Keliling Dunia Sebelum Usia 40 Tahun

  • 4/13/2018 11:38:00 PM
  • By Salman Faris
  • 2 Comments


Ketika saya berjumpa dengan Fujiyama, sebuah puncak tertinggi di Jepang. Hati saya menjadi-jadi dan bertekad untuk menaklukan kembali puncak-puncak tinggi di Dunia ini. Memang ini sedikit obsesi yang tak berujung realiti, namun sedikit demi sedikit langkah ini makin menjadi. Pun ketika Raja Salman berkunjung ke Bali, selang beberapa hari kemudian saya pun berada di bali untuk sebuah urusan. Sebuah kebetulan yang tak disengaja, namun saya percaya suatu saat bisa berjumpa dengan Beliau. Malah, saya pernah bermimpi membuat sebuah Salman Fans Club, karena kemiripan nama kami. Mungkin Raja Salman dan Salman Khan pun akan bergabung bersama pemilik nama Salman lainnya, Amin. 

Saya adalah seorang yang mencari posisi aman atau zona nyaman dalam kehidupan, dan cenderung tidak mau melakukan hal yang beresiko. Saya kuliah di jurusan Akuntansi, kemudian melanjutkan studi di pendidikan profesi dan pada akhirnya menjadi seorang Auditor. Pada saat itu sangat nyaman dan saya merasa kehidupan saya baik-baik saja. Namun, ternyata setelah saya traveling ke negara lain seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang dan lainnya, membuat saya semakin bimbang karena banyak sekali pergolakan. Dan, akhirnya saya menjadi seorang yang paling beresiko karena berprofesi sebagai digital nomaden atau freelance. Dengan tekad yang kuat, saya pun bertahan dan melanjutkan kehidupan dengan senyuman.  



Oke lanjut ke mimpi saya yang sampai saat ini belum terwujud adalah traveling keliling dunia dengan menaklukan puncak-puncak tertinggi dan menemui Raja Salman. Memang kelihatannya sangat tidak mungkin, namun saya yakin mimpi dapat terwujud jika kita yakin serta mengambil langkah awal seperti saya telah menaklukan Anak Gunung Krakatau dan Puncak-Puncak tertinggi di Kepulauan Komodo.Walaupun badan saya tidak selangsing yang lain, namun tekad saya melebihi mereka yang memiliki tubuh ideal. 

Kenapa harus keliling Dunia? Karena dengan traveling, saya menemukan banyak hal baru dan bahkan petualangan baru yang tidak mungkin kita dapatkan jika kita hanya berdiam diri di rumah saja. Saya teringat kata teman, kalau traveling bukan hanya untuk bergaya di depan kamera saja namun menikmati setiap momen yang mungkin menjadi momen terakhir.


Ketika keliling dunia, tips yang paling ampuh adalah merencanakan keuangan dan menggunakan asuransi jiwa atau perjalanan. Commonwealth Life menyediakan Financial Calculator yang membantu merencanakan berapa dana yang harus disimpan setiap bulan selama beberapa tahun sehingga mimpi keliling dunia pun dapat diwujudkan. Pada saat traveling, tidak usah khawatir dengan resiko kecelakaan karena terdapat COMMPACT dengan banyak Manfaat Asuransi. Percayalah dengan Commonwealth Life, asuransi tersebut merupakan unit link yang bisa dijaminkan dan diinvestasikan. Ini adalah pilihan terbaik dengan Investasi Terbaik

You Might Also Like

2 komentar

  1. Saya sangat setuju sekali, traveling sangat bermanfaat untuk menemukan hal dan baru dan pengalaman baru. Kalau saya sejujurnya lebih suka menangkap sebuah objek daripada menjadi sebuah objek. Haha
    Sayang, kesibukan saya akhir-akhir ini membuat saya jarang melakukan hobi tersebut.

    BalasHapus
  2. Amiin ,semoga sebelum usia 40 tahun, Mas Salman bisa melalang buana dan menceritakannya di blog...

    BalasHapus