Harta Karun Terpendam di Pulau Pramuka

  • 7/01/2013 02:57:00 PM
  • By Salman Faris
  • 4 Comments
974d46f2e385752e1d8cb31257ba0fd0__dsc0004
Pagi Buta ~ Dalam Taksi
Matahari itu belum sempurna terbit dari ufuk timur. Mungkin aktivitas manusia pun baru belum di mulai pada pukul 5.00 WIB. Saya bersama Lea, Herdis, dan Arie (Teman-teman Blogfam) telah berada di sebuah taksi yang mengangkut kami ke Muara Angke, tempat dimana kami akan bertemu dengan teman-teman Blogfam yang lain. Perjalanan kami tempuh dalam waktu yang cukup singkat - mungkin karena masih pagi - sehingga hanya ditempuh dalam waktu relatif singkat sekitar 45 menit.

Sesampainya di Muara Angke, kami bergegas menuju titik pertemuan yang telah di sepakati bersama. Kami berjalan menyusuri jalanan yang berliku-liku untuk mengapai tititk temu tersebut. Sembari berjalan, saya tak lupa untuk mengabadikan beberapa momen yang menarik menurut saya. Apalagi, akhir-akhir ini saya memang tengah mengeluti dunia fotografi. Ada beberapa obyek yang menarik hati saya untuk mengabadikannya yaitu kapal, kapal dan kapal.
aab702df59bdedb0d36df0f69f45b002__dsc0017

Setelah puas dengan beberapa hasil jepretan, saya dan teman-teman akhirnya berlalu dan menuju titik temu. Saya menyebutnya titik temu karena memang sangat terkenal diantara para traveller yang sering ke Kepulauan Seribu. Sebut saja kata minimarket, pom bensin dan ATM. Pasti siapapun akan menuju tempat sama di Muara Angke. Kami berdiiri diantara ratusan orang sama-sama mencari orang. Dalam lautan manusia itu kami pun mencari teman-temanBlogfamlain. Mas Bengsin ternyata telah berada di depan Minimarket bersama dua orang temannya. Kemudian datang Mba Itha, disusul dengan Mba Uyet. Setelah semua terkumpul, makan kami menuju di depan pemberhentian kapal-kapal yang bongkar muat (bukan barang) penumpang.
10756864f967e6c6b30f83835c806ecc__dsc0045
Lautan Manusia ~ Muara Angke
The Journey Begins

Trip kali ini dalam rangka #BlogfamTrip ke Pulau Pramuka berkat usulan dari Mba Itha (Thank you Mba Itha). Dengan hati riang gembira seperti anak SD yang darma wisata, kami pun memulai perjalanan dengan naik kapal pada sekitar pukul 8 lebih. Meskipun hampir saja kami tidak dapat naik ke kapal yang kami tumpangi saat ini karena terjadi kesalahpahaman dengan pengemudi kapal dan krunya. Alhamdulillah, permasalahan tersebut dapat diatasi dengan damai dan tidak ada pihak yang dirugikan, termasuk kami.

Kapal itu berarak menjauh dari daratan Muara Angke. Saya memang membutuhkan sebuah hadiah berupa sebuah Trip seperti ini. Saya merasa bahagia. Memang sih terkesan 'lebay' namun kenyataannya seperti itu. Suasana laut memang berbeda dari daratan. Gelombang laut yang tenang membuat hati ini menjadi tenang (*sok puitis nih penulisnya*). Hal yang tak biasa itu membuat pikiran tentang rutinitas kerja dan kehidupan Jakarta yang macet itu musnah dan digantikan dengan suasana baru, yaitu laut yang tenang.
Laut yang tenang ~ Atap Kapal
Atap Kapal ~ Gelombang Laut yang Tenang
Pulau Pramuka

Apakah harta yang terpendam di Pulau Pramuka? Pasti semuanya bertanya, apa ya? Saya akan beberkan nanti. Yang pasti sangat berharga sekali.
f0074c2d0924ec1981a5cea24bd10008__dsc0107
KM Pesona Alam ~ Saat tiba di Pulau Pramuka
Setelah hampir 3 jam dalam kapal, akhirnya kami sampai juga di Pulau Pramuka. Perjalanan yang panjang namun menyenangkan. Begitu saya turun dari kapal saya sempat memotret Kapal yang saya naikin, iya Kapal tersebut bernama KM (Kapal Motor) Pesona Alam. Setelah puas dengan Pemotretan Kapal, saya mengalihkan pandangan ke bawah dermaga. Jernih dan bersih air lautnya. Tidak sama seperti yang saya temui di Muara Angke yang kotor dan bau. Nah, tugas kita untuk menjaga agar Kepulauan Seribu dan Jakarta secara keseluruhan bersih dari sampah apapun. Ayo kita dukung bersama-sama Gerakan Yuk Buang Sampah Pada Tempatnya bersama @voulenteerTFI @PemprovDKI1 dan@Blogfam . Kepedulian Jakarta dimulai dari kita bersama. (Hahaha kayak iklan layanan masyarakat ya, tapi kan saya memang pengen Jakarta itu bersih dan aman, amin).

Kembali ke laptop ya, hehehe, pokoknya saya terpana dengan keindahan laut Pulau Pramuka. Pantas saja Wisatawan Aing pun berlomba-lomba untuk mengunjungi Kepulauan Seribu, saya tak heran dengan kedatangan mereka. Saya melihat ada beberapa turis dari Jepang dan Amerika yang berkunjung di Pulau Pramuka pada saat itu. Berarti saya tak salah pilih menjadikan Pulau Pramuka ini sebagai destinasi Trip bersama Blogfam . Pulau ini memang tak terlalu luas di bandingkan dengan Pulau-pulau lain di Kepulauan Seribu. Namun, pasir yang putih, air laut yang jernih serta tempat yang bagus dan bersih menjadikan Pulau Pramuka lebih menarik untuk disinggahi. Ya, dan saya sudah berada di Pulau Pramuka. Apakah ini harta terpendamnya? Hmmm, mungkin saja iya. Namun, saya masih menyangsi kan, pasti ada sesuuatu yang lebih menabjubkan sehingga pantas si sebut sebagai harta karun terpendam. Saya masih berpikir, sementara teman-teman lain dengan lahap menghabiskan makan siang mereka. Saya pun turut larut dengan kenikmatan makan siang di bawah pohon rindang, mendengar suara ombak dan angin yang membelai halus kulit-kulit yang haus akan belaian alam.

Snorkling

Nah, kegiatan yang satu ini juga sangat menyenangkan tentunya. Sebetulnya saya agak takut dengan snorkling, bukan karena air lautnya yang dalam atau pun takut tengelam. Yang saya takutkan adalah mengelapnya warna kulit saya. For your information, kulit saya sudah sawo matang dari lahir, sehingga kalo 'nyemplung' laut dengan kondisi yang terik kala siang bolong seperti itu maka bisa dibayang kan nantinya. Saya akan pulang dengan muka yang sangat gosong. *Derita Seorang Berwarna Kulit Sawo matang*.
3d874d9b9de2e4df2a046a5a4b867902__dsc0187
Snorkling Time ~ Lea, Mba Uyet dan Mba Itha
Bermain di Semak Daun

Semak Daun, apa yang terlintas di benak anda mendengar kata semak daun. Pasti terlintas sesuatu yang kecil berupa semak-semak dedaunan kan? *iya aja deh ya biar cepet*. Jadi memang benar semak daun ini merupakan kawasan yang kecil -semacam pulau kecil- yang berada di Kepuluan Seribu. Tapi, jangan anggap remeh semak daun ini. meskipun kecil tapi menyimpan sejuta keindahan. Ya pantainya, ya pepohonannya, ya pasir , dan kucingnya :).

Kali ini acara di Semak Daun adalah berburu Sunset, karena memang pada saat kami tiba hampir tengelam Mataharinya. Sehingga kami memutuskan untuk berburu sunset. Kami pun siap dengan berbagai macam peralatan. Mulai dari tripod, kamera, spot untuk pemotretan dan lainnya. Pokoknya semua serba lengkap. Namun, matahari rupanya tak mau menghampiri kami. Jadi lah perburuan sunset yang gagal. Namun, sangat terobati berkat adanya master fotografi (suhu) Bengsi. Mas Bengsin mengajarkan kami beberapa teknik foto mengunakan flash yang benar.

Nah, ini lah hasil fotonya :
5ac86b6f4157a54567a84129b0290c0d__dsc0379-copy
Foto Flash
55fef56ba04b14b65cd83815b6263180__dsc0388
Foto Sunset Gagal
Bermain lagi di Semak Daun

Keesokan harinya, kami memutuskan untuk kembali mengunjungi Semak Daun yang belum sempat bermain dengan puas. Acara kali ini pun sangat bebas, kami bisa mengatur acara sesuka kami. Suasana pantai yang indah dan menarik membuat orang-orang enggan melewatkan kesempatan untuk sekedar 'nyemplung' ke pantai. Saya pun berminat untuk 'nyemplung' dan ternyata asik.
628284bae085f19077074194a1a56d5c__dsc0741
Nyemplung Bareng-Bareng
Sebelum nyemplung kami pun mencoba levitasi atau pun Foto seolah-olah terbang secara alami.
a6292bcd67df74af6320cd272d6100c2_salman-kamehame
Kamehame Ha
b76f7cd11c3c924251e69890613a389d__dsc0739
levitasi oh levitasi
Harta Karun Terpendam

Akhirnya, setelah puas bermain, tibalah kami harus berpisah dengan Pulau Pramuka. Namun, sebelum meninggalkan Pulau Pramuka kami tak lupa menyempatkan diri untuk mengunjungi 'harta karun terpendam' di Pulau Pramuka. Harta Karun terpendam tersebut adalah Penyu Sisik. Penyu Sisik yang wajib kita lestarikan dan kita rawat supaya ekosistem dalam luat pun kembali normal. Karena Penyu Sisik mempunyai peranan sama dengan mahluk hidup lain di Dunia ini yang berfungsi sebagai penyeimbang ekosistem di laut kita. Mengapa saya menyebut Penyu Sisik sebagai harta karun terpendam, karena memang telur penyu kan di pendam sebelum di tetas kan. Iya Ngga? (Coba kita renungkan kengawuran saya secara bersama-sama, merenung mulai!).
5b8c075477f3c1b4b095d1acdb11afab__dsc0884
Harta Karun Terendam ~ Pulau Pramuka
_Salman Faris_
2013
  • Share

Nongkrong Tanpa Miras (#AntiMiras)

  • 6/21/2013 02:20:00 PM
  • By Salman Faris
  • 2 Comments
image
 21 Juni 2013 bertempat Steakology Tebet, saya menghadiri talkshow #AntiMiras yang digawangi oleh Mba Fahira Idris. Dalam acara tersebut hadir pembicara-pembicara seperti Muhammad Hamdi, Fahira Idris, Akmal Sjafril dan Iqrak Sulhin. 
Talkshow kali ini membahas realita yang ada tentang bahaya Miras. 
Menurut pembicara, Miras membuat Akal pemikiran manusia mengalamai gangguan sehingga akan bias dalam melihat mana yang benar dan mana yang salah. selain akal pemikiran kian dangkal, Miras terbukti dapat melemahkan kerja syaraf sesuai dengan kadar yang diminum. 
Efek minum Miras dapat berupa hilang pemikiran yang rasional, emosional yang tinggi dan hilang kesadaran. Masalah kesehatan yang akan timbul dari Miras sangatlah mengkhawatirkan, yaitu Liver, Radang Usus dan Kerusakan otak. 
Dari pembicara lain, pendidikan keluarga sangat penting untuk membentengi diri dan membatasi diri akan pengaruh budaya Miras yang dibawa oleh pihak luar. Selain pendidikan keluarga, lingkungan pergaulan juga sangat berpengaruh, apalagi saat ini, budaya - budaya luar baik yang baik maupun yang buruk dapat langsung di serap oleh masyarakat tanpa filter yang jelas. Maka dari itu selain keluarga , lingkungan pergaulan, dan pendidikan formal, regulasi pemerintah dalam mengatur Miras itu sendiri sangat diperlukan. Regulasi yang jelas dan tepat sasaran harus di terapkan agar generasi muda bangsa dapat terhidar dari dampak buruk Miras itu sendiri.
Akhirnya, memang terlepas dari pendapat siapapun, Miras memang banyak menimbulkan keburukan. 
I support #AntiMiras
  • Share

Mana Suaranya ? #EdisiGaptekPlusLemot

  • 5/25/2013 02:13:00 PM
  • By Salman Faris
  • 4 Comments
Jadi gini, hahaha belom cerita udah ketawa sendiri, ceritanya memang sungguh gaptek. 
gw kan beliin kakak samsung tab 2, dengan permintaan langsung dari kakak dan melalui gw di Jakarta ini. katanya beli di Jakarta ini lebih murah dari pada beli di Pekalongan atau Semarang dan atau Tegal. Wal hasil, gw harus beliin tab 2 kepunyaan kakak.
Sekitar sebulan lalu di Global teleshop semanggi ada promo tab dengan harga miring dari toko serupa. dan singkat cerita nih, akhirnya gw beli dengan nyicil. maklum anak kosan hahaha.
setelah beli, gw tanya-tanya ama temen2 yang sudah pernah punya. Beberapa temen kantor kebetulan punya tab juga.
nah setelah gw utak atik dan gw pelajarin, gw puas dengan perfomanya. nah setelah gw test semuanya bagus. dan, jeng-jeng, ketika mau mendengarkan lagu lewat headset, tiba2 suaranya ngga ada. Bagaimana ini ngga bisa kedengeran suaranya. help me. kan gw khawatir banget kalau rusak gimana, kalau ngga bisa gimana? masa ngasih barang ke kakak sendiri udah ngga bagus.
Tapi untungnya masih ada garansi toko 1 lagi. dengan tekad bulat, gw mau nanya kenapa suara di headset ini ngga bisa ke tokonya.
pas dikantor, gw tunjukin ke Ninik (Temen kantor yang punya tab 2 juga).
Gw : Ini kenapa yang Nik, tab gw ngga bisa dipakein head set? gw mau ke toko nih kalau headsetnya ngga bisa. mimpung masih garansi toko.
Ninik : Hah serius lo kak, ngga bisa pake headset.
Gw : Iya Nik, beneran ngga bisa, gw udah coba beberapa hedset tapi sama aja.
Ninik : gw coba liat ya Kak.
Setelah dilihat ama Ninik. 
Ninik : kaka yang pinter banget. ternyata Volumenya belom digedein, jadi ngga kedengeran kalo voleumenya ngga kedengeran.
Gw : hahahaha … jadi cuman volumenya ya.
Gw ngakak sendiri. untung aja ngga gw bawa ke toko dan ngomong kalau tab ini harus di tuker karena hedasetnya ngga bunyi.
~LOL~
  • Share

Blogger Bicara Komunitas

  • 4/07/2013 02:25:00 PM
  • By Salman Faris
  • 6 Comments

7 April 2013 - Bertempat di Kafe Demang kawasan perbelanjaan Sarinah, Blogdetik bersama-sama dengan Komunitas yang ada di Indonesia, mengadakan sharing mengenai Blogger Bicara Komunitas.

Tema yang diangkat kali ini memang terbilang sangat berkaitan dengan Blogger dan Komunitas itu sendiri. Blogger memiliki komunitas untuk tetap bertahan pada era informasi yang telah berkembang, dan sebaliknya komunitas yang dilatar belakangi oleh hobi dan keratifitas membutuhkan media sebagai alat untuk menampung komunitas tersebut, salah satu media tersebut adalah blog, social media dan lainnya.
Dengan mengundang semua komunitas yang ada di Indonesia, diskusi dibawa oleh pembawa acara dengan ringan namun memberikan sebuah interaksi yang saling terkait.
Disamping diskusi, terdapat beberapa Games dan Hiburan yang meyergarkan suasana. Saya, sebagai member #Blogfam, merasa terhibur dan dapat menambah wawasan baru mengenai sebuah komunitas dan blogger.
Cekidot beberapa fotonya :
Blogfam, AnginMamiri
image
Seluruh Pesarta BloggerBicaraKomunitas
image

Dan Ini Video dari Blogfam :

  • Share

Visa Jepang (Seluk - Beluk Pengajuannya)

  • 9/22/2012 02:52:00 PM
  • By Salman Faris
  • 3 Comments
Konichiwa Minna Sama, 
Beberapa hari lalu gw akhirnya jalan-jalan ke Jepang juga hehe (Lihat fotonya disini). Seneng, bahagia dan sejuta rasanya. Nah, bagi yang pengen pergi ke Jepang. ada beberapa tahap yang harus di lakuin, salah satunya adalah Visa Jepang.
Ada beberapa tahap yang di lakuin
1. Pesan tiket, hal ini sangat diharuskan karena pada waktu mengajukan Visa, harus melampirkan reservasi tiket. Beruntung banget saya dapat promo air asia pada februari 2012, dan berangkat september 2012. Alhamdulillah dapat 2 jt PP.
2. Reservasi penginapan (Hostel, Hotel), dan lagi2 memang pemesanan hostel/hotel harus dilampirkan sebagai syarat pengajuan Visa. Gw mengunakan jasa pemesanan online. Ada beberapa jasa online yaitu:booking.com (free, pembayaran pada saat menginap) ,agoda.web.id ( Berbayar),Hostelworld (Bayar DP 10%), dan masih banyak jasa lainnya. Gw memilih booking.com karena memang selain free, juga pembayaran hostel/hotel pada saat berada di penginapan.
3. Jadwal Perjalanan, wajib dan kudu di sertain pada saat pengajuan Visa. Selain sebagai pedoman perjalanan (acuan), juga sebagai perhitungan biaya yang akan dikeluarkan pada saat di Jepang.
4. Persiapan Dana, hal ini dilakukan agar pada saat pengajuan dana yang dibutuhkan untuk perjalanan telah mencukupi. Untuk pengajuan Visa dibutuhkan dana yang SESUAI dengan Itinerary. Misal: pada itinerary dicantumkan keliling daerah Tokyo saja, maka dana yang diajukan harus sesuai dengan kebutuhan selama di Tokyo (Misalnya 10Jt untuk 5 hari). Jika di Itinerary tercantum Tokyo, Nagoya dan Osaka maka dibutuhkan dana yang lebih dari Tokyo saja (Misalnya 15 juta untuk 7 hari), dsb. Jadi intinya di approve atau tidak Visa kita sangat bergantung pada Itinerary yang tercantum dan ketersedian dana pada tabungan kita. Jadi, saat membuat Itinerary sangat disarakan disesuaikan dengan dana yang tersedia. Ada cara yang bisa ditempuh jika dana kita tidak mencukupi saat pengajuan Visa, yaitu dengan cara meminjam teman,saudara atau keluarga, namun memang disarankan untuk transfer beberapa bulan sebelumnya, karena syarat pengajuan adalah rekening 3 bulan sebelum pengajuan.
5. Surat keterangan dan dokumen lainnya, Surat keterangan ini bersifat sebagai penguat bahwa anda telah bekerja pada instansi yang sah (tidak pengangguran, karena ada beberapa kasus dicurigai sebagai TKI illegal), surat keterangan gaji, surat pengajuan Visa dari kantor, dan dokumen lain seperti Akte kelahiran, KTP dll.
Nah itu saja yang bisa gw share. kalau ada pertanyaan dan sebagainya silahkan hubungi saya di twitter @salman_faris.
Informasi pengajuan Visa dariKEDUTAAN JEPANG
Visa Kunjungan Sementara untuk Tujuan Wisata dengan Biaya Sendiri

Dokumen-dokumen yang perlu dilengkapi dalam mengajukan permohonan visa

  1. Paspor.
  2. Formulir permohonan visa.[download (PDF)] dan Pasfoto terbaru (ukuran 4,5 X 4,5cm, diambil 6 bulan terakhir dan tanpa latar, bukan hasil editing, dan jelas/tidak buram)
  3. Foto kopi KTP (Surat Keterangan Domisili)
  4. Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (hanya bila masih mahasiswa)
  5. Bukti pemesanan tiket (dokumen yang dapat membuktikan tanggal masuk-keluar Jepang)
  6. Jadwal Perjalanan [download (DOC)] (semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang)
  7. Fotokopi dokumen yang bisa menunjukkan hubungan dengan pemohon, seperti kartu keluarga, akta lahir, dlsb. (Bila pemohon lebih dari satu)
  8. Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan:
    Bila pihak Pemohon yang bertanggungjawab atas biaya
    * Fotokopi bukti keuangan, seperti rekening Koran atau buku tabungan 3 bulan terakhir (bila penanggung jawab biaya bukan pemohon seperti ayah/ibu, maka harus melampirkan dokumen yang dapat membuktikan hubungan dengan penanggung jawab biaya).
Perhatian:
Dokumen harus disusun sesuai urutan No. 2 - 8 sebelum diserahkan di loket.*Bagi yang termasuk dalam kategori berikut, maka Pemohon maupun anggota keluarga (suami/istri dan anak) tidak perlu melampirkan bukti keuangan (tercantum pada nomor 8). (Bila diperlukan, dokumen tambahan akan diminta untuk melengkapi atau membuktikan hal tersebut).
  • Perusahaan yang berada di Indonesia bersedia bertanggung jawab atas seluruh biaya.
  • Pemohon adalah karyawan BUMN.
  • Pemohon adalah karyawan dari perusahaan yang menjalin kerja sama dengan perusahaan di Jepang.
  • Pemohon adalah karyawan dari perusahaanjoint venture Indonesia - Jepang, atau anak perusahaan Jepang, atau cabang dari perusahaan Jepang.
  • Pemohon adalah karyawan dari instansi pemerintah.
  • Pemohon adalah budayawan/ seniman yang sudahgo-international; atlit yang sudah diakui; dekan, profesor, asisten profesor dari universitas; pimpinan museum, atau lembaga penelitian pemerintah maupun swasta.
* Bila aplikan ingin mengajukan permohonan visa untuk kunjungan berkali-kali (Multiple Visa), maka harus melampirkan surat penjelasan alasan keperluan kunjungan berkali-kali ke Jepang atau surat penjelasan dari pihak Pengundang. * Untuk visa kunjungan berkali-kali, harap melihat persyaratan visa untuk kunjungan berkali-kali.
  • Share

7 Tahun Blogfam

  • 12/06/2010 02:45:00 PM
  • By Salman Faris
  • 3 Comments
http://forum.blogfam.com
Logo Blogfam Baru 


Menembus angka “7” itu susah, percaya? Ya, sebagai orang yang sudah mengenal berbagai macam perjalanan sebuah bentuk hubungan ato relasi, maka maka saya sangat percaya bahwa menginjakan kaki tahun ke-7 merupakan pencapaian yang bukan biasa melainkan “luar biasa”. Dan, Do You Know What, Blogfam can make it in 7th B’day today (Maaf kalo inggris saya ancur ya).

Tak kenal maka tak sayang, ungkapan ini sangat benar adanya, sungguh sangat beruntung saya kenal dengan blogfam. kenal blogfam adalah sebuah anugerah indah yang pernah kumiliki. Ah masa? Iya lah, masa saya bohong segala. Hmmm, berawal dari iseng, saya kenal dengan blog sekitar 2004, waktu itu blog sedang mulai dilirik oleh pengguna internet. Kenal blog pun iseng karena saya gemar menuliskan sesuatu dalam bentuk puisi, dan cerpen. Dengan blog ini, besar harapan saya untuk lebih mengenalkan tulisan (dalam bentuk apapun) ke publik. Yup, dan saya berhasil menarik orang lain untuk membaca tulisan. Saat itu timbul keinginan untuk memperluas jaringan pertemanan dan share tentang dunia kepenulisan, dan mulailah saya mencari-cari info tentang komunitas blogger di Indonesia. Akhirnya, pilihan itu jatuh pada BLOGFAM.

Tuesday, February 20, 2007, 08:31 AM, adalah Date Registered saya di Blogfam. Awal sekaligus gerbang besar yang penuh dengan peluang, harapan, kebersamaan, keceriaan, kepedulian, suka, duka, kerja keras, komitmen dan loyalitas, semuanya saya temukan pada satu tempat yaitu Blogfam.

Blogfam memberikan saya sebuah tempat yang layak dan dijunjung oleh semua orang. Apakah saya berlebihan? tentu tidak, sebab secara akal nalar pun orang akan susah mengambarkan bagaimana bisa sebuah komunitas maya yang tidak saling kenal bisa bersatu dalam Blogfam, dan saya tidak meragukannya sedikitpun karena dengan kesamaan itu kita bisa berkumpul di Blogfam.

Awalnya saya malu dengan tulisan yang dibuat di blog. Namun, saya ditantang untuk lebih produktif dan lebih peduli terhadap blog. Sungguh progres yang luar biasa yang bisa saya temukan di Blogfam. Dan, satu hal yang membuat saya terharu, Blogfam selalu ingat dan mengucapkan selamat atas sesuatu yang kita raih, dan disaat kita sedih pun, Blogfam hadir untuk meneduhkan jiwa ini. Blogfam, besar harapan saya untuk tetap jaya di online dan offline, karena saya yakin blogfam akan kokoh dan besar di masa lalu, kini dan nanti.
  • Share