Yuk Nongkrong Di The Gade Coffee & Gold Cafe

  • 4/11/2018 11:15:00 PM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments

What is your main reason to stay along time in the Coffee Shop? WIFI? The environment? Or your friends? Kadang kala kita menghabiskan banyak waktu di kedai kopi hanya untuk membuang waktu, bertemu teman, bekerja, belajar dan masih banyak lainnya. Kalau saya biasanya sangat suka kedai kopi yang banyak menawarkan promo atau bonus, sehingga saya rela berlama-lama sambil mengerjakan tulisan yang sedang deadline. Kalau kamu apa yang menjadikan kamu betah di kedai kopi? Pasti jawabannya sangat beragam. 

Zaman Now, membuat gaya hidup semakin tinggi terutama karena perkembangan dunia digital. The power of digital and social media is awesome. Setiap hari kita disuguhkan sesuatu yang viral dari seluruh dunia dan melihatnya dari sebuah smartphone. Dunia dalam genggaman, memang benar adanya. Nah, sebagai imbasnya cafe-cafe berlomba berinovasi seperti selalu menyediakan WIFI dan tempat yang nyaman sehingga pelanggan akan ketagihan dan terus datang kembali bahkan membawa teman-temannya kembali ke cafe tersebut.



Pegadaian pun tak mau melewatkan momen yang manis ini untuk menghadirkan sebuah cafe dengan konsep yang lumayan unik. The Gade Coffee and Gold ini menyajikan "Kopi Emas". Saya menyebutnya sebagai kopi emas karena bukan hanya kopi saja yang ditawarkan melainkan informasi mengenai investasi dan promo. Selain itu, Pegadaian juga meluncurkan Gadai Tanpa Bunga untuk pemberian pinjaman maksimal Rp 500 ribu. Kredit ini diberikan untuk mahasiswa, buruh, ibu rumah tangga, serta karyawan pabrik.

Saya merasakan bahwa selain menikmati kopi dan gadai tersebut, kaum milenial juga pelan-pelan akan mendapatkan pengetahuan yang baru mengenai Pegadaian yang selama ini hanya dikenal melalui media, tidak secara langsung. Ada misi untuk mendekatkan generasi muda terhadap hal-hal yang berbau-bau investasi, gadai dan lainnya. Kedepannya, akan lahir generasi yang mampu menerapkan kebijakan keuangan melalui pilihan yang ada di Pegadaian. Wow, saya juga baru sadar sangat besar sekali manfaat ilmu yang ditularkan kepada kita, selain keuntungan secara bisnis yang ditargetkan dari pembukaan cafe ini.



Setiap ada cafe yang baru, memang saya selalu gatel pengen nyobain terutama suasananya karena hal terpenting buat saya adalah kenyamanan dalam bekerja di cafe. Maklum saja, kerjaan saya adalah menuliskan semua yang saya lihat dan alami. The Gade Coffee dan Gold ini sangat menarik karena menawarkan konsep cafe yang santai namun sangat berisi. 

Kopi yang disuguhkan pun tak main-main karena baristanya memiliki jam terbang yang lumayan, ditambah dengan menu-menu selain kopi yaitu teh, soft drink dan snack ringan. Oh iya, karena sangat syarat dengan muatan lokal, jenis kopinya pun didatangkan dari daerah-daerah di Indonesia seperti Pasundan, Bondowoso, Toraja, Solok, dan Garut. Selain itu juga terdapat kopi lain seperti Cappucino, Espresso, Piccolo, dan lainnya. 



Kalau ditanya harga, saya rasa harganya sangat wajar di kisaran dari 15 sampai 60 ribu. Jadi masih harga kaum muda. Menurut saya, overall kedai ini sangat direkomendasikan jika ingin menikmati kopi, bekerja atau sekedar ngobrol-ngobrol dengan teman. 

Rencana kedepannya, Pegadaian akan membuka banyak gerai di seluruh cabang di area pegadaian sehingga semua karyawan dan masyarakat dapat merasakan kopi emas yang sangat nikmat. Sampai jumpa di kedai-kedai kopi lainnya ya. 




Informasi The Gade Coffee & Gold 

Alamat : 
Jl. Wijaya IX, RT.1/RW.5, Melawai, 
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12160

Instagram :
  • Share

Pilihan Menu Sahur Dan Berbuka Puasa Dari Fiva Food - Rajanya Rollade

  • 5/28/2017 03:48:00 AM
  • By Salman Faris
  • 4 Comments

Pernah mengalami waktu sahur hanya tinggal beberapa menit? Atau tidak ada pilihan menu berbuka puasa karena repot dengan kondisi rumah yang berantakan dan pembantu yang pulang kampung? Solusinya adalah Fiva Food, sebuah Perusahaan Makanan Olahan yang berada di Bekasi. Produk Makanan Olahan Fiva Food terdiri dari rollade, sosis, burger, kornet, nugget dan lainnya. Tinggal goreng atau diolah dengan bahan-bahan lainnya menghasilkan sajian yang nikmat.

Sebelum membuka rahasia bagaimana sajian menu sahur atau buka puasa praktis dan tidak lebih dari lima menit, mari kita keliling dulu Pabrik Fiva Food. 


Kami disambut oleh Mas Yosy Revalio di sebuah ruang pertemuan, layaknya sebuah saung. Disebelah kiri, terdapat sebuah kolam renang berukuran sedang. Dibelakang kami terdapat saung kecil tempat menghabiskan waktu bersama orang terdekat. Matahari memang terik, jadi kami langsung disuguhkan minuman dan snack, yang ternyata merupakan salah satu produk dari Fiva Food

Tak berapa lama, Mas Yosy menjelaskan Fiva Food lebih dekat, salah satunya tentang sosok Ibunda beliau yang membangun usaha dari nol. Ibu Besty Monoarfa memulai bisnis dari sebuah ruangan berukuran 1,5 m x 7 m di Jatibening, Bekasi pada tahun 1983. Berkat kerja kerasnya, Fiva Food sekarang berdiri di tanah dengan luas beberapa hektare. 

Keliling Pabrik Fiva Food


Masker dan penutup rambut saya kenankan ketika memasuki area pabrik pengolahan daging. Standar inilah yang wajib dikenakan oleh seluruh karyawan yang memasuki area pengolahan daging. Alasan utamanya adalah untuk menjaga standar kualitas dan sertifikasi yang telah diberikan oleh beberapa pihak pemberi sertifikasi salah satunya sanitasi dan pengolahan limbah. Pada saat kami mengunjungi pabrik, karyawan memang libur sehingga kami hanya menemukan beberapa karyawan saja. 



Lingkungan pabrik bersih, mesin dan peralatan tersusun rapi tanpa adanya sampah ataupun perkakas yang tercecer. Lantai pun kinclong, bahkan bau daging dari mesin pun tak tercium sekalipun karena alat-alat pengolahan telah dibersihkan pada saat selesai mengolah produk. Bahkan kami sempat ditunjukan bagaimana pengolahan air limbah yang sangat baik dan tak tercium oleh rumah penduduk disekitar pabrik. 

Produk-Produk Fiva Food 


Fiva Food mengolah beberapa daging seperti ayam, sapi dan ikan. Nah, mau tahu seperti apa produknya, ini dia :

Produk Olahan Ayam

Produk olahan ayam terdiri dari Kornet Ayam, Rolade Ayam dan Bratwurst Ayam. 



Produk Olahan Ikan

Produk olahan ikan terdiri dari Tuna Kaki Naga dan Tuna Keong Mas.


Produk Olahan Sapi

Produk Olahan Sapi terdiri dari Rolade Sapi, Bratwurst Sap, Kornet Sapi dan Sosis Sapi. Untuk olahan Sapi, saya menyukai Kornet dan Rolade yang telah digoreng garing tanpa perasa apapun. 

Produk Lunch Box atau Bento


Selain produk olahan, Fiva Food memiliki produk makanan siap saji berupa lunch box atau bento dengan rasa rolade, sosis dan kornet. Harganya berkisar antara 18.000-25.000. So, produk ini sangat praktis apalagi sebagai menu buka puasa pada saat dikantor atau event yang dihadir oleh banyak orang. 

5 Alasan Memilih Fiva Food


Halal dan Thayyib

Fiva Food mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia dan telah bersertifikasi BPPOM sehingga tidak diragukan lagi kehalalan produknya.

Lezat dan Bergizi


Produk Fiva diolah dari bahan alamiah dengan kandungan gizi seperti protein dari daging sapi, ayam dan ikan, diramu dengan dengan bumbu-bumbu berkualitas seperti susu murni, jahe, bawang dan lainnya.

Mudah Disajikan

Produk olahan seperti kornet, rolade dan sosis tidak membutuhkan banyak waktu berjam-jam untuk memasaknya. Cukup dengan waktu 5 menit, dan makanan bisa langsung disajikan, makanya sangat cocok untuk menu sahur ataupun berbuka puasa.

Mudah Didapat


Fiva Food telah menjangkau pasar tradisional dan modern dibeberapa kota besar, selain itu Fiva Food memiliki Fiva Express, sebuah layanan antar yang cukup mudah, tinggal pesan dan produk akan sampai di rumah anda.

Harga Terjangkau


Seperti tampilan di website Fiva Food, harga produk berkisar antara 20.000 - 50.000 untuk ukuran 250 gram, sehingga sangat terjangkau dibandingkan produk sejenis dipasaran.

Sajian 5 Menit Untuk Sahur dan Berbuka 


Nah inilah rahasia memasak cepat ala Fiva Food, yaitu Oseng-Oseng Kornet Ayam Cabai Hijau dalam waktu 5 menit. 

Bahan

Sediakan 1 pak 250 gram kornet ayam

Bumbu 

Sediakan bawang merah, cabai merah, bawang putih, cabai hijau, daun salam dan kecap 

Cara Memasak :


  • Irislah Bawang Putih dan cabai merah sampai halus
  • Tumis Bawang Putih dan Cabai Merah sampai matang
  • Masukan cabai hijau yang telah diiris sedang, tomat segar dan daun salam, tambahkan sedikit air dan kecap manis
  • Masukan kornet ayam yang telah diiris seukuran dadu dan aduk rata
  • Kemudian hidangan siap disajikan
Nah, praktis bukan? Hanya 5 menit sebuah sajian lezat telah dihidangkan untuk menu sahur atau berbuka puasa bersama keluarga. Informasi mengenai Fiva Food bisa diakses melalui www.fivafood.com atau 0817 00 3482. Yuk pesan sekarang juga atau beli produknya di mini market atau hypermarket di sekitar anda.
  • Share

Jenius Way To Be Food Blogger With Captain Ruby


Blog saat ini bukan lagi sekedar hobi melainkan telah berkembang sejalan dengan teknologi digital. Blog telah menjadi tempat tepat bagi seorang yang hobi nulis, makan, traveling, fashion dan lainya. Bukan hal yang mustahil ketika blog sebagai tempat mengntungkan nafkah, beberapa orang telah membuktikannya, salah satunya Captain Ruby atau Fellexandro Ruby.

Karir Captain Ruby tak semulus yang ditampilkan saat ini. Bermula dari usaha jual beli alat-alat berat, Ruby kemudian beralih menjadi seorang Food Blogger dan Photographer, bahkan telah memiliki sebuah usaha baru seperti jasa pembuatan video. Ruby berkisah bahwa blogger harus pandai menambah keahlian sehingga nilai tambah tersebut membantu pemasukan secara perlahan tanpa meninggalkan blog sebagai salah satu mata pencaharian.


Dari event Jenius Way To Be Food Blogger membuat saya paham apa arti meniti karir yang sesuai dengan hati tanpa embel-embel materi. Materi (penghasilan) akan mengikuti ketika sebuah pekerjaan dilakukan dengan sepenuh jiwa. What a great stories banget ya. Selain hal tersebut sebetulnya ada sebuah kata penting lainnya yaitu 'Passion'. Tanpa Passion, segala sesuatu akan terasa tawar, hambar dan tanpa warna. 

Passion 

Menurut Captain Ruby, Passion sangat berarti dalam hal apapun. Passion itu seperti ruh dan kekuatan yang akan mendorong kita untuk stay di jalur yang benar dan membuat yakin dengan jalan yang telah dipilih. Menuruti passion bukan berarti akan semulus dibayangkan, bisa jadi akan sangat berat tantangannya, namun dengan pegangan tersebut segalanya akan terasa mudah.

Passion itu bisa saja bagian dari hobi atau bahkan sesuatu yang baru dikenal. Sebagai dari contoh adalah passion saya. Saya menyukai blog dan traveling sebagai bagian dari hidup. Sepertinya saat nge-blog bukan hanya materi saja yang saya dapatkan melainkan sebuah kepuasan batin telah berbagi pengalaman hidup dengan orang lain dan syukur-syukur dapat menjadi inspirasi yang kuat bagi pembaca. Pun ketika traveling ke beberapa daerah dan negara lain membuat saya dapat merasakan sebuah kisah dan makna yang tak biasa, bahkan sangat luar biasa.

Konsistensi 

Selain passion, konsisten adalah tahap berikutnya. Kadang kala, seorang yang telah Famous dibidang bisa saja tengelam dengan sangat cepat karena tidak bisa mempertahankannya. Sebagai contoh, dalam dunia bloging, konsistensi dalma menulis membuat kualitas tulisan kita dituntut untuk lebih bagus sejalannya waktu, namun karena time management dan kegiatan yang luar biasa padat membuat konsistensi kian melemah dan memperburuk kualitas blog. Memang sangat dilematis, namun dengan passion tadi segalanya akan berubah dan akan lebih konsisten. 

Selain Passion dan Konsistensi, sebenarnya masih banyak hal lain seperti time management, komitmen, skill, networking dan lainya untuk menjadi blogger profesional. 

Tip Menjadi Food Photographer Handal


Salah satu hal penting dalam 'Food Blogger' adalah Foto. Karena blog sangat visual, maka foto menjadi utama. Foto disini bukan hanya dinilai dari gadget yang dipakai, melainkan ciri khas dan anglenya. Dengan kata lain untuk membuat sebuah foto bagus dibutuhkan teknik tertentu yang bisa dipelajari.

Captain Ruby membaginya tip praktis bagaimana membuat foto makanan menjadi sangat bagus, unik dan bermakna hanya dengan smartphone. Tapi ingat kita sampingkan dahulu ya merk smartphone yang digunakan.

Penasaran dengan tip praktisnya, ini dia beberapa tip dari Captain Ruby dengan alamat blog wanderbites.com .

Rajin Eksperimen

Layaknya seorang ilmuwan dengan eksperimen yang melahirkan teori dan produk fenomenal, food blogger pun harus rajin bereksperimen saat foto makanan. Rajinlah mengexplore sisi-sisi foto yang belum pernah dicoba sehingga foto jadi lebih banyak dan kaya. Eksperimen inilah yang membuat foto kita tak monoton dan lebih variatif.

Sering Selfie 

Selfie bukanlah sebuah dosa besar melainkan sebuah keharusan. Lalu untuk apa selfie itu? Sebetulnya selfie sendiri melatih kita menemukan angle terbaik dari diri kita dan obyek yang difoto. Semakin sering selfie, bukan tak mungkin foto makanan kita tambah bagus dan anglenya pun sangat baik.

The Window Is Your Friend

Saat tiba waktunya makan siang di restoran, beberapa orang sibuk mendekatkan makanan ke jendela dan memotretnya. Jangan heran dengan fenomena ini, karena jendela itu sahabat kita. Cahaya yang dihasilkan dari jendela sangat bagus bagi foto. Cobalah bandingkan jika kita foto makanan dekat jendela dengan foto makanan yang jauh dari jendela, apa yang terjadi? Pastinya foto dekat jendelalah yang paling bagus.

Bersih-bersih Lensa

Kadang satu hal yang terlupakan saat foto makanan. Tak jarang hasil foto sedikit kurang maksimal karena hal ini. Yup, lensa kamera. Lensa yang kotor dan jarang dibersihkan membuat hasil foto kurang maksimal. Karenanya mulai saat ini, bersihkan lensa kamera sebelum foto makanan, percayalah hasilnya luar biasa.

Mengenal Jenius



Apa sih Jenius? Sebuah Aplikasi? Tabungan? Kartu ? Ya, semua hal tersebut dalam satu inovasi dari BTPN. Jenius memudahkan transkasi dimana pun kita karena dapat diakses dari ponsel dan dapat melakukan transaksi apapun dan bisa digunakan sebagai tabungan. Oh wow, sebuah kemajuan dalam perbankan nasional.

Cara registrasinya pun mudah melalui aplikasi dengan koneksi internet stabil. Panduan registrasi dan hal lengkap lainya bisa diakses melalui www. jenius.com/id

  • Share