Bukan Jalan-jalan Biasa

 “One’s destination is never a place, but a new way of seeing things.” – Henry Miller
Sebuah destinasi atau tujuan itu bukan hanya sebuah tempat, melainkan sebuah cara untuk melihat sesuatu dengan pandangan yang berbeda. Saya buka tulisan saya ini dengan sebuah Quote dari Henry Miller untuk mengantarkan atau untuk membuka wawasan kita bahwa sesungguhnya tempat atau tujuan itu bukan sebuah masalah bagi kita, namun yang lebih penting dari sebuah perjalanan adalah perjalanan itu sendiri. Makna dari sebuah perjalanan lah yang dititik beratkan oleh Henry. Bermakna, hanya sekedar saja atau malah sia-sia sebuah perjalanan, kita sendiri yang akan menentukan. Yes, that's right. 

Seperti yang saya alami beberapa waktu lalu, tepatnya akhir Desember 2014. Saya mengikuti Jambore Anak Tangguh yang diadakan oleh berbagai macam relawan dari berbagai komunitas yang peduli dengan bencana longsor di Banjarnegara. Komunitas yang tergabung antara lain :

  • KMPLHK RANITA Universitas Islam Negeri Jakarta
  • One Day One Service Movement ; ODOSMOV
  • Konsorsium Relawan Indonesia “Sahabat MERAH PUTIH”
  • Gerakan Satu Juta Buku “SAJUBU”
  • Komunitas Fotografi Kamera Lubang Jarum Indonesia (KLJi)
  • Komunitas Literasi One Day One Book
  • Komunitas BLOGFAM
  • Jejaring Penggiat Pendidikan ; SEKOLAH RAYA
  • DPP Syarikat Islam
  • Sobat Kolong

Sumber Gambar disini
Foto menggunakan kaleng dan bermain bersama

Kegiatan Jambore Anak Tangguh sedianya dilaksanakan dua hari, namun mengingat kondisi daerah bencana dan mobilitas anak-anak yang kurang, maka dengan berat hati dilaksanakan dalam satu hari. 

Kegiatan diisi dengan sebuah sambutan dari Kepala Desa Leksana, Karangkobar, Banjarnegara. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan sangat mendukung kegiatan yang sangat positif ini. Kemudian dilanjutkan dengan sebuah acara perkenalan dan pembagian kelompok. Setiap kelompok akan diberikan sebuah kaleng yang disiapkan untuk membuat sebuah foto dari kamera kaleng tersebut.

Dari sebuah kaleng tapi dapat menghasilkan sebuah foto? Iya, sebutan dari kamera tersebut adalah Kamera Lubang Jarum (KLJ). Ddidalam kaleng tersebut tentunya ada film yang dapat menangkap bayangan atau cahaya dari luar sehingga bisa menghasilkan sebuah foto hitam putih. 

Bagaimana cara memotretnya? Caranya hanya membuka tutup kaleng, dan membiarkan beberapa menit di hadapan obyek yang diinginkan, kemudian di cuci cetak di kamar gelap. Mudah bukan? 

kemudian acara di akhiri dengan bermain-main bersama, dan bergembira bersama melupakan sejenak bencana yang mereka alami. Saya sangat senang dan antusias dengan kegiatan ini. 

Pengalaman Pertama 

Jujur saja, Mengikuti sebuah kegiatan kerelawanan dan terjun langsung ke daerah bencana merupakan pengalaman pertama bagi saya. Saya tidak menyangka bisa mengikuti kegiatan yang bermanfaat bagi pemulihan anak-anak secara mental tersebut.

Di kampus dulu saya hanya mengikuti beberapa kegiatan yang bersifat keorganisasian saja, namun tidak pernah sekali pun ikut terjun langsung melihat ke daerah bencana. Saya saya lakukan apabila terdapat bencana seperti dahulu gempa di Yogyakarta, Tsunami Aceh, dan lainnya, saya hanya sekedar mengumpulkan sumbangan dana dari teman-teman organisasi saja, tanpa sekali pun terlintas untuk menjadi relawan langsung. 

Menurut pendapat saya sebagai relawan, kegiatan ini sungguhlah postif. Anak-anak nampak sangat menikmati acara dan bisa melupakan sejenak bencana yang melanda daerah mereka.

Foto -Foto Kegiatan Jambore Anak Tangguh

Sebuah Kamera Lubang Jarum yang dipegang Anak-anak
 
Hasil Karya Anak-Anak

Seluruh Anak-Anak bergembira 

Enjoy the moment 

Referensi :
Travel Quote : http://pursuingmydreams.com/2012/02/08/the-50-most-inspiring-travel-quotes-of-all-time/ 
  • Share

Hello 2015


Okay kita awali tahun baru ini dengan ketawa sebentar ya. Lupakan semua penat yang ada. Mungkin setelah tahun lalu sudah lelah dengan seluruh kegiatan yang menguras energi kita. Saatnya kita tertawa sebentar.

Oh iya, saya juga mau mengucapkan selamat ulang tahun bagi diri sendiri. Hari ini, tanggal 4 Januari, saya berulang tahun. Ada banyak perasaan yang bercampur aduk. Ada rasa bahagia karena memang bisa bertambah usia, namun ada duka juga,  muncul pertanyaan di benak saya, apa yang sudah saya perbuat sampai beberapa tahun yang lalu, adakah keberhasilan atau penghargaan? oh, masih jauh sepertinya kalau perhargaan atau keberhasilan yang pernah diharapkan ditahun sebelumnya. Namun setidaknya bolehlah saya sekedar bermimpi dahulu, sebelum akhirnya dapat mencapainya satu per satu impian yang penah saya tuliskan di mana pun. Baik di kertas, blog atau mungkin saya hanya pernah ungkapkan melalui kata-kata saja.

Tulislah impianmu di kertas, resapi makanya dalam-dalam, dan lakukan demi mengejar semua impian itu. semoga terkabul semua impian saya ini, amin.


Properti dan Gadget
Rumah Impian - Amin - Link Gambar : Desain Rumah Minimalis
Rumah Impian
Impian mempunyai rumah pasti impian semua orang, termasuk saya. Sudah beberapa tahun lalu ingin memiliki Rumah Impian, namun di tahun lalu terhambat karena memang masih belum mempunyai rejeki lebih. Dan, saya menargetkan tahun ini saya bisa mencicil down payment, daan memiliki rumah impian.

Halaman rumah impian ini tidak begitu luas, namun halaman belakang luas. terdiri dari dua lantai. Dan terdiri dari 4 kamar tidur, 4 kamar mandi, ruang keluarga, ruang makan, pantry, gudang, dan ruang serba guna dan ruang belajar. Benar-benar rumah impian.

Mobil Impian - Link Gambar disini

Mobil Impian
Sebenenarnya mobil bukanlah mimpi yang sempurna bagi saya (menirukan lagu noah hehehe). Tapi sebagai awalan biar tergambar dan termotivasi untuk mencapainya maka saya cantumkan gambar dari salah satu mobil di Indonesia.

Suka dengan model mobil yang ringkas dengan kapasitas 6 orang. Dengan interior yang simple dan ruang yang nyaman. Karena kan Jakarta macetnya ampun banget.

Gadget 
Gadget impian saya adalah Iphone, Kamera DSLR Nikon D900, dan  notebook Apple. Simple sih tapi kudu berdarah-darah mendapatkan tiga gadget impian itu. Doain saja ya biar terkabul impian saya punya gadget kece kayak gini. Amin.


Pribadi


Fit & Langsing
Semoga tahun ini bisa lebih langsing, karena tahun lalu bisa menurunkan kurang lebih 10 kilogram. Mudah-mudahan bisa turun lagi dan mendekati posisi tubuh ideal. Semoga lebih fit dan mengurangi konsumsi makanan yang kurang sehat, dan mengantikannya dengan sayur dan buah-buahan.

Asmara
Klise sih kehidupan asmara yang saya jalani. Namun, semoga di tahun 2015 ini bisa di dampingi wanita yang pengertian dan bisa memberikan motivasi lebih bagi perjalanan hidup saya nanti. Kriteria saya sih simple, Cantik, Kaya (Bisa kaya materi, tapi diutamakan kaya hati), Rajin Ibadah, Menerima Keluarga Saya apaadanya, dan pengertian.

Keluarga
Rasanya pengen banget melihat Ayah dan Mamah naik haji. Bahagia rasanya apabila hal itu terwujud. Semoga di tahun ini bisa DP buat naik haji Ayah dan Mamah. Dan bila ngga bisa pun, semoga saya bisa naik haji untuk mereka berdua. Amin. 


Profesi


Accounting
Setelah 6 tahun jadi Auditor, saya pun kini ingin beralih profesi sebagai accounting, pengen aja nyobain bagaimana accounting itu. Tapi tetap aja ngga mungkin kan meninggalkan profesi sebagai Auditor. 

CPA
Semoga tahun ini Ujian CPA Lulus, dan bisa bikin Kantor Akuntan Publik sendiri. Amin.

Usaha Mandiri
Tahun ini mencoba melakukan usaha sendiri, meski modal belum ada, namun semangat untuk berjuang dan mendirikan usaha semoga bisa tercapai memiliki usaha sendiri. Entah itu frenchise atau toko online. Oh iya, saya juga pengen punya cafe shop. Amin semoga bisa tercapai tahun ini.

Hobi/Keahlian
Pengen jadi salah satu dari mereka dan terkenal - halah tetep ya 
Blog
Salah satu impian saya adalah saya bisa memiliki blog yang informatif, dan bisa dijadikan semua orang sebagai referensi dalam bidang "Backpacker" atau "Kepenulisan". Sebetulnya banyak sekali tempat-tempat yang pernah saya eksplore. Namun, sepertinya hilang dalam memori saja, dan hanya bisa dipandangi saja foto-foto yang pernah saya abadikan dalam perjalanan beberapa waktu yang lalu.

Saya bertekad, bisa menyuguhkan sebuah blog yang ringan, dan informatif bagi yang suka traveling dan nulis buku/novel. Dan semoga tahun ini dapat terwujud. Amin.

Membaca
Terus terang saya adalah orang yang paling moody dalam membaca buku, dan saya harus dalam kondisi yang pas untuk dapat membaca sesuatu. Tapi saya menemukan cara baru dalam membaca buku, yup caranya sih sederhana, apabila dalam kondisi yang kurang sreg untuk membaca maka saya bisa siasati dengan memaikan musik atau mendengarkan radio yang lucu, jadi saya bisa lancar membacanya.

sumber gambar disini 
Beberapa buku yang ingin saya koleksi tahun ini adalah buku lengkap Pramoedya Ananta Toer, NH Dini, Djenar Mahesa Ayu, Fira Basuki, Dee, Ayu Utami, dan masih banyak buku yang ingin saya koleksi. Dan goal akhirnya adalah membuat perpustakaan pribadi. Dan, bisa buat perpus juga buat orang yang kurang seberuntung kita.

Menulis Novel & terbit di Majalah 
Menulis Novel sendiri merupakan impian saya yang sudah lama terpendam, dan saya rasa tahun inilah saatnya untuk menjadikan impian itu terwujud. Simple saja, satu novel dengan setting tenpat yang familiar dan ingin mengangkat kebudayaan lokal orang pemalang. Sepertinya kurang komersil ya. Tapi semoga bisa di wujudkan, kalau saat ini kapan lagi. Semangat.

seperti menulis novel, menerbitkan sebuah tulisan, apakah itu tips traveling, cerpen, atau bahkan tentang bloging merupakaan impian saya sejak dulu. Semoga bisa terkabul. Amin.

Traveling/Backpacker

Rencananya tahun ini masih menjelajah Asia saja, namun sekali lagi baru planning, entah baraang kali bisa nyebrang ke benua lain seperti Eropa atau Eropa. 

Fotografi & Videografi

Fotografi sih simple impiannya, pengen ikutan kontes fotografi aja, dan ikutan komunitas fotografi. Dan untuk Videografi, saya ingin membuat sebuah short movies dan dikirim ke festival tingkat Indonesia dan dunia.


Bahasa 

Learning something new make me happy. Kayaknya memang harus ditargetin lagi berapa bahasa yang harus saya kuasai. Alhamdulilah pernah belajar Bahasa Inggris dan Jepang saat ini, dan keinginan tahun ini adalah belajar Bahasa Jerman dan Korea. Ayoenghaseo.


Komunitas 


Blogger Family (Blogfam)
Tahun ini semoga bisa berkontribusi lebih banyak lagi bagi Blogfam. Saya ingat pertama kali join di blogfam pada 2007 yang lalu. ternyata sudah hampir delapan tahun lalu. Tapi apa yang sudah saya sumbangkan pada komunitas yang banyak mengajarkan saya untuk tetap semangat belajar dan tidak putus asa ini. 

Info lebih lanjut follow @blogfam dan join di FB : FB Blogfam

One Day One Book
Sebagai co founder (uhuukkk2 batuk2 cantik), saya merasa belum maksimal dalam mengurus komunitas ini, karena memang banyak planning yang harus dijalankan untuk tetap mengibarkan One Day One Book sebagai salah satu komunitas pecinta buku di Indonesia. 

Programnya simple, bacalah 1 buku dalam 1 hari. Kemudian resapilah maknyanya (Asekk), dan buatlah sebuah review atau sebuah reflesi apakah yang sudah kita dapatkan dari membaca buku ini. Karena memang review ini akan membantu semua orang yang butuh rekomendasi/referensi buku bacaan selanjutnya.

Info mengenai komunitas silahkan follow @1day1book dan webnya di disini 


Sekolah Raya
Saya menyebutnya sebagai ruang belajar saya untuk mewujudkan salah satu impian saya yaitu mempunyai yayasan. Nah, di sekolah raya ini, saya bisa berbagi dengan murid-murid sekolah raya. Saya berbagi ilmu mengenai ilmu menulis yang demikian masih minim. Namun, saya bertekad bahwa ilmu minim pun saya masih bisa berbagi dengan yang lain. 

Info lengkap mengenai sekolah raya disini  dan follow twitternya @SekolahRaya 
Backpacker Dunia, Travelogi , Couchsurfing, dan lainnya 
Berhubung saya memang suka jalan-jalan, maka komunitas yang saya ikuti pun tak jauh-jauh dari Backpacker Dunia, Travelogi, dan Couchsurfing. Saya suka sekali berkumpul dengan para backpacker, untuk sekedar sharing, dan berbagi pengalaman, atu bahkan mengajak beberapa teman untuk backpacker bersama-sama. Dan, harapan saya di tahun ini adalah rajin mengikuti setiap pertemuan, dan mejalin relasi dengan komunitas tersebut.


Demikian Mimpi-mimpi dan target pencapaian tahun ini. Apabila ada beberapa impian yang belum masuk, akan saya tambahkan pada tulisan saya selanjutnya.

So, ini impian dan resolusi tahun 2015 versi saya, mana versi anda?



  • Share

Bermimpilah dan Wujudkan dalam Resolusi


“Impian haruslah menyala dengan apapun yang kita miliki, meskipun yang kita miliki tidak sempurna, meskipun itu retak-retak” (Sumber Quote : Goodreads ) 

Begitulah kata Iwan Setyawan mengenai sebuah mimpi yang harus tetap menyala dalam diri.Mimpi itu bagaikan pembuka pintu menuju kenyataan. Berbekal mimpi, satu per satu jalan akan terbuka. Percayalah pada mimpi, maka setengah dari usaha mengapai mimpi itu telah di tangan anda. 

Setelah mimpi anda tersebar diantara angan-angan dan khayalan semata, maka tuliskanlah di selembar kertas, bacalah berulang kali, resapi dalam-dalam. Rasakan getaran dari mimpi itu. Yakinkan diri bahwa mimpi itu akan terwujud dalam beberapa waktu ke depan. Tulis kan, resapi dan lakukan perbuatan sesuai dengan rencana untuk mencapai mimpi itu.

Dalam hal ini, Mimpi itu sama dengan Resolusi. Resolusi biasanya di lakukan pada saat menutup tahun, dan mengawali tahun. Dalam Resolusi itu, semua tercatat dengan sempurna semua hal yang kita mimpikan dan kita inginkan semuanya.

Setelah semua siap dengan semua angan dan khayalan yang gambar sebagai mimpi. Maka persiapkan mimpi itu agar bisa tertulis dalam Resolusi 

Tips Menuliskan Resolusi 

Evaluasi Resolusi Sebelumnya 



Evaluasi dan berikan penilaian yang objeyektif terhapad pencapaian diri sendiri dalam melalukan seluruh resolusi yang telah dibuat pada saat tahun sebelumnya. Lihat bagaimana pencapaian tahun lalu, apakah perlu ditingkatkan, atau malah perlu pembenahan agar bisa terwujud pada resolusi tahun ini. Catatlah dan tuliskan secara detail. Jangan hanya dituliskan secara global, tulislah secara mendetail agar dapat dievaluasi secara maksimal.

Reward and Punishment

Sumber Gambar disini

Setelah evaluasi, saatnya memberikan sebuah reward and punishment atas semua pencapaian resolusi tahun lalu. Biarlah diri anda diperlakukan sesuai dengan hasil pencapaian selama ini. Akibat dari perlakuan ini, maka diri anda akan lebih termotivasi lagi untuk mengejar beberapa resolusi yang belum terwujub, telah terwujub namun kurang sempurna, dan hampir terwujud. Sementara, pemberian reward akan memudahkan diri anda menstimulus resolusi yang lain dan lebih tinggi dari resolusi dan  pencapaian tahun lalu.

Tulislah Sebanyak-banyaknya Resolusi 

Sumber gambar disini
Percayalah pada kekuatan mimpi tadi, dan tulislah sebanyak-banyak resolusi yang akan dilakukan pada tahun ini. Jangan khawatir apabila resolusi itu tidak terwujud atau gagal terwujud. Justru apabila banyak hal yang ingin anda lakukan, akan menambah semangat dan motivasi untuk melakukan semua yang telah tertulis.

Lakukan (Do It Now)


Setelah semuanya tercatat dalam resolusi anda, maka saatnya sekarang lakukan hal-hal yang mengarah pada mimpi-mimpi dan resolusi anda. Yakin pada kemampuan diri sendiri, dan pusatkan pikiran dan sugestikan ke dalam diri anda, bahwa mimpi-mimpi anda akan terwujud dalam beberapa waktu. 

So, catat resolusi anda , dan lakukan sekarang juga.


  • Share

Best Memories of 2014

Best memories of 2014

Penghujung Tahun 2014, rasanya waktu begitu cepat berlalu, dan sudah berada dipenghujung tahun 2014. Begitu banyak suka, duka, nestapa, tawa, canda, jatuh, bangun dan lainnya. Sepertinya, asyik juga untuk menceritakan kembali beberapa kejadian menarik sepanjang 2014. Judulnya aja Best Memories of 2014, iya ngga? 

Januari
#NgintipBareng Blogfam, Foto by Meity Iskandar

  • Ngintip Bareng Blogfam

Januari di buka dengan adanya #NgintipBareng Blogfam, sebuah kegiatan yang positif untuk yang suka belajar fotografi seperti saya ini. Meski punya kamera DSLR dari beberapa tahun lalu, lantas tak mesti harus berpuas diri, dan berhenti belajar, makanya saya ikut #NgintipBareng bersama Blogfam.

Silahkan membaca : #NgintipBareng Blogfam

  • Travel Work : Surabaya, Jember, Ciganjur & Pontianak 

Sebagai Auditor, saya sering jalan-jalan keluar kota. Jujur saja, saya pertama kali naik pesawat pun berkat pekerjaan saya sebagai Auditor. Thanks God. Januari di kalender seorang Auditor adalah tanggal hitam semua. Untuk sekedar libur di hari sabtu atau minggu pun saya harus bisa mengatur waktunya. Namun, kadang ada berkahnya juga jadi Auditor, yaitu bisa jalan-jalan kemana-mana, salah empat kota yang saya kunjungi dalam Januari adalah Surabaya, Jember, Ciganjur dan Pontianak.

Silahkan membaca : TravelWork : Surabaya Jember & TravelWork : Pontianak

Februari




  • Kunjungan ke Muara Gembong (Konservasi Lutung)

Sebenarnya kunjungan ke Muara Gembong adalah bagian dari perjalanan penyerahan sumbangan untuk korban bencana banjir yang melanda daerah Bekasi Utara. Setelah menyerahkan bantuan di daerah Bekasi Utara, saya pun menyingahi Muara Gembong.  Sebuah konservasi dan habitat dari lutung-lutung dan kera yang sangat dilindungi.

Foto-foto dokumen oleh Mas Bisot : Foto-foto Muara Gembong

one of my picture, masih amatiran fotonya :D

  • Indonesia Fashion Week 
Siapa sih yang ngga senang diajakin nonton fashion show? Dan kesempatan itu datang pada saya saat itu, and I happy being part of Indonesia Fashion Week. I collected many picture from the momment.


Maret 


  • Blogger Bicara Lingkungan 
Masih lekat diingatan saya peristiwa #asapriau yang sangat menganggu tidak saja Indonesia, namun negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia pun turut merasakan dampak dari asap tersebut. Dan, akar dari permasalah  tersebut adalah pembakaran liar oleh petani yang akan membuka lahan. Nah, dalam Blogger Bicara Lingkungan yang diadakan oleh Blogdetik ini mengajak blogger dan masyarakat untuk sadar dalam menjaga lingkungan, mulai dari kita, mulai dari diri sendiri dalam menjaga lingkungan.

Silahkan membaca : Blogger Bicara Lingkungan 

April 


  • Pasar Senggol Summarecon Bekas
Jajan dan jalan-jalan sepertinya lekat banget bagi saya. Bagi saya Jalan dan Jajan seperti dua hal yang tak terpisahkan. Dan, di Pasar Senggol Summarecon Bekasi ini semuanya bisa ditemukan. Saya suka jalan-jalan ke Bekasi, dan saya suka jajan di Pasar Senggolnya.



  • Office Outing : Bandung
Menimati martabak San Fransisco, menyicipi batagor yang asli di Bandung, kemudian menginap di salah satu Villa di daerah Bandung, menikmati segelas susu murni di daerah Bandung juga (lupa nama tempatnya), kemudia barbequan, what a memories. 

Mei 


  • Backpacker : Semarang 
Semarang sudah seperti kota kedua setelah kota Pemalang. Kuliah disana. Mengerti dunia luar di sana. Belajar organisasi di sana. Dan, belajar tentang kehidupan semuanya disana awalnya. Kebetulan Pada saat Mei ini ada acara menarik yang digelar yaitu Lantern Festival di Semarang. Disamping itu juga menemui teman-teman BD Semarang dan teman-teman kuliah dulu.


  • Visa Korea Selatan
Siapa sih yang ngga pengen pergi ke Korea Selatan? Pastinya pengen banget kan pergi ke salah satu tempat yang bagus di Asia. Nah, tapi sebelum kita ke Korea Selatan pastinya saya harus buat Visanya terlebih dahulu. Namun, bagaimana bisa prosesnya tersendat-sendat, padahal travel mate saya sudah mendapatkan Visa terlebih dahulu. Simak pengalaman saya pada saat membuat Visa Korea Selatan. Read this  Sensasi Membuat Visa Korea Selatan 

Juni 


  • Backpacker : Korea Selatan 
Jepang sudah, Hongkong sudah, Asean juga sudah, tidak lengkap sepertinya kalau kita tidak ke Korea Selatan. Backpacker kali ini merupakan backpackeran terpanjang yang pernah saya alami, yaitu sekitar 9 -10 Hari. Dengan total budget sekitar 8Jt.


Menikmati ice cream di Nami Island, Makan Topoki di Busan, menikmati pertunjukan pernikahan tradisional Korea di Gyeong Gi Do, serta banyak tempat di Seoul yang menjadikan kesan indah disana.


Juli 

Murah kan satu bijinya hanya 5000 Rupiah saja

  • Random : Antara Pontianak, Pemalang, Jakarta & Semarang
Jadi bulan Juli adalah bulan dimana saya berputar-putar keliling Pontianak-Jakarta-Pemalang-Semarang. Dan menemukan kenikmatan menyantap Durian di Pontianak, karena memang lagi musim Durian di Pontianak. Kemudian reuni kecil-kecilan di Semarang. Kemudian pulang kampung di pemalang. Setelah itu kembali lagi ke Jakarta.

Agustus



  • Dieng Culture Festival 2014
Being Bless karena menyaksikan banyak pertunjukan selama Dieng Culure Festival Berlangsung, walaupun agak kecewa dengan tour travel yang menyelengarakan. But It's nice experience in 2014. Menonton jazz di atas awan, kemudian lantern festival, festival kembang api, kemudian prosesi pemotongan rambut gimbal, dan mengunjungi telaga warna yang sangat indah. Bless banget.

September 


  • Reading Room & Tourism Travel Fair 
Salah satu bulan Inspirasi, karena banyak menulis cerpen untuk buku, dan banyak keliling dari satu travel fair ke satu travel fair lainnya. kemudian saya juga mempunyai pengalaman ke perpustakaan yang memiliki cafe atau sebaliknya. 

Oktober

  • Korea Indonesia Festival 
Harmoni kebersamaan antara Indonesia - Korea tercermin dalam Festival kali ini. Menampilkan banyak pertunjukan, antara lain yaitu Painting show, karate oleh Indonesia Team, trus paduan suara anak korea yang menyanyikan lagu Indonesia, dan masih banyak lagi.

  • Office Outing : Pulau Tidung
Seperti tahun 2010 lalu, tahun ini saya berkesempatan kembali untuk singgah di Pulau Tidung yang menyimpan misteri seperti jembatan cinta, saya juga menyempatkan diri untuk menikmati water sport. Yang berbeda dari tahun 2010 adalah pulau Tidung kini lebih bersih dan tertata rapi. Good job.

  • One Day One Book
Lahir dari sebuah ide untuk menularkan virus membaca kepada semuanya, maka terbentuklah sebuah komunitas One Day One Book. Kami yakin, One Day One Book akan menjadi komunitas yang bersinar dan berpengaruh terhadap dunia literasi di Indonesia. Amin.

November 


  • Indonesia Berkibar : Ayo Bantu Sekolah 2014
Salah satu program Indonesia Berkibar adalah membantu distribusi buku pelajaran, alat sekolah, buku umum, dan lainnya yang dibutuhkan untuk proses belajar di beberapa sekolah yang berhak menerima bantuan di Indonesia.


  • Sharing Menulis & Mendongeng di Sekolah Raya
Bagi saya, Sharing Menulis dan Mendongeng dengan murid-murid yang tergabung dalam sekolah raya merupakan pengalaman pertama saya. Dan, saya merasakan ada sesuatu dibalik sharing yang telah kita bagi ke murid-murid sekolah raya, yaitu sebuah kesederhanaan, namun tetap semangat untuk menuntut ilmu. Luar Biasa. 


  • Backpacker : Jogja
Mengunjungi Ratu Boko, Prambanan, Pantai-pantai di daerah wanasari yang menarik, kemudian bertemu dengan shabat dari backpacker juga. Sangat menyenangkan.

Silahkan membaca : Senja Ratu Boko

Desember 


  • Menonton Film Pendekar Tongkat Emas 
Yang spesial dalam pemutaran film Pendekar Tongkat Emas ini adalah yang pertama, saya mendapatkan tiket gratis dari #nescafe kemudian yang kedua, saya dapat langsung bertemu dengan  para pemeran utama. Salah satunya Nicolas Saputra.


  • Win Acer Laptop From TETO (Taiwan Economic & Trading Organization)
What a lucky me, I win a acer laptop because a quiz from TETO. I feel so amazing and great to received the prize becuse I dream about a new a laptop for those week. Thanks God.


  • Jambore Anak Tangguh 
Dan, Jambore Anak Tangguh di Banjarnegara inilah moment yang paling berarti. Membagi kebahagian disaat bencana menimpa warga karangkobar banjarnegara merupakan sesuatu yang sangat berarti. Pemulihan secara mental bisa membuat anak-anak kembali pulih dan menatap masa depan dengan senyuman indah. 

What a great year in 2014, Hope 2015 will be more success
  • Share

[Review Film] Pendekar Tongkat Emas

  • 12/25/2014 11:55:00 PM
  • By Salman Faris
  • 8 Comments



Sumba yang indah, sore itu seorang perempuan bernama Dara (Eva Celia) tengah berlatih silat. Ia mempelajari sebuah jurus yang bernama "Jurus Tongkat Melingkar Bumi". Sebuah jurus yang harusnya diturunkan oleh gurunya yang bernama Cempaka (Christine Hakim). Namun, ternyata bukan Cempaka yang melatihnya, melainkan putra Cempaka yang bernama Elang (Nicholas Saputra). 


Cempaka memiliki empat murid yang masing-masing muridnya merupakan anak-anak dari musuh-musuh yang mati terbunuh untuk menegakan keadilan. Biru (Reza Rahadian), Gerhana (Tara Basro), Angin dan Dara. Namun, malang Cempaka ternyata diburu oleh Biru dan Gerhana untuk menyerahkan Tongkat Emas dan menurunkan Jurus Pamungkas yaitu "Jurus Tongkat Melingkar Bumi".

Gerhana dan Biru tengah memeriksa Dara dan Agin yang jatuh ke lembah

Singkat cerita, Dara dan Angin kemudian melarikan diri dan di tolong oleh Elang di sebuah perkampungan. Untuk sementara Dara dan Angin aman, namun tak berapa lama Biru dan Gerhana berhasil menemukan Angin. Dibantur oleh beberapa murid dari perguruan Sayap Merah. Dara yang mengetahui hal tersebut lalu nekad menemui Angin yang tengah di sandera. Dara menukarkan Tongkat Emas dengan nyawa seorang Angin.

Hari-hari berlalu, Ketua perguruan Sayap Merah ternyata meregang nyawa karena di racun oleh Gerhana dan Biru. Setelah tewasnya ketua perguruan, Gerhana dan Biru menguasai perguruan dan mendirikan Perguruan Tongkat Emas. Setelah berkuasa, mereka tetap mencari persembunyian Dara dan Angin. Malang nasib Dara dan Angin, ternyata persembunyiannya diketahui oleh Gerhana dan Biru.



Gerhana dan Biru mengejar Dara dan Angin sampai ke hutan. Di Tengah Hutan itulah Angin menyerahkan diri dengan perlawanan. Sementara Dara hanya bisa melihat dari atas pohon karena tidak bisa bergerak oleh jurus Angin. Angin tewas ditangan Gerhana dan Biru. 

Atas kematian Angin, Dara ingin membalaskannya. Ia mencari Naga Putih yang merupakan penguasa jurus sakti itu. Dan, ternyata Elang adalah anak dari Cempaka dan Naga Putih. Elang berjanji akan mengajari Dara jurus sakti tersebut. Setelah berlatih beberapa hari, Dara ternyata telah siap mempelajari Jurus Tongkat Melingkar Bumi yang mengharuskan berpasangan untuk berlatih jurus tersebut.

Dan tibalah hari pembalasan, Dara dan Elang menemui Gerhana dan Biru untuk bertarung dua melawan dua. Kebeneran akan menang, itulah pesan yang penting dalam film besutan Mira Lesmana, Riri Reza. dam Ifa Isfansyah. Akhirnya dalam pertarungan itu Gerhana dan Biru terbunuh. Sebuah skema awal pun terulang, ketika Dara menerima anak perempuan Gerhana menjadi muridnya, sementara Elang, yang memiliki perjanjian dengan Ayahnya yaitu Naga Putih, mengembara entah kemana.

Film laga seperti ini masih menjadi momok bagi para produser di Indonesia. Selain proses pengarapa yang memakan waktu lama, dan pemeran yang harus berlatih bela diri juga membutuhkan biaya yang tak sedikit. Namun, Mira Lesmana dan tim produksi Pendekar Tongkat Emas ini malah membuktikan yang sebaliknya. Dengan proses yang serius dan profesional, akhirnya film ini merupakan tontonan yang wajib sebagai pembelajaran bahwa Indonesia membutuhkan seorang yang benar-benar berjiwa pendekar seperti pesan film ini.

Lokasi syuting yang berada di Sumba, juga membuktikan bahwa Indonesia ini negeri yang Indah. Negeri yang penuh dengan kultur yang kental, terbukti dengan pakaian yang dikenakan oleh pemeran di film ini merupakan kain tenun khas Sumba. Dan, dalam film ini pula, dilibatkan beberapa orang lokal serta mengangkat lagu dan tairan serta beberapa adat seperti pemakaman yang kesemuanya itu merupakan kekayaan dari Sumba.

Saya termasuk beruntung karena dapat bertemu dan berfoto bersama dengan Para pelakon Pendekar Tongkat Emas. Saya pun tak menyangka bahwa ketemu dengan pemeran dalam sebuha film yang bagus ini. Teman saya pun demikian senang dengan kesempatan ini.







  • Share

Berburu Senja "Ratu Boko"


Ratu Boko 

Finally, I was here. Candi Ratu Boko yang terkenal karena beberapa cerita yang membuatnya seperti melegenda hingga sekarang. Konon katanya, menurut masyarakat setempat, nama Ratu Boko merupakan Raja Bangu. Raja Bangau merupakan Ayah dari Loro Jongrang. Tentu saja, ini sangat terkait dengan Candi Prambanan yang berjarak sekitar 3 kilometer dari Candi Ratu Boko. 


Versi lain menyebutkan bahwa Ratu Boko merupakan peninggalan bangunan dengan nuansa Hindhu, sesuai dengan Prasasti Abhayagiri Wihara, namun ternyata terdapat nuansa Buddha yang kental juga, ini terkait dengan Arca Dyani Buddha  yang ditemukan di Ratu Boko yang menyatakan Rakai Panangkaran (Tokoh dalam kedua prasasti) beragama Buddha.

 Kemegahannya tak terbantahkan 

Bagaimana caranya sebuah Candi yang dibangun sekitar abad 8 pada masa Wangsa Sailendra ini dibangun di atas bukit, dan tinggi sekitar 196 meter dari permukaan laut? 

Jawabannya akan sangat rumit bagi saya, namun secara logika, saya mengandaikan bahwa pada masa tersebut, teknologi pahat akan sangat diandalkan. Dan, mungkin saja butuh waktu yang sangat lama untuk memahat batuan hingga membentuk sebuah ornamen yang sangat cantik itu.Uniknya, Ratu Boko ini merupakan  Candi yang dibangun di bukit, sementara candi lain seperti Candi Prambanan berdiri diatas tanah yang landai dan cenderung datar.

Secara struktur bangunan, terdapat beberapa gerbang, benteng, keputren, gua dan pendopo serta kolam dan bangunan lainnya. 

Apabila kita masuk melalui gerbang pertama, maka kita harus melalui beberapa anak tangga dan menuju ke pendopo-pendopo. Pendopo ini digunakan sebagai tempat peristirahatan dengan pemandangan yang sangat indah apabila kita melihat ke arah berlawanan dengan pendopo-pendopo tersebut. Tak jauh dari pendopo tersebut, terdapat juga kolam, serta paseban (ruang resepdi). 

Setelah itu kita akan menaiki anak tangga kembali menuju gerbang utama. Nah, pada gerbang utama tersebut terdapat beberapa bangunan seperti gua lanang (male cave), gua wadon (female cave), dan candi pembakaran. Sesuai dengan ritual yang dilakukan dalam agama Hindhu maupun Buddha, maka setiap yang meninggal akan di bakar dengan api suci.


Misteri Ratu Boko

Saya sebenarnya pernah ke Yogyakarta sebelumnya, mungkin sekitar 3 kali saya mengunjungi kota gudeg ini. Namun ada satu hal yang belum pernah saya lakukan sebelumnya, yaitu mengabadikan senja yang ada di Ratu Boko. Mengunjungi Prambanan rasanya akan sangat terasa luar biasa ketika saya mengunjunginya pada saat pertama, nah perasa itulah yang saat itu saya rasakan. Rasa "penasaran" itu yang membuat saya akhirnya menyempatkan ke Yogyakarta dan mengunjungi Ratu Boko. Awalnya saya mengira bahwa Candi ini merupakan istana yang dibangun sebagai persembahan kepada seorang ratu yang bernama Boko, namun sekali lagi saya belum sepenuhnya menemukan "Ratu Boko", karena memang masih banyak misteri yang hingga saat ini masih belum terpecahkan tentang "Ratu Boko"


Senja "Emas"

Fotografer mana pun akan berfikiran sama dengan saya mengenai satu hal yang tak akan di lewatkan ketika berkunjung ke Ratu Boko. Iya, berburu senja di Ratu Boko. 

Rasa penasaran itu seperti memang menguatkan saya untuk datang ke sini. Saya ditemani dua orang sahabat, yaitu Arina dan Mas Bayu, berburu senja yang memang sangat sebentar. Saya harus berlari mengejar senja yang memang hanya beberapa puluh menit saja. Sesudah itu, saya hanya dapat menikmati Ratu Boko dalam kegelapan. Untungnya saya berhasil mengabadikan senja "Emas" itu. Rasa senang, dan terpuaskan itu menyatu. Suatu saat saya akan kembali dan menikmati senja itu berlama-lama. 



Referensi : 
http://id.wikipedia.org/wiki/Situs_Ratu_Baka
http://www.yogyes.com/id/yogyakarta-tourism-object/candi/ratu-boko/
http://www.kamusilmiah.com/sejarah/misteri-candi-ratu-boko/


  • Share