salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger
    • Home
    • About Me
    • Contact Me
    • Tekno
    • Film
    • Travel
    • Food

     Kongres-Kemandirian-Dompet-Dhuafa-2026

    Saat berada di Kongres Kemandirian 2026, sebuah acara bagian dari peringatan Milad Dompet Dhuafa ke-33 tahun, saya terkesima dengan beberapa booth. Ternyata beragam lini hadir dalam kemeriahan kali, tak hanya donasi, pemberdayaan masyarakat mulai dari Sabang sampai Merauke. Bahkan Dompet Dhuafa mendorong masyarakat untuk naik kelas dan punya daya untuk menentukan masa depannya sendiri dalam Kongres Kemandirian 2026. 


    Terlintas ingatan ketika Saya melihat bagaimana semangat pemberdayaan itu berjalan melalui program Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa di Cianjur. Kurban ternyata bukan hanya tentang menyalurkan daging kepada mereka yang membutuhkan, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat ketika hewan kurban berasal dari peternak lokal yang dibina secara berkelanjutan. 


    Sentra Ternak Cianjur, yang digarap bersama masyarakat, menjadi salah satu contoh bagaimana dana zakat dapat dikembangkan secara produktif sehingga peternak mendapatkan ruang untuk tumbuh, kapasitas produksi berkembang, dan manfaat kurban akhirnya tidak hanya dirasakan oleh penerima daging, tetapi juga oleh masyarakat yang berada di balik proses penyediaan hewan kurban. Dari sini saya melihat bahwa pemberdayaan bukan sekadar memberikan bantuan, melainkan menciptakan ekosistem agar masyarakat memiliki kesempatan untuk tumbuh dan semakin mandiri. 


    Semangat tersebut sejalan dengan nafas yang dibawa Dompet Dhuafa sejak awal berdiri pada 2 Juli 1993. Berawal dari kepedulian untuk mengelola dana donasi dan bantuan yang dipercayakan masyarakat, Dompet Dhuafa kemudian mengembangkan pengelolaannya melalui lima pilar utama, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kemanusiaan, serta dakwah dan budaya. 


    Dana yang terkumpul tidak hanya dipandang sebagai bantuan yang selesai setelah disalurkan, tetapi diupayakan menjadi sumber daya yang dapat membuka akses, meningkatkan kapasitas, menciptakan peluang ekonomi, dan membangun kemampuan masyarakat untuk berkembang. Dari sinilah pemberdayaan menjadi bagian penting dalam perjalanan Dompet Dhuafa untuk mengubah semangat berbagi menjadi upaya jangka panjang agar masyarakat yang sebelumnya membutuhkan dukungan perlahan memiliki kemampuan untuk berdiri, menentukan pilihan, dan membangun masa depannya sendiri.


    Baca juga : Memilih Kambing Jantan Terbaik Dari Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa


    Dari Berbagi Menuju Berdikari, Semangat Kongres Kemandirian Dompet Dhuafa 2026

    Kongres-Kemandirian-Dompet-Dhuafa-2026

    Bagi saya, kemandirian masyarakat tidak cukup hanya dilihat dari seberapa kuat seseorang secara ekonomi. Masyarakat yang benar-benar berdaya juga harus memiliki akses terhadap pendidikan dan kesehatan, mampu menghadapi perubahan, serta memiliki kemampuan untuk bangkit ketika berhadapan dengan krisis. Cara pandang inilah yang terasa kuat dalam Kongres Kemandirian Dompet Dhuafa 2026 yang mengusung tema “Satu Forum, Satu Peta Jalan Kemandirian Bangsa”. Forum ini tidak hanya membicarakan bagaimana masyarakat mendapatkan bantuan, tetapi lebih jauh membahas bagaimana berbagai potensi yang ada dapat dikolaborasikan agar masyarakat memiliki kemampuan untuk menentukan masa depannya sendiri.


    Semangat tersebut kemudian terlihat dalam Diskusi Panel tentang Kesehatan dan Ketahanan Sosial bertajuk “Strengthening Community Wellbeing for Sustainable Development”. Diskusi ini menarik karena memperlihatkan bahwa membangun masyarakat yang mandiri juga berarti membangun masyarakat yang tangguh ketika menghadapi situasi tidak terduga. Pengalaman menghadapi pandemi COVID-19 hingga berbagai bencana alam menunjukkan bahwa krisis dapat datang kapan saja, sehingga masyarakat membutuhkan kesiapsiagaan (emergency response), inovasi, dan fleksibilitas dalam menghadapinya.


    Kongres-Kemandirian-Dompet-Dhuafa-2026


    Dalam diskusi tersebut, perwakilan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang memiliki pengalaman dalam penanganan berbagai situasi krisis, termasuk sebagai Ketua Satgas Bencana Kemenkes RI, menekankan pentingnya membangun sistem kesehatan yang mampu merespons kondisi darurat. Pengalaman penanganan pandemi COVID-19, bencana di berbagai daerah seperti Flores, hingga misi kemanusiaan di Al-Arish untuk penyaluran bantuan ke Palestina menjadi pembelajaran bahwa persoalan kesehatan dan kemanusiaan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.


    Hal ini juga berkaitan dengan enam pilar transformasi kesehatan yang dicanangkan Kementerian Kesehatan, terutama dalam memperkuat sistem ketahanan kesehatan. Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, koordinasi antar-lembaga, serta keterlibatan berbagai sektor menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang lebih siap menghadapi krisis. Dalam konteks ini, lembaga filantropi seperti Dompet Dhuafa memiliki posisi yang strategis karena memiliki kedekatan dengan masyarakat dan pengalaman dalam menjalankan berbagai program sosial serta kemanusiaan.


    Dari diskusi tersebut saya menangkap satu hal penting yaitu kemandirian bukan berarti harus berjalan sendiri. Justru masyarakat akan menjadi lebih kuat ketika pemerintah, lembaga filantropi, akademisi, dunia usaha, komunitas, praktisi, hingga masyarakat penerima manfaat dapat saling menguatkan. Kolaborasi menjadi modal penting agar bantuan yang diberikan tidak berhenti pada penyelesaian masalah sesaat, tetapi berkembang menjadi kemampuan masyarakat untuk menghadapi persoalan berikutnya.


    Inilah yang membuat Kongres Kemandirian Dompet Dhuafa 2026 terasa relevan. Kemandirian bukan sebuah kondisi yang tiba-tiba muncul setelah seseorang menerima bantuan, melainkan proses panjang untuk membangun kapasitas manusia dan ekosistem yang mendukungnya. Dari kesehatan, pendidikan, ekonomi hingga ketahanan sosial, semuanya saling berkaitan. Ketika masyarakat memiliki pengetahuan, kesehatan yang baik, kesempatan ekonomi, dan lingkungan yang mendukung, mereka bukan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi dapat tumbuh menjadi pelaku perubahan di lingkungan sekitarnya.


    Baca juga : Berzakat Itu Kalcer, Sambut Ramadan Dengan Ibadah Rutin


    Kemandirian Bukan Akhir, tetapi Awal Perubahan

    Kongres-Kemandirian-Dompet-Dhuafa-2026

    Pada akhirnya, Kongres Kemandirian Dompet Dhuafa 2026 mengingatkan saya bahwa membantu masyarakat tidak seharusnya berhenti pada memberikan apa yang dibutuhkan hari ini. Bantuan memang penting ketika seseorang berada dalam kondisi sulit, tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana bantuan tersebut menjadi pintu menuju kehidupan yang lebih mandiri. Ketika masyarakat mendapatkan akses pendidikan, kesehatan, kesempatan ekonomi, keterampilan, serta ruang untuk berkembang, mereka memiliki bekal untuk menentukan masa depannya sendiri.


    Semangat tersebut sejalan dengan perjalanan Dompet Dhuafa sejak awal berdiri. Pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi dikembangkan melalui lima pilar, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kemanusiaan, serta dakwah dan budaya. Berbagai program pemberdayaan menjadi bukti bahwa filantropi dapat memberikan dampak yang lebih panjang ketika masyarakat ditempatkan sebagai subjek perubahan.


    Kongres Kemandirian kemudian menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai kekuatan tersebut. Pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, praktisi, lembaga filantropi, alumni penerima beasiswa, hingga penerima manfaat memiliki peran untuk membangun ekosistem yang memungkinkan masyarakat tumbuh dan berdaya. Diskusi mengenai kesehatan dan ketahanan sosial juga menunjukkan bahwa kemandirian bukan berarti harus berjalan sendirian. Justru kolaborasi menjadi kekuatan agar masyarakat mampu menghadapi berbagai tantangan dan bangkit ketika krisis datang.


    Bagi saya, pesan paling penting dari Kongres Kemandirian Dompet Dhuafa 2026 adalah perubahan cara pandang dari sekadar membantu menjadi memberdayakan, dari penerima manfaat menjadi pelaku perubahan, dan dari bergantung menjadi mampu berdiri dengan kekuatan sendiri.


    Sebab pada akhirnya, keberhasilan sebuah gerakan kebaikan bukan hanya tentang seberapa banyak bantuan yang diberikan, tetapi tentang seberapa banyak orang yang mampu bangkit, berdiri, dan kemudian membantu orang lain untuk tumbuh bersama. Di situlah makna kemandirian benar-benar menemukan bentuknya.


    Dompet Dhuafa 

    Website : https://digital.dompetdhuafa.org/

    Instagram : https://www.instagram.com/dompetdhuafaorg/


    Continue Reading

     

    Setelah Tahun Baru Islam pada 1 Muharram, ternyata banyak sekali keistimewaan bulan ini. Muharram termasuk bulan haram, yaitu bulan yang dimuliakan Allah SWT sehingga amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Bulan ini juga dikenal sebagai Syahrullah atau Bulan Allah, yang menjadikan ibadah puasa di dalamnya begitu istimewa. Selain itu, tanggal 10 Muharram menjadi hari bersejarah bagi umat Islam, salah satunya karena peristiwa diselamatkannya Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun. Di Indonesia, tanggal tersebut juga dikenal sebagai Lebaran Anak Yatim atau Idul Yatama.

    Tepat di awal bulan Muharram inilah Dompet Dhuafa meluncurkan program BesTeam, singkatan dari Bestian Sama Yatim, sebuah gerakan yang mengajak masyarakat menjadi sahabat terbaik bagi anak-anak yatim Indonesia.

    Mendengar kata yatim, pikiran saya langsung melayang kepada seorang sepupu. Saat masih berusia sangat muda, ia harus kehilangan ayahnya. Kehidupan tentu tidak berjalan mudah, tetapi waktu membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari segalanya. Kini ia telah tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, memiliki pekerjaan, dan membangun keluarganya sendiri.

    Kisah itu selalu mengingatkan saya pada arti kehilangan. Sebagai seorang piatu, saya juga pernah merasakan bagaimana rasanya ditinggalkan orang tua. Bedanya, saya kehilangan Mamah ketika sudah dewasa. Meski demikian, rasa rindu tetap hadir hingga hari ini. Ada ruang kosong yang tidak pernah benar-benar terisi. Namun dari kehilangan itu, saya belajar bahwa cara terbaik mengenang orang tua adalah dengan terus berjuang menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.

    Karena itulah saya percaya bahwa kehadiran orang tua memiliki peran yang sangat besar dalam kehidupan seorang anak. Ketika seorang anak kehilangan sosok ayah di usia yang masih belia, tentu ada tantangan yang harus dihadapi lebih awal dibandingkan anak-anak lainnya.

    Pemikiran itu terus terngiang ketika saya mendengarkan kisah Rahmad Gustav Kurniawan Lubis, Alumni Penerima Manfaat Beasiswa YES (Youth Ekselensia Scholarship) Dompet Dhuafa. Dari sosok Rahmad, saya belajar lebih banyak tentang arti perjuangan, ketangguhan, dan harapan yang tetap menyala meski hidup pernah menghadirkan kehilangan.

    Dari Rahmad, Saya Belajar Tentang Ketangguhan

    Suasana ANTARA Heritage Center siang itu terasa hangat sekaligus mengharukan. Acara peluncuran BesTeam dibuka oleh penampilan anak-anak yatim binaan Dompet Dhuafa yang tampil penuh percaya diri di hadapan para tamu undangan, media, dan mitra yang hadir.

    Salah satu penampilan yang menarik perhatian adalah pidato yang disampaikan dalam tiga bahasa. Melihat mereka berdiri dengan percaya diri di atas panggung membuat saya tersadar bahwa anak-anak yatim memiliki potensi yang sama besar dengan anak-anak lainnya. Yang mereka butuhkan hanyalah kesempatan dan dukungan untuk berkembang.

    Momen itu semakin bermakna ketika Rahmad Gustav Kurniawan Lubis naik ke atas panggung untuk berbagi cerita. Dengan tenang ia menceritakan perjalanan hidupnya sebagai anak yatim, berbagai tantangan yang pernah dihadapi, hingga bagaimana program Youth Ekselensia Scholarship (YES) Dompet Dhuafa menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.

    Rahmad tidak hanya menerima bantuan pendidikan. Ia juga mendapatkan pembinaan, pendampingan, serta ruang untuk mengembangkan diri. Dukungan tersebut membantunya membangun kepercayaan diri dan terus melangkah meraih cita-cita.

    Bagi saya, kisah Rahmad menjadi bukti bahwa anak yatim tidak membutuhkan belas kasihan semata. Mereka membutuhkan lingkungan yang percaya pada kemampuan mereka. Mereka membutuhkan orang-orang yang hadir untuk mendampingi, menguatkan, dan memberikan akses terhadap kesempatan yang lebih baik.

    Dari cerita Rahmad, saya semakin memahami mengapa pendampingan berkelanjutan jauh lebih penting dibandingkan bantuan yang bersifat sesaat. Sebab masa depan seorang anak tidak dibangun dalam sehari, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan dukungan dari banyak pihak.

    BesTeam, Gerakan Menjadi Sahabat Terbaik Anak Yatim

    Pemahaman itulah yang kemudian menjadi dasar lahirnya BesTeam atau Bestian Sama Yatim. Program yang diluncurkan Dompet Dhuafa ini mengajak masyarakat untuk tidak hanya membantu anak yatim, tetapi juga menjadi sahabat yang membersamai perjalanan mereka menuju masa depan.

    Menurut Widodo selaku Ketua Panitia Program BesTeam, program ini dibangun di atas empat nilai utama, yaitu Best Heart, Best Mind, Best Future, dan Best Impact. Empat nilai tersebut menjadi fondasi berbagai program pemberdayaan yang mencakup pendidikan, kesehatan, pengembangan diri, hingga kemandirian ekonomi.

    Melalui BesTeam, Dompet Dhuafa menghadirkan berbagai program seperti Beasiswa Yatim, Kesehatan Anak Yatim, Yatim Berdaya, Gemilang Anak Indonesia Timur, hingga Bright Generation. Seluruh program tersebut dirancang untuk membantu anak yatim tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berdaya saing, dan memiliki masa depan yang lebih cerah.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini, menegaskan bahwa memuliakan anak yatim bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga tanggung jawab kemanusiaan. Kehilangan sosok ayah tidak hanya berdampak pada kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga mempengaruhi aspek psikologis, rasa percaya diri, dan kesempatan anak dalam mengembangkan potensinya.

    Pesan serupa juga disampaikan oleh Teuku Wisnu. Sebagai seorang ayah, ia memahami betapa pentingnya kehadiran orang tua dalam kehidupan anak. Namun ketika ada anak-anak yang harus kehilangan sosok ayah sejak dini, masyarakat dapat mengambil peran untuk menghadirkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan yang mereka butuhkan.

    Peluncuran BesTeam juga dirangkai dengan kolaborasi Dompet Dhuafa bersama Gramedia melalui program Happy Family Coloring. Melalui kampanye "Menyebarkan Harapan Melalui Alat Tulis Sekolah ke Seluruh Penjuru Negeri", masyarakat diajak berpartisipasi menyediakan paket belajar bagi anak yatim dan dhuafa.

    Puncak acara ditandai dengan simbolisasi menyalakan Lentera Harapan bersama anak-anak yatim. Bagi saya, lentera tersebut menjadi simbol yang sederhana namun bermakna. Harapan akan terus menyala selama masih ada orang-orang yang peduli dan bersedia berjalan bersama mereka.

    Menjadi Bagian dari BesTeam untuk Masa Depan Anak Yatim

    Sepulang dari acara peluncuran BesTeam, pikiran saya kembali pada kisah sepupu yang tumbuh tanpa ayah dan kenangan tentang Mamah yang telah lebih dulu berpulang. Kehilangan orang tua memang meninggalkan luka dan kerinduan yang tidak mudah hilang. Namun dari pengalaman hidup, saya belajar bahwa dukungan dari orang-orang di sekitar mampu menjadi sumber kekuatan untuk terus melangkah.

    Hal yang sama saya lihat pada sosok Rahmad dan anak-anak yatim yang tampil pada siang itu. Mereka tidak meminta dikasihani. Mereka hanya membutuhkan kesempatan, pendampingan, dan lingkungan yang mendukung agar dapat berkembang sesuai potensi terbaiknya.

    Melalui BesTeam, Dompet Dhuafa berupaya menghadirkan semua itu dalam bentuk program yang berkelanjutan. Ditambah kolaborasi bersama Teuku Wisnu, Gramedia melalui Happy Family Coloring, para donatur, relawan, dan masyarakat luas, BesTeam menjadi bukti bahwa memuliakan anak yatim bukanlah tugas satu pihak saja.

    Di bulan Muharram yang penuh kemuliaan ini, saya belajar bahwa menjadi sahabat bagi anak yatim bisa dimulai dari langkah sederhana. Sebab ketika semakin banyak orang bersedia menjadi bagian dari BesTeam, semakin banyak pula harapan yang dapat dinyalakan untuk masa depan anak-anak Indonesia.

    Yuk Bestian Sama Yatim di https://digital.dompetdhuafa.org/donasi/bestianyatim .

    Dompet Dhuafa 

    Website : https://digital.dompetdhuafa.org/

    Instagram : https://www.instagram.com/dompetdhuafaorg/

    Continue Reading

    Suasana Parkiran Lotte Grosir Ciputat, Tangerang berubah riuh saat Aldi Taher muncul membawakan lagu Don’t Look Back in Anger dari Oasis, sebuah band legendaris asal Manchester, Inggris. Dengan mengenakan baju koko hijau, Aldi seketika menjadi pusat perhatian dalam acara BerOjol, program Ramadan Dompet Dhuafa. Program Berkah Untuk Ojek Online (BerOjol) pada Ramadan 2026 dengan memberikan layanan servis motor gratis bagi 1.447 pengemudi ojek online di wilayah Jabodetabek.


    Pengemudi ojek online pun ikut berjoget dan berdendang menyanyikan lagu-lagu Aldi Taher populer seperti Munaroh dan Bapak Mana. Sambil menanti motor diservis oleh mekanik, pengemudi ojol menikmati hiburan dari Aldi Taher. Tak hanya servis motor gratis, pengemudi ojol pun mendapatkan beras dari Tebar Zakat Fitrah dan pemeriksaan kesehatan gratis. 



    Pengemudi ojek online pun sangat gembira menyambut program ini, apalagi pada saat bulan Ramadan dan menjelang Lebaran, biasanya banyak kebutuhan menyambut Hari Raya. BerOjol meringankan beban servis motor para pengemudi dan bisa mengalihkan biaya tersebut untuk kebutuhan lain. 


    Dompet Dhuafa Bantu Service Motor Ojol dengan Program Berkah Untuk Ojek Online (BerOjol) 



    Seorang pengemudi perempuan ojek online pun mengungkapkan rasa terima kasih karena telah mendapatkan servis motor sehingga meringankan biaya pengeluaran. 


    “Sungguh luar biasa, untuk membantu kita ojol. Saya sangat puas. Motor saya pun telah diservis dan lebih enak jika dibawa. Harapannya, semoga program ini bisa diadakan secara rutin,” ungkap perempuan jilbab merah muda.


    Selain itu, seorang paruh baya bernama Maman dari Ciputat pun mengungkapkan hal yang sama dengan program BerOjol ini. 


    “Sangat membantu para ojol untuk ganti oli dan servisnya serta sembako berasnya, sangat bermanfaat bagi pengemudi ojol. Alhamdulillah, sudah lancar dan sudah sangat enteng. Harapannya Dompet Dhuafa mendukung para ojol untuk mencari nafkah, apalagi biar motornya tidak ngambek di jalan,” Tawa kecil pak Maman ini pecah ketika menceritakan betapa beratnya hidup mencari nafkah di jalan. 



    Kedua pengemudi ojek online ini mewakili suara hati para ojol khususnya di daerah Jabodetabek. Jika motor tidak diservis secara reguler, maka resiko untuk mogok dan mengalami kendala saat mengantar pelanggan pun tak bisa dihindari. Bayangkan berapa uang yang harus disiapkan jika terjadi kerusakan mesin, tentu saja akan berkali-kali lipat besarnya dibandingkan dengan service reguler. 


    Program BerOjol Ramadan 2026 yang digelar Dompet Dhuafa kembali menjadi ruang perawatan bagi para pengemudi ojek online di Jabodetabek. Sebanyak 1.447 motor ojol mendapatkan servis gratis di area parkir Lotte Grosir Ciputat, mulai dari tune up ringan, penggantian oli, hingga pengecekan komponen penting agar kendaraan tetap aman dan nyaman digunakan untuk bekerja. Bagi para pengemudi yang setiap hari bergantung pada kondisi motor di tengah mobilitas kota, layanan ini terasa sangat relevan karena membantu menekan biaya perawatan yang seringkali harus ditunda demi kebutuhan harian.



    Melalui BerOjol, perawatan motor dipahami sebagai bagian dari menjaga keberlanjutan penghasilan ojol itu sendiri. Motor yang lebih prima berarti risiko mogok berkurang, konsumsi bahan bakar lebih efisien, dan aktivitas mencari order bisa berlangsung lebih lancar. Karena itu, program ini tidak sekadar servis gratis, tetapi juga bentuk dukungan nyata agar para pengemudi tetap bisa bekerja dengan kendaraan yang layak dan aman selama Ramadan dan seterusnya.


    Tak Hanya Service Motor, Ojol pun Dapat Cek Kesehatan  dan Sembako Gratis dari Tebar Zakat Fitrah



    Selain mendapatkan perawatan kendaraan melalui program BerOjol, para pengemudi ojek online juga memperoleh layanan cek kesehatan gratis di lokasi kegiatan. Pemeriksaan dasar seperti tekanan darah, kondisi fisik umum, hingga konsultasi kesehatan ringan diberikan agar para ojol tetap prima menjalani aktivitas harian yang padat di jalan. Inisiatif dari Dompet Dhuafa ini melengkapi kebutuhan para pengemudi, karena kesehatan tubuh dan kendaraan sama-sama menjadi penopang utama keberlangsungan kerja mereka.


    Pada kesempatan yang sama, para ojol juga menerima paket sembako melalui program Tebar Zakat Fitrah sebagai bekal Ramadan menjelang Idulfitri. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pangan keluarga di tengah pendapatan yang tidak selalu stabil. Kombinasi servis motor, layanan kesehatan, dan distribusi zakat fitrah menjadikan rangkaian BerOjol Ramadan 2026 sebagai dukungan menyeluruh tidak hanya menjaga kendaraan tetap layak jalan, tetapi juga memastikan para pengemudi dan keluarganya tetap terjaga kesejahteraannya.



    Selain BerOjol, Dompet Dhuafa juga menghadirkan rangkaian program Ramadan 1447 H lainnya yang menyasar berbagai kelompok masyarakat. Di antaranya Mudik Kalcer yang memfasilitasi pemudik pulang kampung dengan bus gratis, Borong Dagangan Saudaramu untuk membantu pedagang kecil selama Ramadan, santunan yatim melalui program Remember, hingga distribusi Tebar Zakat Fitrah ke berbagai daerah prioritas. Seluruh program ini dirancang sebagai gerakan kebaikan yang saling melengkapi mulai dari dukungan mobilitas, penguatan ekonomi kecil, hingga bantuan sosial dengan target menjangkau ratusan ribu penerima manfaat sepanjang Ramadan.


    Continue Reading

     Dompet-Dhuafa-Berzakat-Itu-Kalcer

    Percaya nggak sih kalau Berzakat itu Kalcer di Indonesia? Pasti kebanyakan orang akan setuju dengan pernyataan ini. Faktanya, Indonesia telah dinobatkan selama tahun 2017-2024 sebagai negara paling dermawan di dunia oleh Charities Aid Foundation (CAF) World Giving Index. Saya pernah membuktikannya di rumah, Ayah pun sering memberikan sejumlah uang kepada musafir, memberikan makanan kepada tunawisma dan sering mentraktir siapapun termasuk saudara dekat. Dari contoh dalam keluarga inilah, saya bisa menyimpulkan bahwa fakta kedermawanan itu tak pernah diragukan sekalipun. 


    Zakat itu kalcer, apalagi menjelang ramadhan yang tinggal menghitung hari ini, bisa menunjang ibadah lain. Dompet Dhuafa menjelang ramadhan mengajak semua orang untuk menjadikan Zakat, infaq dan sedekah menjadi suatu kebiasaan atau habit berpahala. Dengan teknologi, kalau dulu zakat, infaq dan sedekah hanya bisa dilakukan saat ingat, namun kini ketika beraktivitas pun ibadah ini bisa dilakukan. Cukup dengan sebuah aplikasi Dompet Dhuafa, semua kegiatan beribadah, zakat, sedekah bisa dilakukan dengan praktis. Selain itu untuk memudahkan Berzakat, sedekah dan lainnya, Dompet Dhuafa bekerjasama dengan Maybank.


    Ibadah, Zakat dan Donasi Rutin Lebih Mudah dengan Aplikasi Dompet Dhuafa

    Dompet-Dhuafa-Berzakat-Itu-Kalcer

    Kadang niat berbagi itu sederhana, tapi langkahnya yang terasa rumit. Aplikasi Dompet Dhuafa hadir seperti jembatan yang memendekkan jarak antara niat dan aksi. Lewat satu genggaman, zakat, infak, sedekah, dan wakaf bisa ditunaikan tanpa perlu datang ke kantor layanan. Bahkan, ada kalkulator zakat yang membantu menghitung kewajiban dengan lebih tenang, Al-Qur’an digital yang bisa dibaca kapan saja, hingga fitur tanya ustaz untuk mereka yang ingin memastikan ibadahnya tetap lurus arah. Semua terasa lebih praktis, seolah kebaikan memang sengaja didekatkan.


    Namun aplikasi ini bukan hanya soal kemudahan berdonasi. Di dalamnya, ada transparansi yang membuat hati lebih mantap. Laporan penyaluran dana bisa diakses, kabar program pemberdayaan dapat diikuti, bahkan tersedia ruang bagi siapa pun yang ingin turun langsung menjadi relawan. Beragam metode pembayaran pun disiapkan agar tak ada alasan menunda berbagi. Dompet Dhuafa bekerjasama dengan Maybank salah satu bank dengan unit syariah dari tahun 1994. 


    Sedekah rutin bukan tentang besarnya nominal, namun niat mulai membantu sesama dengan rutin. Misalnya, saya ingin tak terlewat sedekah rutin hari Jumat, dengan menghubungkan aplikasi Dompet Dhuafa ke Maybank. Kita bisa atur nominal sedekah, kapan waktunya bisa pilih harian, mingguan atau bulanan, sehingga tidak akan terlewat niat baik tersebut. 


    Menyambut ramadan, aplikasi ini bisa digunakan sebagai salah satu aplikasi multifungsi sehingga bisa membantu beribadah dimana saja dan kapan saja tanpa terlewat. Nah, kalau kamu suka fitur yang mana? 


    Ketika Berzakat itu Kalcer, Bukan Sekadar Kewajiban

    Dompet-Dhuafa-Berzakat-Itu-Kalcer

    Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih dan bencana yang masih menyisakan luka di sejumlah wilayah Sumatra, Ramadan 1447 H terasa seperti panggilan untuk kembali merapikan makna berbagi. Dompet Dhuafa menangkap momentum itu lewat kampanye “Berzakat Itu Kalcer”, sebuah ajakan yang menggeser zakat dari sekadar kewajiban menjadi kebiasaan yang mengakar. Bukan lagi ritual tahunan yang datang dan pergi, tetapi kultur yang tumbuh dalam keseharian.


    Program-program yang dihadirkan bukan hanya daftar kegiatan, melainkan potret kepedulian yang menyentuh berbagai lapisan. Tebar Zakat Fitrah menjadi penguat di ujung Ramadan, memastikan lebih banyak keluarga bisa menyambut Idulfitri dengan senyum yang utuh. Yatim Remember menghadirkan Ramadan yang lebih hangat bagi anak-anak yatim, bukan hanya lewat bantuan materi, tetapi juga perhatian dan rasa dimiliki.


    Di sudut kota, ada para pengemudi ojek online yang menggantungkan hidup dari kendaraan mereka. Melalui program Ber-ojol, Dompet Dhuafa membantu merawat kendaraan mereka agar tetap layak jalan, tetap produktif, tetap menjadi sumber nafkah. Di pasar-pasar tradisional, program Borong Dagangan Saudaramu menjadi cara sederhana namun bermakna untuk menjaga denyut usaha kecil tetap hidup. Dagangan yang diborong bukan sekadar barang yang terjual, tetapi harapan yang tak jadi padam.


    Dompet-Dhuafa-Berzakat-Itu-Kalcer


    Sementara itu, Recovery Sumatra menjadi respons nyata atas bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bantuan tidak berhenti pada fase darurat, tetapi bergerak ke tahap pemulihan. Ada rumah yang perlu diperbaiki, ada usaha yang harus dibangkitkan kembali, ada semangat yang perlu diteguhkan. Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempercepat pemulihan itu, menghadirkan solidaritas yang lebih terasa.


    Program Mudik Kalcer pun menjadi simbol bahwa rindu dan kebersamaan adalah bagian dari kesejahteraan. Ratusan jiwa diberangkatkan menuju kampung halaman di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung. Bagi sebagian orang, mudik bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan emosional yang memulihkan. Bertemu keluarga, mencium tangan orang tua, merayakan Lebaran tanpa rasa terasing.


    Dompet-Dhuafa-Berzakat-Itu-Kalcer


    Semua ikhtiar itu diarahkan pada satu target besar 750 ribu jiwa penerima manfaat selama Ramadan. Angka ini bukan sekadar capaian administratif, melainkan representasi dari luasnya jangkauan kebaikan. Untuk mendukungnya, Dompet Dhuafa memperkuat layanan digital melalui aplikasi yang terintegrasi dengan berbagai kanal pembayaran, layanan jemput zakat, hingga kolaborasi dengan Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia. Melalui fitur sedekah rutin terjadwal, donasi dapat dilakukan otomatis harian, mingguan, atau bulanan. Teknologi tidak lagi terasa jauh dari nilai spiritual, justru menjadi jembatan yang memudahkan konsistensi berbagi.


    Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf dapat berjalan lebih transparan dan terukur. Di saat potensi ZISWAF nasional begitu besar, penguatan ekosistem menjadi kunci. Bukan hanya mengumpulkan dana sosial, tetapi memastikan setiap rupiah sampai pada yang berhak, tepat sasaran, dan berdampak jangka panjang.


    Sedekah Rutin dan Berzakat Itu Kalcer di Era Digital


    Dompet-Dhuafa-Berzakat-Itu-Kalcer

    Pada akhirnya, “Berzakat Itu Kalcer” bukan sekadar kampanye musiman, tetapi ajakan untuk membangun kebiasaan. Kalcer berarti kultur, sesuatu yang dilakukan bukan karena terpaksa, melainkan karena sudah menjadi bagian dari identitas. Ketika zakat, infak, dan sedekah dilakukan secara sadar dan konsisten, ia tidak lagi terasa berat. Justru menjadi kebutuhan spiritual yang menenangkan, terutama menjelang Ramadan yang penuh keberkahan.

    Kolaborasi Dompet Dhuafa bersama Maybank memperkuat semangat itu melalui fitur sedekah rutin terjadwal di aplikasi. Dengan menghubungkan rekening Maybank, menentukan nominal, serta memilih waktu harian, mingguan, atau bulanan, kebaikan bisa berjalan otomatis tanpa takut terlewat. Teknologi di sini bukan menggantikan nilai ibadah, tetapi menjaganya tetap hidup dan berkelanjutan. Dari satu pengaturan sederhana di layar ponsel, lahir kebiasaan berbagi yang konsisten. Ketika sedekah sudah menjadi rutinitas dan zakat menjadi kultur, maka benar adanya Berzakat Itu Kalcer bukan hanya slogan, melainkan gaya hidup yang menguatkan banyak kehidupan.

    Informasi Dompet Dhuafa :

    https://www.dompetdhuafa.org/






    Continue Reading
    Older
    Stories
    Logo Komunitas BRT Network
    Seedbacklink
    Intellifluence Herd Worth Value: $165

    Search

    Follow Me

    • facebook
    • twitter
    • youtube
    • instagram

    New Post

    Postingan Populer

    • Punya Banyak Kucing? Begini Cara Menghemat Biaya Perawatan Tanpa Mengorbankan Kesehatannya
    • Kalau Bantuan Berhenti, Sudah Siapkah Berdiri Sendiri? Belajar dari Kongres Kemandirian Dompet Dhuafa 2026
    • Dari Kuala Lumpur ke Hatyai, Lalu Menemukan Penang Sekali Lagi
    • Menemukan Harta Karun di Belakang Seniman Pangan Cafe
    • INDONESIA DREAM FESTIVAL 2026, DOMPET DHUAFA WUJUDKAN IMPIAN ANAK INDONESIA
    • Bermain di Kumpul Bocah
    • Kado Buku Di Harbuknas
    • Smartfren Luncurkan Andromax 4G LTE
    • JENG BUKU
    • Belajar dari Samsung di Banjarmasin

    Blog Archive

    • ▼  2026 (18)
      • ▼  September (1)
        • Punya Banyak Kucing? Begini Cara Menghemat Biaya P...
      • ►  Agustus (3)
      • ►  Juli (2)
      • ►  Juni (5)
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (2)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2025 (32)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (2)
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (4)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (2)
      • ►  Maret (4)
      • ►  Februari (3)
      • ►  Januari (5)
    • ►  2024 (52)
      • ►  Desember (6)
      • ►  November (7)
      • ►  Oktober (8)
      • ►  September (4)
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (6)
      • ►  Mei (1)
      • ►  April (1)
      • ►  Maret (10)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2023 (68)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (7)
      • ►  September (6)
      • ►  Agustus (8)
      • ►  Juli (5)
      • ►  Juni (8)
      • ►  Mei (5)
      • ►  April (7)
      • ►  Maret (8)
      • ►  Februari (6)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2022 (75)
      • ►  Desember (14)
      • ►  November (5)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  September (12)
      • ►  Agustus (2)
      • ►  Juli (4)
      • ►  Juni (6)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (12)
      • ►  Maret (6)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (4)
    • ►  2021 (38)
      • ►  Desember (4)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  September (1)
      • ►  Agustus (3)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (6)
      • ►  Mei (4)
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (7)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2020 (25)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (5)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (1)
      • ►  Agustus (3)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (2)
      • ►  Mei (2)
      • ►  April (2)
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (2)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2019 (53)
      • ►  Desember (5)
      • ►  November (5)
      • ►  September (6)
      • ►  Agustus (4)
      • ►  Juli (5)
      • ►  Juni (2)
      • ►  Mei (7)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (3)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (8)
    • ►  2018 (83)
      • ►  Desember (9)
      • ►  November (8)
      • ►  Oktober (7)
      • ►  September (8)
      • ►  Agustus (13)
      • ►  Juli (6)
      • ►  Juni (3)
      • ►  Mei (8)
      • ►  April (9)
      • ►  Maret (5)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2017 (36)
      • ►  Desember (5)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (2)
      • ►  Agustus (6)
      • ►  Juli (2)
      • ►  Juni (3)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (4)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2016 (41)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (4)
      • ►  September (3)
      • ►  Agustus (2)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (7)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (1)
      • ►  Februari (3)
      • ►  Januari (4)
    • ►  2015 (63)
      • ►  Desember (5)
      • ►  November (5)
      • ►  Oktober (11)
      • ►  September (2)
      • ►  Agustus (3)
      • ►  Juli (7)
      • ►  Juni (5)
      • ►  Mei (5)
      • ►  April (6)
      • ►  Maret (5)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (5)
    • ►  2014 (11)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (1)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  Maret (1)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2013 (5)
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (1)
      • ►  Mei (1)
      • ►  April (1)
    • ►  2010 (1)
      • ►  Desember (1)

    Blogger Friend

    • Cerita EKA
      Stamp Travel Memory: Panduan Rute Stamp Hunting di Jakarta
      4 hari yang lalu
    • Blognya bisot
      Rahasia di Balik Politik Adu Domba: Mengapa Rakyat Kecil Sering Sikut-sikutan?
      1 minggu yang lalu
    • BLOGFAM – When Sharing Meets Caring
      60 Tahun Hari Literasi Internasional: Ketika Pengetahuan Menjadi Jalan Menuju Kemajuan
      1 minggu yang lalu
    • Ika Koentjoro
      Travel Armor Case Bag: 7 Proven Tips to Avoid Costly Packing Mistakes
      1 minggu yang lalu
    • - Connect and Share Blogging Tips in Two Languages
      How to Start Composting at Home: A Beginner’s Guide to Turning Scraps Into Soil
      1 minggu yang lalu
    • Blog Bukunya Kimi | Banyak-banyaklah Membaca. Biar Pintar.
      #170 – Indonesia dari Seberang Batas
      1 minggu yang lalu
    • WHEN IT'S ONLY JG & AST
      Yang Berubah Sejak Pulang Haji
      2 minggu yang lalu
    • The TraveLearn
      Okinawa Harborview Hotel: “Rumah” untuk Menjelajahi Naha dengan Transportasi Umum
      2 minggu yang lalu
    • YOGA AS YOGGAAS
      Sekarat pada Tanggal Tua
      2 minggu yang lalu
    • HM Zwan
      A Day in My Life : Ngerjain 100 kotak Snack Box untuk Acara Malam Tirakatan
      2 minggu yang lalu
    • BlogCamp
      How to Choose the Best Headhunter Company Indonesia
      2 minggu yang lalu
    • Small Things, Kecil Tapi Penting :)
      Manfaat Utama Tarik Benang Mata untuk Mengatasi Tampilan Mata Sayu
      3 minggu yang lalu
    • Langkah Baruku
      Lift Rumah Premium Aritco: Solusi Mewah dan Praktis untuk Hunian Anda
      3 minggu yang lalu
    • SALAMINZAGHI
      Hai. Aku Kembali.
      3 minggu yang lalu
    • My Life My Style
      ASUS Hadirkan Beragam Laptop Rekomendasi Terbaik Dengan No.1 Quality & Service di Pontianak
      4 minggu yang lalu
    • punyapista
      3 Skill Sederhana yang Menentukan Sukses Gagalnya Seorang Mediator
      4 minggu yang lalu
    • Life begins at 30...
      Pulang Kampung 2026
      4 minggu yang lalu
    • fitrian.net
      Ketika Inovasi Premium Menjadi Simbol Status Baru: Mengeksplorasi Eksklusivitas ASUS ROG Zephyrus Duo (GX651)
      5 minggu yang lalu
    • Melfeyadin
      Gejala Mata Kering Bikin Nggak Nyaman
      5 minggu yang lalu
    • Berbagi Cerita
      Tips Memilih Kipas Angin yang Awet dan Ramah di Kantong
      1 bulan yang lalu
    • tindak tanduk arsitek
      lampau melekat dari angkor wat
      2 bulan yang lalu
    • ..:: ntan™ | bunga dengan nama terbuka
      Surat untuk Kamu, dan Diriku
      2 bulan yang lalu
    • Lucia Priandarini
      Ketika Anakku Bisa Mengalahkanku, Aku Menang*
      2 bulan yang lalu
    • Akhmad Muhaimin Azzet | mari bersama menggapai ridha-Nya
      Akan Datang Rezeki dari Arah yang Tidak Disangka
      3 bulan yang lalu
    • Jurnal Evi Indrawanto
      Menikmati Iskender Kebab di Yüce Hünkâr, Sensasi Kuliner yang Legendaris di Bursa
      3 bulan yang lalu
    • Mampir yuk, kerumahku
      Cara Mengoptimalkan Halo BCA Bisnis di 1500998 untuk Pengelolaan Keuangan Digital
      4 bulan yang lalu
    • Motherhood
      Panduan Menggunakan WhatsApp BCA di 08111500998 untuk Cek Tagihan Kartu Kredit
      4 bulan yang lalu
    • Menuliskan Sebelum Terlupakan
      ASUS ExpertBook Ultra Cocok untuk Perjalanan Dinas Panjang Berkat Baterai Tahan Lama
      4 bulan yang lalu
    • My Purple World
      Umroh Perdana dan Mandiri - Never Ending Journey to Reach His Blessings - part 7 Jeddah
      4 bulan yang lalu
    • desperate housewife
      Postingan Terakhir
      4 bulan yang lalu
    • Tukang Ngukur Jalan
      Stop Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO), Ayo Ikut Andil Mengubahnya!
      6 bulan yang lalu
    • Indah Julianti
      17 Channel YouTube Favorit Perempuan 50 Tahun Plus
      6 bulan yang lalu
    • Write Your Diary
      Ghibli vs Disney: Why They Are Nothing Alike
      6 bulan yang lalu
    • ge[n][d]ud BlogPacker
      Akurasi Pers vs Kecepatan Media Sosial
      7 bulan yang lalu
    • Kimi's Cool Blog
      Kembali Mengkristik
      8 bulan yang lalu
    • Pipit Widya
      Random
      8 bulan yang lalu
    • Shintaries
      Welcome 2026!
      8 bulan yang lalu
    • The Shymphony Of EKA
      Dubbing Film di Mall, Apa Rasanya?
      8 bulan yang lalu
    • Putrinyanormal
      Discovering Kimono : Pengenalan Budaya Jepang Melalui Pakaian Tradisional
      1 tahun yang lalu
    • Herdis Suryatna | Pengalaman adalah guru yang terbaik
      Sewa Hiace Luxury Harga Terjangkau dan Nyaman di Bandung dan Ciamis
      1 tahun yang lalu
    • Rumah Mayaku
      Ada Apa Di Balik Cerita "Lauk Daun"?
      1 tahun yang lalu
    • pemainkata | sekadar bilik kecil pecinta kata
      Humor Konyol Kata Kata Bijak Lucu: Obat Ampuh Untuk Hidup
      1 tahun yang lalu
    • my story
      Saat Mata Kering Mengganggu Aktivitas Kerja, Insto Dry Eyes Solusinya
      1 tahun yang lalu
    • Macangadungan
      Microsoft is bringing cloud gaming to Xbox consoles later this year
      1 tahun yang lalu
    • udafanz[dot]com
      Strategi SEO untuk Meningkatkan Prospek Bisnis Anda
      1 tahun yang lalu
    • Linda Leenk - Little Part of My Life
      2024 Fellowship Journey
      1 tahun yang lalu
    • Dunia Kecil Indi
      Surat untuk Mika di Surga (Hari AIDS Sedunia)
      1 tahun yang lalu
    • Gembul Kecil Penuh Debu
      Mangut Iwak Wader ❤
      1 tahun yang lalu
    • Wira Nurmansyah
      Discovering Macao: A Unique Fusion of East and West
      1 tahun yang lalu
    • Sisi Hidupku
      Apa Kabar Senin Pagi
      1 tahun yang lalu
    • Lianny Hendrawati
      Resep Mini Banana Choco Cake Tanpa Mixer
      2 tahun yang lalu
    • a Dreamer - Travelographer - Food Adventurer - Travel Blogger
      Mau Liburan ke Vietnam? Catat 5 Tips Berikut!
      2 tahun yang lalu
    • Una Vida Escrita de la Una
      Bye Bye My Friend
      2 tahun yang lalu
    • every mom has a story
      Sastra masuk sekolah, mana buku sastra yang layak dibaca pelajar SMA, mana yang tidak?
      2 tahun yang lalu
    • Mira Sahid
      Hati Seperti Kertas
      2 tahun yang lalu
    • Cokelat Gosong
      Jangan Biarkan Usia Membatasimu, Stay #AgelessLimitless with ERHA ULTIMATE
      2 tahun yang lalu
    • DISGiOVERY
      Keindahan Pantai Pasir Kencana Pekalongan yang Memukau
      2 tahun yang lalu
    • Catatan Perjalananku
      Kalender Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024 di Indonesia
      3 tahun yang lalu
    • Redcarra
      PLTS: Membangun Masa Depan Bersih dan Berkelanjutan
      3 tahun yang lalu
    • Ratu de Blog
      Rekomendasi Olahraga Untuk Menurunkan Berat Badan
      3 tahun yang lalu
    • Bisnis, Motivasi, Inspirasi, Opini, Hiburan, Informasi, Sosial Media, Tip & Trik » Bisnis, Motivasi, Inspirasi, Opini, Hiburan, Informasi, Sosial Media, Tip & Trik
      Over 50 Dating – Finding a Good Online Dating Site for You
      3 tahun yang lalu
    • suarane.org
      Kere-Aktif
      4 tahun yang lalu
    • SimBale - Download Software Gratis
      AVG Anti-Virus 22.8.7500
      4 tahun yang lalu
    • backpackstory
      Puncak 29 Rahtawu Gunung Muria: Kisah Pendakian Penuh Petilasan
      4 tahun yang lalu
    • Cinta Teknologi
      Router Static Berbasis CLI di Cisco Packet Tracer - Cinta Teknologi
      4 tahun yang lalu
    • Sometimes you have to go a little crazy to stay a little sane
      Top 10 Satisfactory Depended On Loose Bitcoin Cloud Mining Websites Without Investment Of 2021 – The Bharat Specific News
      4 tahun yang lalu
    • Dunia Senja
      Catatan Hati Penghujung Tahun 2021
      4 tahun yang lalu
    • Blog - Lucedale.
      Dearest: New Post
      5 tahun yang lalu
    • #FDCG
      bye 🌻
      5 tahun yang lalu
    • jinjinger
      Kompleks
      5 tahun yang lalu
    • Jefferson's Stage.
      The Diplovemat
      5 tahun yang lalu
    • Nova Wijaya
      Sebelum Mulai Investasi Online, Yuk Pahami 5 Cara Aman Berinvestasi Berikut Ini
      5 tahun yang lalu
    • Resep Kuliner Indonesia dan Dunia
      Karedok Leunca
      5 tahun yang lalu
    • Dian Kelana
      Lindungi Keluarga Kita dengan Antiseptik.
      6 tahun yang lalu
    • Garis Horizon
      Apakah benar semua akan baik-baik saja?
      6 tahun yang lalu
    • .: adie DOES :.
      Sendirian di Uchisar Castle
      6 tahun yang lalu
    • Kehidupan Di Jepang
      Main Snowboard
      6 tahun yang lalu
    • Kaleng Harapan » Kamera Lubang Jarum
      3 Fakta dibalik Promo 12.12
      6 tahun yang lalu
    • Stay Hungry. Stay Foolish
      Rindu Budaya Ilmu
      6 tahun yang lalu
    • Dunia Iwok
      [Family Vacation] Menikmati Petik Apel di Kota Batu Malang - Part 4
      6 tahun yang lalu
    • Pemimpi Hujan
      Nyobain 6 Menu Terbaru Horison Ultima Ratu
      6 tahun yang lalu
    • Dija Princess
      Jelajah Desa Galengdowo
      6 tahun yang lalu
    • Fardelyn Hacky
      Setop Stigma Orang dengan Gangguan Jiwa
      6 tahun yang lalu
    • Taqorrub.com
      new chair
      6 tahun yang lalu
    • Bangsari
      Nahdliyyin Yang Bersujud Di Hadapan Yesus
      7 tahun yang lalu
    • Donna Imelda
      Bebas Komedo dan Bekas Jerawat dengan Sabun Herbal Banana Peel Carbon
      7 tahun yang lalu
    • Keluarga Haripahargio
      REPLACED
      7 tahun yang lalu
    • Blog Adi Nugraha
      Wisata Alam yang Menakjubkan di Sulawesi Utara
      7 tahun yang lalu
    • All of Putri (¬.¬)ƪ_(˘⌣˘'!)
      I wanna asking...
      7 tahun yang lalu
    • A HOUSEWIFE'S DAY OUT
      Vincent van Gogh, just my simple thought.
      7 tahun yang lalu
    • Natureve Shop
      Istri Marah Karena Terlalu Cepat Ejakulasi? Pake Ini Biar Gagah
      7 tahun yang lalu
    • BETOIJO
      GOD'S MIRACLE: I GOT A NEW JOB!
      7 tahun yang lalu
    • Ninik Setyarini
      [Bukan Sinopsis] Bohemian Rhapsody
      7 tahun yang lalu
    • TGIF! Magazine
      Kereta Hantu Pagi Hari
      7 tahun yang lalu
    • fanabis
      Craftsman Style Kitchen Faucet
      7 tahun yang lalu
    • lalank pattrya dan hal random lainnya.
      Ngatain Mereka Disini
      7 tahun yang lalu
    • Galaksi Pungky
      Review: Sakura Collagen Cream Anti Age's, Siap Menua dengan Kulit Bahagia!
      8 tahun yang lalu
    • Aksaraku
      Rasakan Indahnya Malam Pertama di Bali Itu Mudah dan Murah, Begini Caranya
      8 tahun yang lalu
    • Aulia Fasya
      Masa Lalu dan Jejak Digital
      8 tahun yang lalu
    • Anisa AE
      Penyebab Ibu Kandung Aniaya Bayi Calista
      8 tahun yang lalu
    • Narzis Blog
      Ayo Move On!
      8 tahun yang lalu
    • Beby's Diary
      Ayang-Ayangan di Depan Umum
      8 tahun yang lalu
    • sketsa hati
      Visit Zugspitze from Munich by Train
      8 tahun yang lalu
    • Ca Ya
      Yang Tidak Biasa dari Nikahan Incess Ca Ya
      8 tahun yang lalu
    • A Border that Breaks
      Janus dalam Mozaik-Mozaik Kecil
      8 tahun yang lalu
    • irhapunya
      #PontianakTrip : Menjelajah Rasa dengan Kuliner Pontianak
      8 tahun yang lalu
    • Tulisanku
      Begini Cara Memindahkan Data dari Blogdetik ke WordPress
      8 tahun yang lalu
    • Bibi Titi Teliti
      Menyongsong Masa Depan Digital bersama CBN
      8 tahun yang lalu
    • HELLO!
      9 Teknik Dasar Yang Harus di Kuasai Dalam Permainan Tenis Meja
      8 tahun yang lalu
    • Catatan Anazkia
      Gerbong Wanita, Tak Semenyeramkan yang Dikira
      9 tahun yang lalu
    • My Daily Notes
      Berbagi Inspirasi
      9 tahun yang lalu
    • Ruang Emak
      SO GOOD Ayam Potong Kuah Cabe Hijau, Sajian Spesial Di Hari Lebaran
      9 tahun yang lalu
    • eithea
      My Favorite Time of in day
      9 tahun yang lalu
    • Rianda Prayoga Blog
      Ngabisin Uang THR, Kenapa Gak?
      9 tahun yang lalu
    • Blog Anak Nelayan
      Blog Gak Pernah Update
      9 tahun yang lalu
    • Jalan Pendaki
      Annapurna Basecamp Series: Drama Pertama Menuju Tanah Dewa-Dewa Himalaya
      9 tahun yang lalu
    • Netnesia
      Telkom Buka Pemblokiran Netflix
      9 tahun yang lalu
    • Widaku.com
      Temukan Sunscreen Yang Baik Untuk Wajah Disini
      9 tahun yang lalu
    • Perjalanan Tak Berujung
      Lidah di GOYANG pak Asep Stroberi
      9 tahun yang lalu
    • Gulanya Gulali
      Ingin Menghemat Pengeluaran? Gunakan Jasa Catering Aja!
      9 tahun yang lalu
    • Travel Diary
      Si Yaki dan Tarsius Bitung yang menggemaskan
      9 tahun yang lalu
    • Jendela Keluarga
      Pentingnya Mengembangkan Kecerdasan Sosial
      10 tahun yang lalu
    • Ayu Saritem Blog
      Cara Membuka Aura Kecantikan Bagi Wanita Hamil
      10 tahun yang lalu
    • mata buku indri
      Review: Trilogi Insiden
      10 tahun yang lalu
    • Arsitektur Dunia | Gallery Arsitektur Dunia
      Lorem ipsum dolor sit amet
      10 tahun yang lalu
    • when journalist becomes backpacker
      THE FACE OF TERRACOTTA, CHINA
      10 tahun yang lalu
    • Jurnal Mira Sahid | Emak Blogger
      That Moment!
      10 tahun yang lalu
    • Jejak BOcahiLANG
      Candi-Candi Majapahit di Situs Trowulan
      10 tahun yang lalu
    • aksara senandika | Sedikit noktah kehidupan
      Aku Sedang Malas
      10 tahun yang lalu
    • Petrus Andre Blog
      10 Hal yang Harus Dilakukan agar Blog Kamu Lebih Menghasilkan
      10 tahun yang lalu
    • Nicegreen
      Allah Menegurku Dengan Syaraf Kejepit
      10 tahun yang lalu
    • Wuri Nugraeni | Reporter, Menulis, dan Wisata
      Pindah Rumah ke wurinugraeni.com
      10 tahun yang lalu
    • AGIASAZIYA
      PAKSAISME
      10 tahun yang lalu
    • Controversy
      Less is More dalam Kumpulan Cerita
      11 tahun yang lalu
    • SECAWANKOPISENJA
      [Flash Fiction] PURA-PURA PULANG
      11 tahun yang lalu
    • Febry Hadinata WordPress
      Jogja x Dieng x Solo Part 1
      11 tahun yang lalu
    • Saoscabe.com | Website Humor Indonesia
      Fakta Kota Tembung
      11 tahun yang lalu
    • Albarnation
      Mau Kredit Motor ? Di Cermati.com Aja
      11 tahun yang lalu
    • Makhluk Kecil
      Pindah
      11 tahun yang lalu
    • Ahmad Rafiq Chaniago
      Pameran Seni Rupa Lima Jari
      11 tahun yang lalu
    • Melihat Dunia
      Before I Die I Want...
      11 tahun yang lalu
    • Catatan Ruslan
      Satu Jam Menyusuri Sungai Kahayan
      11 tahun yang lalu
    • .:: Nhie ::. | Just another WordPress.com weblog
      Noda Makanan di Pakaian
      11 tahun yang lalu
    • The Dusty Sneakers
      Memori
      11 tahun yang lalu
    • Beautify Me
      Etude House Etoinette Princess Pouch
      13 tahun yang lalu
    • yosbeda
    • Chronosphere
    • hidayah-art.blogspot.co
    • zubaid.ID
    • Tukangecuprus
    • Arian's Blog
    • Benablog - Cerita Si Benakribo
    • Jogja Ready
    • Angga Ong
    • yandi punya cerita
    • Jejaring Miss Fenny
    • pegipegi.com: Pesan Hotel & Tiket Pesawat Termurah Online
    • BlogS of Hariyanto
    • Catatan Kartina
    Perlihatkan 5 Perlihatkan Semua

    Labels

    Asuransi Backpacker Bank Budaya Fashion Film Movie Review Wisata otomotif
    facebook Twitter instagram

    Created with by BeautyTemplates

    Back to top