Yuk Wujudkan Resolusi 2019

  • 12/06/2018 12:59:00 AM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments
salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Tomorrow Today Fund Festival

"Yuk, ke Paris."

Mungkin saya tidak akan menolak ajakan dari siapapun yang akan membawa diri ini ke salah satu menara paling romantis di dunia. Anggap saja saya masih bermimpi indah di tengah hari dan mimpi itu memang sangat nyata. Tapi bukankah semuanya memang berawal dari mimpi-mimpi kita sehingga kita punya sesuatu hal yang kita kejar sehingga termotivasi. Begitu juga sebuah resolusi yang kita catat dan harapkan akan terjadi pada tahun depan. 

Saya juga masih ingat ketika saya pertama kali pergi ke luar negeri, tepatnya ke Singapura. Sungguh pengalaman yang membuat saya merasakan atmosfir berbeda dari Jakarta yang macet. Kemudian, satu tahun setelahnya akhirnya saya bisa mewujudkan mimpi bisa ke Jepang untuk pertama kalinya. Inilah sebuah resolusi yang bisa diwujudkan melalui motivasi dan kerja keras. 

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Tomorrow Today Fund Festival

Apapun impianmu, mau itu sangat tidak mungkin misalnya dapat melihat secara langsung Patung Liberty atau bermain salju di Alaska, sebutkanlah terus-menerus dan catatlah kemudian wujudkan satu per satu mulai dari yang paling diwujudkan. Mimpi itu gratis, maka bermimpilah sehingga hidupnya lebih bergairah dan termotivasi untuk berbuat lebih baik. 

Oh iya, setelah mencatat semua mimpi, lalu aturlah strategi agar terwujud dalam waktu yang relatif singkat. Biasanya kalau impiannya pergi jalan-jalan, jangan lupa untuk menyisihkan sebagian uang untuk keperluan traveling tersebut. Misalnya kita biasa berbelanja bulanan sekitar 350 ribu, potonglah sekitar 50 ribu sampai 100 ribu dari kebutuhan yang tidak urgent atau bisa kita hemat misalnya uang untuk membeli jajan. 

Setelah menyisihkan uang tersebut, carilah informasi sedetail mungkin mengenai destinasi yang akan kita kunjungi, hotelnya, makanannya dan sampai terperinci apa yang akan dilakukan disana. Hal ini dilakukan agar budget yang kita siapkan tidak meleset dari perkiraan. Dan, akhirnya setelah penantian beberapa bulan lamanya, salah satu resolusi akhirnya tercapai juga. Memang ada beberapa yang dikorbankan untuk mewujudkan satu per satu mimpi kita. 

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Tomorrow Today Fund Festival

Sama dengan menabung atau berinvestasi itu juga membutuhkan strategi dan komitmen yang tinggi sehingga mimpi kita memiliki mobil, rumah dan usaha sendiri pun akan terwujud. Bedanya dengan traveling, hanya terletak pada penggunaan dan jangka waktu. Bisanya menabung atau investasi akan memakan waktu yang tidak sebentar bisa bertahun-tahun bahkan puluhan tahun tergantung dari pilihannya. 

Kalau misalnya traveling itu resolusi jangka pendek, maka menabung ini merupakan resolusi abadi yang harus ditanamkan dalam benak kita setiap saat. Bahkan ketika kita bernafas pun, kita akan tersadar bahwa kita ingin mewujudkan mimpi kita dengan cara menabung. 

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Tomorrow Today Fund Festival

Dan, siapa yang mau belajar tentang menabung atau berinvestasi sedini mungkin? Ikutan deh Tomorrow Today Fun(d) Festival. Acara ini akan menghadirkan beragam edukasi finansial mengenai pentingnya perencanaan finansial secara matang dan pengaturan keuangan secara bijak demi mengantisipasi permasalahan cashflow, financial checkup, menabung, berinvestasi, dan membiasakan diri tidak berutang untuk hal konsumtif.

Narasumber yang akan hadir acara ini antara lain Financial Trainer & Founder QM Financial; Ligwina Hananto, Manager Investasi PT Narada Aset Manajemen, dan beberapa entrepreneur dan social media influencer inspiratif seperti Kaesang Pangarep (owner Sang Pisang), Jovi Adhiguna (content creator), Nicoline Patricia (fotografer), Kenny Santana (travel blogger) dan Agatha Suci (musisi) yang akan berbagi tips pengelolaan keuangan dan pengembangan bisnis atau karier dengan memanfaatkan jejaring sosial, serta sederet musisi ternama seperti HiVi, Tulus, dan Teza Sumendra.

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Tomorrow Today Fund Festival

Kalau bukan sekarang, kapan lagi kita akan mulai berinvestasi dan memikirkan masa depan kita sendiri. Banyak sekali hal yang akan kita dapatkan apabila memikirkan keperluan yang lebih besar dan meninggalkan kebiasaan jajan yang tidak perlu ataupun pembelian gadget yang sebetulnya tidak dibutuhkan. Mendingan kita taruh uang kita untuk menghasilkan sesuatu yang lebih menguntungkan pada saat nantinya. 

Suatu saat kita akan menikmati jalan-jalan keliling dunia tanpa kehabisan uang karena kita telah menaruh uang kita dijalan yang sangat benar dan memberikan banyak keuntungan. So, tunggu apa lagi sudah saatnya kita mulai berhemat demi masa depan. 


  • Share

Steak Maranggi Purwakarta Go International

Pendopo Kabupaten Purwakarta Jawa Barat
Kamu boleh tertawa terbahak-bahak sekarang, karena satu hal  dan ketidaktahuan saya selama ini karena menganggap bahwa sate maranggi ini berasal dari NTT sana, barulah setelah saya diajak berkeliling Purwakarta selama seharian saya paham bahwa Sate Maranggi ini khas dari satu kabupaten di Jawa Barat ini. Beruntung saya bisa menyaksikan Steak Maranggi Festival 2015 yang berlangsung sabtu lalu, tanggal 5 Desember 2015 tepatnya.

Oh iya, saya sebetulnya tahu betul dimana Purwakarta itu berada dan sering melewatinya pada saat saya mudik ke kampung halaman di Pemalang, namun saya tak sekali pun menginjakan kaki ke tengah kotanya. Bagaimana pun tak lengkap rasanya kalau belum sholat di Masjid Agung, main-main di alun-alunnya atau pun mampir langsung ke Kontor Bupati yang Indah serta menikmati taman-taman yang tertata rapi.


Sebut saja Taman Maya Datar, salah satu taman yang terdapat di kawan pendopo kabupaten. Setelah hujan mulai reda beberapa saat, saya sempat mengabadikan diri di depan taman, tampak seekor harimau putih dengan gigi taringnya dan cakarnya yang siap menerkam siapa saja, namun jangan khawatir karena patung belaka saja. Di belakang saya berdiri terdapat dua air mancur serta taman bunga sehingga sangat asri. Dahulunya, pada masa Kerajaan Pakuan Pajajaran, taman ini merupakan sebutan bagi alun-alun kerajaan. 



Persis tak jauh dari Taman Maya Datar, terdapat Taman Pancawarna. Dari namanya sudah jelas teridentifikasi bahwa taman ini memiliki koleksi bunga yang sangat beragam dan penuh warna, tak hanya satu atau dua atau tiga tapi lebih dari 10 jenis taman atau bunga yang menghias taman yang berada tepat di hadapan pendopo kabupaten Purwakarta. Untuk masuk ke area pendopo, terdapat dua jalan yang masig-masing memiliki tangga kayu dan dikelilingi oleh kolam ikan dan tumbuhan teratai yang harmonis dengan lingkungan sekitar.

Foto Bersama Kang Dedi


Makan siang, saya beserta teman-teman dihidangkan beragam makanan khas Purwakarta, salah satunya sate maranggi. Saat gigitan pertama, rasanya begitu mengoda sekali, dan selanjutnya terseraah anda hehehe, memang kelezatan sate ini tiada duanya, apalagi daging dombanya berasala dari garut dan saat ini Purwakarta tengah mengembangkan domba pesilangan dengan Garut. Selain sate, terdapat pepes tahu, sop buntut dan beragam makanan khas lainnya.

Berbarengan dengan makan siang kami mendapatkan kerhomatan untuk langsung ngobrol bersama bupati Purwakarta Kang Dedi. Kang Dedi memiliki cita-cita agaar Purwakarta ini mandiri secara ekonomi dengan memberdayakan sumber daya yang dimiliki serta kekhasan yang tak dimiliki oleh daerah lainnya, misalnya sate maranggi ini yang mendapatkan sentuhan modern atau dikolaborasian dengan teknik memasak modern namun bahan-bahan untuk membuatnya berasal dari produk lokal. Luar biasa pemikiran Kang Dedi ini.


Setelah bercengkerama, saya dan teman-teman blogger berkesmpatan untuk foto bersama dan berfoto secara langsung, namun sayang, foto yang dihasilkan oleh kamera gelap, jadi saya tak dapat menampilkannya, sebagai gantinya saya tampilkan foto saat berada di aula kantor bupati dengan latar belakang Ratu Pantai Selatan bersama dengan harimau putih yang indah.

Steak Maranggi Fest 2015 : "Purwakarta Go International"


Dengan latar lampu-lampu temaran namun mampu menghias jalana menjadi sangat teduh dan sedikit dingin karena cuaca makin tidak bersahabat, saya melangkah menuju tempat penyelenggaraan Steak Maranggi Festival 2015. Penonton mulai memenuhi jalanan yang sengaja ditutup ini, ketika MC membuka acara ini. Saya sempat penasaran sebeneranya apa yang istimewa dari Steak ini? Kenapa harus dimasak dan dibumbui sama dengan sate maranggi? Beberapa pertanyaan ini masih tersimpan sementara 8 penari dengan leluasa mengerakan badannya hingga membentuk formasi melingkar dan membawa kipas khas untuk mengipas sate. Saya sempat tersenyum dan menganggukan kepala tanda saya setuju dengan apa yang ditampilkan, bahwa Purwakarta dan Sate Maranggi sudah tidak dapat dipisahkan, luar biasa.

Sumber : Arie Goiq
Steak Maranggi ini merupakan rangkaian dari promosi kuliner Purwakarta yang ingin menggali lebih banyak potensi lokal dan dipadukan dengan selera internasional. Bahan baku daging domba serta bumbu berasal dari Purwakarta sementara Steak sendiri merupakan unsur modern dan diminati oleh dunia internasional.

Sebanyak 75 sekolah menengah pertama/atas menyemarakan kontes yang memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah ini. Sebagai dewan juri terdapat Chef Aiko, Detik Food dan Perwakilan dari Purwakarta. Setelah merasakan sendiri daging domba dioleh dengan bumbu maranggi ini, kemudian disajikan menjadi steak, dewan juri sangat bangga dengan hasilnya, namun masih memiliki beberapa kekurangan yang harus segera di perbaiki.

Dan, akhirnya juara pertama untuk kompetisi kali ini diraih oleh SMK YPK Purwakarta yang meraih hadiah senilai 5 juta rupiah. Selamat kepada pemenang, saya bangga menjadi bagian dari Festival yang sangat menarik dan dapat dijadikan media kreativitas anak muda di Purwarta dan dapaat dicontoh oleh kota lainnya. Selamat menikmati steak maranggi. :D 

  • Share