengan mengenakan Masker sebagai wujud kepedulian terhadap Asap yang melanda Riau dan sekitarnya.

Nhie & Mba Mamie
Herdis

Mba Dahlia : Saya Ninja hahaha


Sebetulnya, pembagian masker ini hanya merupakan sebuah keprihatinan bersama, namun ketika sebuah keprihantinan diwujudkan dengan sebuah gerakan yang dimulai dari seorang maka akan menularkan pula ke seseorang lain, hingga akan menjadi sebuah gerakan yang membuahkan hasill yang nyata dan serta berdampak bagi orang lain. Beberapa waktu lalu, hastag #MelawanAsap sempat ramai ditwitter, saya sebetulnya tidak tahu apa itu, namun ketika MC mengungkaplan bahwa hastag itu adalah sebuah ungkapan dari penguna sosial media untuk mencurahkan keprihatinannya atas kejadian yang melanda Riau saat itu.



Sebuah Video di Tampilkan di awal topik bahasan. Sebuah simple video, namun memliki makna yang luar biasa. Kalau saya bilang, Gambar akan dapat bercerita lebih banyak daripada hanya dengan kata-kata. Yuk kita simak Video berikut ini, dan saya tak perlu panjang lebar untuk mengungkapkan isi dari Video itu sendiri. Video has own meaning lah (sok Inggris yah hahaha).




Setelah selesai dengan klip yang membuka mata kita akan pentingnya lingkungan disekitar kita, maka acara itu berlanjut dengan ngobrol bareng Davina, Nugie, Melanie Subono, dan Anda Wardhana.


Nugie, Artis peduli akan lingkungan berkat lagu-lagunya yang bernuansa kritik terhadap lingkungan, mengungkapkan bahwa hal yng terpenting yang saat ini ia lakukan adalah konsisten dengan apa yang sudah ia lakukan dari awal pada saat isu lingkungan masih anyar sampai saat ini. Nugie menjelaskan bahwa konsisten memang membutuhkan sebuah proses dan ia contohkan dengan bersepeda kemanapun lokasi yang bias ia jangkau dengan bersepeda.


Menarik, dan beberapa blogger juga menanggapi dengan positif, salah satu contohnya adalah Blogger Bandung yang konsisten menanamkan cinta lingkungan kepada anak dan keluarganya. Sementara itu, blogger perempuan pun ikut ngobrol membeberkan masalah sampah yang cukup menghantuinya, betapa seberapapun keras ia memisahkan sampah dari tempatnya, tapi akan berujung pada si pengangkut sampah yang kembali mencampuradukan sampah itu dan berujung pada TPA yang bercampur menjadi satu. sebuah malapetaka yang susah untuk dihindarkan.


Davina, lebih menyoroti kekayaan alam, dan keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia cukup lengkap, Davina berujar bahwa Indonesia punya semuanya, apapun ada disini. So, apa yang ditunggu, kita harus jaga kelestariannya.


Melanie Subono, aktivis dan pengerak isu lingkungan, merujuk pada filosof yang sederhana namun mengena, apapun yang kamu lakukan, itu dimulai dari diri kita sendiri. Kitalah yang menjadikan sebuah usaha itu berhasil, dan menjadikan usaha itu sebagai contoh buat orang lain.


Lain lagi Anda Wardhana, yang mengungkapkan bahwa sekelumit permasalahan lingkungan itu menjadi sesuatu yang harus kita jaga bersama-sama. Apapun usaha untuk menjaga lingkungan itu ia apresiasi tinggi-tinggi. Bahkan beberapa lagunya kini berkaitan erat dengan isu lingkungan dan beberapa isu lain yang terkait.


So, apapun yang anda lakukan untuk negeri ini, mulailah dari diri sendiri, berikan contoh dan teladan, maka dengan sendirinya, orang lain akan menirukan yang telah kita lakukan dengan konsisten.
  • Share