Percaya nggak sih kalau Berzakat itu Kalcer di Indonesia? Pasti kebanyakan orang akan setuju dengan pernyataan ini. Faktanya, Indonesia telah dinobatkan selama tahun 2017-2024 sebagai negara paling dermawan di dunia oleh Charities Aid Foundation (CAF) World Giving Index. Saya pernah membuktikannya di rumah, Ayah pun sering memberikan sejumlah uang kepada musafir, memberikan makanan kepada tunawisma dan sering mentraktir siapapun termasuk saudara dekat. Dari contoh dalam keluarga inilah, saya bisa menyimpulkan bahwa fakta kedermawanan itu tak pernah diragukan sekalipun.
Zakat itu kalcer, apalagi menjelang ramadhan yang tinggal menghitung hari ini, bisa menunjang ibadah lain. Dompet Dhuafa menjelang ramadhan mengajak semua orang untuk menjadikan Zakat, infaq dan sedekah menjadi suatu kebiasaan atau habit berpahala. Dengan teknologi, kalau dulu zakat, infaq dan sedekah hanya bisa dilakukan saat ingat, namun kini ketika beraktivitas pun ibadah ini bisa dilakukan. Cukup dengan sebuah aplikasi Dompet Dhuafa, semua kegiatan beribadah, zakat, sedekah bisa dilakukan dengan praktis. Selain itu untuk memudahkan Berzakat, sedekah dan lainnya, Dompet Dhuafa bekerjasama dengan Maybank.
Ibadah, Zakat dan Donasi Rutin Lebih Mudah dengan Aplikasi Dompet Dhuafa
Kadang niat berbagi itu sederhana, tapi langkahnya yang terasa rumit. Aplikasi Dompet Dhuafa hadir seperti jembatan yang memendekkan jarak antara niat dan aksi. Lewat satu genggaman, zakat, infak, sedekah, dan wakaf bisa ditunaikan tanpa perlu datang ke kantor layanan. Bahkan, ada kalkulator zakat yang membantu menghitung kewajiban dengan lebih tenang, Al-Qur’an digital yang bisa dibaca kapan saja, hingga fitur tanya ustaz untuk mereka yang ingin memastikan ibadahnya tetap lurus arah. Semua terasa lebih praktis, seolah kebaikan memang sengaja didekatkan.
Namun aplikasi ini bukan hanya soal kemudahan berdonasi. Di dalamnya, ada transparansi yang membuat hati lebih mantap. Laporan penyaluran dana bisa diakses, kabar program pemberdayaan dapat diikuti, bahkan tersedia ruang bagi siapa pun yang ingin turun langsung menjadi relawan. Beragam metode pembayaran pun disiapkan agar tak ada alasan menunda berbagi. Dompet Dhuafa bekerjasama dengan Maybank salah satu bank dengan unit syariah dari tahun 1994.
Sedekah rutin bukan tentang besarnya nominal, namun niat mulai membantu sesama dengan rutin. Misalnya, saya ingin tak terlewat sedekah rutin hari Jumat, dengan menghubungkan aplikasi Dompet Dhuafa ke Maybank. Kita bisa atur nominal sedekah, kapan waktunya bisa pilih harian, mingguan atau bulanan, sehingga tidak akan terlewat niat baik tersebut.
Menyambut ramadan, aplikasi ini bisa digunakan sebagai salah satu aplikasi multifungsi sehingga bisa membantu beribadah dimana saja dan kapan saja tanpa terlewat. Nah, kalau kamu suka fitur yang mana?
Ketika Berzakat itu Kalcer, Bukan Sekadar Kewajiban
Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih dan bencana yang masih menyisakan luka di sejumlah wilayah Sumatra, Ramadan 1447 H terasa seperti panggilan untuk kembali merapikan makna berbagi. Dompet Dhuafa menangkap momentum itu lewat kampanye “Berzakat Itu Kalcer”, sebuah ajakan yang menggeser zakat dari sekadar kewajiban menjadi kebiasaan yang mengakar. Bukan lagi ritual tahunan yang datang dan pergi, tetapi kultur yang tumbuh dalam keseharian.
Program-program yang dihadirkan bukan hanya daftar kegiatan, melainkan potret kepedulian yang menyentuh berbagai lapisan. Tebar Zakat Fitrah menjadi penguat di ujung Ramadan, memastikan lebih banyak keluarga bisa menyambut Idulfitri dengan senyum yang utuh. Yatim Remember menghadirkan Ramadan yang lebih hangat bagi anak-anak yatim, bukan hanya lewat bantuan materi, tetapi juga perhatian dan rasa dimiliki.
Di sudut kota, ada para pengemudi ojek online yang menggantungkan hidup dari kendaraan mereka. Melalui program Ber-ojol, Dompet Dhuafa membantu merawat kendaraan mereka agar tetap layak jalan, tetap produktif, tetap menjadi sumber nafkah. Di pasar-pasar tradisional, program Borong Dagangan Saudaramu menjadi cara sederhana namun bermakna untuk menjaga denyut usaha kecil tetap hidup. Dagangan yang diborong bukan sekadar barang yang terjual, tetapi harapan yang tak jadi padam.
Sementara itu, Recovery Sumatra menjadi respons nyata atas bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bantuan tidak berhenti pada fase darurat, tetapi bergerak ke tahap pemulihan. Ada rumah yang perlu diperbaiki, ada usaha yang harus dibangkitkan kembali, ada semangat yang perlu diteguhkan. Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempercepat pemulihan itu, menghadirkan solidaritas yang lebih terasa.
Program Mudik Kalcer pun menjadi simbol bahwa rindu dan kebersamaan adalah bagian dari kesejahteraan. Ratusan jiwa diberangkatkan menuju kampung halaman di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung. Bagi sebagian orang, mudik bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan emosional yang memulihkan. Bertemu keluarga, mencium tangan orang tua, merayakan Lebaran tanpa rasa terasing.
Semua ikhtiar itu diarahkan pada satu target besar 750 ribu jiwa penerima manfaat selama Ramadan. Angka ini bukan sekadar capaian administratif, melainkan representasi dari luasnya jangkauan kebaikan. Untuk mendukungnya, Dompet Dhuafa memperkuat layanan digital melalui aplikasi yang terintegrasi dengan berbagai kanal pembayaran, layanan jemput zakat, hingga kolaborasi dengan Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia. Melalui fitur sedekah rutin terjadwal, donasi dapat dilakukan otomatis harian, mingguan, atau bulanan. Teknologi tidak lagi terasa jauh dari nilai spiritual, justru menjadi jembatan yang memudahkan konsistensi berbagi.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf dapat berjalan lebih transparan dan terukur. Di saat potensi ZISWAF nasional begitu besar, penguatan ekosistem menjadi kunci. Bukan hanya mengumpulkan dana sosial, tetapi memastikan setiap rupiah sampai pada yang berhak, tepat sasaran, dan berdampak jangka panjang.
Sedekah Rutin dan Berzakat Itu Kalcer di Era Digital
Informasi Dompet Dhuafa :








.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)


.jpeg)
.jpeg)








