salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger
    • Home
    • About Me
    • Contact Me
    • Tekno
    • Film
    • Travel
    • Food

     


    Kalau dipikir-pikir, salah satu pengeluaran yang paling sering bikin saya mengelus dada selama jadi anak kos bukanlah kopi, ongkos transportasi, atau jajan yang tiba-tiba muncul di aplikasi. Justru yang sering membuat saya merasa sayang adalah ketika harus membuang sayuran yang belum sempat dimasak.

    Kejadiannya sudah berulang kali.

    Biasanya bermula dari niat baik. Sepulang kerja atau setelah menyelesaikan beberapa urusan, saya mampir ke pasar atau supermarket. Melihat deretan sayuran yang masih segar memang berbahaya. Bayam terlihat hijau, kangkung tampak baru dipanen, sementara wortel dan brokoli berjajar rapi di rak pendingin.

    Awalnya hanya berniat membeli beberapa bahan untuk dua hari. Entah bagaimana, saat sampai di kasir kantong belanja sudah penuh.

    "Besok masak ini, lusa masak itu," pikir saya waktu itu.

    Sayangnya hidup sering punya rencana lain.

    Ada pekerjaan yang mendadak harus diselesaikan. Ada teman yang mengajak makan di luar. Kadang ada rasa malas yang datang tanpa permisi. Tahu-tahu tiga atau empat hari berlalu begitu saja.

    Ketika kulkas dibuka, beberapa sayuran masih terlihat segar. Namun ada juga yang mulai menguning, layu, atau kehilangan teksturnya. Rasanya sayang sekali karena uang yang dikeluarkan sebenarnya tidak sedikit jika dihitung dalam jangka panjang.

    Pengalaman seperti itu membuat saya mulai mencari tahu berbagai cara menyimpan sayuran yang benar. Awalnya saya mengira cukup dengan memasukkan semuanya ke kulkas. Ternyata tidak sesederhana itu.

    Saya baru benar-benar menyadarinya setelah pindah ke kontrakan yang lebih luas. Sebelum tinggal di tempat sekarang, saya menempati kos yang ukurannya terbatas. Bahkan salah satu alasan pindah adalah karena plafonnya sempat jebol. Setelah memiliki ruang yang lebih lega, saya akhirnya bisa membeli kulkas yang selama ini hanya masuk daftar keinginan.

    Lucunya, alasan utama membeli kulkas saat itu bukan untuk menyimpan sayuran.

    Yang terbayang justru sederhana. Saya ingin punya stok air dingin kapan saja tanpa harus membeli es batu setiap hari.

    Namun beberapa bulan kemudian, saya sadar bahwa manfaat terbesar kulkas justru datang dari kebiasaan memasak. Stok bahan makanan lebih terjaga dan frekuensi membuang sayuran karena keburu rusak mulai berkurang.

    Meski begitu, saya tetap harus belajar tentang cara menyimpan sayuran di kulkas agar hasilnya benar-benar maksimal.

    Tidak Langsung Mencuci Semua Sayuran

    Ini mungkin kesalahan terbesar yang dulu sering saya lakukan. Setiap pulang belanja, semua sayuran langsung dicuci sampai bersih. Dalam pikiran saya, cara itu akan membuat proses memasak menjadi lebih praktis. Tinggal ambil, potong, lalu masak.

    Belakangan saya mengetahui bahwa air yang masih menempel pada sayuran justru bisa mempercepat proses pembusukan.

    Sejak itu saya mulai mengubah kebiasaan. Sayuran disimpan dalam kondisi kering dan baru dicuci ketika akan digunakan. Hasilnya cukup terasa. Bayam dan sawi yang biasanya cepat layu bisa bertahan lebih lama.

    Dari berbagai cara menyimpan sayuran, langkah sederhana ini menjadi salah satu yang paling berpengaruh.

    Menambahkan Tisu Dapur di Wadah Penyimpanan

    Saya pertama kali mengetahui trik ini dari seorang teman yang cukup rajin memasak. Awalnya saya menganggapnya terlalu ribet. Masa hanya menyimpan sayuran saja harus menggunakan tisu? Namun setelah mencoba sendiri, saya mengerti alasannya.

    Tisu dapur membantu menyerap kelembaban berlebih yang sering menjadi penyebab sayuran cepat menguning. Sekarang hampir setiap kali menyimpan bayam, selada, atau sawi, saya selalu meletakkan beberapa lembar tisu di bagian bawah wadah. Kelihatannya sepele, tetapi efeknya cukup terasa.

    Jangan Biarkan Sayuran Tetap di Kantong Belanja

    Saya pernah membiarkan sayuran tetap berada di kantong plastik supermarket selama beberapa hari. Ketika dibuka kembali, kondisinya sudah jauh berbeda dibanding saat pertama kali dibeli.

    Sejak saat itu saya mulai memindahkan sayuran ke wadah penyimpanan yang lebih rapi. Selain membantu menjaga kualitasnya, kulkas juga terlihat lebih teratur.

    Hal sederhana seperti ini ternyata menjadi bagian penting dari cara menyimpan sayuran di kulkas agar tetap segar yang sering luput dari perhatian.

    Pisahkan Berdasarkan Jenisnya

    Dulu saya sering mencampur semua bahan makanan dalam satu rak. Cabai, tomat, bayam, sawi, bahkan daun bawang berada dalam satu tempat yang sama. Praktis memang, tetapi ternyata tidak ideal.

    Sekarang saya mencoba memisahkan sayuran berdasarkan jenisnya. Sayuran berdaun ditempatkan dalam wadah tersendiri, sementara cabai dan tomat memiliki tempat yang berbeda.

    Selain membuat kulkas lebih rapi, cara ini membantu menjaga kualitas masing-masing bahan makanan lebih lama.

    Menjaga Suhu Tetap Stabil

    Ada satu kebiasaan yang baru saya sadari setelah cukup lama menggunakan kulkas. Saya sering membuka pintu kulkas terlalu lama sambil berpikir ingin mengambil apa.

    Ternyata kebiasaan kecil itu membuat suhu di dalam kulkas berubah-ubah. Sekarang saya berusaha lebih disiplin. Sebelum membuka kulkas, saya sudah tahu apa yang akan diambil sehingga pintunya tidak terlalu lama terbuka.

    Bagi saya, ini merupakan bagian penting dari cara menyimpan sayuran di kulkas agar tetap segar yang sering dianggap sepele.

    Ketika Kulkas yang Tepat Membantu Sayuran Bertahan Lebih Lama

    Setelah mencoba berbagai cara menyimpan sayuran di kulkas, saya menyadari bahwa ada satu faktor lain yang tidak kalah penting, yaitu kualitas kulkas itu sendiri.

    Saya pernah berpikir bahwa semua kulkas pada dasarnya sama saja. Yang penting dingin. Namun setelah mulai rutin memasak dan menyimpan stok bahan makanan untuk beberapa hari, saya sadar bahwa kapasitas penyimpanan, kestabilan suhu, dan distribusi udara dingin ternyata cukup berpengaruh terhadap kesegaran sayuran.

    Apalagi sekarang saya tidak lagi belanja harian. Biasanya sekali belanja sudah sekalian membeli sayuran, buah, telur, hingga berbagai bahan makanan lain untuk beberapa hari kedepan.

    Karena itulah saya mulai memperhatikan beberapa pilihan kulkas yang menawarkan kapasitas besar dan teknologi pendinginan yang mendukung penyimpanan bahan makanan.

    Midea Everest 2 Door Refrigerator MDRT611EVD28ID


    Kalau dulu saya sering kesulitan mencari ruang kosong untuk menyimpan sayuran, kulkas ini sepertinya bisa menjawab masalah tersebut. Midea Everest hadir dengan kapasitas besar hingga 473 liter, serta pilihan kapasitas 428 liter yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

    Bagi yang terbiasa menyimpan stok sayuran dalam jumlah banyak, ruang penyimpanan yang luas tentu menjadi nilai tambah tersendiri. Sayuran berdaun, buah-buahan, hingga bahan makanan lainnya bisa ditata lebih rapi tanpa harus saling bertumpuk.

    Kulkas ini juga dilengkapi teknologi Inverter Quattro yang membantu menjaga suhu tetap stabil sekaligus lebih hemat energi. Kehadiran Digital Panel memudahkan pengaturan suhu sesuai kebutuhan, sementara fitur No Frost membuat pengguna tidak perlu repot membersihkan bunga es yang sering mengurangi ruang penyimpanan.

    Menariknya lagi, tersedia pilihan warna hitam dan silver yang memberikan kesan modern untuk dapur maupun ruang makan.

    Midea Side by Side Refrigerator MDRS715FGF28ID

    Seiring waktu, saya menyadari bahwa salah satu cara menyimpan sayuran di kulkas agar tetap segar adalah memberikan ruang yang cukup bagi setiap bahan makanan. Ketika kulkas terlalu penuh, sirkulasi udara dingin sering kali tidak bekerja secara optimal.

    Karena itu, kulkas side-by-side seperti Midea MDRS715FGF28ID terasa menarik untuk dipertimbangkan. Dengan kapasitas mencapai 558 liter, ruang penyimpanannya sangat lega untuk memisahkan sayuran, buah, minuman, dan bahan makanan beku.

    Kulkas ini dibekali teknologi Platinum Fresh yang membantu menjaga kesegaran bahan makanan lebih lama. Selain itu, teknologi Multi Air Flow memastikan udara dingin tersebar merata ke setiap sudut kulkas sehingga suhu tetap konsisten.

    Adanya Digital Panel membuat pengaturan suhu menjadi lebih praktis, sementara Inverter Quattro membantu menjaga performa pendinginan tetap efisien dan hemat energi.

    Midea Side by Side Refrigerator MDRS715FGF30ID

    Pilihan berikutnya juga hadir dengan kapasitas besar 558 liter yang cocok untuk keluarga maupun siapa saja yang sering menyimpan stok bahan makanan dalam jumlah banyak.

    Menurut saya, kulkas ini menarik karena menawarkan beberapa fitur yang mendukung cara menyimpan sayuran di kulkas agar tetap segar, di antaranya:

    • Platinum Fresh, membantu menjaga kesegaran bahan makanan lebih lama.

    • Multi Airflow, mendistribusikan udara dingin secara merata ke seluruh bagian kulkas.

    • Inverter Quattro, membantu menjaga pendinginan tetap optimal sekaligus lebih hemat energi.

    • Kapasitas 558 liter, memberikan ruang penyimpanan yang luas sehingga bahan makanan tidak perlu ditumpuk terlalu padat.

    Dengan ruang penyimpanan yang lega, sayuran bisa diatur berdasarkan jenisnya. Bayam, sawi, cabai, maupun sayuran lainnya memiliki ruang yang cukup sehingga kualitasnya lebih terjaga selama penyimpanan.

    Pabrik kulkas Midea, berlokasi di kawasan industri Suryacipta Karawang, merupakan pabrik kulkas TERBESAR di Indonesia, dengan kapasitas produksi tahunan yang direncanakan mencapai lebih dari 2 juta unit per tahun. Pabrik ini membuka ribuan lapangan kerja bagi masyarakat Karawang dan sekitarnya sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia melalui industri manufaktur berteknologi modern. Investasi ini juga mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat industri nasional dan mendorong Indonesia menjadi pusat produksi elektronik rumah tangga di kawasan regional.

    Selain itu, saat ini sedang ada promo "Super Midea Season" diskon up to 20%. Yuk buruan cek promonya ya. 

    Ternyata Menyimpan Sayuran dengan Benar Membuat Hidup Lebih Praktis

    Kalau mengingat masa-masa awal tinggal di kos, rasanya cukup sering dibuat kesal oleh sayuran yang keburu layu sebelum sempat dimasak. Padahal niatnya ingin hidup lebih sehat dan menghemat pengeluaran. Namun setelah memahami cara menyimpan sayuran di kulkas dengan benar, kondisi itu perlahan berubah.

    Sekarang saya jadi lebih percaya diri membeli stok sayuran untuk beberapa hari kedepan. Saat membuka kulkas, masih ada bayam, sawi, atau wortel yang tetap segar dan siap diolah. Tanpa disadari, kebiasaan kecil ini membuat saya lebih rajin memasak dan membantu menjaga asupan gizi sehari-hari sebagai anak kos.

    Pada akhirnya, cara menyimpan sayuran di kulkas agar tetap segar bukan hanya soal membuat bahan makanan lebih awet. Bagi saya, ini tentang mengurangi pemborosan, hidup lebih hemat, dan membuat rutinitas memasak di rumah menjadi jauh lebih menyenangkan. Kadang perubahan besar memang berawal dari kebiasaan sederhana.


    Continue Reading

     


    Di tengah upaya pemulihan pasca bencana banjir dan longsor di Sumatera, ada kisah-kisah yang jarang terlihat oleh publik. Ketika bantuan mulai berkurang dan perhatian masyarakat perlahan beralih ke isu lain, banyak keluarga masih berjuang memenuhi kebutuhan paling mendasar, termasuk menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak mereka. Di beberapa wilayah terdampak, seorang ibu bahkan hanya mampu memberikan air tajin, air rebusan beras yang biasa dianggap sebagai makanan darurat, sebagai pengganti susu untuk balitanya.

    Temuan tersebut ditemukan saat Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) bersama Makes PP Aisyiyah mengunjungi tiga wilayah terdampak bencana, yakni Kabupaten Langkat di Sumatera Utara, Kabupaten Aceh Tamiang di Aceh, dan Kabupaten Agam di Sumatera Barat. Hampir enam bulan setelah banjir dan longsor melanda, masyarakat memang telah kembali menjalani aktivitas sehari-hari. Namun dibalik itu, masih banyak persoalan yang belum sepenuhnya pulih.

    Kerusakan infrastruktur, akses jalan yang belum optimal, serta keterbatasan air bersih masih menjadi tantangan yang dihadapi warga. Kondisi tersebut turut mempengaruhi akses masyarakat terhadap bahan pangan bergizi. Harga kebutuhan pokok menjadi lebih mahal, sementara kemampuan ekonomi keluarga belum sepenuhnya pulih setelah bencana. Akibatnya, banyak keluarga terpaksa mengutamakan makanan yang murah, mudah diperoleh, dan mengenyangkan, meskipun nilai gizinya terbatas.

    Di sejumlah lokasi, makanan instan, minuman tinggi gula, dan kental manis menjadi konsumsi yang semakin umum dijumpai. Bahkan, sebagian masyarakat masih memahami kental manis sebagai pengganti susu untuk anak. Padahal, pemenuhan gizi anak memerlukan asupan yang lebih lengkap untuk mendukung tumbuh kembang mereka, terutama di masa pemulihan pascabencana.

    Temuan ini menunjukkan bahwa pemulihan pasca bencana tidak hanya soal membangun kembali rumah, jembatan, atau fasilitas umum yang rusak. Lebih dari itu, ada tantangan lain yang tidak kalah penting, yaitu memastikan anak-anak tetap mendapatkan akses terhadap pangan bergizi, layanan kesehatan, dan dukungan yang mereka butuhkan untuk tumbuh sehat di tengah berbagai keterbatasan.

    Dari Edukasi hingga Trauma Healing: Upaya Memulihkan Masa Depan Anak Pascabencana

    Berangkat dari berbagai temuan di lapangan, YAICI bersama Makes PP Aisyiyah menyadari bahwa pemulihan pasca bencana tidak cukup hanya dilakukan melalui penyaluran bantuan logistik. Dibutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh untuk membantu masyarakat bangkit, khususnya bagi ibu dan anak yang menjadi kelompok paling rentan. Oleh karena itu, Program Edukasi dan Pemulihan Gizi Ibu dan Balita di Daerah Bencana hadir sebagai upaya untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, mulai dari rendahnya literasi gizi, terbatasnya akses terhadap pangan bergizi, hingga dampak psikologis yang masih dirasakan anak-anak pascabencana. Program ini dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan edukasi, pendampingan, trauma healing, serta pemberian bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

    1. Edukasi Gizi untuk Ibu: Menjaga Masa Depan Anak di Tengah Keterbatasan

    Di tengah berbagai tantangan pascabencana, para ibu menjadi garda terdepan dalam memastikan kebutuhan keluarga tetap terpenuhi. Namun kondisi ekonomi yang belum pulih, terbatasnya akses terhadap bahan pangan bergizi, serta minimnya informasi mengenai gizi anak membuat banyak keluarga harus mengambil keputusan yang sulit terkait konsumsi sehari-hari.

    Melalui sesi edukasi gizi, para ibu diajak memahami pentingnya pemenuhan nutrisi anak, terutama pada masa pemulihan pasca bencana. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan informasi mengenai kebutuhan gizi balita, pentingnya protein hewani, serta pemahaman bahwa kental manis bukanlah pengganti susu pertumbuhan anak. Edukasi ini menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran bahwa meskipun berada dalam situasi yang sulit, kebutuhan gizi anak tetap harus menjadi prioritas utama.

    2. Edukasi dan Trauma Healing untuk Anak: Mengembalikan Senyum yang Sempat Hilang

    Bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga luka psikologis yang sering kali tidak terlihat. Banyak anak yang mengalami perubahan perilaku, menjadi lebih pendiam, kurang percaya diri, hingga kehilangan ruang bermain yang aman setelah bencana terjadi.

    Melalui berbagai kegiatan interaktif seperti mewarnai, bermain bersama, mendongeng, dan story telling, anak-anak diajak kembali berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Suasana yang awalnya canggung perlahan berubah menjadi penuh tawa dan keceriaan. Aktivitas sederhana ini menjadi bagian penting dari proses trauma healing agar anak-anak dapat kembali merasa aman, nyaman, dan memiliki ruang untuk tumbuh secara sehat, baik secara fisik maupun emosional.

    3. Penyaluran Bantuan Kebutuhan Dasar: Hadir di Saat Bantuan Mulai Berkurang

    Seiring berjalannya waktu, bantuan yang sebelumnya banyak berdatangan mulai berkurang. Padahal bagi sebagian keluarga terdampak, kebutuhan sehari-hari masih menjadi tantangan yang harus dihadapi hingga saat ini.

    Melalui program ini, bantuan kebutuhan dasar disalurkan kepada keluarga yang masih berada dalam proses pemulihan. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan rumah tangga, perlengkapan anak, hingga berbagai kebutuhan yang mendukung aktivitas sehari-hari. Kehadiran bantuan ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit ini sendirian.

    4. Pemberian Makanan Bergizi: Memastikan Anak Tetap Mendapatkan Asupan yang Layak

    Salah satu tantangan terbesar pasca bencana adalah menurunnya kualitas konsumsi keluarga. Ketika bahan pangan bergizi sulit dijangkau, makanan instan sering kali menjadi pilihan utama karena lebih murah dan mudah diperoleh.

    Sebagai bagian dari upaya pemulihan, program ini juga menghadirkan pemberian makanan bergizi bagi anak-anak dan keluarga terdampak. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pemulihan pasca bencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada upaya menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak. Dengan asupan yang lebih baik, anak-anak memiliki kesempatan untuk tumbuh lebih sehat dan kuat dalam menghadapi masa pemulihan.

    Saatnya Indonesia Memiliki SOP Pemulihan Gizi Anak Pascabencana


    Temuan lapangan di Kabupaten Langkat, Aceh Tamiang, dan Kabupaten Agam menunjukkan bahwa tantangan pascabencana tidak berhenti pada pemulihan infrastruktur dan distribusi bantuan logistik. Di balik proses pemulihan tersebut, masih terdapat persoalan yang memengaruhi kualitas hidup masyarakat, terutama anak-anak. Perubahan pola konsumsi keluarga, terbatasnya akses terhadap pangan bergizi, rendahnya literasi gizi, hingga dampak psikologis yang dialami anak menjadi isu yang perlu mendapatkan perhatian lebih serius dalam sistem penanganan bencana di Indonesia.


    Karena itu, diperlukan penyusunan SOP Pemulihan Gizi Anak Pasca Bencana sebagai bagian dari upaya pemulihan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. SOP ini dapat menjadi panduan bagi pemerintah, lembaga kemanusiaan, tenaga kesehatan, dan relawan dalam memastikan kebutuhan gizi anak tetap terpenuhi setelah masa tanggap darurat berakhir.


    SOP tersebut setidaknya mencakup standar bantuan pangan yang ramah anak dan bergizi, mekanisme distribusi sumber protein serta susu yang sesuai untuk kebutuhan tumbuh kembang anak, pemantauan status gizi secara berkala melalui layanan kesehatan dan posyandu darurat, serta edukasi berkelanjutan bagi keluarga mengenai pola konsumsi yang sehat. Selain itu, aspek pemulihan psikososial anak juga perlu menjadi bagian yang tidak terpisahkan melalui penyediaan ruang aman, aktivitas bermain, dan pendampingan yang memadai.


    Melalui pendekatan yang lebih terintegrasi, pemulihan pasca bencana tidak hanya berfokus pada membangun kembali wilayah yang terdampak, tetapi juga memastikan anak-anak dapat tumbuh sehat, kuat, dan memiliki masa depan yang lebih baik setelah melewati situasi bencana.



    Continue Reading

     

    Pernah nggak sih khawatir saat mobilitas dari satu tempat ke tempat lain menggunakan transportasi umum seperti KRL? Semenjak pindah ke area Pondok Ranji kekhawatiran itu semakin menjadi, apalagi saat bawa laptop. Kadang saya transit di dua tempat atau bahkan lebih sehingga kemungkinan terjadi desak-desakan mungkin terjadi. Alhasil, saya semakin parno ketika melihat di lini masa saat seorang pemuda mendapati laptopnya bengkok saat berdesakan di KRL. Saya tak mau pengalaman orang tersebut terjadi pada saya. 


    Kekhawatiran itu sirna, saat saya tiba di Kantor ASUS di Kensington Office Tower, Jakarta Utara. Hujan deras menyambut saya dan beberapa teman blogger yang janjian dari Stasiun Klender. Walaupun basah dan bulan puasa, namun tak menyurutkan semangat saya untuk tahu lebih dalam ketangguhan laptop ASUS. 


    “Loh kok nggak bisa masuk?”


    Sedikit drama terjadi saat di pintu masuk area lobby. Saya sempat tertahan karena pintu otomatis itu tak kunjung terbuka. Namun, ternyata setelah posisi KTP diubah menjadi sejajar sehingga bisa terbaca oleh sistem. Alhamdulillah, akhirnya bisa sampai di kantor ASUS baru dengan mulus. 


    Seberapa Tangguh Laptop ASUS? Saatnya Uji Coba Ketangguhan Laptop ASUS


    Tested Tough, Protects Better. Tak hanya tahan terhadap beberapa tes tertentu dan teruji, namun ASUS memberikan perlindungan terbaik terutama service. Saat memasuki tempat uji coba, saya terkesima. Ternyata bukan satu atau dua tes yang akan diujicobakan melainkan 4 pengujian mulai dari tes guncangan dan beban, tes getaran, ketahanan iklim dan keyboard spill-resistant atau ketahanan terhadap cairan. 


    “Ini dia tes uji coba yang saya cari. Dengan uji coba ini, bisa menjawab kekhawatiran saya selama ini.”


    Dalam hati saya bergumam, setelah menyaksikan serangkaian tes yang akan menguji durabilitas ekstrem laptop ASUS yang memegang sertifikasi MIL-STD 810H. 



    Untuk menjawab kebutuhan saya yang sering naik turun KRL dan transportasi umum, tes uji coba tahan guncangan dan beban adalah jawabannya. Desakan dan dorongan adalah makanan sehari-hari pengguna KRL dan apakah laptop ASUS bisa tahan guncangan dan beban? Saat laptop ASUS Zenbook ditaruh di sebuah meja display, saat itu pula semua mata tertuju padanya. Satu per satu beban berbobot 20 kg ditumpuk di atas laptop, hati saya berdesir. Bukan hanya saya yang berdecak kagum, bahkan semua orang terkesima dengan adegan “debus” yang diperagakan oleh laptop ASUS. Tumpukan beban kedua, ketiga dan seterusnya sampai mencapai 90 kg, hati saya was-was. 


    “Nah, setelah tumpukan beban ini kita lihat, apakah laptop ini masih tetap nyala?”


    Seakan menyaksikan pertunjukan sulap, saya pun menantikan apakah laptop itu bisa hidup kembali setelah menahan beban 90 kg lebih. Dan, setelah dibuka dan dinyalakan kembali, laptop ASUS tersebut masih bisa hidup dan berjalan normal kembali. 


    Laptop ini dirancang dengan standar ketangguhan tinggi. Unitnya mampu mentoleransi benturan hingga 40G dan tetap bertahan setelah 18 kali pengujian jatuh dari ketinggian 80 cm. Ditambah lagi, melalui Pressure Test, sasisnya terbukti mampu menjaga panel layar tetap aman meski mendapat tekanan eksternal yang cukup kuat.



    Beralih ke uji coba lainnya, laptop ASUS bukan hanya tahan beban guncangan dan beban saja namun mampu menahan getaran. Untuk memastikan ketahanannya dalam berbagai kondisi, laptop ini menjalani uji simulasi getaran pada frekuensi 5–500Hz selama 60 menit. Pengujian ini memastikan baut tetap kuat, engsel tidak melemah, serta konektor internal tetap terpasang dengan aman meskipun perangkat mengalami guncangan berulang. Bagi pengguna transportasi umum yang sering berpindah tempat menggunakan KRL maupun TransJakarta, pengujian seperti ini menjadi jaminan tambahan bahwa perangkat tetap tangguh meski harus menemani mobilitas harian. 



    Tak hanya itu, laptop ASUS juga teruji terhadap cuaca ekstrem. Sedikit cerita, saya suka traveling ke berbagai negara lain seperti Jepang dan kebetulan cuaca di negara matahari terbit tersebut kadang tak menentu bisa dingin sekali dan sebaliknya sangat panas. Saat cuaca dingin, saya khawatir laptop tak bisa dijalankan karena masalah kebekuan. Namun, laptop ASUS ternyata sangat tangguh di berbagai cuaca, mau panas sampai 71 derajat celcius ataupun di cuaca dingin sampai minus 31 derajat pun laptop akan tetap menyala karena penggunaan panel ASUS Lumina OLED menjamin visual tetap instan tanpa gangguan. 


    Kalau cuaca hujan terus bagaimana? Kadang saat di outdoor, dan tak sengaja kena hujan, maka otomatis laptop akan terkena percikan air hujan. Resikonya, laptop akan mengalami gangguan namun tidak dengan laptop ASUS. Keyboard laptop ASUS memiliki desain internal yang membantu mengalihkan aliran cairan yang tidak sengaja tumpah, sehingga bagian-bagian penting di dalamnya tetap terlindungi dari potensi kerusakan yang lebih besar.


    Berbagai pengujian yang diperlihatkan membuktikan bahwa laptop ASUS memang dirancang untuk menghadapi mobilitas tinggi. Mulai dari uji tekanan hingga 90 kg, ketahanan benturan 40G, uji jatuh, hingga simulasi getaran memastikan perangkat tetap kokoh meski sering terbawa perjalanan seperti saat naik KRL atau TransJakarta. Ditambah kemampuan bertahan di cuaca ekstrim serta desain keyboard yang mengalihkan tumpahan cairan, laptop ASUS memberikan rasa aman untuk digunakan dalam berbagai situasi sehari-hari.



    Tes uji coba kali ini memamerkan jajaran inovasi futuristik ASUS yang dipimpin oleh Zenbook S16 OLED berbodi Ceraluminum™ tipis dan Zenbook 14 OLED dengan baterai tahan lama, serta kolaborasi ikonik seperti ProArt GoPro Edition dan ROG Flow Z13 Kojima Productions. Multitasking masa depan dihadirkan melalui teknologi layar ganda pada New Zenbook Duo dan ROG Zephyrus Duo, sementara lini gaming naik kelas lewat ROG Zephyrus G14/G16 dan TUF Gaming A14 yang kini diperkuat GPU NVIDIA® GeForce RTX™ 50 Series berperforma AI tinggi. Sebagai pelengkap performa puncak, desktop ROG GM700TZ hadir dengan prosesor Ryzen™ 7 9800X3D dan GPU RTX™ 5080 yang dirancang mudah ditingkatkan bagi para profesional.


    Kalau ingin melihat langsung uji ketangguhan yang saya lakukan, teman-teman bisa menonton video reels saya di Instagram berikut


    Ekosistem Layanan ASUS Lebih Lengkap dengan Perlindungan Tanpa Biaya Tambahan

    Kalau suatu saat saya traveling ke luar negeri dan membawa laptop ASUS, namun terjadi kerusakaan tak terduga di luar negeri apa yang harus dilakukan? Tentu saja, kekhawatiran pasti ada apalagi kalau di negara lain. 


    Brama Setyadi, Head of Public Relations & Digital ASUS Indonesia menjelaskan bahwa saat traveling ke luar negeri dan membutuhkan service di negara tersebut, jangan khawatir karena saat ini ASUS telah memiliki 113 service coverage di berbagai negara. Tak perlu membawa kartu garansi dan invoice pembelian, cukup menyebutkan serial number laptopnya dan akan ditangani di negara tersebut. Kalau di Indonesia bagaimana? Tenang, karena 141 service center tersedia di seluruh Indonesia terutama di kota-kota besar. 



    ASUS memperkenalkan strategi 2026 Service Upgrade yang menawarkan perlindungan lebih panjang, yaitu garansi dan proteksi hingga 3 tahun untuk lini premium seperti ProArt, Zenbook, dan Vivobook S/Flip, serta 2 tahun untuk seri ROG, TUF, dan Vivobook standar. Melalui kombinasi layanan on-site, jaminan penggantian unit 100%, dan ASUS Premium Services, cerita yang ingin disampaikan adalah tentang dedikasi total dalam memberikan rasa aman dan kenyamanan maksimal bagi setiap penggunanya di masa depan.


    Khusus bagi pemilik seri high-end seperti ROG, Zenbook, dan ProArt, kenyamanan ini kian disempurnakan melalui Layanan Premium Eksklusif yang mencakup dukungan pengiriman unit dua arah (jemput-antar gratis), fasilitas Laptop Spa untuk perawatan pembersihan profesional, serta FastLane Priority Handling yang menjamin prioritas antrian perbaikan demi efisiensi waktu pengguna.



    Country Marketing Manager ASUS Indonesia, menekankan bahwa reliabilitas dan layanan purna jual komprehensif adalah nilai jual utama ASUS bagi konsumen. Terkait dinamika pasar global yang diprediksi akan menaikkan harga perangkat pada April mendatang, ia menyarankan konsumen Indonesia untuk memanfaatkan periode Maret ini sebagai waktu yang paling tepat untuk memiliki teknologi ASUS dengan perlindungan terbaik sebelum terjadi penyesuaian harga.


    Informasi pembelian laptop melalui ASUS Online Store dan link ke:

    https://www.asus.com/id/store/





    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories
    Logo Komunitas BRT Network
    Seedbacklink
    Intellifluence Herd Worth Value: $165

    Search

    Follow Me

    • facebook
    • twitter
    • youtube
    • instagram

    New Post

    Postingan Populer

    • Yuk Ikutan Donate for Comments
    • Mudahnya Membuka Tabungan Online
    • 5 Cara Tampil Modis Dan Trendy
    • [Lomba Blog Pegi Pegi] Nias : Antara Lompat Batu, Surfing dan Tsunami
    • Dari Air Tajin hingga Kental Manis: Potret Krisis Gizi Anak Pascabencana di Sumatera
    • Yogyakarta (I) : Raminten, Prambanan & Ratu Boko
    • Kisah Ruben dan Clara
    • Pengalaman Uji Coba Laptop ASUS Yang Tangguh Dengan Ekosistem ASUS Premium Service
    • RicheeseGPT (Garlic Parmesan Temptation), Sensasi Ayam Keju Tanpa Pedas
    • Ramadan Berkah, BerOjol Berikan Servis Motor Gratis Bagi Pengemudi Ojol

    Blog Archive

    • ▼  2026 (9)
      • ▼  Juni (2)
        • Tips Menyimpan Sayur Agar Tetap Fresh di Kulkas
        • Dari Air Tajin hingga Kental Manis: Potret Krisis ...
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (2)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2025 (32)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (2)
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (4)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (2)
      • ►  Maret (4)
      • ►  Februari (3)
      • ►  Januari (5)
    • ►  2024 (52)
      • ►  Desember (6)
      • ►  November (7)
      • ►  Oktober (8)
      • ►  September (4)
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (6)
      • ►  Mei (1)
      • ►  April (1)
      • ►  Maret (10)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2023 (68)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (7)
      • ►  September (6)
      • ►  Agustus (8)
      • ►  Juli (5)
      • ►  Juni (8)
      • ►  Mei (5)
      • ►  April (7)
      • ►  Maret (8)
      • ►  Februari (6)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2022 (75)
      • ►  Desember (14)
      • ►  November (5)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  September (12)
      • ►  Agustus (2)
      • ►  Juli (4)
      • ►  Juni (6)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (12)
      • ►  Maret (6)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (4)
    • ►  2021 (38)
      • ►  Desember (4)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  September (1)
      • ►  Agustus (3)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (6)
      • ►  Mei (4)
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (7)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2020 (25)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (5)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (1)
      • ►  Agustus (3)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (2)
      • ►  Mei (2)
      • ►  April (2)
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (2)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2019 (53)
      • ►  Desember (5)
      • ►  November (5)
      • ►  September (6)
      • ►  Agustus (4)
      • ►  Juli (5)
      • ►  Juni (2)
      • ►  Mei (7)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (3)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (8)
    • ►  2018 (83)
      • ►  Desember (9)
      • ►  November (8)
      • ►  Oktober (7)
      • ►  September (8)
      • ►  Agustus (13)
      • ►  Juli (6)
      • ►  Juni (3)
      • ►  Mei (8)
      • ►  April (9)
      • ►  Maret (5)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2017 (36)
      • ►  Desember (5)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (2)
      • ►  Agustus (6)
      • ►  Juli (2)
      • ►  Juni (3)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (4)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2016 (41)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (4)
      • ►  September (3)
      • ►  Agustus (2)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (7)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (1)
      • ►  Februari (3)
      • ►  Januari (4)
    • ►  2015 (63)
      • ►  Desember (5)
      • ►  November (5)
      • ►  Oktober (11)
      • ►  September (2)
      • ►  Agustus (3)
      • ►  Juli (7)
      • ►  Juni (5)
      • ►  Mei (5)
      • ►  April (6)
      • ►  Maret (5)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (5)
    • ►  2014 (11)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (1)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  Maret (1)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2013 (5)
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (1)
      • ►  Mei (1)
      • ►  April (1)
    • ►  2010 (1)
      • ►  Desember (1)

    Blogger Friend

    • - Connect and Share Blogging Tips in Two Languages
      KFC Rebrand 2026: New Tenders, KWENCH Drinks, and Immersive Restaurants — Can the Colonel Reclaim Chicken’s Crown?
      1 hari yang lalu
    • BlogCamp
      Jasa SEO Murah Bergaransi Dijamin Mendominasi Halaman Utama
      1 hari yang lalu
    • The TraveLearn
      Itinerary 2 Minggu di Amerika Serikat & Inggris
      2 hari yang lalu
    • Blognya bisot
      Nat Keramik yang Retak Bisa Menjadi Jalur Rayap Masuk ke Rumah
      5 hari yang lalu
    • My Life My Style
      Merawat Jejak Sejarah Peh Cun dan Nikmatnya Bakcang Kicang ala Pontianak
      1 minggu yang lalu
    • fitrian.net
      Strategi Nutrisi Full Marathon: Panduan Taktis 3 Gel Pribadi & Suplai Rute
      2 minggu yang lalu
    • Akhmad Muhaimin Azzet | mari bersama menggapai ridha-Nya
      Akan Datang Rezeki dari Arah yang Tidak Disangka
      2 minggu yang lalu
    • Cerita EKA
      WFC (Work From Coffee): 10 Spot Caffee Cozy di Jakarta Biar Produktivitas Tetep on Point
      2 minggu yang lalu
    • YOGA AS YOGGAAS
      Hari Ini Usiaku 31 dan Aku Ingin Merayakan Cukup
      2 minggu yang lalu
    • Jurnal Evi Indrawanto
      Menikmati Iskender Kebab di Yüce Hünkâr, Sensasi Kuliner yang Legendaris di Bursa
      3 minggu yang lalu
    • Langkah Baruku
      Pemanas Air Kolam Renang Hemat Energi untuk Kenyamanan Maksimal di Rumah
      3 minggu yang lalu
    • BLOGFAM – When Sharing Meets Caring
      Ketika Layar Menjadi Jebakan: Melindungi Anak Indonesia dari Predator Digital
      3 minggu yang lalu
    • HM Zwan
      Cara Membuat Artikel Bahasa Inggris yang Menarik untuk Pemula Dari Ide hingga Siap Publish Bersama EF EFEKTA English for Adults
      4 minggu yang lalu
    • Mampir yuk, kerumahku
      Cara Mengoptimalkan Halo BCA Bisnis di 1500998 untuk Pengelolaan Keuangan Digital
      5 minggu yang lalu
    • Motherhood
      Panduan Menggunakan WhatsApp BCA di 08111500998 untuk Cek Tagihan Kartu Kredit
      5 minggu yang lalu
    • Menuliskan Sebelum Terlupakan
      ASUS ExpertBook Ultra Cocok untuk Perjalanan Dinas Panjang Berkat Baterai Tahan Lama
      1 bulan yang lalu
    • My Purple World
      Umroh Perdana dan Mandiri - Never Ending Journey to Reach His Blessings - part 6 Makkah
      1 bulan yang lalu
    • desperate housewife
      Postingan Terakhir
      1 bulan yang lalu
    • Small Things, Kecil Tapi Penting :)
      Webinar Kartini Modern Melek Finansial Bersama Female Digest
      1 bulan yang lalu
    • Tukang Ngukur Jalan
      Stop Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO), Ayo Ikut Andil Mengubahnya!
      3 bulan yang lalu
    • Indah Julianti
      17 Channel YouTube Favorit Perempuan 50 Tahun Plus
      3 bulan yang lalu
    • Write Your Diary
      Ghibli vs Disney: Why They Are Nothing Alike
      3 bulan yang lalu
    • Blog Bukunya Kimi | Banyak-banyaklah Membaca. Biar Pintar.
      #169 – There Are Rivers in the Sky
      4 bulan yang lalu
    • ge[n][d]ud BlogPacker
      Akurasi Pers vs Kecepatan Media Sosial
      4 bulan yang lalu
    • WHEN IT'S ONLY JG & AST
      2025
      4 bulan yang lalu
    • Kimi's Cool Blog
      Kembali Mengkristik
      5 bulan yang lalu
    • Pipit Widya
      Random
      5 bulan yang lalu
    • Lucia Priandarini
      Perihal Jarak yang Memisahkan Diri antara Sebelum dan Sesudah
      5 bulan yang lalu
    • Shintaries
      Welcome 2026!
      5 bulan yang lalu
    • tindak tanduk arsitek
      jejak emas cambodia royal palace
      5 bulan yang lalu
    • The Shymphony Of EKA
      Dubbing Film di Mall, Apa Rasanya?
      5 bulan yang lalu
    • Berbagi Cerita
      Tidur Berkualitas Bersama Sprei dan Bedcover Hawaii By My Love
      7 bulan yang lalu
    • Melfeyadin
      Di ZAP Kamu Bisa Nyobain Infuse Glow Biar Kulit Terlihat Lebih Sehat
      9 bulan yang lalu
    • Herdis Suryatna | Pengalaman adalah guru yang terbaik
      Sewa Hiace Luxury Harga Terjangkau dan Nyaman di Bandung dan Ciamis
      11 bulan yang lalu
    • Rumah Mayaku
      Ada Apa Di Balik Cerita "Lauk Daun"?
      1 tahun yang lalu
    • pemainkata | sekadar bilik kecil pecinta kata
      Humor Konyol Kata Kata Bijak Lucu: Obat Ampuh Untuk Hidup
      1 tahun yang lalu
    • my story
      Saat Mata Kering Mengganggu Aktivitas Kerja, Insto Dry Eyes Solusinya
      1 tahun yang lalu
    • ..:: ntan™ | bunga dengan nama terbuka
      Saat Musik Menyentuh Hati – Sebuah Resonansi Emosi Lewat Solo Project Member BTS 💜
      1 tahun yang lalu
    • Macangadungan
      Microsoft is bringing cloud gaming to Xbox consoles later this year
      1 tahun yang lalu
    • udafanz[dot]com
      Strategi SEO untuk Meningkatkan Prospek Bisnis Anda
      1 tahun yang lalu
    • Linda Leenk - Little Part of My Life
      2024 Fellowship Journey
      1 tahun yang lalu
    • Life begins at 30...
      Liburan di Tokyo
      1 tahun yang lalu
    • Dunia Kecil Indi
      Surat untuk Mika di Surga (Hari AIDS Sedunia)
      1 tahun yang lalu
    • Gembul Kecil Penuh Debu
      Mangut Iwak Wader ❤
      1 tahun yang lalu
    • Wira Nurmansyah
      Discovering Macao: A Unique Fusion of East and West
      1 tahun yang lalu
    • Sisi Hidupku
      Apa Kabar Senin Pagi
      1 tahun yang lalu
    • Lianny Hendrawati
      Resep Mini Banana Choco Cake Tanpa Mixer
      1 tahun yang lalu
    • punyapista
      Perubahan Arti dari Bobot Sebuah Nilai
      1 tahun yang lalu
    • a Dreamer - Travelographer - Food Adventurer - Travel Blogger
      Mau Liburan ke Vietnam? Catat 5 Tips Berikut!
      1 tahun yang lalu
    • Una Vida Escrita de la Una
      Bye Bye My Friend
      1 tahun yang lalu
    • every mom has a story
      Sastra masuk sekolah, mana buku sastra yang layak dibaca pelajar SMA, mana yang tidak?
      2 tahun yang lalu
    • Mira Sahid
      Hati Seperti Kertas
      2 tahun yang lalu
    • Cokelat Gosong
      Jangan Biarkan Usia Membatasimu, Stay #AgelessLimitless with ERHA ULTIMATE
      2 tahun yang lalu
    • DISGiOVERY
      Keindahan Pantai Pasir Kencana Pekalongan yang Memukau
      2 tahun yang lalu
    • Catatan Perjalananku
      Kalender Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024 di Indonesia
      2 tahun yang lalu
    • Redcarra
      PLTS: Membangun Masa Depan Bersih dan Berkelanjutan
      2 tahun yang lalu
    • Ratu de Blog
      Rekomendasi Olahraga Untuk Menurunkan Berat Badan
      3 tahun yang lalu
    • Bisnis, Motivasi, Inspirasi, Opini, Hiburan, Informasi, Sosial Media, Tip & Trik » Bisnis, Motivasi, Inspirasi, Opini, Hiburan, Informasi, Sosial Media, Tip & Trik
      Over 50 Dating – Finding a Good Online Dating Site for You
      3 tahun yang lalu
    • suarane.org
      Kere-Aktif
      3 tahun yang lalu
    • SimBale - Download Software Gratis
      AVG Anti-Virus 22.8.7500
      3 tahun yang lalu
    • backpackstory
      Puncak 29 Rahtawu Gunung Muria: Kisah Pendakian Penuh Petilasan
      3 tahun yang lalu
    • Cinta Teknologi
      Router Static Berbasis CLI di Cisco Packet Tracer - Cinta Teknologi
      4 tahun yang lalu
    • Sometimes you have to go a little crazy to stay a little sane
      Top 10 Satisfactory Depended On Loose Bitcoin Cloud Mining Websites Without Investment Of 2021 – The Bharat Specific News
      4 tahun yang lalu
    • Dunia Senja
      Catatan Hati Penghujung Tahun 2021
      4 tahun yang lalu
    • Blog - Lucedale.
      Dearest: New Post
      4 tahun yang lalu
    • #FDCG
      bye 🌻
      4 tahun yang lalu
    • jinjinger
      Kompleks
      4 tahun yang lalu
    • Jefferson's Stage.
      The Diplovemat
      5 tahun yang lalu
    • Ika Koentjoro
      德克萨斯精英赛首轮未完 刘钰T31阎菁T58林希妤T80
      5 tahun yang lalu
    • Nova Wijaya
      Sebelum Mulai Investasi Online, Yuk Pahami 5 Cara Aman Berinvestasi Berikut Ini
      5 tahun yang lalu
    • Resep Kuliner Indonesia dan Dunia
      Karedok Leunca
      5 tahun yang lalu
    • Dian Kelana
      Lindungi Keluarga Kita dengan Antiseptik.
      5 tahun yang lalu
    • SALAMINZAGHI
      Camping di Pantai Ngetun Gunung Kidul Yogyakarta
      6 tahun yang lalu
    • Garis Horizon
      Apakah benar semua akan baik-baik saja?
      6 tahun yang lalu
    • .: adie DOES :.
      Sendirian di Uchisar Castle
      6 tahun yang lalu
    • Kehidupan Di Jepang
      Main Snowboard
      6 tahun yang lalu
    • Kaleng Harapan » Kamera Lubang Jarum
      3 Fakta dibalik Promo 12.12
      6 tahun yang lalu
    • Stay Hungry. Stay Foolish
      Rindu Budaya Ilmu
      6 tahun yang lalu
    • Dunia Iwok
      [Family Vacation] Menikmati Petik Apel di Kota Batu Malang - Part 4
      6 tahun yang lalu
    • Pemimpi Hujan
      Nyobain 6 Menu Terbaru Horison Ultima Ratu
      6 tahun yang lalu
    • Dija Princess
      Jelajah Desa Galengdowo
      6 tahun yang lalu
    • Fardelyn Hacky
      Setop Stigma Orang dengan Gangguan Jiwa
      6 tahun yang lalu
    • Taqorrub.com
      new chair
      6 tahun yang lalu
    • Bangsari
      Nahdliyyin Yang Bersujud Di Hadapan Yesus
      6 tahun yang lalu
    • Donna Imelda
      Bebas Komedo dan Bekas Jerawat dengan Sabun Herbal Banana Peel Carbon
      7 tahun yang lalu
    • Keluarga Haripahargio
      REPLACED
      7 tahun yang lalu
    • Blog Adi Nugraha
      Wisata Alam yang Menakjubkan di Sulawesi Utara
      7 tahun yang lalu
    • All of Putri (¬.¬)ƪ_(˘⌣˘'!)
      I wanna asking...
      7 tahun yang lalu
    • A HOUSEWIFE'S DAY OUT
      Vincent van Gogh, just my simple thought.
      7 tahun yang lalu
    • Natureve Shop
      Istri Marah Karena Terlalu Cepat Ejakulasi? Pake Ini Biar Gagah
      7 tahun yang lalu
    • BETOIJO
      GOD'S MIRACLE: I GOT A NEW JOB!
      7 tahun yang lalu
    • Ninik Setyarini
      [Bukan Sinopsis] Bohemian Rhapsody
      7 tahun yang lalu
    • TGIF! Magazine
      Kereta Hantu Pagi Hari
      7 tahun yang lalu
    • fanabis
      Craftsman Style Kitchen Faucet
      7 tahun yang lalu
    • lalank pattrya dan hal random lainnya.
      Ngatain Mereka Disini
      7 tahun yang lalu
    • Galaksi Pungky
      Review: Sakura Collagen Cream Anti Age's, Siap Menua dengan Kulit Bahagia!
      7 tahun yang lalu
    • Aksaraku
      Rasakan Indahnya Malam Pertama di Bali Itu Mudah dan Murah, Begini Caranya
      7 tahun yang lalu
    • Aulia Fasya
      Masa Lalu dan Jejak Digital
      7 tahun yang lalu
    • Anisa AE
      Penyebab Ibu Kandung Aniaya Bayi Calista
      8 tahun yang lalu
    • Narzis Blog
      Ayo Move On!
      8 tahun yang lalu
    • Beby's Diary
      Ayang-Ayangan di Depan Umum
      8 tahun yang lalu
    • sketsa hati
      Visit Zugspitze from Munich by Train
      8 tahun yang lalu
    • Ca Ya
      Yang Tidak Biasa dari Nikahan Incess Ca Ya
      8 tahun yang lalu
    • A Border that Breaks
      Janus dalam Mozaik-Mozaik Kecil
      8 tahun yang lalu
    • irhapunya
      #PontianakTrip : Menjelajah Rasa dengan Kuliner Pontianak
      8 tahun yang lalu
    • Tulisanku
      Begini Cara Memindahkan Data dari Blogdetik ke WordPress
      8 tahun yang lalu
    • Bibi Titi Teliti
      Menyongsong Masa Depan Digital bersama CBN
      8 tahun yang lalu
    • HELLO!
      9 Teknik Dasar Yang Harus di Kuasai Dalam Permainan Tenis Meja
      8 tahun yang lalu
    • Catatan Anazkia
      Gerbong Wanita, Tak Semenyeramkan yang Dikira
      8 tahun yang lalu
    • My Daily Notes
      Berbagi Inspirasi
      8 tahun yang lalu
    • Ruang Emak
      SO GOOD Ayam Potong Kuah Cabe Hijau, Sajian Spesial Di Hari Lebaran
      8 tahun yang lalu
    • eithea
      My Favorite Time of in day
      8 tahun yang lalu
    • Rianda Prayoga Blog
      Ngabisin Uang THR, Kenapa Gak?
      8 tahun yang lalu
    • Blog Anak Nelayan
      Blog Gak Pernah Update
      9 tahun yang lalu
    • Jalan Pendaki
      Annapurna Basecamp Series: Drama Pertama Menuju Tanah Dewa-Dewa Himalaya
      9 tahun yang lalu
    • Netnesia
      Telkom Buka Pemblokiran Netflix
      9 tahun yang lalu
    • Widaku.com
      Temukan Sunscreen Yang Baik Untuk Wajah Disini
      9 tahun yang lalu
    • Perjalanan Tak Berujung
      Lidah di GOYANG pak Asep Stroberi
      9 tahun yang lalu
    • Gulanya Gulali
      Ingin Menghemat Pengeluaran? Gunakan Jasa Catering Aja!
      9 tahun yang lalu
    • Travel Diary
      Si Yaki dan Tarsius Bitung yang menggemaskan
      9 tahun yang lalu
    • Jendela Keluarga
      Pentingnya Mengembangkan Kecerdasan Sosial
      9 tahun yang lalu
    • Ayu Saritem Blog
      Cara Membuka Aura Kecantikan Bagi Wanita Hamil
      9 tahun yang lalu
    • mata buku indri
      Review: Trilogi Insiden
      9 tahun yang lalu
    • Arsitektur Dunia | Gallery Arsitektur Dunia
      Lorem ipsum dolor sit amet
      10 tahun yang lalu
    • when journalist becomes backpacker
      THE FACE OF TERRACOTTA, CHINA
      10 tahun yang lalu
    • Jurnal Mira Sahid | Emak Blogger
      That Moment!
      10 tahun yang lalu
    • Jejak BOcahiLANG
      Candi-Candi Majapahit di Situs Trowulan
      10 tahun yang lalu
    • aksara senandika | Sedikit noktah kehidupan
      Aku Sedang Malas
      10 tahun yang lalu
    • Petrus Andre Blog
      10 Hal yang Harus Dilakukan agar Blog Kamu Lebih Menghasilkan
      10 tahun yang lalu
    • Nicegreen
      Allah Menegurku Dengan Syaraf Kejepit
      10 tahun yang lalu
    • Wuri Nugraeni | Reporter, Menulis, dan Wisata
      Pindah Rumah ke wurinugraeni.com
      10 tahun yang lalu
    • AGIASAZIYA
      PAKSAISME
      10 tahun yang lalu
    • Controversy
      Less is More dalam Kumpulan Cerita
      10 tahun yang lalu
    • SECAWANKOPISENJA
      [Flash Fiction] PURA-PURA PULANG
      10 tahun yang lalu
    • Febry Hadinata WordPress
      Jogja x Dieng x Solo Part 1
      10 tahun yang lalu
    • Saoscabe.com | Website Humor Indonesia
      Fakta Kota Tembung
      10 tahun yang lalu
    • Albarnation
      Mau Kredit Motor ? Di Cermati.com Aja
      10 tahun yang lalu
    • Makhluk Kecil
      Pindah
      11 tahun yang lalu
    • Ahmad Rafiq Chaniago
      Pameran Seni Rupa Lima Jari
      11 tahun yang lalu
    • Melihat Dunia
      Before I Die I Want...
      11 tahun yang lalu
    • Catatan Ruslan
      Satu Jam Menyusuri Sungai Kahayan
      11 tahun yang lalu
    • .:: Nhie ::. | Just another WordPress.com weblog
      Noda Makanan di Pakaian
      11 tahun yang lalu
    • The Dusty Sneakers
      Memori
      11 tahun yang lalu
    • Beautify Me
      Etude House Etoinette Princess Pouch
      13 tahun yang lalu
    • yosbeda
    • Chronosphere
    • hidayah-art.blogspot.co
    • zubaid.ID
    • Tukangecuprus
    • Arian's Blog
    • Benablog - Cerita Si Benakribo
    • Jogja Ready
    • Angga Ong
    • Putrinyanormal
    • yandi punya cerita
    • Jejaring Miss Fenny
    • pegipegi.com: Pesan Hotel & Tiket Pesawat Termurah Online
    • BlogS of Hariyanto
    • Catatan Kartina
    Perlihatkan 5 Perlihatkan Semua

    Labels

    Asuransi Backpacker Bank Budaya Fashion Film Movie Review Wisata otomotif
    facebook Twitter instagram

    Created with by BeautyTemplates

    Back to top