Asuransi Perjalanan, Perlu Ngga Ya?

  • 11/06/2018 11:00:00 PM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments
Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Happy One ID

Korea Selatan itu jadi destinasi favorite semua orang, termasuk saya. Ya, walaupun nomor satu masih tetap Jepang, Korea ini bisa jadi nomor dua atau tigalah setelah Thailand. Bukan hanya karena K-Drama yang membuat korea wajib dikunjungi namun karena musimnya yang ngga kayak Indonesia yang hanya musim hujan dan panas saja, di Korea memiliki 4 musim yang selalu menarik untuk dikunjungi. 

Musim dingin, semi, panas dan gugur. Tinggal pilih aja mau ke Korea pada saat yang mana, tapi memang yang paling menarik adalah pada saat peralihan musim dingin ke musim semi. Suhu udara yang tidak terlalu dingin dan cenderung sejuk, bikin saya ngga sekalipun mengeluh akan cuaca. Tapi, memang cuaca ngga bisa ditebak, yang seharusnya musim semi alias musim sakura sudah datang, namun ternyata malah mundur. Jadilah saya harus merasakan dinginnya Korea selama 7 hari disana. 


Informasi detail termasuk cuaca dan suhu pada saat di Korea sangatlah penting. Jangan sampai salah kostum dan membuat perjalananmu ngga asik lagi gara-gara mengeluh tentang cuaca. Banyak sekali website yang menyediakan beragam info cuaca bahkan sampai detail harian dan jam. Jadi ngga ada lagi salah kostum dan salah membawa baju pada saat cuaca dingin seperti ini. Salah-salah bisa bikin badan meriang kena flu dan yang paling parah bisa kena sinus seperti saya. 

Walaupun sudah pakai jaket tebal dan long john (semacam dalaman hangat), namun tetap aja badan ini ngga mampu melawan suhu dibawah 10 derajat celcius. Cuaca di Korea jadi sangat ekstrim karena dipengaruhi cuca global. Jadi bukan hanya di Korea saja yang mengalami mundur musimnya melainkan banyak negara seperti Jepang juga. Dalam keadaan dingin, flu dan sinus mendera, maka obat-obatanlah yang sangat diperlukan. Untung aja bawa penghangat badan seperti jahe dan obat atau jamu kemasan. Setelah minum dan isirahat yang cukup, maka kondisi badan mulai membaik.


Oh iya, tempat favorite selama di Korea itu jatuh pada Nami Island. Nami ini terkenal gara-gara menjadi lokasi syuting Winter Sonata yang populer pada tahun 2000an. Di drama itu, pulau Nami benar-benar tertutup oleh salju, namun pada saat saya datang, hanya ada pohom-pohon tanpa daun. Walau tanpa salju, tetap saja dinginnya udara tidak dapat disembunyikan sama sekali. 

Tapi Nami memang menarik walaupun pohonnya tanpa daun sekalipun, jutsru itulah yang membuat Nami dijadikan tempat untuk berfoto dengan latar pohon-pohon besar yang berderetan rapi dan mungkin inilah satu-satunya pulau yang sangat bagus untuk difoto dalam keadaan apapun seperti musim dingin dan salju sekalipun.


Pada saat ke Korea, beruntung saya hanya flu dan sinus saja. Beda cerita pada saat saya di Jepang, pada bulan Oktober, pada saat musim gugur. Sebetulnya, peralihan antara musim panas ke musim gugur. Cuacanya banyak hujan dengan suhu belasan derajat celcius. Ini pertama kalinya saya sakit herpes dan sangat kesulitan mencari obat-obatan karena regulasi di Jepang sangat berbeda. Jadi obat yang saya butuhkan ternyata tidak dijual di apotek-apotek, hanya ada obat pereda nyeri yang akhirnya saya beli untuk menahan radang dan nyeri. 

Beruntung, saya bisa melewati kondisi tersebut dan pada saat di Jakarta, saya segera membeli obat-obatan yang ternyata juga sangat sulit didapatkan di Jakarta. Pengalaman yang luar biasa pada saat di Jepang, karena saya  pun shock ketika mendapati tubuh saya bentol-bentol seperti cacar air dan semakin menjalar disekitar bentolan itu. Intinya, hal-hal tak terduga seperti ini bisa terjadi pada siapapun di negara orang dan kita ngga akan bisa menolaknya. 


Selain prepare obat-obatan dan pakaian yang sesuai dengan cuaca, saya menganggap bahwa asuransi perjalanan merupakan sebuah keharusan. Apalagi kita hanya perlu membayar seharga makan siang di sebuah restoran saja sekitar dibawah 50 ribu per sekali perjalanan. Jika terjadi banyak hal tidak diinginkan, maka asuransi perjalanan bisa membuat kita tenang dan bisa melakukan perjalanan kembali.

Lalu apa asuransi yang bisa menjamin kita dalam perjalanan? 


Happhy One ID, sebuah asuransi yang menawarkan 4 macam yaitu happy me, happy edu, happy home dan happy trip. Happy Trip memberikan keamanan dan perlindungan atas resiko sebelum dan selama perjalanan luar negeri. Beberapa keunggulan asuransi perjalanan happyTrip Internasional:

Perlindungan Pembatalan Perjalanan

Penggantian biaya perjalanan yang telah dibayar di muka bila adanya pembatalan perjalanan karena hal-hal di luar kuasa tertanggung.

Perlindungan Terhadap Bagasi dan Barang Pribadi

Perlindungan atas kehilangan dan kerusakan bagasi termasuk barang-barang di dalamnya serta barang yang dipakai atau dibawa selama melakukan perjalanan

Biaya Medis Akibat Kecelakaan dan Sakit

Penggantian biaya medis yang diperlukan akibat kecelakaan atau sakit selama perjalanan Anda.

Perlindungan Keterlambatan Penerbangan

Santunan untuk setiap 6 jam keterlambatan pada pesawat, kereta api atau kapal laut (sampai batas maksimum yang tertera dalam sertifikat polis) akibat kejadian di luar kuasa tertanggung serta pertanggungan atas biaya pembatalan, biaya akomodasi, dan biaya tambahan lainnya yang muncul akibat adanya perubahan jadwal.

Selengkapnya mengenai happy trip di https://www.happyone.id/happy-trip/product-info
  • Share

Inovasi Aldebaran, Listrik Gratis Untuk Masa Depan Indonesia

  • 11/05/2018 07:22:00 AM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments

Kalau kita menggunakan sumber daya alam secara boros dan tidak terkontrol, lalu apa yang akan ditinggalkan untuk generasi yang akan datang? Secara egois, manusia membutuhkan banyak sumber daya untuk menghasilkan listrik dan kebutuhan lainnya di masa ini. Sedangkan, anak cucu bahkan cicit kita nantinya, akan terkena imbas dari borosnya pemakaian sumber daya pada saat ini. Memang secara logika, sumber daya masih melimpah ruah dan diprediksi tidak akan habis, namun alangkah bijaknya kita menggunakan segalanya dengan bijak dan tidak melampaui batas. 

Masa depan dan sumber daya adalah hal yang akan sangat terkait. Listrik adalah salah satu hal yang membuat kita semua merasakan teknologi. Lagi-lagi saya dan kita semua dihadapkan pilihan yang semakin sulit. Harga listrik bukannya semakin menurun, malah naik tiap tahunnya. Bayangkan jika listrik terus-menerus naik, maka akan berimbas bukan hanya pada kita, namun pengusaha dan pelaku industri yang akan semakin menjerit karena biaya listrik pun semakin membengkak. 


We need the new innovation. Banyak hal yang harus kita lakukan untuk masa depan, salah satunya inovasi dalam listrik. Kita tidak mungkin terus menerus menggunakan energi dari fosil yang tidak dapat terbarukan lagi. Membutuhkan beberapa ribu tahun lagi untuk mendapatkan sumber daya tersebut. Sedangkan kebutuhan akan listrik terus menerus dan akan terus meningkat. Kita membutuhkan hal baru yang ramah lingkungan dan bisa dinikmati siapapun di Indonesia bahkan Dunia. 

Solar Panel, kita tahu bahwa teknologi ini mampu mengatasi permasalahan kekurangan listrik dengan menyerap energi matahari secara gratis dan tidak akan membayar apapun kecuali di depan kita membayar solar panel tersebut. Masalahnya, solar panel hanya mampu menyalurkan tanpa bisa menampungnya. Tidak cukup rupanya sebuah solar panel tersebut, kita membutuhkan sebuah medium untuk menampungnya dan dapat menyimpan untuk jangka waktu yang lumayan lama. 


Rumah masa depan yang hemat energi serta ramah lingkungan adalah sebuah impian yang akan semakin nyata. Aldebaran, sebuah perusahaan Indonesia siap membuat konsep baru yang dapat menampung listrik dan dapat digunakan setelahnya. Inovasi tersebut berupa Baran Power Wall, Baran EV dan Baran Cube. 

Baran Power Wall itu digunakan dalam skala rumah dan home industri, sedangkan Baran Cube diperuntukan untuk skala industri besar. Baran EV (Electric Vehicle) bisa disebut mobil listrik masa depan yang tidak memerlukan bahan bakar seperti bensin.  



Bangga memiliki sosok Victor Wirawan  yang merupakan CEO sekaligus Owner dari PT Aldebaran Rekayasa Cipta dan Dihar Dakir selaku Corporate Secretary dari PT Aldebaran Rekayasa Cipta. Pak Victor memiliki gagasan yang sangat inovatif dan sangat layak diterapkan di Indonesia dalam waktu yang tidak terlalu lama. 

Muda dan berinovasi, seperti inilah gambaran Aldebaran yang mampu melakukan inovasi dalam menghemat energi dan sangat ramah lingkungan. Selama ini kita membayangkan bahwa konsumsi listrik akan terus meningkat, namun tidak sampai pada pemikiran bagaimana merancang sebuah inovasi yang bisa membuat listrik itu gratis dikonsumsi dengan bantuan sebuah alat yaitu Baran Power Wall. 


Saya cukup surprise dengan teknologi ini. Baran Power Wall mampu menampung 8.800 Wh dengan durasi charge atau pengisian selama 4 jam tergantung dari cuaca pada hari itu. Baran Power Wall didesain sangat simple namun tidak mengesampingkan lifestyle dari pemiliknya karena sangat menyatu dengan hunian. 

Selama ini kita mendambakan sebuah rumah yang sangat ramah lingkungan, simple, tidak meninggalkan lifestyle dan sangat powerfull. 


Lalu bagaimana dengan cara pemakaian dan pemasangannya? Baran Power Wall sangat mudah digunakan dan mudah dipasang. Konsumsi listrik per hari pun pasti tidak akan melebihi dari kapasitas yang disediakan. Kalau memiliki rumah yang sangat luas, bisa dipasang beberapa Baran Power Wall. Karena dirancang untuk menampung energi listrik, maka dimensinya sangat pas dan menempel di dinding dengan sangat cantiknya.


Baran EV ini memang dirancang hemat bahan bakar karena seratus persen menggunakan tenaga listrik sebagai penggeraknya. Secara pribadi saya sangat bangga dengan karya ini, karena tidak banyak pemuda Indonesia yang memiliki ide dan inovasi yang brilian mampu merealisasikan ditengah regulasi yang kurang mendukung untuk Industri kreatif anak bangsa. 

Ke depannya, saya berharap banyak sekali rancangan dan inovasi dari anak bangsa yang mampu menciptkan karya yang luar biasa dan tentunya ramah lingkungan. Informasi lengkap mengenai Aldebaran ini bisa diakses melalui https://www.baran-energy.com/ dan Instagram di http://www.instagram.com/aldebaran_indonesia .

Saya tunggu karya-karya selanjutnya dari anak muda harapan bangsa. Kalau bukan kita yang berperan bagi Indonesia, siapa lagi? 
  • Share

Serunya Nyanyi Bareng Marion Jola di Pesta Jutawan Sobatku Jabar

  • 11/03/2018 10:01:00 AM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments
Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

Wah, dia bisa pergi umroh loh, padahal dia hanya tukang bubur? Wah, dia itu bisa kuliah S2 loh, padahal hanya pegawai biasa? Wah, dia bisa buka usaha loh, padahal hanya ibu rumah tangga? Kadang kala kita melihat rumput tetangga itu lebih hijau daripada rumput kita sendiri. Kita juga cenderung melihat hasil daripada usaha yang telah dilakukan oleh tetangga kita. Dan, yang paling parah, kita cenderung merendahkan atau nyinyir dengan segala kesuksesan orang lain. Cobalah lihat usaha yang telah dilakukan dan cobalah lihat lebih dalam cara yang ia lakukan agar bisa sukses. Siapa tahu kita bisa melakukan usaha yang lebih dan meraih hasil yang lebih banyak dari tetangga kita. Never say never and do your best.

Saya termasuk tipikal 'penasaran' atau kepo tapi tidak terlalu ngiri sih (walau padahal panas hati LOL), tapi saya jadikan sebagai motivasi agar saya bisa lebih baik dan bisa meraih hasil yang lebih baik. Kadang ada kalanya merasa gagal dan merasa tidak berguna, namun saya melihat banyak peluang untuk lebih maju lagi. Kalau pun misalnya pengen pergi ke luar negeri atau ke luar daerah, saya biasanya ikutan lomba. Kalau misalnya pengen dapat apapun, biasanya saya akan coba peruntungan dengan  undian. Ya, tidak ada salahnya mencoba berbagai macam peluang yang ada dengan modal pemikiran, usaha, kerja keras dan kepandaian serta strategi. Salah satu yang membuat beberapa orang bisa mewujudkan mimpinya adalah dengan cara menabung di sobatku. Kali ini saya tidak berada di Jakarta, namun saya berpetualang bersama jutawan dari Jabar di Bandung. Dan, dari Bandung inilah segala mimpi-mimpi warga Jawa Barat terwujud dengan adanya Sobatku. Nanti, saya akan bagikan cara mendapatkan undian dan tips lainnya.

Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

Satu hal lagi yang membuat saya rela ke Bandung yaitu Marion Jola. Ya, bintang baru yang kini hits lewat lagu 'Jangan' berduet dengan Rayi RAN dan So In Love yang baru saja dirilis di bulan lalu. Siapa yang ngefans sama Marion Jola? Siapa yang pengen nyanyi bareng dengan Marion Jola? Atau berjoget mengikuti irama bersama Marion Jola? Saya pun demikian, saya pengen bernyanyi dan mengikuti irama menikmati lagu-lagunya. Jadi, siap-siap ya. 

Sebelum penampilan Marion Jola, di Cihampelas Walk, Bandung, diadakan terlebih dahulu Dance Competition beberapa SMA di Bandung dan sekitarnya. Mulanya saya tidak terlalu 'ngeh' kalau dance yang mereka tampilkan itu sangat memukau. Meskipun masih muda, gerakan dan kekompakannya sudah tidak diragukan lagi. Saya menikmati setiap penampilan mereka. Saya sebetulnya tidak terlalu suka dengan dance, karena proporsi tubuh yang tidak ideal (hehehe). 

Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

Kostum yang dikenakan para peserta Dance Competition juga menarik perhatian saya. Detailnya sangat diperhatikan sampai -sampai rambut pun didesain untuk menarik perhatian juri dan masyarakat Bandung yang berada di Ciwalk. Dan, lucunya mereka juga mengcopy paste gaya Kribi. Kribi ini adalah maskot Sobatku yang memiliki rambut keriting dan sangat ceria. Kribi ingin menyampaikan bahwa dengan nabung seberapa pun ini akan membawa keberuntungan dan bisa menang undian yang dilakukan setiap bulan dan 3 bulan akan diundi 100 juta dan hadiah Umroh. Kece kan? 

Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

Oh iya, saya juga sempat bergaya dan membagikan kebahagian, karena selain terdapat dance competition juga kita bisa mengikuti lomba foto seru bersama kribi dan beginilah ekspresi saya bersama Kribi. Bagaimana gaya saya sudah meyakin kan? Atau masih kurang gayanya? Ada yang mau saran agar saya bisa menang? Hehehe. Sebetulnya ini hanya untuk ikutan serunya Pesta Jutawan Jabar bersama Sobatku aja sih hehehe.

Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

Lapar? mau jajanan? atau sekedar mau nyemil cantik? Tenang saja, di Pesta Jutawan Jabar, Ciwalk, banyak sekali jajanan yang bisa membuat perut kenyang. Gorengan, Siomay, Cilok, Baso Aci dan masih banyak lagi jajanan lainnya. Saya mencoba Baso Aci, mulanya saya pikir porsinya akan sedikit saja, namun kenyataannya sangatlah banyak. Kuah basonya sangat segar dengan cabai yang menggugah selera banget. Baso acinya sangat Endolita, sesuai dengan brand yang dibangunnya, hahaha lucu ya namanya Endolita, tapi bagi saya mah tetap endolita rasanya.

Yang spesial, nasabah sobatku ini bisa mendapatkan banyak diskon jika berbelanja di booth disekitar lokasi acara. Ngga kebayangkan kalau bisa mendapatkan diskon padahal harga makanannya sudah dalam kategori sangat terjangkau banget. 

Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

Dance Competition bukan menjadi satu-satunya acara, namun banyak acara termasuk bagi-bagi hadiah dengan mengadakan kuis yang sangat menghibur karena harus menyebutkan kata-kata dengan cepat tanpa keserimpet. Hayo kamu bisa ngga menyebutkan kata uler melingker diatas pager dengan cepat tanpa tersilat lidahnya? Ayo kamu coba deh sekarang, hehehe dijamin lidah kamu jadi keserimpet seperti peserta yang berasal dari pengunjung dan peserta dance competition. 

Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

Sebelum ke A Project dan nantinya Marion Jola. Saya mau bagi-bagi tips nih untuk dapat menang undian setiap bulan dan 3 bulan untuk hadiah 100 juta dan Umroh. Ini dia tips dan cara mudah mendapatkan hadiah dari sobatku :

Download Aplikasi Sobatku 

Download terlebih dahulu di playstore dan apple store aplikasi sobatku. Kemudian registrasi dan lengkapi biodata yang diminta termasuk KTP dan identitas lainnya. Persiapkan data-data agar mudah mengisi biodatanya.

Nomor Hape Adalah Nomor Rekening

Satu hal yang membuat Sobatku ini mudah adalah kamu tidak harus menghafal nomor rekeningmu, karena nomor hape itu adalah nomor rekeningmu. Mudah dan praktiskan?

Nabung Melalui Transfer dan Alfamart

Mulailah menabung dengan nominal minimal 50 ribu rupiah, maksimal 20 juta dalam satu rekening. Jadi kalau memiliki beberapa nomor, bisa banget didaftarkan lagi, bisa ajak keluarga dan saudara serta lainnya juga. Untuk menabungnya juga sangat mudah karena tinggal transfer dari bank lain serta di alfamart. 

Perbanyak Peluang Dengan Banyak Poin Undian

Nah, untuk melebarkan peluangmu untuk menang, jangan lupa untuk rajin menabung dengan saldo yang banyak sekitar 10 juta per bulan. Karena dengan saldo minimal 10 juta kamu akan mendapatkan banyak poin yang nantinya diundi. Begini cara perhitungannya. 


Berdoa Dan Pantau Terus Social Media Sobatku

Dan apabila sudah berusaha maksimal, jangan sampai lupa untuk memantau terus social media Sobatku di https://www.instagram.com/sobatku_id dan kalau mau pantau juga intsagram aku ya di www.instagram.com/salmanbiroe . Dan bisa buka juga website resminya di www.sobatku.com .

Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

A Project menyanyikan banyak hits yang sangat terdengar familiar di telinga. Saya terhanyut dengan suaraa sang vokalis yang sangat nyaring banget. Nah, kalau kamu bagaimana? Kamu suka lagu yang apakah? Kalau saya sih suka lagu yang melow-melow banget gitu deh. Tampilan ini sebelum diumumkan jutawan dari Jabar nih hehehe. 

Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar


Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

Jeng-jeng inilah saat yang ditunggu-tunggu oleh warga Jabar yaitu pengundian hadiah tabungan berupa hadiah 1,234 juta, 5 juta dan hadiah utama berupa Umroh. Selain itu dilakukan undian untuk periode 3 bulan dengan hadiah 100 ribu, 500 ribu, 1 juta, 5 juta, 10 juta, 100 juta dan hadiah Umroh. Wow, kesempatan untuk menang itu selalu ada loh untuk periode bulanan dan 3 bulanan. Selama kepada seluruh pemenang undian Sobatku di Pesta Jutawan Jabar, semoga dapat mempergunakannya dengan baik dan semoga berkah, Amin. 


Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

Selamat juga kepada Melinda pemenang undian 100 juta rupiah dan Thomas Rudi sebagai pemenang hadiah Umroh pada saat Pesta Jutawan Jabar.

Dan kini saatnya yang dinantikan, Marion Jola. Saat penampilan Marion Jola, penonton di Ciwalk Bandung ini semakin membludak. Memang daya tarik Marion Jola ini sangatlah menarik perhatiaan termasuk saya. 

Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

Indonesian Lifestyle Blogger - Salmanbiroe - Sobatku Pesta Jutawan Jabar

Marion Jola menyanyikan banyak lagu termasuk Jangan yang merupakan single terbarunya yang berduet dengan Rayi RAN. Selain itu Marion Jola juga menyanyikan lagu yang baru saja rilis yaitu Say In Love. Wow, ternyata Marion Jola ini memang sangat pintar mengambil hati pengemar termasuk saya. Saya yang tidak termasuk dalam fan basenya pun dapat ikut larut dan menyanyikan lagu-lagunya yang memang sangat familiar di telinga.

Rasanya tidak ingin mengakhiri Pesta Jutawan Jabar ini karena memang sangat menarik dan banyak sekali kejutannya apalagi yang telah mendapatakan banyak hadiah. Selamat sekali lagi dan lebarkan pelauangmu dengan menabung di Sobatku. See you in others city ya.


  • Share

Inspirasi Dari Sang Penanam Buah Langka Kalimantan, Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2018

  • 11/01/2018 11:00:00 PM
  • By Salman Faris
  • 1 Comments

Apa yang sudah kita berikan pada bangsa kita ini? Mungkin kita belum memberikan apapun. Namun dengan baiknya, negeri ini menghadiahkan sumber dan kekayaan alam yang bisa kita nikmati tanpa harus bersusah payah. Dulu saya pernah ditanya guru saya, "Apa yang kau berikan kepada negerimu ini?" Saya hanya tersenyum lugu dan dalam hati saya hanya bisa berkata, suatu saat nanti saya ingin menjadi inspirasi bagi orang banyak. Guru saya pun tersenyum, beliau selalu berkata bahwa apapun cita-cita kami, kami bisa memberikan sumbangsih untuk negeri. Bekerjalah dengan rajin dan kerja keras, suatu saat orang tua dan bangsa ini akan bangga dengan hasil kerja yang sudah kita perbuat belakangan ini.

Saya tersenyum ketika menerima undangan SATU (Semangat Astra Terpadu Untuk) Indonesia Awards 2018 dari PT Astra International Tbk. Kali ini saya bukanlah inspirator, namun saya mampu menyihir ratusan hingga ribuan orang lewat tulisan yang saya peroleh dari buah pemikiran. Bukankah guru saya bilang bahwa apapun pekerjaannya, kerjakan dengan sepenuh hati, apresiasi merupakan bonus dan anugerah yang bisa membuat kita lebih termotivasi lagi. SATU Indonesia Awards ini merupakan pemberian apresiasi kepada sosok Inspiratif (Inspirator) yang mampu menggerakkan masyarakat dengan karyanya yang sangat inovatif dan luar biasa. Bahkan, saya pun sampai geleng-geleng kepala tanda kagum akan karya setiap penerima apresiasi.


Sebelum memasuki tahap final dan memberikan apresiasi, 9th SATU Indonesia Awards 2018 ini telah menjaring hampir 6.000 karya dari seluruh Indonesia. Ini menjadi bukti bahwa pemuda Indonesia masih sangat peduli dengan bangsanya dan menjawab pertanyaan yang mengganjal di dalam dada mereka tentang apa yang telah kamu lakukan untuk bangsa ini. Saya sangat kagum dan terpukau dengan antusiasme pemuda di seluruh Indonesia, berbanding terbalik dengan bayang saya dengan kenakalan pemuda mulai dari tawuran, narkoba, dan kejahatan lainnya yang justru menghancurkan masa depan.

“Berikan saya sepuluh pemuda dan akan saya goncangkan dunia.” Bung Karno, Presiden pertama Indonesia pernah mengatakan ini untuk membangkitkan semangat pemuda-pemuda Indonesia yang sebetulnya memiliki banyak potensi luar biasa bahkan tidak kalah dibandingkan dengan pemuda-pemuda dari negara maju sekalipun. Jika satu pemuda mampu menggerakan setidaknya 10 orang maka bukan tidak mungkin seluruh penduduk di Indonesia ini tidak akan kekurangan dalam berbagai hal. SATU Indonesia Awards inilah yang memberikan wadah atau platform bagi seluruh pemuda yang memiliki inovasi yang brilian dan belum pernah menerima penghargaan.

Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Bapak Prijono Sugiarto membuka SATU Indonesia Awards 2018
Apresiasi Astra Untuk Anak Bangsa 9th SATU Indonesia Awards 2018 memberikan penghargaan kepada anak-anak muda inspiratif yang berkarya di bidang Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, Teknologi, dan Kelompok yang mewakili kelima bidang tersebut. Dewan juri yang digandeng pun sangat kompeten dalam bidangnya, yaitu Menteri Kesehatan Republik Indonesia Prof. Nila Moeloek, Dosen Ilmu Lingkungan Pascasarjana Universitas Indonesia Prof. Emil Salim, Guru Besar Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta Prof. Fasli Jalal, Pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan Ir. Tri Mumpuni, Pakar Teknologi Informasi Onno W. Purbo Ph,D, Komisaris PT Tempo Inti Media Tbk Bambang Harymurti, Head of Corporate Communications Astra International Boy Kelana Soebroto, Head of Environment & Social Responsibility Astra International Riza Deliansyah, dan juri tamu Founder dan CEO GO-JEK Nadiem Makarim.

Bapak Prijono Sugiarto, Presiden Direktur PT Astra International Tbk, menyampaikan semangat yang sama bahwa kini saatnya pemuda-pemudi di Indonesia mampu memberikan inspirasi dengan karya nyata bukan malah sebaliknya. Saya jadi teringat dulu saya memiliki kawan di universitas yang selalu bersemangat mengikuti kompetisi dengan ide-idenya yang sangat brilian. Bahkan karyanya yang merupakan manisan dari batang pepaya mampu membawa kami (waktu itu kami satu tim) lolos sampai ke tingkat nasional. Rupanya dari bahan-bahan yang dianggap kurang berguna, ternyata bisa dimanfaatkan dengan nilai jual yang lebih tinggi. Memori berjumpa dengan pemuda-pemuda yang luar biasa dari seluruh Indonesia memang sangat menyenangkan dan kembali melahirkan banyak ide-ide dan mimpi-mimpi yang belum tuntas kami realisasikan.



Dari sekitar 6.000 karya dari seluruh Indonesia, kemudian terpilihlah 7 penerima apresiasi. Dari bidang kesehatan, Nordianto mampu menarik perhatian juri dengan kampanye menekan penikahan dini dan melahirkan banyak relawan dengan GenRengers Educamp. GenRengers Educamp ini menyiapkan peserta untuk punya pemahaman tentang reproduksi remaja kemudian dapat menjadi role model bagi remaja lainnya. Bidang pendidikan, Surya Dharma adalah penerima apresiasi 9th SATU Indonesia Awards 2018 sebagai pejuang pendidikan wajib belajar 12 tahun di Palu, Sulawesi Tengah. Menurutnya, dengan tuntas wajib belajar 12 tahun, para lulusan bisa mendaftar setidaknya sebagai buruh pabrik atau berwirausaha sehingga mendorong untuk tidak melakukan tindak kejahatan. Mohamad Hanif Wicaksono dari Kalimantan Selatan, merupakan pejuang Lingkungan. Ia merupakan pembudidaya tanaman buah langka. Buah endemik Kalimantan menurutnya perlu dibudidayakan sehingga bisa mendatangkan manfaat ekonomi jika dikelola dengan baik.



Franly Aprilano Oley, Kalimantan Timur, juga menerima apresiasi di bidang Lingkungan. Baginya menyejahterakan warga dengan memaksimalkan potensi lokal yang dimiliki tanpa harus merusak keanekaragaman hayati di dalamnya. Sedangkan Narman dari Baduy, Lebak, Banten, ini mampu membuka cara berpikir masyarakat Baduy untuk lebih sejahtera dari berwirausaha secara online. Baginya sangat berat untuk menerobos tradisi di Baduy apalagi pemuka adat menegaskan untuk tidak menggunakan internet untuk hal-hal selain membantu penjualan kerajinan tangan khas Baduy, jangan sampai mengubah tatanan adat Baduy. Azza Aprisaufa merupakan penerima apresiasi dari Takengon, Aceh, di bidang Teknologi. Ia memberdayakan sarjana melalui sebuah aplikasi. Program (aplikasi) ini bisa juga dibuat dan diterapkan di sejumlah wilayah Indonesia dan menjadi salah satu solusi pemberdayaan manusia, khususnya para sarjana dan magister.


Nodeflux dari Jakarta juga menjadi penerima apresiasi dari bidang Teknologi, hanya saja mereka masuk dalam kategori Kelompok. Ia mengembangkan Teknologi Artificial Intelligence yang membantu pemerintah kota di beberapa wilayah di Indonesia dalam mengembangkan kemampuan manajemen perkotaan dengan konsep smart city. Selamat kepada para penerima apresiasi 9th SATU Indonesia Awards 2018, semoga mampu menjadi inspirator yang terus menerus menggerakan masyarakat di Indonesia ke arah kemajuan.



Selain acara awarding, 9th SATU Indonesia Awards 2018 juga menampilkan banyak musisi Indonesia mulai dari yang legendaris seperti Gigi, hingga Gloria Jessica dan Tulus, untuk menghibur penonton yang memadati Cendrawasih Hall, Jakarta Convention Center, malam itu (27/10). Gigi dengan Armand Maulana, mampu menghipnotis penonton termasuk saya dengan lagunya yang nostalgic banget. Gloria Jessica juga menyanyikan lagu A Sky Full of Stars yang membuatnya tenar di Indonesia. Tulus dengan melownya mampu membuat kami bernyanyi lagu-lagunya yang kece banget. 


Saya tertarik dengan Mohamad Hanif Wicaksono, Sang Penanam Buah Langka Kalimantan. Bagi saya, buah itu sangat memorable. Dulu saya sangat gemar manjat pohon jambu batu di kampung, selain itu saya suka sekali dengan buah-buah lain yang tumbuh secara subur di pekarangan rumah sendiri maupun tetangga. Di Jakarta, beton-beton tinggilah yang setiap hari menghias kehidupan saya kini. Beruntung sekali rasanya bertemu dengan Mas Hanif.

Mas Hanif mendiami Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Yang membuat saya kagum adalah kegigihannya selama 6 tahun belakangan ini mengembangbiakan buah langka asli Kalimantan, padahal ia bukanlah penduduk asli dari Kalimantan Selatan. Profesinya sebagai penyuluh keluarga berencana di Kabupaten Balangan ini membuatnya sering keluar masuk desa terpencil, salah satunya Desa Marajai, Kecamatan Halong dimana ia banyak mendapatkan banyak informasi buah-buahan hutan dari masyarakat adat Suku Dayak. Mulai dari sinilah ia mendokumentasikan setiap buah yang ia temukan di dalam hutan. Mulai dari sini pula, ia belajar bagaimana mengidentifikasi dan membudidayakannya karena memang terancam punah.

Tak berhenti mendokumentasikan, ia juga membudidayakan dengan melibatkan masyarakat di sekitar tempat tinggalnya. Kemudian, ia juga memiliki program Tunas Meratus dan hingga saat ini telah mengumpulkan kurang lebih 160 jenis bibit buah langka khas Kalimantan



Demi keberlanjutannya, Hanif menggerakkan masyarakat dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang berbagai macam jenis buah langka asli Kalimantan.

Kita membutuhkan lebih banyak Hanif-Hanif lainnya untuk melestarikan buah langka asli dari hutan-hutan di Indonesia. Kita membutuhkan banyak sosok-sosok seperti penerima apresiasi SATU Indonesia Awards. Untuk info lebih lengkap tentang penerima apresiasi 9th SATU Indonesia Awards 2018, klik aja www.satu-indonesia.com/satuindonesiaawards .

Siapkan dirimu untuk mengikuti SATU Indonesia Awards 2019 yang merupakan penyelenggaraan tahun ke-10, yang tentunya banyak sekali kejutan dan hadiah yang akan diberikan kepada sosok-sosok muda inspiratif


  • Share

Perjalanan Menuju Pantai Di Belitung Dari Pangkal Pinang, Bumi Laskar Pelangi

  • 11/01/2018 07:39:00 AM
  • By Salman Faris
  • 7 Comments


Perjalanan saya berlanjut ke Belitung dari Pangkal Pinang, Bangka. Pilihan saya jatuh kepada pesawat kecil yang sering disebut ATR. Jangan bayangkan pesawat besar seperti boeing ataupun air bus yang sering membawa dari Jakarta menuju Denpasar, penumpangnya saja tak sampai seratus. Tentu saja jantung ini dibawa dalam situasi yang tak nyaman seperti sedang mengucapkan Ijab Qabul dalam pernikahan saja. Untung saja Hendrik sangat berpengalaman dalam hal pesawat-pesawatan. Maklum saja, pacar yang tak kunjung dinikahinya itu berprofesi sebagai pramugari salah satu maskapai besar di Indonesia.

“Ndrik, ini bener ngga apa-apa?”

Wajah saya setengah pucat ketika saya duduk dan mengenakan sabuk pengaman.

“Biasanya sih banyak turbulence, Man.”

Hendrik bukan malah meredakan sport jantung ini namun menambah ketakutan saya.

Sebetulnya, selain jalur udara kami bias naik jalur laut dengan durasi sekitar 4 jam perjalanan, namun Tuhan Maha Baik dan jadilah kami naik pesawat yang tengah tinggal landas ini. Saya memejamkan mata tanda berdoa dengan konsentrasi penuh. Sementara Hendrik hanya tersenyum puas sambal sesekali menghujat betapa lemahnya seorang traveller yang sering mengunakan berbagai moda transportasi ini.







Drama di dalam pesawat tak berlangsung lama, hanya sekitar 45 menit. Pramugari tengah mengecek sabuk pengaman kami sebelum mendarat di Bandar Udara H. AS. Hanand Joeddin, Tanjung Pandan, Belitung.

Suara deru pesawat telah berhenti dan kami semuanya turun menuju bandara. Diluar kami berdua telah dijemput oleh supir dari kebun tempat kami melakukan pekerjaan. Sesuai rencana, sebelum menuju penginapan, kami berkeliling terlebih dahulu di pantai Laskar Pelangi dan restoran seafood untuk makan malam. 




Beruntung supir kami dengan senang hati mengantarkan kami ke Pantai Tajung Tinggi dan lebih ternama dengan sebutan Pantai Laskar Pelangi. Sebelum setenar sekarang, pantai ini hanya dinikmati warga sekitar wilayah Sumatra. Semenjak dijadikan sebagai salah satu tempat syuting Laskar Pelangi, maka nama film garapan Riri Reza ini melekat dan dijadikan sebagai ikon wisata. Hasilnya, pantai sangat booming. Bahkan warga menyebut jika tidak menginjakan kaki di pantai ini, tidak disebut ke Belitung.

Jarak tempuh dari Bandara ke pantai tak lebih dari satu jam. Jalanan di Belitung lumayan bersahabat namun memang kurang lebar karena belum dilakukan pelebaran. Namun karena sangat jarang mobil yang melintas tak membuat kenyamanan kami berdua berkurang.


Finally, kami sampai di Pantai Laskar Pelangi. Cuaca saat itu cukup berawan sehingga warna biru lautnya terlihat sangat pucat. Walaupun sempat kecewa, namun akhirnya dinikmati sebagai bagian dari liburan yang singkat, tidak lebih dari beberapa jam ini. Kata orang, aji mumpung namun kapan lagi kan?

Laskar Pelangi merupakan sebuah Novel yang diangkat ke layer lebar. Melalui tangan dingin Riri Reza dan Mira Lesmana, Laskar Pelangi mampu menghipnotis penonton Indonesia dengan film tentang mimpi seorang anak dari sekolah yang tak layak disebut sekolah. Namun siapa sangka, muridnya mampu berprestasi dan membungkam dunia yang selama ini memandang sebelah mata.

Sebelum betul-betul menginjakan kaki di pantai, saya mengabadikan tulisan Laskar Pelangi yang berada tak jauh dari bibir pantai. Seperti biasa, setelah saya, kini giliran Hendrik yang saya foto. Rambut plontos dan senyum yang membuat siapapun yang melihat terpingkal-pingkal membuat saya pun ikut tertawa. 





Karena waktu kami tak banyak, kami langsung menuju ke Pantai. Sore itu tak begitu banyak orang, maklum saja hari ini masih weekdays belum menginjak weekend. Entah kalau hari jumat, sabtu dan minggu tentu aja akan sangat berbeda.

Pose, jepret, pose, jepret, pose, jepret, begitulah yang kami lakukan untuk mengejar momen yang sebentar lagi sunset namun mendung. Sementara, kami pun telah ditunggu dan ditelpon oleh pemilik penginapan yang lumayan jauh dari pantai. Dan sebelum sampai di penginapan, kami mampir di sebuah restoran seafood yang lumayan ternama di Belitung.

Selain jelajah pantai, jika masih memiliki waktu yang cukup panjang bisa menambahkan Pulau Lengkuas, Pulau Basir, Pulau Pelayar dan Pulau Burong sebagai tambahan destinasi. Selain jelajah pulau, kota 1001 kopi yang terletak di timur pulau Belitung ini bisa dijadikan alternatif kunjungan di hari lain.



Selain pantai, Belitung pun memiliki Museum Kata Andrea Hirata dan Museum Tanjung Pandan. Museum Andrea Hirata ini merupakan museum yang menyimpan karya-karya Andrea Hirata mulai dari novel yang pertama sampai yang terakhir. Selain karya Andrea, museum ini menyiman foto lawas Belitung dari masa ke masa. Museum Tanjung Pandan merupakan museum rekam jejak sejarah dalam bentuk pakaian, peninggalan hingga sisa kapal karam.




  • Share