salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger
    • Home
    • About Me
    • Contact Me
    • Tekno
    • Film
    • Travel
    • Food

     cIY70N.md.jpg

    Semarang, bukan hanya simpang lima, kota lama, gereja Bledug atau lawang sewu saja, melain banyak obyek wisata yang menarik, salah satunya Dusun Semilir. Saya ingat ketika beberapa tahun lalu, saya berjumpa dengan kawan lama, tepatnya sahabat di perguruan tinggi. Kebetulan saya kuliah di Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan sahabat saya ini memang tinggal di Semarang. Karena memang saya berencana main ke Semarang, maka tercetuslah ide untuk jalan-jalan ke wisata yang hits ini. 

    Flashback waktu kuliah dulu, saya hanya mengenal beberapa wisata yang populer di Semarang seperti simpang lima, kota lama dan lainnya. Dan, tidak ada terlintas sedikit pun untuk meng-explore wisata lain-lainnya karena memang keterbatasan informasi. Setelah beberapa tahun kemudian, jujur saya bosan dengan wisata di Semarang terutama yang dipusat kota, dan ternyata pucuk ditiba ulam pun tiba. Saya disarankan untuk ke Dusun Semilir ini. 

    Dan, inilah momen yang paling ditunggu, saya bisa jalan-jalan ke Dusun Semilir sambil mengenag masa-masa kuliah dulu di Unnes. Lalu, bagaimana sih akses ke Dusun Semilir ini, susah nggak sih? Tenang, ini dia cara paling mudah ke Dusun Semilir Eco Park.

    Baca juga : Backpacker ke Semarang Budget hemat

    Akses dan Fasilitas Dusun Semilir Eco Park 

    cIgBRt.md.jpg


    Jujur, aku kadang bingung banget sama transportasi atau akses ke Dusun Semilir. Kebayang nggak kalau lokasinya ini berada di Bawen, Kabupaten Semarang. Nah, biasanya aku menginap di hotel-hotel dekat dengan pusat kota Semarang. Jadi, kalau naik online pasti mahal banget karena jaraknya puluhan kilometer. Nah, kata sahabatku ini, sekarang ada transportasi yang sangat mudah menuju ke Bawen. 

    Yes, sekarang ada BRT TransJateng, seperti TransJakarta dan melayani berbagai rute di Semarang dan Jawa Tengah. Jadi akses utama ke Bawen itu bisa naik TransJateng ini dengan rute Tawang - Bawen. Biasanya kalau kesulitan rute di Semarang kotanya, kamu bisa menggunakan aplikasi moovit. 

    Dusun Semilir Eco Park ini memiliki banyak banget fasilitas mulai dari aprkiran luas, toilet, mushola, kuliner, permainan, outbond, penginapan, dan lainnya pokoknya super komplit. Nah, yang paling saya kagum adalah terdapat sentra produk UMKM area Semarang dan sekitarnya. 

    Instagramable spot dan Sentra UMKM Indonesia 

    cThlHJ.md.jpg

    Uniknya wisata di Semarang ini memang mengedepankan produk lokal yang dikemas bagus sehingga pembeli pun akan sangat tertarik nih untuk membelinya. Dan, saya pun bangga menjadi salah saatu pengemar produk lokal seperti kain dan jajanan yang unik banget ya. Apalagi produk lokal yang bisa dikemas dengan lebih menarik dan harganya sangat bersaing dengan produk massal lainnya. 

    Oh iya, selain produk UMKM yang dijual, Dusun Semilir Eco Park juga menyajikan banyak banget spot instagramable nih yang pastinya membuat betah berlama-lama. Oh iya apalagi sekarang sudah ada prosotan warna-wrani yang pasti membuat kamu pengen kesana. 

    Baca juga : Bisnis Kecil Omset Besar

    Ikutan JNE Content Competition

    cTQGYG.md.jpg

    Nah, JNE mengadakan Content Competition 2021 ini mengenai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi penyangga perekonomian Indonesia selama pandemi ini. Nah, kamu punya pengalaman menarik mengenai UMKM yang ada disekitar kamu, kamu bisa membagikan kisahnya melalui media tulisan ataupun bentuk lainnya dan menangkan banyak hadiahnya ya. 

    Yuk bagikan cerita dan pengalamanmu dalam mendukung UMKM melalui JNE Blog Competition.
    Sebelum mulai menulis, simak ketentuan kompetisinya di bawah ini ya!

    SYARAT DAN KETENTUAN:

    ● Peserta telah terdaftar sebagai anggota Kompasiana. Jika belum terdaftar, silakan registrasi
    terlebih dahulu di Kompasiana.com
    ● Akun yang sudah tervalidasi akan diprioritaskan menjadi pemenang.
    ● Tulisan bersifat baru, orisinal (bukan karya orang lain atau hasil plagiat), dan tidak sedang
    dilombakan di tempat lain
    ● Konten tulisan tidak melanggar Tata Tertib Kompasiana
    ● Setelah tayang, Tim Moderator akan memberlakukan kunci artikel pada artikel lomba Anda.
    Setelah dikunci, Anda tidak dapat melakukan perubahan apapun pada artikel tersebut. Hal ini
    diberlakukan demi menjaga sportivitas para peserta.

    MEKANISME:

    ● Tema: JNE Bersama UMKM untuk Indonesia
    ● Kompasianer diminta untuk menuliskan tentang pengalaman bagaimana JNE berkontribusi
    menunjang kebutuhan gaya hidup di era digital, selain juga mendukung bergulirnya roda
    perekonomian Indonesia pada level mikro (UMKM kuliner, tekno, fesyen/beauty, dsb) dengan
    menjembatani kebutuhan stakeholders (konsumen, marketplace, fintech, dsb).
    ● Periode: 6 Desember 2021 - 31 Januari 2022
    ● Tulisan minimal 500 kata dan tidak lebih dari 1.500 kata
    ● Dalam setiap konten, peserta wajib menyebutkan keyword: JNE
    ● Peserta wajib mencantumkan label JNE31tahun ,  JNEMajuIndonesia 
    ● Tulisan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan tema lomba tidak dapat diikutkan dalam
    kompetisi ini
    ● Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat
    ● Apabila terjadi kecurangan, maka pihak penyelenggara berhak menganulir pemenang atau
    mengeluarkan pihak yang bersangkutan
    ● Pemenang akan diumumkan paling lambat 14 hari kerja setelah periode lomba berakhir

    HADIAH:

    Juara 1 Rp 5.000.000
    Juara 2 Rp 3.500.000
    Juara 3 Rp 2.000.000

    Nah, selain tulisan, kamu juga bisa mengirimkan karya lainnya seperti foto, video dan lainnya ya. Informasi selengkapnya kamu bisa ke https://bit.ly/JNEContentCompetition .
    Continue Reading

    Siapa sih yang tidak ingin menikmati traveling dengan kebahagiaan? Semua orang pasti ingin jalan-jalan dan merasakan liburan dengan bahagia tanpa adanya permasalahan. Saya sangat suka jalan-jalan dan mungkin dalam satu tahun bisa beberapa kali ke luar negeri untuk merasakan atmosfir negara lain sambil merasakan kuliner dan lainnya. 

    Jepang menjadi salah satu negara yang paling banyak saya kunjungi, terhitung lebih dari 3 kali saya mengunjunginya dalam kurun waktu 6 tahun terakhir. Terakhir saya memenuhi wishlist saya untuk mengunjungi Osaka dan Kyoto. Selain Tokyo, kedua kota inilah yang sangat menarik untuk dikunjungi. 

    Selain Jepang, saya ingin sekali mengunjungi India. Menurut teman saya, India sangatlah murah dan menyenangkan karena banyak sekali tempat-tempat bahkan transportasi yang murah. Dan, Nepal pun menjadi wishtlist selanjutnya yang harus saya kunjungi dalam waktu dekat. 


    Korea Selatan menjadi negara kedua setelah jepang yang paling banyak saya kunjungi di Asia Timur selain Jepang. Malaysia menjadi negara di Asia Tenggara yang paling banyak saya kunjungi. Namun, sekali lagi bukan seberapa banyak negara yang sudah kamu kunjungi, melainkan momen yang dinikmati pada saat traveling. 

    Lalu bagaimana sih tipsnya agar traveling menjadi murah, mudah dan bahagia? Caranya menurut saya hanya ada beberapa saja.


    Persiapan adalah Kunci

    Mulailah dengan menyiapkan passpor dan visa serta dokumen yang dibutuhkan selama di negara tersebut. Korea Selatan misalnya membutuhkan visa single dengan waktu tinggal selama 30 hari, sedangkan Jepang dapat menggunakan visa waiver apabila telah mempunyai e-passport. Setiap negara memiliki regulasi visanya masing-masing, oleh karena itu siapkan dokumen yang diminta secara lengkap.

    Booking Pesawat Lebih Awal

    Persiapkan traveling dengan booking pesawat terlebih dahulu, selain murah juga dapat merencakan itinerary lebih lanjut sehingga persiapan lainnya pun akan lebih matang lagi. Booking tiket pesawat lebih awal kadang kala bisa mendapatkan banyak diskon. 


    Booking Hotel Lebih Awal 

    Sama dengan tiket pesawat, hotel pun harus di booking lebih awal agar lebih aman dan biasanya sekarang ini terdapat fasilitas cancel sehingga apabila tidak jadi pergi ke negara tersebut maka tidak terlalu rugi. 

    Buatlah Itinerary dan Budget

    Itinerary dan budget adalah hal yang wajib dibuat sebelum melakukan perjalanan agar memudahkan kita menghitung pengeluaran sekaligus membuat rute kita jadi lebih efisien dan lebih mendalami lagi mengenai negara tersebut. Biasanya informasi mengenai budget dan harga-harga dapat dilihat melalui website resmi pada setiap tujuan wisata yang akan kita kunjungi. 

    Aplikasi Traveling

    Maps dan transportasi itu wajib kita instal selama dalam perjalanan. Apalagi jika kita tidak membeli sim card atau sangat bergantung dengan buku atau catatan, maka sudah seharusnya menginstal aplikasi seperti maps dan moda tranportasi yang ada di negara tersebut. 



    Asuransi Happy Trip 

    Tidak bahagia rasanya jika kita tidak memberikan perlindungan pada saat jalan-jalan ke luar negeri. Melalui happyone.id, kita diberikan banyak benefit dalam satu asuransi karena telah mencakup semuanya termasuk asuransi perjalanan. Nah, info lengkapnya bisa akses www.happyone.id.

    Sudah saatnya kita traveling dengan murah, mudah dan bahagia. Karena bahagia itu sejatinya kita yang ciptakaan melalui cara-cara yang sederhana, sesederhana melindungi diri dengan sebuah perlindungan yang semuanya tercover. 




    Continue Reading

    Dahulu Yayuk Basuki pernah meraih Emas Asian Games tahun 1998 di Bangkok, Thailand. Sebelumnya, ternyata bukan hanya Yayuk saja yang dapat meraih Emas pada perhelatan Asian Games,  ternyata terdapat seorang yang lebih dahulu meraih prestasi membanggakan pada Asian Games tahun 1978 dan 1980 dengan raihan 4 Emas. Beliau adalah Yustedjo Tarik,  atlet nasional tenis.

    Saya sangat kagum dengan sosok Yayuk Basuki. Disaat prestasi tenis Indonesia sedang terpuruk saat itu,  Yayuk mampu membangkitkan semangat rekan-rekannya dan menjadi sosok yang pantang menyerah. Tak disangka pada saat Asian Games 1998 di Bangkok,  Yayuk berhasil meriah Emas untuk Indonesia. Begitu bangganya ketika membaca koran pagi itu,  Yayuk dengan bangga mencium medalinya. Podium tertinggi diraihnya berkat perjuangan yang tidak mudah.


    Bagaimana dengan penerus Yayuk Basuki? Setelah prestasi gemilangnya, Yayuk Basuki memiliki penerus seperti Wynne Prakusya dan Angelique Widjaja,  namun prestasi mereka meredup setelah terkena cidera serius. Selanjutnya,  saya tidak mendengar apapun mengenai dunia tenis Indonesia.

    Jujur saya rindu sekali petenis yang dapat mengibarkan bendera merah putih di perhelatan Asian Games. Apalagi sebentar lagi Asian Games akan dilaksanakan di Jakarta dan Palembang. Tentu saja harapan besar bisa mengharumkan nama Indonesia sebagai tuan rumah. Khususnya untuk cabang olahraga tenis.


    PB PELTI sebagai pengambil kebijakan dalam tenis lapangan pun berupaya mengembalikan kejayaan tenis di kacah Internasional. Salah satunya dengan menyelenggarakan turnamen dengan kelas ITF Pro Circuit dengan tajuk Combiphar Tennis Open 2018 yang akan diselenggarakan di lapangan tenis The Sultan Hotel,  Jakarta.

    Selama ini kita ingin melihat petenis terus berprestasi, turnamen inilah menjadi salah satu wadah agar atlet muda terpacu untuk berprestasi sehingga rangking dunianya pun meningkat sehingga dapat mengikuti turnamen lain diatasnya. Dulu kita disuguhkan turnamen besar seperti Wimbledon dan Ralond Garros. Semoga kedepannya makin banyak yang dapat mengikuti turnamen ini.



    Combiphar dengan bangga terus mensupport petenis dengan menyelenggarakan turnamen ini untuk tiga tahun berturut-turut. Pak Michael Wanandi mengatakan bahwa turnamen ini merupakan salah satu langkah untuk mengkampanyekan "Championing a Healthy Tomorrow". Dan,  ini juga merupakan salah satu momen tepat untuk mendukung para atlet yang akan berjuang  di Asian Games 2018.

    Ketua Umun PB PELTI Rildo Ananda Anwar mengungkapkan bahwa turnamen ini sangat strategis karena banyak petenis Indonesia yang mendapatkan keuntungan dan melaju langsung ke babak utama dengan fasilitas wild card.



    Turnamen ini akan berlangsung dari tanggal 23 Juli sampai 12 Agustus 2018 dan diikuti petenis profesional berusia 16-30 tahun dari 23 negara seperti negara-negara Asia Tenggara,  Eropa dan Amerika. Dari Indonesia, turnamen ini diikuti oleh Tim Piala Davis Indonesia yaitu Christoper Rungkat,  Justin Barki,  David Agung Susanto,  Anthony Susanto dan Rifqi Fitriadi.


    Turnamen ini juga menyediakan poin internasional sehingga dapat memberikan tambahan poin di rangking dunia. Selain itu karena turnamen ini sangat dekat degan Asian Games, maka dapat dijadikan sebagai ajang pemanasan sebelum ajang multi event di Asia tersebut.

    Semoga Combiphar Tennis Open 2018 ini dapat meningkatkan prestasi petenis Indonesia dan bisa meraih prestasi tertinggi, Amin. Yuk, dukung atlet muda kita bertanding di The Sultan Hotel, Jakarta.

    Continue Reading

    Dari Batam, Pulau Bintan bisa ditempuh sekitar 45 menit menggunakan kapal Fery. Bintan menjadi sebuah pulau yang tersohor di masa lalu karena dari sinilah kebudayaan Melayu bermula. Bukan tepat di pulau bintan atau kota tanjung pinangnya, melainkan di pulau kecil yang tak lebih besar dari pulau macan di kepuluan seribu, DKI Jakarta. Pulau itu bernama Penyengat, sebuah pusat kerjaan Riau-Lingga. Disini pula Raja Ali Haji menciptakan Gurindam 12 yang merupakan filosofi hidup masyarakat Melayu. 

    Rupanya saya tidak terlalu paham dengan sejarah melayu di pulau Penyengat, makanya saya selalu ingin mengunjunginya sesegera mungkin. Saya tertarik dengan asal mula Bahasa Indonesia yang kita pakai saat ini yang merupakan varian dari bahasa melayu khususnya kerajaan Riau di Penyengat. Namun, jika ditelisik lebih jauh, bahasa Indonesia akan sangat berbeda dengan rumpun melayu karena mengalami banyak sekali penyerapan baik bahasa daerah maupun bahasa asing. Jadi jangan heran kalau telinga kita akan terasa asing dengan bahasa melayu. 

    "Kita nyebrang pakai kapal."

    Fitri, teman sekaligus guide pada saat ke Rote, menunjuk kapal yang ada ditengah pelabuhan kecil. 

    "Yakin dengan kapal sekecil itu?"

    Saya berbicara dalam hati karena takut terjadi apa-apa. Kalian tahu kan dengan kondisi tubuh yang berisi tumpukan lemak ini bisa membuat oleng kapal dan penumpang lainnya tidak selamat. 



    Seperti layaknya Betawi yang memiliki corak cerah dan berwarna-warni, adat Melayu sangaat menonjolkan warna kuning dan hijau. Jadi jangan heran apabila birunya langit akan sangat jelas tergambar dengan hiasan awan putih. Walaupun panas menyengat, namun dahaga ini sudah terobati dengan seplatik es campur yang saya beli di jalan menuju masjid. 

    Masyarakat menyebut masjid ini sebagai Masjid Raya Sultan Riau. Dari jauh bahkan dari pelabuhan sudah nampak menara masjid yang menjulang. Warna kuning yang mencolok membuat saya tak sabar untuk segera melihat keindahannya. 

    "Ini Istana?"

    Saya dan Fitri saling bertanya dan penasaran dengan bangunan yang sebetulnya masjid ini. Dari luar memang tidak seperti masjid melainkan istana. Namun, setelah dari dekat dan melihat sendiri papan nama, membuat saya manggut-manggut dan percaya bahwa inilah masjidnya.



    Setelah masuk dan melihat banyak masyarakat yang berkumpul di teras, saya merasakan betapa tersohornya pulau ini di masa lampau. Rasanya berada di bangunan ini seperti berada pada beradab-abad lalu yang masih belum semodern sekarang. Mungkin penerangan atau lampu pun tidak semudah kita pada saat ini, dan akses transportasi pun masih sangat minim. Namun, melihat keindahan dan kemegahan bangunan-bangunan yang kini mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai World Heritage, seakan tidak berada di masa lampu, melainkan masa kini.

    "Kita mau jalan?"

    Lagi-lagi kami berdua saling bertanya  setelah keluar dari masjid. 

    "Naik bentor aja."


    Bentor itu singkatan dari becak dan motor, sebuah alat transportasi yang sudah modern. Becak yang ada di pulau penyengat sangat berbeda dari becak pada umumnya di pulau Jawa. Bentor ini bernuansa melayu sangat kental dengan ukiran serta warna-warna yang ngejreng. 

    Kami menyewa bentor ini untuk keliling pulau dan melihat-lihat bangunan apa saja yang ada disini. Sebetulnya untuk menyusuri pulau ini sangatlah memungkinkan dengan jalan kaki, namun karena cuaca sangatlah panas, maka kami pun urung.



    Rute selanjutnya adalah makam para Sultan atau Raja pendahulu yang dimakamkan di kompleks pemakaman para raja, mirip dengan Imogiri di Yogyakarta. Setelah ini kami melihat banyak bangunan pemerintahan, benteng, dan bangunan lainnya. 

    Dan, sampailah kami di rumah ada khas Melayu yang berada di pesisir pantai yang tak jauh dari masjid dan pelabuhan. Dari desainnya mirip rumah khas betawi, hanya saja rumah betawi memiliki ruang tamu yang cukup luas dan tidak bergaya panggung. 



    Dan, setelah masuk ke dalam, ternyata nuansa kerajaan Melayu pada masa lampau sangat terasa. Singasanaya sangat mencolok mata dengan nuansa warna-warni yang cerah. Rasanya ingin sekali merasakan menjadi Sultan di singgasana ini. Lagi-lagi ternyata harapan saya jadi kenyataan juga dengan kostum yang memang disewakan dengan harga lumayan terjangkau sekitar 25 ribu. Dan, untungnya lagi kostum ini muat dengan ukuran yang sangat besar. 

    "Beri hormat untuk Sultan Salman."

    Saya kemudian berjalan menuju singasana dan duduk. Sementara pengawal dan jenderal serta penasehat berada di samping singgasana. 

    "Man, foto dulu."

    Ah, sial saya harus terbangun dari khayalan yang lumayan membuat saya sumringah. 

    "Oke!"

    Kemudian saya mengabadikan beberapa pose yang sama dengan Sultan Melayu Riau. Cekrek! Cekrek! Bahagianya menjadi Sultan dalam sehari.


    Barang siapa tiada memegang agama,sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.
    Barang siapa mengenal yang empat,maka ia itulah orang yang ma'rifat
    Barang siapa mengenal Allah,suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.
    Barang siapa mengenal diri,maka telah mengenal akan Tuhan yang bahri.
    Barang siapa mengenal dunia,tahulah ia barang yang teperdaya.
    Barang siapa mengenal akhirat,tahulah Ia dunia mudarat.

    Gurindam dua belas yang tersohor sebagai filosofi dari melayu. Banyak sekali pelajaran yang bisa kita ambil terutama dalam bertindak dan bermasyarakat, filosofi ini sangat kental dan telah diterapkan dalam hati setiap penduduk pada masa lampau. Sebetulnya Raja Ali Haji membuat Gurindam 12 tersebut berdasarkan nilai-nilai agama Islam berdasarkan Al-Quran dan Hadis. Inilah peninggalan yang mesti kita ambil positifnya dan belajar dari sejarah masa lampau.


    Setelah lama kami berdua bergantian foto, ternyata pengunjung lain pun sama ingin berfoto. Mungkin kalau bisa direka adegan seperti ini.

    "Sultan, aku ingin menjadi permaisuri."

    Wanita itu tampak memohon.

    "Tidak semudah itu maria mercedes."

    Hahaha, reka adegaan ini hanyalah untuk menghibur saja ya. Setelah drama ini, ternyata masih ada drama lainnya setelah ini.

    "Mana bentornya ya?"

    Setelah keluar dari rumah adat, kami mencari bentor. Dan, hasilnya nihil. Jangan sampai kita jalan kaki dan melupakan jasa pengemudi yang telah menjadikan saya sebagai raja. Saya sempat panik, namun tetap berpikiran santai karena memang pulau tersebut tidaklah luas. 

    Setelah dari spot selfie, kami kembali kedepan rumah adat. Dan, ternyata ada bentor lain yang menmanggil kami. Rupanya bentor tersebut bannya bocor dan harus ke bengkel. Jangan sampai karena berat badan saya menyebabkaan bannya bocor, hahaha.


    Kami kembali ke tempat semula yaitu di depan Masjid Raya Sultan Riau. Antara senang dan tragis, namun tetap manis karena bisa merasakan singgasana Sultan Melayu Riau yang sangat bagus. Kemudian kami kembali ke pelabuhan dan melanjutkan petualangan di Tanjung Pinang, Pulau Bintan.

    Sebelumnya saya telah menginap semalam di hotel daerah Tanjung Pinang yang sangat dekat dengan pelabuhan. Biasanya karena sangat padat jadwal, saya pesan melalui online atau aplikasi di pegipegi.com, banyak sekali pilihan hotel apabila tidak memungkinkan untuk mencari-cari sendiri. Selain itu juga banyak diskon yang bisa dinikmati untuk liburan akhir tahun dan tahun baru nanti.

    Rasanya ingin sekali kembali menjadi Sultan dengan singgasana yang megah di Pulau Penyengat. Kalau kamu, apa hal yang ingin di lakukan di Pulau Penyengat dalam sehari? Ceritakan padaku. 

    Continue Reading

    Siapa yang pengen liburan dan bersenang-senang? Atau malah pengen mengabadikan setiap momen liburan dengan destinasi wisata yang anti mainstream dan instagramble. Mungkin karena pada setiap jalan-jalan atau liburan hanya fokus dengan hotel dan tiket saja tanpa sempat memikirkan apa saja destinasi yang unik dan cocok buat foto-foto. Yes,  Instagram itu sudah menjadi candu yang sulit dilepaskan karena setiap hari kita dimanjakan dengan foto-foto bagus yang wow dan menyenangkan mata kita, padahal dibalik itu dibutuhkan banyak waktu lagi untuk menghasilkan foto yang ngga itu-itu aja dan anti mainstream.

    Sebetulnya di Indonesia itu banyak banget tempat-tempat yang sudah kita kenal dan memang menjadi salah satu magnet untuk datang ke sana. Sebut saja Bali dan Yogyakarta. Bali itu sudah menjadi icon wisata Indonesia. Bahkan setiap saya ke luar negeri,  pasti orang luar negeri sangat mengenal Bali jauh lebih banyak hal dibandingkan dengan saya yang asli dari Indonesia.

    "Nasi Goreng."

    Saat saya berada di Gala Yuzawa, salah satu tempat bermain ski di Jepang. Seorang petugasnya langsung menyebutkan kata nasi goreng.

    "Oishii."

    Saya langsung merespon dengan bahasa Jepang yang berarti enak. Kemudian dia tersenyum dan kemudian dia menyebutkan makanan lain lain seperti gado-gado. Saya sempat takjub dengan kecintaannya dengan masakan Indonesia.

    "Bulan depan saya akan ke Bali."

    Dia kemudian menerangkan dalam bahasa Inggris bahwa ia sering bolak-balik ke Bali.

    "Kamu punya cowok orang Bali?"

    Dia tertawa sementara antrian lainnya masih mengular dan membiarkan kami bercanda. Dia mengangguk dan sangat senang dengan orang Indonesia yang sangat baik dan ramah.

    Saya bangga sekali dengan keramahan dan kebaikan yang sering kita sampaikan lewat senyum,  dan harusnya kita bangga juga dengan wisata Indonesia.

    Nah,  saya akan membeberkan beberapa tempat yang sebetulnya sangat Instagramable dan Anti Mainstream di Indonesia.

    Bali


    Walaupun Bali sudah sangat ternama dan sering berkunjung ke sana,  tapi sebetulnya masih banyak yang belum dijelajahi. Salah satunya adalah Karang Asem. Di Karang Asem banyak sekali tempat yang masih sangat bagus dan jarang di kunjungi karena lumayan memakan waktu kalau kita menginap di area sekitar Denpasar. Kurang lebih sekitar 2 jam waktu perjalanan sehingga tidak menjadi wisata favorite.

    Walaupun tidak menjadi tempat favorite,  tapi banyak sekali tempat yang harus dikunjugi salah satunya adalah Taman Bunga Kasna. Sangat jarang orang yang mau berkunjung ke sana,  padahal pemandangannya dan taman bunganya sangat bagus. Bahkan bunga yang ditanam ini pun sebetulnya untuk dijual. Karena itulah,  bunganya menjadi sangat terawat dan sangat rindang. Bukan hanya bunga saja, tapi ada beberapa tempat selfie yang cocok untuk koleksi foto di feed Instagram.

    Selain taman bunga Kasna, Karang Asem memiliki Taman Air Tirta Gangga,  Istana Air Taman Ujung dan Pura Lempuyangan yang masih sangat hits.

    Jakarta


    Walaupun bukan tempat wisata yang favorite,  tapi Jakarta sebetulnya memiliki banyak tempat yang instagramable dan bisa dijumpai disekeliling kita. Bahkan sebagai penduduk Jakarta pun,  saya baru tahu kalau banyak tempat kece buat menambah koleksi feed Instagram. Pasti pada penasaran kan?

    Sebut saja Gelora Bung Karno, salah satu kawasan olahraga yang beberapa waktu lalu menjadi buah bibir karena sukses menyelenggarakan Asian Games ini memiliki spot-spot yang jarang di ketahui oleh orang. Kalau yang sering olahraga disekitar komplek ini pasti sudah tahu spot-spot mana saja yang sering digunakan untuk foto-foto kece.

    Istora Senayan sebetulnya gedung lama, namun setelah direnovasi dan dipercantik dengan banyak alang-alang membuat Istora semakin Insagramable banget. Bukan hanya alang-alang saja yang mempercantik,  tapi gedung-gedung pencakar langit pun mampu menghias foto kita menjadi sangat kece.

    Selain kawasan GBK,  Jembatan Penyebrangan Orang atau JPO di sekitaran GBK juga patut dicoba untuk menambah warna-warni Instagram kamu.

    Solo


    Siapa bilang Solo itu ngga menarik? Sebetulnya, Solo memiliki banyak tempat foto yang bagus seperti di Mangkunegaran. Salah satu Keraton di Solo ini memiliki sentuhan klasik dengan sentuhan Eropa pada beberapa bagian. Dahulu,  Sultan memiliki hubungan yang baik dengan Kerjaan lain di wilayah Eropa sehingga mendapatkan benda-benda yang menjadi bagian dari Keraton.

    Seperti pada wilayah dalam yang sangat klasik dengan taman serta air mancur yang menambah Solo menjadi sangat Istimewa.

    Masih Banyak Yang Lain

    Sebetulnya masih banyak sekali tempat yang sangat Instagramable di Indonesia, bahkan disekitar kita pun banyak sekali yang kece-kece tapi tidak kita ketahui.

    Nah salah satunya yang bisa kunjungi adalah Sumatera Barat. Provinsi dengan Ibu Kota Padang ini selalu memikat hati. Bukan hanya karena banyak warung nasi Padang saja namun karena keindahan alam yang mampu menyihir kita untuk tetap tinggal dan lama berlibur. Mau tahu apa saja destinasi yang mampu memikat hati kita? Penasaran? klik di sini aja .

    Sebetulnya masih banyak yang lain yang bisa dijelajahi,  nah saya akan bahas tempat lainnya di postingan selanjutnya.

    Selamat berlibur dan keliling Indonesia ya.



    Continue Reading

     

    Salah satu alat yang membantu dalam mengeruk tanah pada saat pembangunan hotel atau gedung bertingkat adalah excavator. Biasanya, beberapa perusahaan besar membeli alat berat ini dalam jumlah besar dan memanfaatkannya dalam jangka waktu yang cukup lama. Selain excavator, alat berat yang sering digunakan adalah buldozer, pengaduk material bangunan dan lain-lain. 

    Pada saat pandemi, segalanya berubah. Perusahaan yang tadinya membeli banyak alat berat kini harus menanggung biaya perawatan yang tak sedikit karena permintaan pasar yang kurang di segala sektor pada saat pendemi. Biaya yang telah dikeluarkan untuk perawatan ini sebelumnya bisa dikurangi jika perusahaan menjualnya, namun saat pandemi pun banyak perusahaan lain yang menunggu peluang, dan tidak mau menanggung resiko membeli banyak alat berat kerena biaya perawatan yang tak sedikit. 

    Untungnya kini hadir Scanina, sebuat marketplace alat berat terbaik di Indonesia. Scanina mampu menjawab kebutuhan seluruh perusahaan yang mau membeli, menjual dan menyewa alat berat mulai dari excavator, buldozer, pengaduk bahan material dan lainnya. Kemudian, apa saja keuntungan dan hal yang membuat Scannia menjadi salah satu marketplace alat terbaik di Indonesia. 

    Scanina, Marketplace Alat Berat Terbaik di Indonesia

    Scanina merupakan marketplace jual beli dan sewa alat berat yang didirikan oleh PT. Surya Cakra Anugerah Nusantara (SCAN) yang merupakan bagian dari PT Astra Internasional dan Marubeni Corporation. Jadi secara tidak langsung, Scanina ini sangat terjamin karena bagian dari dua perusahaan yang sudah ternama dalam bidang masing-masing.

    Scanina menyediakan unit alat berat dari brand ternama, seperti Komatsu, Bomag, Caterpillar, Hitachi, UD Trucks Scania, Isuzu dan lain-lain, untuk kebutuhan beli, rental, online auction, parts dan services yang meliputi machine inspection, machine appraisal, yard services dan people services.

    Scanina hadir sebagai solusi dalam memenuhi kebutuhan pelaku bisnis akan kemudahan bertransaksi alat berat bekas dan sewa menyewa alat berat secara digital. Saat ini, seluruh transaksi apapun menggunakan digital, salah satunya marketplace yang memenuhi kebutuhan sehari-hari, namun untuk alat berat sangat jarang dan bahkan masih sangat sekali yang menggunakan pendekatan secara digital. Scanina ini merupakan salah satu marketplace yang jual alat berat terbaik dan benar-bener memberikan pelayanan yang terbaik.

    Keunggulan Scanina, Marketplace Alat Berat di Indonesia 


    Scanina memberikan banyak keuntungan dan kenyamanan dalam bertransaksi melalui marketplace secara digital. Nah, lalu apa saja sih keunggulan Scanina dibandingkan yang lain? Ini dia beberapa keunggulan Scanina sebagai salah satu marketplace jual beli alat terbaik di Indonesia.

    Marketplace Terlengkap dan Terbaik di Indonesia 

    Tak dipungkiri, Scanina merupakan marketplace terlengkap dan terbaik di Indonesia, karena bisa jual beli dan sewa alat berat dari beragam brand seperti seperti Komatsu, Bomag, Caterpillar, Hitachi, UD Trucks Scania, Isuzu dan lain-lain.

    Jual Beli dan Sewa Terjamin

    Scanina merupakan marketplace jual beli dan rental alat berat yang sangat terjamin, karena telah mengantongi beberapa sertifikasi diantaranya ISO 27001 dalam hal information security management. 

    Marketplace Dengan Fitur Unik

    Marketplace scanina juga hadir dengan fitur-fitur unik, seperti SCAN Compare, SCAN Look Assurance dan SCAN Used Equipment Certified. Adanya fitur tersebut dapat memberikan gambaran kondisi alat berat secara detail dan faktual kepada user. Tak hanya itu, adanya fitur tersebut juga menandakan bahwa unit memiliki jaminan kualitas terbaik. 

    Hadirnya web marketplace scanina ini akan memberikan pengalaman membeli atau menyewa alat berat dengan lebih mudah dan efisien karena dapat diakses kapanpun dan dimanapun.

    Alat Berat Bekas Pun Tersedia 

    Biasanya beli excavator, pasti harga alat berat tersebut sangat mahal, apalagi dalam kondisi yang sangat tidak menentu dan cenderung wait and see. Nah, Scanina ini menyediakan alat berat bekas yang telah di screening terlebih dahulu, sehingga alat berat tersebut kualitas dan harganya sangat sesuai sehingga membantu pencari alat berat yang tidak mau membeli alat berat baru. 

    Selain itu, selain membeli bekas, Scanina juga menyediakan penyewaan alat berat. Jadi, perusahaan bisa menghemat budget anggaran untuk alat berat karena bisa menyewa dengan harga yang jauh lebih murah daripada membeli baru ataupun bekas.

    Scanina memang sangat membantu banyak pihak, apalagi dalam masa pemulihan ekonomi pasca pandemi seperti ini sehingga perusahaan bisa mengembangkan projectnya dan mendapatkan profit yang terus-menerus meningkat di kemudian hari.

    Kontak dan Informasi Scanina

    Website resmi : www.scanina.com
    email : hello@scanina.com

    Continue Reading

     

    Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia mulai berada dalam jalur yang tepat, namun masih tertinggal dari negara tetangga seperti Malaysia, Brunei Darussalam dan Singapore. Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, pemerintah berusaha untuk memacu pelaku bisnis dan UMKM untuk melahirkan produk-produk halal seperti makanan halal dan industri fashion muslim. Sejalan dengan hal tersebut, produk keuangan pun diharapkan mampu memenuhi permintaan produk syariah seperti Asuransi Syariah. Menjawab kebutuhan dan percepatan industri halal (Syariah) di Indonesia, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) secara resmi meluncurkan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah).

    Alhamdulillah, saya ikut menyaksikan secara langsung peluncuran Prudential Syariah beberapa waktu lalu bertempat di Westin Hotel, Jakarta. Peluncuran ini sekaligus menjadikan Prudential sebagai perusahaan asuransi jiwa berskala internasional pertama yang mendirikan entitas asuransi jiwa Syariah tersendiri untuk fokus melayani pasar Syariah di Indonesia yang terus berkembang dengan cepat. Langkah ini menegaskan komitmen Prudential untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Syariah Indonesia dan visi negara menjadi pusat ekonomi Syariah global.

    Perlu diketahui juga nih kabar gembira juga datang dari perkembangan industri fashion muslim di Indonesia. Fashion muslim ini berhasil menjadi peringkat 3 terbaik di Dunia menurut State of the Global Islamic Economy Report 2022, cukup membanggakan bukan? . Tentu saja ini memberikan angin sejuk terhadap perkembangan ekonomi syariah di Indonesia karena sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di Dunia, Indonesia memiliki pasar dalam negeri yang luas dan bisa mengepakkan sayap ke Dunia Internasional dengan adanya stimulus dari berbagai pihak. 

    Selain Industri Fashion, Produk makanan halal (halal food) Indonesia berada di peringkat dua dunia berdasarkan State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2022 yang dirilis DinarStandard, 31 Maret 2022. Indonesia hanya kalah dari Malaysia pada kategori makanan dan minuman halal. Sedangkan untuk kategori farmasi dan kosmetik, Indonesia menduduki peringkat sembilan. 

    Selain industri fashion, makanan halal, kosmetik, Indonesia juga memerlukan bidang keuangan dan perbankan syariah guna menyelaraskan dengan perkembangan ekonomi syariah yang kian berkembang di Dunia. Prudential Syariah bagaikan oase di padang pasir dan merupakan kebanggaan bagi Indonesia bisa memiliki perusahaan Asuransi Jiwa Syariah.

    Baca juga : Percepat Herd Imunity dengan Sentra Vaksinasi Prudential 

    Prudential Luncurkan Prudential Syariah, Perusahaan Asuransi Jiwa Syariah

    PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) secara resmi meluncurkan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah). Prudential Syariah merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia dan visi negara menjadi pusat ekonomi syariah secara global. 

    Prudential Syariah didedikasikan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan dan kesejahteraan berbasis  Syariah dengan rangkaian solusi yang didasarkan pada prinsip ‘Syariah untuk Semua’. Prinsip ini menganut konsep bahwa nilai-nilai Syariah bersifat universal, inklusif dan relevan bagi seluruh masyarakat Indonesia yang karakternya sangat majemuk.

    K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, turut memberikan arahan dan mengucapkan selamat atas berdirinya Prudential Syariah. Para pimpinan lembaga dan organisasi keuangan Syariah lainnya, yaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), serta Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), turut hadir di acara hari ini.

    Dalam sambutannya, K.H. Ma’ruf Amin menyebutkan bahwa Indonesia mengalami banyak peningkatan terutama dalam kinerja ekonomi syariah yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun kini menduduki peringkat 4 Dunia. Prudential Syariah bisa menjadi bagian dari solusi kebutuhan risiko dan perlindungan yang memberikan nilai tambah pada publik sekaligus menjadi pendorong laju era baru industri syariah di Indonesia. Di tengah penurunan ekonomi Syariah global karena pandemi, Indonesia justru meraih peringkat pertama Islamic Finance Country Index (IFCI) pada Global Islamic Finance.

    Riswinandi, Anggota Dewan Komisioner merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyatakan peranan sangat penting dari Asuransi Syariah sebagai entitas yang mendorong pertumbuhan industri dan ekosistem Syariah, serta memperkuat kepercayaan masyarakat. Selain itu, terdapat potensi besar untuk mempersempit kesenjangan perlindungan dan meningkatkan inklusi keuangan masyarakat Indonesia, di mana penetrasi asuransi masih kurang dari satu persen.

    Sejak pertama kali didirikan, performa Unit Usaha Syariah Prudential Indonesia terus berkembang. Tahun lalu, Prudential Indonesia semakin memperluas jangkauan distribusi produk Syariah melalui kemitraan strategis bancassurance dengan Standard Chartered Indonesia dan UOB Indonesia serta berkolaborasi dengan mitra-mitra digital dan memanfaatkan platform digital perusahaan untuk membuat solusi Syariah lebih mudah diakses masyarakat.

    Untuk meningkatkan literasi asuransi dalam masyarakat, termasuk asuransi jiwa Syariah, Prudential Syariah meluncurkan Sharia Knowledge Centre (SKC). SKC merupakan merupakan pusat edukasi digital beragam solusi keuangan Syariah, serta menjadi platform diskusi dan kolaborasi untuk inovasi dan pengembangan produk dan layanan keuangan Syariah, terutama asuransi jiwa Syariah. SKC merupakan bentuk kontribusi Prudential Syariah untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan Syariah di Indonesia.

    Baca juga : Sumbangsih Untuk Negeri Melalui Community Investment Prudential Indonesia

    Keunggulan Prudential Syariah, Asuransi Jiwa Syariah 

    Perbedaan utama antara Asuransi Jiwa Syariah dengan Asuransi Jiwa Konvesional terletak pada konsep dasar dan cara pengelolaan dana yang sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah.  Asuransi Jiwa Syariah adalah Asuransi yang didasari prinsip saling tolong menolong dan melindungi diantara para peserta melalui kontribusi ke Dana Tabarru, yaitu kumpulan dana kebajikan dari uang kontribusi para peserta Asuransi Jiwa Syariah yang setuju untuk saling bantu bila terjadi risiko di antara mereka. Dana ini kemudian dikelola sesuai prinsip Syariah dan di bawah pengawasan Dewan Syariah untuk menghadapi risiko tertentu.

    Menggunakan Prinsip Islam 

    Perbedaan dari asuransi konvensional yang cukup dirasakan, Asuransi Syariah ini menggunakan prinsip Islam sesuai dengan Al-Quran dan Hadis, sehingga sangat aman dan nyaman sesuai dengan keyakinan dan keimanan. 

    Risk Sharing 

    Bila terjadi risiko terhadap peserta, santunan asuransi akan dibayarkan dari Dana Tabarru. Konsep ini juga dikenal sebagai risk sharing. Sementara, dalam Asuransi Jiwa Konvesional, Nasabah membayarkan sejumlah premi atas proteksi yang dibelinya ke perusahaan asuransi. Bila terjadi risiko atas Nasabah, perusahaan asuransi jiwa akan memberikan sejumlah santunan asuransi. Konsep ini juga dikenal sebagai risk transferring.

    Transaksi Aman Dari Ketidakpastian

    Dalam Asuransi Jiwa Syariah, ada beberapa jenis transaksi yang harus dihindari yaitu gharar atau ketidakpastian, riba atau tambahan dan maysir atau judi. Jadi, dana Nasabah pada Asuransi Jiwa Syariah khususnya unit link, tidak akan diinvestasikan pada hal-hal yang bertentangan dengan syariat Islam, contohnya produk keuangan dan perbankan dengan konsep riba, rokok, dan minuman keras.

    Lebih Lanjut Tentang Prudential Syariah 

    Prudential Syariah memiliki beberapa macam produk yang bisa dimiliki sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Untuk info lebih lanjut tentang produk-produk apa saja yang ada di Prudential Syariah, beserta manfaatnya, bisa langsung mengunjungi www.prudentialsyariah.co.id dan follow akun instagramnya @prudentialsyariahindonesia .

    Semoga dengan hadirnya Prudential Syariah Indonesia ini bisa memberikan ketenangan dan kenyamanan dalam menjalani kehidupan tanpa adanya kerisauan yang pernah dialamai sebelumnya.

    Continue Reading


    Day 1 

    I am not coffee lover, but I am addicted with Nescafe Dolce Gusto Piccolo. 
    Bohong kalo saya mendeklarasikan sebagai pencinta kopi, namun tidak dipungkiri kopi sudah menjadi bagian dari hidup. Setiap ke Cafe, saya mencoba memesan varian rasa kopi mulai dari Cappucino, Mochacino, Classic atau bahkan kopi tubruk, dan saya sukses menyukai salah satunya yaitu Capuccino. Oh iya, dulu saya pernah mencoba salah satu varian rasa, Double Espresso. Saya kira varian ini akan sama rasanya dengan Cappucino yang biasa saya minum, namun ketika datang, gelasnya kecil. Ah, ini mungkin tak sepahit atau sezonk yang saya kira, namun begitu tegukan pertama, muka saya langsung merah padam. Tidak enak dan cenderung membuat saya mual. Saya kapok minum double espresso. Cappucino sudah cukup bagi saya, apalagi sekarang sudah ada mesin kopi Nescafe Dolce Gusto Piccolo dengan banyak varian rasa, dan salah satunya Cappucino.

    Day 2



    Setelah memiliki Mesin Kopi Dolce Gusto, saya dapat kabar dari salah seorang teman bahwa pemiliki Dolce Gusto pun memiliki Club. Wah, dasarnya saya suka dengan yang berbau diskon, so saya putuskan untuk bergabung. Cara cukup mudah untuk bergabung dengan Dolce Gusto Club. Ikuti beberapa langkah singkat berikut ini :
    1. Klik website resmi Dolce Gusto Club di www.dolce-gusto.co.id/club 
    2. Kemudian di halaman paling depan, akan terdapat tombol Daftar Sekarang, silahkan klik.
    3. Isilah biodata seperti nama lengkap, tanggal lahir, nomor telepon, email dan password.
    4. Setelah mendaftar, maka akan terdapat email konfirmasi pendaftaran. 
    5. Dan, selesai kamu sudah menjadi bagian dari Dolce Gusto Club

    Setelah menjadi anggota Dolce Gusto Club, silahkan daftarkan mesin Dolce Gusto atau kapsul dengan upload struk pembelian dan nomor mesin untuk mendapatkan poin. Kumpulkan poin sebanyak-banyak dan kemudian tukarkan poinnya dengan Voucher hotel atau Mesin Dolce Gusto Piccolo yang baru. Waaah, pengen banget dapat mesin untuk saudara di kampuang sana. So, happy hunting poin ya. Hehehe.

    Day 3

    Setiap pagi biasanya rutinitas diawali dengan minum air putih yang banyak, air putih juga sangat penting, kemudian sarapan. Setelah makan siang, biasanya mata akan terasa ngantuk, nah saatnya saya membuat kopi rasa Cappucino dengan mesin Dolce Gusto. Cara membuatnya pun terbilang mudah. 

    Langkah pertama, siapkan air putih beberapa ratus mililiter sesuai dengan ukuran gelas yang akan diminum. Kemudian, tuangkan air kedalam mesin khusus untuk air. Siapkan kapsul rasa yang akan di mix. Sebut saja Cappucino dan susu. Di dalam kemasan rasa Cappucino terdapat takaran yang pas antara kapsul Cappucino dan Susu. Kemudian kapsul dimasukan kedalam  mesin dan siapkan gelas dibawahnya. Dan lakukan langkah yang sama untuk kapsul kedua dan ketiga. Campuran antar kapsul disesuiakan dengan selera, kalau saya lebih prefer mengikuti takaran yang ada dalaam kemasan. 
    Yes, segelas Cappucino telah siap di meja sambil menemani saya di depan laptop dan menyelesaikan semua kerjaan yang harus diselesaikan hari ini.

    Day 4

    Cleaning day. Yes, sangkin rajinnya, semua hal saya bersihkan termasuk hati, eaaa. Oh iya, setelah beberapa hari digunakan, dibutuhkan sedikit perawatan agar mesin ini tetap fit dan bugas, emang ini manusia ya, hehehe. Oke, saya memiliki tips merawat mesin kopi agar bersih dan terjaga dalam beberapa tahun kedepan. 

    Oh iya, terlepas yang memiliki cara masing-masing, tips saya ini sangat simple. Mesin kopi ini sebetulnya dirancang untuk mudah dibersihkan. Apalagi yang dicuci hanyalah bagian penampung air, bagian untuk kapsul dan gelas. Hanya bagian tersebutlah dicuci, karena hanya dua bagian tersebut yang dapat dilepas. Untuk bagian lain, siapkan lap basah kemduian bersihkan secara merata keseluruh mesin. Yup, sangat simple bukan cara merawatnya. 

    Kinclong, kini mesin kopi saya sudah siap untuk digunakan kembali membuat kopi-kopi yang lain. 

    Day 5


    Hari ini saya tidak kemana-mana hanya di kos saja. Berhubung, beberapa artikel belum sempat dikerjakan, jadi saya memutuskan untuk mengerjakan sebagain artikel di kosan aja. Menemani saya mengerjakan artikel, saya membuat Cappucino, namun saya membuatnya berbeba. Sedikt bereksperimen, saya mencoba mengabungkan beberapa kapsul sehingga menciptakan rasa yang baru. Dasar memang kalau sudah bosen dengan rasa yang itu-itu saja, saya biasanya mencoba rasa lain. Eits, kalau masalah cinta saya ngga akan bosen kok, saya setia, hehehe. 

    Selain Cappucino, saya menyukai Chococino. Nah, saya mencoba kombinasikan dua rasa ini. Caranya simple, saya membuat Cappcuino seperti biasa, kemudian ditambahkan satu kapsul Chococino. Taraaattt, hasilnya menakjubkan, Cappucinonya masih terasa dan cokelatnya pun sedikit terasa. 

    Seteguk demi teguk, akhirnya segelas CappcuChoco ini ludes dengan hasil seluruh artikel saya pun rampung. What’s a day, I am happy right now.

    Yang penasaran bagaimana Dolce Gusto Piccolo ini digunakan, silahkan lihat videonya dibawah ini :


    Day 6

    Setelah cek lemari, ternyata kapsul Cappcucinonya tinggal satu set saja. Itu artinya saya harus berbelanja di outlet disekitaran Jakarta. Menurut info, dibeberapa outlet di mall menjual kapsul, namun karena hari ini saya harus menghadiri banyak meeting dan acara, saya memutuskan untuk mencarinya di toko online seperti blibli.com, lazada.com dan beberapa toko online. Dan, akhirnya saya membelinya di lazada dengan harga 329.900 dengaan 3 box atau 1 karton. 

    Meeting tenang dan lancar, dan kebutuhan Cappucino pun akhirnya terpenuhi juga. Thanks God ada toko online jadi semua jadwal hari sangat lancar.

    Day 7

    Sehari kemudian, kapsul saya tiba. Sesuai dengan pesanan, 1 karton dan didalamnya berisi 3 box Cappucino. Dan, ternyata setelah saya mengupdate pembelian saya di Dolce Gusto club. Tak lama kemudian, saya mendapatkan email konfirmasi dan ternyata saya mendapatk sebuah berita yang cukup mengejutkan. Saya mendapatkan sebuah Mobil dari Dolce Gusto Club. Wah, saya langsung menjerit kegirangan. Tak lama, setelah menjerit, beberapa buah box jatuh dan menimpa tangan saya. Duh, saya tersadar dengan 2 buah box Cappucino, ternyata saya bermimpi. Sayang sekali sebetulnya saya menginginkan mobilnya.

    Semoga dengan bergabung dengan Dolce Gusto Club, saya bisa mendapatkan banyak keuntungan salah satunya Mesin Kopi baru yang saya idam-idamkan. Hehehe, amin.

    Continue Reading

     

    Seberapa sering kamu mengeluh mengenai pekerjaan atau hal-hal yang terjadi dalam hidup, mulai bangun tidur sampai kamu tidur kembali? Pasti tak terhitung kan, bahkan hal yang sederhana malah membuat masalah dan berujung dengan drama. Ya, drama itu bukan hanya di sinetron atau drakor (darama korea) saja, tapi dikehidupan kita pun banyak sekali drama. Mulai dari atasan yang memarahi kita, teman yang sering membully, atau bahkan orang tua yang menuntut kita untuk sempurna dan memiliki pasangan hidup. 

    Kalau melihat drama korea seperti Start Up yang diperankan oleh Bae Suzy (Soe Dal Mi) , Nam Joo Hyuk (Nam Doo San) dan Kim Soen Ho (Han Ji Pyeong) ini pun banyak drama, mulai dari kebohongan antar pemeran, dan pertaruhan sebuah kesuksesan yang memberikan beban kepada semua pemeran. Salah satu drama dalam start up ini adalah ketika Soe Dal Mi tidak bisa bersama-sama dengan Nam Doo San pergi ke perusahaan kelas dunia di Amerika, ditambah dengan Soe Dal Mi yang tahu bahwa Nam Doo San itu bukan Nam Doo San yang mengirim surat-surat untuknya selama dalam masa kesusahan dahulu, melainkan Han Ji Pyeong. Drama dalam drakor ini memang sangat membagongkan sekali, dan membuat semua orang yang menonton akan menagis atau meluapkan emosi karena kekesalannya. 

    Di dunia nyata, drama pun sering terjadi bahkan bisa lebih buruk dari drakor, dan saya pernah mengalaminya. Salah satunya ketika saya bekerja sebagai tour leader (TL) ke berbagai negara seperti Korea Selatan dan Jepang. Kebetulan saya sering membawa rombongan keluarga dan kerabat ataupun sahabat. Dan, drama pun tak bisa dihindari. Seperti saat saya membawa rombongan emak-emak yang memiliki ego masing-masing dan suka sekali berbelanja, jadi saya harus menunggu mereka selesai belanja dan waktu itu sudah hampir tengah malam padahal masih musim dingin. Tak hanya itu, masalah kemudian muncul kembali ketika pulang dan pesawat mereka berbeda satu sama lain sehingga saya harus mengurus mobil jemputan dan kereta secara bersamaan, namun ternyata mobil tidak bisa menjemput dan harus beralih ke taksi. 

    Bagaimana jika masalah tersebut berujung dengan drama dan kemudian membuat kita emosi bahkan berujung depresi dan menganggu kesehatan mental. Apa yang harus dilakukan supaya mengindari drama dan keluar dari masalah tersebut? 

    Beruntung sekali saya menemukan informasi tentang kelas online (zoom) yang memberikan solusi untuk "Keluar Dari Masalah Tanpa Drama" bersama Komang  Ayu  Trysnawati, seorang Counselor, Life & Wellness Coach. 

    Baca juga : Kalau Mau Nikah Muda, Bagaimana Cara Mengatur Keuangannya?

    Mengenal Apa Sebenarnya Masalah dan Drama 


    Masalah dan Drama sepertinya sudah menjadi makanan sehari-hari, bahkan sulit dilepaskan karena kita tidak mengenal apa sebenarnya masalah dan drama. Lalu apa sebetulnya Masalah dan Drama? Dalam kelas bersama Mba Ayu, Masalah" sebetulnya adalah sebuah pernyataan mengenai kondisi dan situasi yang dianggap belum / tidak sesuai dengan yang diharapkan dan dianggap sebagai suatu hal yang perlu diselesaikan atau dipecahkan, biasanya menimbulkan dampak seperti kebingungan, kesulitan, tertekan, stress dan lain sebagainya. 

    Jika ditelisik dari pengertian Masalah, maka sebetulnya pernyataan mengenai situasi yang tidak sesuai dengan yang diharapkan. Contohnya seperti pada saat saya menghadapi rombongan emak-emak pada saat akan pulang dan harus terbagi dua pesawat yang berbeda sedangkan saya sendiri harus menemani salah satunya. Masalah kemudian muncul ketika ternyata mobil yang seharusnya disewa tidak bisa menjemput dan harus dialihkan dengan memesan taksi. Solusi dari permasalahan ini adalah memesan taksi dan kemudian mengantar satu rombongan lainnya ke bandara. Karena tidak sesuai ekspektasi awal yaitu mobil pengantar ke bandara, maka harus digantikan dengan menyewa taksi sebagai solusinya. Namun, karena panik dan tidak pernah menghadapi situasi seperti ini di negeri orang, maka kepanikan terjadi sehingga masalah tersebut berlarut dan membuat reaktif dan emosi sesaat, dan kemudian meminta bantuan owner dari trip ini. Alhamdulillah, ternyata taksi bisa dipesan dengan bantuan resepsionis hotel dan saya pun mengantarkan rombongan lain dengan lancar. 

    Sedangkan "Drama" dalam artian bersifat; suatu kondisi dan situasi yang melibatkan perasaan dan emosi yang penuh, dalam, serius dan bahkan meluap. Setelah menerima masalah, kadang reaksi orang berbeda-beda, ada yang mengebu-gebu dan reaktif ataupun sebaliknya lambat dalam menanggapi sebuah masalah. 

    Reaksi dari masalah inilah yang akan menjadi "Drama" apabila tidak dikelola dan dicarikan solusinya. Bahkan banyak orang yang terjebak dalam masalah setiap harinya tanpa dapat menguraikan masalah tersebut. Ya, banyak orang yang marah, bertengkar, menangis, memukul atau melawan bahkan pingsan serta reaksi lainnya dari masalah yang didapatkan. 

    Secara teori, masalah yang dihadapi harus dicarikan solusi, namun kadang banyak faktor sehingga bukan solusi yang didapatkan malah menumkan masalah baru dari masalah yang sudah ada, dan berulang-ulang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Berarti apa yang salah dalam diri ini? Bagaimana agar setiap masalah menemukan solusinya? Dan, setelah itu bisa keluar dari masalah tanpa drama? 

    Baca juga : Tips Membuat Bisnis Start Up Untuk Pemula

    Tips Keluar dari Masalah Tanpa Drama 


    Setiap masalah pasti ada jalan keluar, percayalah jika masalah muncul pasti ada sebuah proses pembelajaran berharga buat diri sendiri. Menganalisa sebuah masalah dan faktor yang mempengaruhi sangat penting untuk menemukan solusi terbaik. Dan, inilah tips keluar dari masalah tanpa drama. 

    Tenangkan Diri (Menetralkan Diri)

    Jangan gegabah atau reaktif terhadap masalah yang muncul, namun cobalkan netralkan diri jika terjadi sebuah masalah. Tenangkan pikiran terlebih dahulu agar bisa melihat masalah tersebut secara lebih mendalam. Bisa jadi masalah tersebut sederhana dan tidak membutuhkan solusi yang rumit. 

    Sadari dan Tanyakan Kepada Diri 

    Tanyakan kembali kepada diri sendiri, Apa ini? atau Apa yang sebenarnya terjadi disini ? atau Apa yang tidak saya pahami disini ? Dengan pertanyaan-pertanyaan tersebut, maka kamu akan menjadi tahu bahwa letak masalah dan bisa mendapatkan solusi dari permasalahan tersebut. 

    Lakukan Aksi (In Control)

    Setelah menanyakan kepada diri sendiri apa yang sebenarnya terjadi, kemudian lakukan aksi. Aksi disini adalah perbuatan yang dilakukan untuk merubah masalah sehingga menemukan solusi. Bisa saja dengan melakukan perubahan sikap, merubah kondisi dan melakukan pilihan yang baik sehingga membawa ke arah perubahan lebih baik. 

    Seperti masalah mobil sewa saat membawa rombongan, maka solusi yang terbaik adalah taksi. Jadi, usahakan taksi sudah tersedia pada saat hari kepulangan dan memastikan rombongan tersebut sampai dengan bandara sampai penerbangan. Selain merupakan tanggung jawab sebagai tour leader, ini adalah sebuah jasa yang bisa diberikan kepada klien sehingga bisa memuaskan semua orang. 

    Nah, itulah beberapa tips untuk keluar dari masalah tanpa dari bersama Ayu Ayu  Trysnawati, seorang Counselor, Life & Wellness Coach. Oh iya, jangan lupa untuk mengikuti kelas online berikutnya ya dengan tema "Rahasia Temukan Potensi Diri, untuk berkreasi di Masa Sulit". Acara ini dilaksanakan pada tanggal 27 Maret 2022. Silahkan bisa menghubungi Mba Tuty (081362374170). 



    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories
    Logo Komunitas BRT Network
    Seedbacklink
    Intellifluence Herd Worth Value: $165

    Search

    Follow Me

    • facebook
    • twitter
    • youtube
    • instagram

    New Post

    Postingan Populer

    • Pengalaman Uji Coba Laptop ASUS Yang Tangguh Dengan Ekosistem ASUS Premium Service
    • Nasi Kuning Anak Kos Praktis dengan Rice Cooker MIYAKO
    • Berzakat Itu Kalcer, Sambut Ramadan Dengan Ibadah Rutin
    • Ramadan Berkah, BerOjol Berikan Servis Motor Gratis Bagi Pengemudi Ojol
    • RicheeseGPT (Garlic Parmesan Temptation), Sensasi Ayam Keju Tanpa Pedas
    • Mudahnya Membuka Tabungan Online
    • Giveaway Hop - Travel & Romance
    • 5 Cara Tampil Modis Dan Trendy
    • Selamat Jalan Mamah
    • Yogyakarta (I) : Raminten, Prambanan & Ratu Boko

    Blog Archive

    • ▼  2026 (7)
      • ▼  Maret (2)
        • Pengalaman Uji Coba Laptop ASUS Yang Tangguh Denga...
        • Ramadan Berkah, BerOjol Berikan Servis Motor Grati...
      • ►  Februari (2)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2025 (32)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (2)
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (4)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (2)
      • ►  Maret (4)
      • ►  Februari (3)
      • ►  Januari (5)
    • ►  2024 (52)
      • ►  Desember (6)
      • ►  November (7)
      • ►  Oktober (8)
      • ►  September (4)
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (6)
      • ►  Mei (1)
      • ►  April (1)
      • ►  Maret (10)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2023 (68)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (7)
      • ►  September (6)
      • ►  Agustus (8)
      • ►  Juli (5)
      • ►  Juni (8)
      • ►  Mei (5)
      • ►  April (7)
      • ►  Maret (8)
      • ►  Februari (6)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2022 (75)
      • ►  Desember (14)
      • ►  November (5)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  September (12)
      • ►  Agustus (2)
      • ►  Juli (4)
      • ►  Juni (6)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (12)
      • ►  Maret (6)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (4)
    • ►  2021 (38)
      • ►  Desember (4)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  September (1)
      • ►  Agustus (3)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (6)
      • ►  Mei (4)
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (7)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2020 (25)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (5)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (1)
      • ►  Agustus (3)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (2)
      • ►  Mei (2)
      • ►  April (2)
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (2)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2019 (53)
      • ►  Desember (5)
      • ►  November (5)
      • ►  September (6)
      • ►  Agustus (4)
      • ►  Juli (5)
      • ►  Juni (2)
      • ►  Mei (7)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (3)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (8)
    • ►  2018 (83)
      • ►  Desember (9)
      • ►  November (8)
      • ►  Oktober (7)
      • ►  September (8)
      • ►  Agustus (13)
      • ►  Juli (6)
      • ►  Juni (3)
      • ►  Mei (8)
      • ►  April (9)
      • ►  Maret (5)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2017 (36)
      • ►  Desember (5)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (2)
      • ►  Agustus (6)
      • ►  Juli (2)
      • ►  Juni (3)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (4)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2016 (41)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (4)
      • ►  September (3)
      • ►  Agustus (2)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (7)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (1)
      • ►  Februari (3)
      • ►  Januari (4)
    • ►  2015 (63)
      • ►  Desember (5)
      • ►  November (5)
      • ►  Oktober (11)
      • ►  September (2)
      • ►  Agustus (3)
      • ►  Juli (7)
      • ►  Juni (5)
      • ►  Mei (5)
      • ►  April (6)
      • ►  Maret (5)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (5)
    • ►  2014 (11)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (1)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  Maret (1)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2013 (5)
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (1)
      • ►  Mei (1)
      • ►  April (1)
    • ►  2010 (1)
      • ►  Desember (1)

    Blogger Friend

    • - Connect and Share Blogging Tips in Two Languages
      Can You Convert an Old Car into an EV in India? A Maruti 800 Case Study
      11 jam yang lalu
    • HM Zwan
      Brownis Custom : Cara Unik Mengungkapkan Kasih Sayang dengan yang Manis
      1 hari yang lalu
    • Jurnal Evi Indrawanto
      Menikmati Makan Siang di Pasargad Tourist Restaurant, Oase Persia Penakluk Lapar Sebelum Menuju Makam Cyrus Agung
      1 hari yang lalu
    • BLOGFAM – When Sharing Meets Caring
      Banjir Hoaks di Ladang Kesehatan: Infodemi dan Taruhannya bagi Nyawa Manusia
      1 hari yang lalu
    • The TraveLearn
      Bukan Sekadar Nyaman, Ini Cara Pilih Sepatu Padel untuk Performa Optimal
      2 hari yang lalu
    • Menuliskan Sebelum Terlupakan
      ASUS ExpertBook Ultra Cocok untuk Perjalanan Dinas Panjang Berkat Baterai Tahan Lama
      2 hari yang lalu
    • Motherhood
      Rasa yang Tertinggal di Ninjo Haji 2026 Jembrana
      2 hari yang lalu
    • Blognya bisot
      ASUS ExpertBook Ultra, Menjawab Tantangan Produktivitas di Era AI!
      3 hari yang lalu
    • BlogCamp
      Pegadaian Kenari, Dapatkan Uang Tunai dengan Cepat Tanpa Perlu Menjual Barang Berharga
      5 hari yang lalu
    • My Life My Style
      Seni "Intelijen" Menebak Tempat Makan Enak. Panduan Menemukan Hidden Gem
      5 hari yang lalu
    • YOGA AS YOGGAAS
      Biografi Lelaki yang Terjebak Insomnia
      1 minggu yang lalu
    • Mampir yuk, kerumahku
      Gyeongbok Palace: Keanggunan Istana Tertua yang Menyimpan Sejarah Korea
      1 minggu yang lalu
    • desperate housewife
      Postingan Terakhir
      1 minggu yang lalu
    • Langkah Baruku
      Cara Cepat Menyelesaikan Masalah Internet Banking via Call Center BCA di 1500888
      1 minggu yang lalu
    • fitrian.net
      Cara Mengatasi Salah Input Data via WhatsApp BCA di 08111500998
      1 minggu yang lalu
    • My Purple World
      Lebaran Telah Tiba - Warna - Warni Idul Fitri 1447H
      1 minggu yang lalu
    • Small Things, Kecil Tapi Penting :)
      Webinar Kartini Modern Melek Finansial Bersama Female Digest
      2 minggu yang lalu
    • Tukang Ngukur Jalan
      Stop Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO), Ayo Ikut Andil Mengubahnya!
      1 bulan yang lalu
    • Indah Julianti
      17 Channel YouTube Favorit Perempuan 50 Tahun Plus
      1 bulan yang lalu
    • Write Your Diary
      Ghibli vs Disney: Why They Are Nothing Alike
      2 bulan yang lalu
    • Blog Bukunya Kimi | Banyak-banyaklah Membaca. Biar Pintar.
      #169 – There Are Rivers in the Sky
      2 bulan yang lalu
    • Akhmad Muhaimin Azzet | mari bersama menggapai ridha-Nya
      Meraih Rezeki Sekaligus Berkah-Nya
      2 bulan yang lalu
    • ge[n][d]ud BlogPacker
      Akurasi Pers vs Kecepatan Media Sosial
      2 bulan yang lalu
    • WHEN IT'S ONLY JG & AST
      2025
      3 bulan yang lalu
    • Kimi's Cool Blog
      Kembali Mengkristik
      3 bulan yang lalu
    • Pipit Widya
      Random
      4 bulan yang lalu
    • Lucia Priandarini
      Perihal Jarak yang Memisahkan Diri antara Sebelum dan Sesudah
      4 bulan yang lalu
    • Shintaries
      Welcome 2026!
      4 bulan yang lalu
    • tindak tanduk arsitek
      jejak emas cambodia royal palace
      4 bulan yang lalu
    • The Shymphony Of EKA
      Dubbing Film di Mall, Apa Rasanya?
      4 bulan yang lalu
    • Berbagi Cerita
      Tidur Berkualitas Bersama Sprei dan Bedcover Hawaii By My Love
      6 bulan yang lalu
    • Putrinyanormal
      Discovering Kimono : Pengenalan Budaya Jepang Melalui Pakaian Tradisional
      8 bulan yang lalu
    • Melfeyadin
      Di ZAP Kamu Bisa Nyobain Infuse Glow Biar Kulit Terlihat Lebih Sehat
      8 bulan yang lalu
    • Cerita EKA
      Exploring the Sunset Vibes at the Most Iconic Beach Clubs Uluwatu
      10 bulan yang lalu
    • Herdis Suryatna | Pengalaman adalah guru yang terbaik
      Sewa Hiace Luxury Harga Terjangkau dan Nyaman di Bandung dan Ciamis
      10 bulan yang lalu
    • Rumah Mayaku
      Ada Apa Di Balik Cerita "Lauk Daun"?
      11 bulan yang lalu
    • pemainkata | sekadar bilik kecil pecinta kata
      Humor Konyol Kata Kata Bijak Lucu: Obat Ampuh Untuk Hidup
      11 bulan yang lalu
    • my story
      Saat Mata Kering Mengganggu Aktivitas Kerja, Insto Dry Eyes Solusinya
      1 tahun yang lalu
    • ..:: ntan™ | bunga dengan nama terbuka
      Saat Musik Menyentuh Hati – Sebuah Resonansi Emosi Lewat Solo Project Member BTS 💜
      1 tahun yang lalu
    • Macangadungan
      Microsoft is bringing cloud gaming to Xbox consoles later this year
      1 tahun yang lalu
    • udafanz[dot]com
      Strategi SEO untuk Meningkatkan Prospek Bisnis Anda
      1 tahun yang lalu
    • Linda Leenk - Little Part of My Life
      2024 Fellowship Journey
      1 tahun yang lalu
    • Life begins at 30...
      Liburan di Tokyo
      1 tahun yang lalu
    • Dunia Kecil Indi
      Surat untuk Mika di Surga (Hari AIDS Sedunia)
      1 tahun yang lalu
    • Gembul Kecil Penuh Debu
      Mangut Iwak Wader ❤
      1 tahun yang lalu
    • Wira Nurmansyah
      Discovering Macao: A Unique Fusion of East and West
      1 tahun yang lalu
    • Sisi Hidupku
      Apa Kabar Senin Pagi
      1 tahun yang lalu
    • Lianny Hendrawati
      Resep Mini Banana Choco Cake Tanpa Mixer
      1 tahun yang lalu
    • punyapista
      Perubahan Arti dari Bobot Sebuah Nilai
      1 tahun yang lalu
    • a Dreamer - Travelographer - Food Adventurer - Travel Blogger
      Mau Liburan ke Vietnam? Catat 5 Tips Berikut!
      1 tahun yang lalu
    • Una Vida Escrita de la Una
      Bye Bye My Friend
      1 tahun yang lalu
    • every mom has a story
      Sastra masuk sekolah, mana buku sastra yang layak dibaca pelajar SMA, mana yang tidak?
      1 tahun yang lalu
    • Mira Sahid
      Hati Seperti Kertas
      1 tahun yang lalu
    • Cokelat Gosong
      Jangan Biarkan Usia Membatasimu, Stay #AgelessLimitless with ERHA ULTIMATE
      2 tahun yang lalu
    • DISGiOVERY
      Keindahan Pantai Pasir Kencana Pekalongan yang Memukau
      2 tahun yang lalu
    • Catatan Perjalananku
      Kalender Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024 di Indonesia
      2 tahun yang lalu
    • Redcarra
      PLTS: Membangun Masa Depan Bersih dan Berkelanjutan
      2 tahun yang lalu
    • Ratu de Blog
      Rekomendasi Olahraga Untuk Menurunkan Berat Badan
      2 tahun yang lalu
    • Bisnis, Motivasi, Inspirasi, Opini, Hiburan, Informasi, Sosial Media, Tip & Trik » Bisnis, Motivasi, Inspirasi, Opini, Hiburan, Informasi, Sosial Media, Tip & Trik
      Over 50 Dating – Finding a Good Online Dating Site for You
      3 tahun yang lalu
    • suarane.org
      Kere-Aktif
      3 tahun yang lalu
    • SimBale - Download Software Gratis
      AVG Anti-Virus 22.8.7500
      3 tahun yang lalu
    • backpackstory
      Puncak 29 Rahtawu Gunung Muria: Kisah Pendakian Penuh Petilasan
      3 tahun yang lalu
    • Cinta Teknologi
      Router Static Berbasis CLI di Cisco Packet Tracer - Cinta Teknologi
      3 tahun yang lalu
    • Sometimes you have to go a little crazy to stay a little sane
      Top 10 Satisfactory Depended On Loose Bitcoin Cloud Mining Websites Without Investment Of 2021 – The Bharat Specific News
      4 tahun yang lalu
    • Dunia Senja
      Catatan Hati Penghujung Tahun 2021
      4 tahun yang lalu
    • Blog - Lucedale.
      Dearest: New Post
      4 tahun yang lalu
    • #FDCG
      bye 🌻
      4 tahun yang lalu
    • jinjinger
      Kompleks
      4 tahun yang lalu
    • Jefferson's Stage.
      The Diplovemat
      5 tahun yang lalu
    • Ika Koentjoro
      德克萨斯精英赛首轮未完 刘钰T31阎菁T58林希妤T80
      5 tahun yang lalu
    • Nova Wijaya
      Sebelum Mulai Investasi Online, Yuk Pahami 5 Cara Aman Berinvestasi Berikut Ini
      5 tahun yang lalu
    • Resep Kuliner Indonesia dan Dunia
      Karedok Leunca
      5 tahun yang lalu
    • Dian Kelana
      Lindungi Keluarga Kita dengan Antiseptik.
      5 tahun yang lalu
    • SALAMINZAGHI
      Camping di Pantai Ngetun Gunung Kidul Yogyakarta
      6 tahun yang lalu
    • Garis Horizon
      Apakah benar semua akan baik-baik saja?
      6 tahun yang lalu
    • .: adie DOES :.
      Sendirian di Uchisar Castle
      6 tahun yang lalu
    • Kehidupan Di Jepang
      Main Snowboard
      6 tahun yang lalu
    • Kaleng Harapan » Kamera Lubang Jarum
      3 Fakta dibalik Promo 12.12
      6 tahun yang lalu
    • Stay Hungry. Stay Foolish
      Rindu Budaya Ilmu
      6 tahun yang lalu
    • Dunia Iwok
      [Family Vacation] Menikmati Petik Apel di Kota Batu Malang - Part 4
      6 tahun yang lalu
    • Pemimpi Hujan
      Nyobain 6 Menu Terbaru Horison Ultima Ratu
      6 tahun yang lalu
    • Dija Princess
      Jelajah Desa Galengdowo
      6 tahun yang lalu
    • Fardelyn Hacky
      Setop Stigma Orang dengan Gangguan Jiwa
      6 tahun yang lalu
    • Taqorrub.com
      new chair
      6 tahun yang lalu
    • Bangsari
      Nahdliyyin Yang Bersujud Di Hadapan Yesus
      6 tahun yang lalu
    • Donna Imelda
      Bebas Komedo dan Bekas Jerawat dengan Sabun Herbal Banana Peel Carbon
      6 tahun yang lalu
    • Keluarga Haripahargio
      REPLACED
      6 tahun yang lalu
    • Blog Adi Nugraha
      Wisata Alam yang Menakjubkan di Sulawesi Utara
      6 tahun yang lalu
    • All of Putri (¬.¬)ƪ_(˘⌣˘'!)
      I wanna asking...
      6 tahun yang lalu
    • A HOUSEWIFE'S DAY OUT
      Vincent van Gogh, just my simple thought.
      7 tahun yang lalu
    • Natureve Shop
      Istri Marah Karena Terlalu Cepat Ejakulasi? Pake Ini Biar Gagah
      7 tahun yang lalu
    • BETOIJO
      GOD'S MIRACLE: I GOT A NEW JOB!
      7 tahun yang lalu
    • Ninik Setyarini
      [Bukan Sinopsis] Bohemian Rhapsody
      7 tahun yang lalu
    • TGIF! Magazine
      Kereta Hantu Pagi Hari
      7 tahun yang lalu
    • fanabis
      Craftsman Style Kitchen Faucet
      7 tahun yang lalu
    • lalank pattrya dan hal random lainnya.
      Ngatain Mereka Disini
      7 tahun yang lalu
    • Galaksi Pungky
      Review: Sakura Collagen Cream Anti Age's, Siap Menua dengan Kulit Bahagia!
      7 tahun yang lalu
    • Aksaraku
      Rasakan Indahnya Malam Pertama di Bali Itu Mudah dan Murah, Begini Caranya
      7 tahun yang lalu
    • Aulia Fasya
      Masa Lalu dan Jejak Digital
      7 tahun yang lalu
    • Anisa AE
      Penyebab Ibu Kandung Aniaya Bayi Calista
      8 tahun yang lalu
    • Narzis Blog
      Ayo Move On!
      8 tahun yang lalu
    • Beby's Diary
      Ayang-Ayangan di Depan Umum
      8 tahun yang lalu
    • sketsa hati
      Visit Zugspitze from Munich by Train
      8 tahun yang lalu
    • Ca Ya
      Yang Tidak Biasa dari Nikahan Incess Ca Ya
      8 tahun yang lalu
    • A Border that Breaks
      Janus dalam Mozaik-Mozaik Kecil
      8 tahun yang lalu
    • irhapunya
      #PontianakTrip : Menjelajah Rasa dengan Kuliner Pontianak
      8 tahun yang lalu
    • Tulisanku
      Begini Cara Memindahkan Data dari Blogdetik ke WordPress
      8 tahun yang lalu
    • Bibi Titi Teliti
      Menyongsong Masa Depan Digital bersama CBN
      8 tahun yang lalu
    • HELLO!
      9 Teknik Dasar Yang Harus di Kuasai Dalam Permainan Tenis Meja
      8 tahun yang lalu
    • Catatan Anazkia
      Gerbong Wanita, Tak Semenyeramkan yang Dikira
      8 tahun yang lalu
    • My Daily Notes
      Berbagi Inspirasi
      8 tahun yang lalu
    • Ruang Emak
      SO GOOD Ayam Potong Kuah Cabe Hijau, Sajian Spesial Di Hari Lebaran
      8 tahun yang lalu
    • eithea
      Life is living in Moments
      8 tahun yang lalu
    • Rianda Prayoga Blog
      Ngabisin Uang THR, Kenapa Gak?
      8 tahun yang lalu
    • Blog Anak Nelayan
      Blog Gak Pernah Update
      8 tahun yang lalu
    • Jalan Pendaki
      Annapurna Basecamp Series: Drama Pertama Menuju Tanah Dewa-Dewa Himalaya
      8 tahun yang lalu
    • Netnesia
      Telkom Buka Pemblokiran Netflix
      9 tahun yang lalu
    • Widaku.com
      Temukan Sunscreen Yang Baik Untuk Wajah Disini
      9 tahun yang lalu
    • Perjalanan Tak Berujung
      Lidah di GOYANG pak Asep Stroberi
      9 tahun yang lalu
    • Gulanya Gulali
      Ingin Menghemat Pengeluaran? Gunakan Jasa Catering Aja!
      9 tahun yang lalu
    • Travel Diary
      Si Yaki dan Tarsius Bitung yang menggemaskan
      9 tahun yang lalu
    • Jendela Keluarga
      Pentingnya Mengembangkan Kecerdasan Sosial
      9 tahun yang lalu
    • Ayu Saritem Blog
      Cara Membuka Aura Kecantikan Bagi Wanita Hamil
      9 tahun yang lalu
    • mata buku indri
      Review: Trilogi Insiden
      9 tahun yang lalu
    • Arsitektur Dunia | Gallery Arsitektur Dunia
      Lorem ipsum dolor sit amet
      10 tahun yang lalu
    • when journalist becomes backpacker
      THE FACE OF TERRACOTTA, CHINA
      10 tahun yang lalu
    • Jurnal Mira Sahid | Emak Blogger
      That Moment!
      10 tahun yang lalu
    • Jejak BOcahiLANG
      Candi-Candi Majapahit di Situs Trowulan
      10 tahun yang lalu
    • aksara senandika | Sedikit noktah kehidupan
      Aku Sedang Malas
      10 tahun yang lalu
    • Petrus Andre Blog
      10 Hal yang Harus Dilakukan agar Blog Kamu Lebih Menghasilkan
      10 tahun yang lalu
    • Nicegreen
      Allah Menegurku Dengan Syaraf Kejepit
      10 tahun yang lalu
    • Wuri Nugraeni | Reporter, Menulis, dan Wisata
      Pindah Rumah ke wurinugraeni.com
      10 tahun yang lalu
    • AGIASAZIYA
      PAKSAISME
      10 tahun yang lalu
    • Controversy
      Less is More dalam Kumpulan Cerita
      10 tahun yang lalu
    • SECAWANKOPISENJA
      [Flash Fiction] PURA-PURA PULANG
      10 tahun yang lalu
    • Febry Hadinata WordPress
      Jogja x Dieng x Solo Part 1
      10 tahun yang lalu
    • Saoscabe.com | Website Humor Indonesia
      Fakta Kota Tembung
      10 tahun yang lalu
    • Albarnation
      Mau Kredit Motor ? Di Cermati.com Aja
      10 tahun yang lalu
    • Makhluk Kecil
      Pindah
      10 tahun yang lalu
    • Ahmad Rafiq Chaniago
      Pameran Seni Rupa Lima Jari
      11 tahun yang lalu
    • Melihat Dunia
      Before I Die I Want...
      11 tahun yang lalu
    • Catatan Ruslan
      Satu Jam Menyusuri Sungai Kahayan
      11 tahun yang lalu
    • .:: Nhie ::. | Just another WordPress.com weblog
      Noda Makanan di Pakaian
      11 tahun yang lalu
    • The Dusty Sneakers
      Memori
      11 tahun yang lalu
    • Beautify Me
      Etude House Etoinette Princess Pouch
      13 tahun yang lalu
    • yosbeda
    • Chronosphere
    • hidayah-art.blogspot.co
    • zubaid.ID
    • Tukangecuprus
    • Arian's Blog
    • Benablog - Cerita Si Benakribo
    • Jogja Ready
    • Angga Ong
    • yandi punya cerita
    • Jejaring Miss Fenny
    • pegipegi.com: Pesan Hotel & Tiket Pesawat Termurah Online
    • BlogS of Hariyanto
    • Catatan Kartina
    Perlihatkan 5 Perlihatkan Semua

    Labels

    Asuransi Backpacker Bank Budaya Fashion Film Movie Review Wisata otomotif
    facebook Twitter instagram

    Created with by BeautyTemplates

    Back to top