Saatnya Membalas Budi Orang Tua

  • 12/31/2017 03:01:00 AM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments


Setiap kehidupan pasti memiliki dua sisi, seperti memberi dan menerima. Dan setiap kehidupan pula akan memiliki masanya, tak terkecuali orang tua kita yang dahulu mengasuh kita pada saat bayi hingga sekarang yang terus menerus memberikan bukan hanya harta namun kasih sayang. Dan, saya yakin kasih orang tua dimana pun tulus dan tidak akan terputus bahkan sampai akhir hayat. Nah, untuk membalas setiap kebaikan yang telah diberikan, maka tak satupun perbuatan yang akan menyamainya. Walaupun demikian, sepatutnya kita membalas setiap budi baik dengan perbuatan yang akan menyenangkan hatinya. 

Ibu saya telah meninggal beberapa tahun lalu. Waktu itu beliau dirawat di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia. Selama perawatan di rumah sakit, terkadang dibutuhkan popok dewasa dengan ukuran yang cukup besar. Kalau tidak salah ukurannya XL. Alasan utama mengunakan popok karena sempat beberapa kali masuk ICU dan tidak sadarkan diri. Bahkan setelah pulang ke rumah pun masih menggunakan popok tersebut. Waktu itu saya belum mengenal lebih jauh merknya, yang saya tahu popoknya berwarna biru dan kuning. 


Walaupun hanya sebentar saja menjaga almarhumah ibu, namun saya merasakan kepuasan batin. Andai saja saya tidak bisa menjaga beliau pada masa-masa kritis, maka penyesalanlah yang akan saya rasakan selama ini. Masalah popok dewasa ini mungkin sepele, namun jika dalam kondisi yang serba darurat, maka popok ini menjadi hal yang penting.

Pada mulanya saya tidak mengetahui merek apa yang Ibu saya gunakan selama di rumah sakit, dan belakangan ini saya baru sadar bahwa merek tersebut adalah Confidence. Salut buat Confidence yang memberikan kemudahan bagi orang tua saya selama di rumah sakit.



Dan beberapa waktu lalu, saya dikejutkan kembali dengan pemberian rekor MURI atas 10.000 testimoni yang didapatkan Confidence melalui websitenya. Tentu saja saya kagum karena Confidence ini memang memberikan kemudahan bagi orang tua dalam melewati masa-masa kurang mengenakan dalam hidup. Lalu apa saja inovasi yang Confidence berikan? Salah satunya adalah popok dewasa dengan model celana sehingga dapat digunakan dimana saja dan kapan saja.

Selain digunakan pada saat perawatan di rumah sakit, Confidence ini dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari, pengidap gangguan inkontinensia urine dan traveling. What is inkontinensia urine? Inkontinensia terjadi karena melemahnya otot dasar panggul yang menahan keluarnya urine dari kandung kemih sehingga menyebabkan penderita sering buang air kecil tak terkendali. SERING TERJADI PADA USIA LANJUT dengan ratio WANITA : PRIA = 2 : 1.

Penyebab Inkontinensia Urine pada wanita disebabkan oleh Usia (kelemahan otot dasar panggul), Kehamilan dan persalinan, Kegemukan (obesitas), Hormon, Menopause, Diabetes Melitus (DM), Stroke, Operasi pengangkatan rahim, Infeksi saluran kemih (ISK),  dan Penyakit paru-paru / Batuk kronik.


Acara penganugerahan Rekor MURI kepada Confidence ini dihadiri pula oleh Dewi Yull dan putranya, Surya. Dewi Yull menceritakan pengalamannya pada saat traveling ke beberapa daerah yang sangat sulit ditemukan toilet dalam jangka waktu perjalanan yang cukup lama. Kemudian beliau menceritakan bahwa berdasarkan saran dari penyanyi dangdut yang biasa traveling antar kota dengan durasi cukup lama, mereka menggunakan popok dewasa selama perjalanan. Sebetulnya pada saat awal pemakaian, Dewi Yull, rekan duet almarhum Broery Pesolima, mengaku was-was namun sangat nyaman ketika sudah dalam perjalanan.

Untuk pemakaian sehari-hari, popok ini termasuk sangat nyaman, apalagi digunakan oleh pengidap inkontinensia urine yang tidak dapat menahan buang air kecil.  Selain itu karena bentuk yang sangat praktis tentu saja memberikan kenyamanan.


Selamat kepada Confidence yang selalu memberikan yang terbaik buat orang tua, tentu saja membalas budi orang tua tidak akan cukup disini saja, namun inilah salah satu cara memberikan perawatan dan kenyamanan kepada orang tua. Terima kasih Ayah dan Mamah atas segala kebaikan selama ini. 

You Might Also Like

0 komentar