siAPP Jalan-Jalan Ke Pabrik "Kertas Raksasa" Pindo Deli Pulp & Paper Mills Karawang

  • 5/27/2016 10:52:00 AM
  • By Salman Faris
  • 7 Comments

Mengucap kata "Kertas" mengapa bayangan saya kemudian tertuju pada satu novel yang telah difilmkan, "Perahu Kertas". Sebuah film yang diperankan oleh Maudy Ayuda. Bagaikan dua sisi mata uang logam, demikian pula kisah Keenan dan Kugy yang kadang bertemu namun kemudian berpisah. Ah, jadi baper deh. 

Oke, kembali ke jalan yang benar. Sesuai dengan janji, saya akan mengupas tuntas #siAPPJalanJalan mengunjungi sebuah pabrik "Kertas Raksasa" di Karawang. Sebelumnya saya telah menulis sebuah tulisan pembuka berjudul "Kertas Dalam Seribu Kata" dan sebuah video teaser "siAPP Jalan-Jalan", silahkan menyaksikan terlebih dahulu.


Yakin ada Kertas Raksasa yang berukuran puluhan meter bahkan bisa menutupi seluruh lapangan sepak bola? Terus, bagaimana dengan mesin dan keamanan pabrik? Terus, jenis kertas dan tisu itu ada berapa macam? Terus, jangan terus-terus dong, tenang saja, saya akan mengupas tuntas pada postingan ini.

Mengenal PT Pindo Deli Pulp & Paper Mills Sebagai Industri Hijau



Suasana Karawang saat itu cukup cerah ketika Bus kami berhenti sempurna pada lobi depan PT Pindo Deli Pulp & Paper Mills. Saya cukup antusias dengan kunjungan kali ini, apalagi ini kali pertama saya masuk ke dalam sebuah perusahaan kertas terbesar di Karawang.

Banyak pertanyaan muncul di benak saya, salah satunya adalah bagaimana cara memotong kertas yang berukuran sangat besar? Pertanyaan tersebut masih belum terjawab ketika saya dan rombongan telah berada dalam ruang konferensi yang berkapasitas ratusan orang.Kami di sambut dengan ramah oleh jajaran Direksi dan Manajemen. Beliau menyatakan sangat senang dengan kunjungan kami kali ini dan mengharapkan bisa memanfaatkan untuk mengali informasi kunjungan ke pabrik kertas serta menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi pembaca. Yes, tenang saja Pak, saya akan informasikan kepada pembaca saya, informasi yang bermanfaat pastinya.

Lalu, apa yang berbeda antara Pindo Deli dengan pabrik kertas lain? 

Salah satu prestasinya, Pindo Deli dinobatkan sebagai salah satu dari 5 perusahaan dalam grup SinarMas sebagai Industri Hijau pada tahun lalu. Sebagai bocoran, Pindo Deli memenuhi beberapa kriteria diantaranya Proses Produksi, Pengolahan Limbah dan Manajemen Perusahaan.

Proses Produksi

Proses produksi ini meliputi efisiensi produksi, pengunaan material input, energi, air teknologi proses, sumber daya manusia, dan lingkungan kerja di proses produksi.

Pengolahan Limbah

Kinerja pengolahan limbah meliputi penurunan emisi CO2 (untuk industri besar) dan pemenuhan bahan baku mutu lingkungan (industri sedang).

Manajemen Perusahaan

Dari sisi manajemen, Perusahaan menerapkan manajemen yang terbuka dan akomodatif sehingga karyawan dan direksi seiring sejalan.

Nah, saya baru tahu juga loh kalo Pindo Deli merupakan salah satu role model bagi industri kertas di Indonesia. Keren banget ya.

Sebagai informasi, selain mendapatkan predikat industri hijau, PT PIndo Deli Pulp & paper Mills meraih sertifikasi halal. So, bagi yang selama ini merasa was-was mengenai bahan-bahan yang terdapat di dalam kertas, sudah saatnya mengunakan kertas tanpa merasa khawatir lagi.

Melihat Langsung Proses Produksi Kertas


Sebelum benar-benar masuk ke dalam pabriknya, kami mendapatkan guidance dari manajemen, mulai dari pengetahuan mengenai Perusahaan, Proses Produksi, Detail Produk dan Safety. Penjelasan disampaikan oleh masing-masing bagian atau departemen terkait.

Proses Produksi Kertas 

Sebetulnya saya bukan ahlinya untuk menjelaskan proses prosuksi sebuah kertas, namun berkat penjelasan yang sangat jelas dan gamblang dari staf Pindo Deli, saya bisa menjelaskan dengan singkat pada dan jelas.

Terdapat 2 tahapan pembuatan dari sekitar 9 skema proses yang dilalui. Tahap pertama adalah pembuatan bubur kertas atau pulp mulai dari woodyard sampai dengan proses pemutihan. Kemudian tahap kedua yaitu proses pembuatan lembaran kertas pada saat bubur kertas masuk ke dalam mesin sampai kertas membentuk sebuah glondongan kertas. Nah, gelondongan kertas ini yang saya sebut sebagai "Kertas Raksasa".

Saya cukup menganggu-angguk saja ketika dijelaskan sebuah proses dari awal sampai akhir, bahkan terdapat proses kimia yang tak dapat saya cerna bahan apa itu? Namun, saya cukup mengerti betapa sedikit rumit pembuatan kertas apalagi kalau tanpa mesin-mesin otomatis.


Kertas Vs Tissue

Produk Pindo Deli bukan hanya kertas saja, namun terdapat satu produk yang biasa kita gunakan tiap berkeringat ya tissue. Lalu, apa perbedaan antara kertas dan tissue? Sebetulnya bahan yang digunakan untuk membuat berasal dari bahan yang sama yaitu bubur kertas namun yang membedakan adalah tebal atau tipisnya saja dan bahan kimia yang digunakan.

Tissue pun memiliki beragam jenis salah duanya tissue wajah dan tissue toilet. Umumnya tissue wajah memiliki serat yang keras dan tidak gampang robek atau hancur ketika terkena air. Tissue wajah memiliki kandungan wet strenght agent atau bahan tahan basah. Sedangkan Tissue toilet hanya terbuat dari bubur kertas dan melalui proses disinfeksi.

Bagi yang sering mengunakan tisu wajah untuk keperluan toilet sebaiknya cukup mengunakan tissue toilet karena telah higenis dan mudah hancur apabila terkena air.


Safety First 

Memasuki Pabrik, kami diwajibkan mengunakan helm dan masker penutup wajah, alasan keamanan atau safety. Safety comes first, iya kan? Setuju banget apalagi kalau mau memasuki wilayah pabrik yang rata-rata dikendalikan oleh mesin-mesin dengan operasional yang serba otomatis sehingga faktor keamanan wajib hukumnya.

Wow Ada Kertas Raksasa


Memasuki pabrik, saya dan rombongan segera naik ke lantai atas tempat beberapa mesin pembuat kertas berada. Suasana gelap dan remang-remang terasa. Memang minim cahaya, karena semua mesin dioperasikan melalui sistem otomatis hanya diseting melalui ruang kendali dan pada jam-jam tertentu akan diseting kembali.

Beberapa orang karywan melakukan pengecekan secara bertahap untuk melihat kinerja mesin yang sedang berjalan. Saya cukup terkesan dengan ruang kendali atau ruang kontrol yang berada persis ditengah-tengah pabrik. Kalau di ruang ini, cahayanya sangat terang berbeda dengan di luar yang sedikit remang-remang.


Selain, ruang kendali atau kontrol yang membuat saya takjub, ada satu hal lain yang membuat saya terperangah, yaitu Kertas Raksasa. Lihat saja bentuknya yang luar biasa besar dan tampak sangat lebar. Dibandingkan tubuh saya yang besar masih ada yang lebih besar ternyata.

Sangat berkesan sekali kunjungan saya ke Pindo Deli di Karawang. Banyak hal-hal yang selama ini saya tidak ketahui tentang sebuah kertas, padahal saya sangat familiar dengan kertas, tapi pengetahuan saya mengenai kertas masih sangat jauh dari kata "mengerti". Beruntung saya bisa belajar banyak bahwa kertas yang kita produksi belum sepenuhnya digunakan oleh anak negeri, hal ini tentu menjadi pengugah saya untuk lebih cinta dengan kertas melalui membaca dan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya "harta karun" ini.

Kalau kamu mau ngga diajakin ke Pabrik Kertas? Atau Sudah tahu kan bedanya kegunaan Tissue dan Kertas? Silahkan di komen ya.


  • Share

Kertas Dalam Seribu Kata

  • 5/02/2016 11:30:00 PM
  • By Salman Faris
  • 9 Comments


Bermula Dari Surat 

Ketika sebuah surat datang  ke rumah, sontak hati saya girang. Ini pertama kalinya seseorang membalas surat yang dikirim dalam rangka tugas sekolah. Gadis berambut sebahu, berpakaian putih abu-abu dan mengenakan sebuah kalung tergambar jelas di foto yang berada dalam satu amplop dengan sebuah surat. 

Sahabat pena, sebutan khas kala seorang memiliki keterikatan kuat hanya karena surat yang diterima dari teman yang tertulis di belakang amplop. Membayangkan apa yang saat menuliskan kabar kemudian mengirimkannya dan menerima kembali adalah sebuah memori yang masih melekat. Kadang saat saya pulang kampung, saya iseng membaca kembali surat-surat yang dan bernostalgia kembali mengulang masa putih abu-abu. Surat sudah tergerus jaman namun kenangan mengenai surat-surat menjadi abadi dalam diri saya.

Bukan karena jadul atau bagaimana, namun saya merindukan sensasi dari surat dan sahabat pena. Saya bisa merasakan kesedihan atau kesenangan yang dialami sahabat hanya dengan membaca surat begitu pula sebaliknya, bahkan saat beberapa kali tidak mendapatkan respon atau jawaban surat, saya kadang merasakan kekhawatiran yang terlalu berlebih. Begitu dalam kenangan ini melekat dan tak mau dilepaskan.

Surat itu nostalgia bagi saya. Surat menjadi bagian hidup bahkan telah merubah kehidupan saya. Kesendirian yang dialami berubah menjadi senyum simpul kecil.


Surat pulalah yang mengantarkan saya menuju ke Jepang. Saat putih abu-abu, saya dan sahabat sekelas memiliki kesukaan yang sama yaitu menyukai semua hal yang berhubungan dengan Jepang, entah tarian, musik, olahraga sumo dan bahkan sahabat saya sempat menguasai tulisan hiragana dan katakana (huruf yang digunakan dalam bahasa Jepang). 

Saya berkirim surat ke kedutaan Jepang di Jakarta. Waktu itu, saya tak mengharapkan balasan apapun, karena teman saya yang terlebih dahulu berkirim surat pun tak mendapatkan kabar apapun. Tak berapa lama, sahabat saya dengan raut muka riang memberikan kabar gembira, Dia mendapatkan buku panduan kebudayaan dari Kedutaan Jepang. Beberapa hari kemudian, beruntunglah saya juga mendapatkan buku yang sama. Bahagia. Gembira. Berjuta rasa tumbuh dalam diri saya, sampai-sampai saya berharap dapat menginjakan kaki saya di Jepang. Tuhan Maha Adil, setelah sepuluh tahun berlalu, akhirnya saya benar-benar bisa mengunjungi Tokyo dan beberapa kota di sekitarnya. Sungguh anugerah yang luar biasa dari Tuhan. Semoga saya bisa ke Jepang dalam waktu dekat, amin.

Kertas Dan Buku



Surat membutuhkan kertas. Buku pun membutuhkan kertas. Saya juga butuh kertas. Semua orang membutuhkan kertas untuk kebutuhan sekolah, kuliah, kerja, wirausaha. Semua lini kehidupan tak lepas dari peran kertas. Seperti udara yang dihirup kala bernapas, seperti itu pula eratnya saya dan kertas ini. Aih, bahasanya terlalu dalam banget ya. Namun, begitulah kertas memberikan saya napas panjang karena pekerjaan saya pun berhubungan erat dengan kertas ini.

Saya suka buku bahkan saat membuka sampul plastik tipis, kadang saya suka mencium bau kertas buku baru yang khas. Lagi-lagi seperti kertas ini menyatu dan larut bersama saya menghirup udara. Sensasinya sangat berbeda.

Fakta Menarik Kertas


Bermula Dari Papirus

Peradaban Mesir mencatat bahwa Papirus adalah media tulis yang digunakan pada semua lini terutama kerajaan yang dipimpin oleh Firaun. Bahkan karena kepraktisan ini, papirus pun menyebar dari Mesir ke Timur Tengah bahkan sampai Bangsa Romawi pun mengunakan media ini untuk menulis. Tak berapa lama setelah beredar di Romani, hampir seluruh kawasan Eropa pun kemudian mengunakan papirus tersebut.

Paper = Papyrus

Bahasa Inggris kertas adalah Paper, tapi tahukah bahwa kata paper ini sebetulnya berasal dari Papirus atau Papyrus. Saya pun baru tahu bahwa Paper ini sangat erat kaitannya dengan papirus. Selain Inggris, ternyata Belanda, Jerman Spanyol dan Perancis juga mengunakan papirus sebagai kata untuk menyebut kertas. Dalam bahasa Belanda dan Jerman kertas adalah papier, dan ternyata bahasa Perancis juga menyebut kertas dengan papier sedangkan bahasa Spanyol mengunakan padanan papel.

Peradaban Kertas di Tiongkok

Bila saja Tsai Lun tidak menemukan kertas yang berbahan dasar dari bambu, maka bentuk buku pun tak bisa setipis dan seringan sekarang ini. Sekitar tahun 101 Masehi, Tsai Lun berhasil menemukan teknik pembuatan kertas mengunakan bambu yang menyebar hingga Jepang dan Korea.

Setelah peperangan Talas sekitar 700an Masehi, teknik pembuatan kertas dari bambu ini jatuh ke bangsa Arab sehingga muncul pusat-pusat industri kertas di Timur Tengah bahkan sampai ke Eropa.

Penemuan Mesin Fourdriner 

Pada saat proses pembuatan kertas, setelah bubur kertas sudah siap tahap selanjutnya yang harus dilakukan mencetak kertas. Nah, mesin cetak kertas inilah yang disebut sebagai Mesin Fourdriner. Cara kerjanya pun memisahkan atau meniriskan air dengan bubur kertas melalui wire screen atau tatakan besar.

Dibalik proses tersebut, tahukan bahwa seorang berkewarganegaraan Perancis yang menemukan mesin Fourdriner ini. Nicholas Louis Robert menemukan mesin ini sebagai mesin pertama yang dapat memisahkan air dengan bubur kertas dan meniriskan sehingga proses pembuatan kertas sangat praktis dan dapat dilakukan dalam skala besar atau pabrik.

Kertas Dan Pabrik  



Saya memiliki rasa penasaran yeng berlebih mengenai proses pembuatan kertas karena sejarahnya yang luar biasa berliku-liku. Bahkan, setelah saya berusia lebih dari seperempat abad ini, saya belum tahu betul bagaimana kertas di produksi dan bagaimana seluk beluk perindustrian kertas di Indonesia ini?

Lalu bagaimana wajah industri kertas di Indonesia? Bagian mata atau hidung saja saya belum terlalu banyak tahu, tapi saya tetap mencari tahu sebenarnya industri ini.

Sebelum jauh melangkah ke bahasan yang lebih mendalam dan teknis, ada baiknya saya akan mengajak kamu melihat salah satu perusahaan kertas di Karawang yaitu Pindo Deli. Ini dia profil singkat mengenai Pindo Deli.


Sebetulnya saya tahu bahwa konsumsi kertas di Indonesia sangat rendah khususnya pembelian buku, majalah atau koran. Ini sangat erat kaitannya dengan minat baca yang juga masih rendah. Konsumsi kertas pada tahun 2015 hanya sekitar 32,5 Kg per kapita dibandingkan dengan Jepang sekitar 242 Kg per kapita atau Amerika Serikat yang mengkonsumsi 324 Kg per kapita. Wow, fakta yang cukup mencengangkan.

Dan fakta berikutnya adalah rendahnya penyerapan produk kertas dalam negeri sehingga produk yang beredar lebih banyak yang berasal dari luar Indonesia.

Nah, menjawab seluruh kegundahan tersebut, saya beruntung bisa mengunjungi PT Pindo Deli Pulp & Paper Mills di Karawang untuk mengetahui bagaimana proses pembuatan kertas dan segala macam yang berhubungan dengan kertas.

Saya akan posting kunjungan ke Pindo Deli di Karawang di postingan selanjutnya. Sampai jumpa di postingan kedua mengenai kertas dan kunjungan ke pabrik kertas di Karawang.



  • Share

7 Tips Liburan Murah, Menyenangkan dan Anti Galau


Mau liburan tapi ngga punya banyak uang atau tabungan makin lama makin menipis? Eits, jangan sedi, berkecil hati atau galau kemudian stress dan akhirnya bunuh diri, uhhh ngga jaman deh sekarang kayak gitu. Saya punya 7 tips liburan murah tapi menyenangkan dan pastinya anti galau. Untuk menikmati liburan dengan budget yang minimalis, tentunya ada beberapa strategi yang harus direncanakan dan dimusyawarahkan apabila ingin liburan dengan mengajak anggota keluarga.

Destinasi Wisata Murah  

Sebelum mendalami apa tipsnya, saya akan membahas terlebih dahulu destinasi yang sangat terjangkau sehingga bisa menghemat dari segi destinasi atau tempat wisata yang akan dikunjungi. Indonesia memliki banyak sekali wisata dan inilah beberapa kota atau destinasi wisata yang sangat terjangkau :

Kepulauan Seribu


Gugusan kepulauan di utara Provinsi DKI Jakarta ini merupakan 10 Bali Baru, destinasi yang diharapkan akan menjadi seperti pulau Dewata, Bali. Keistimewaan dari kepulauan seribu adalah pulau-pulau wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan lokal. Wisatawan dalam negeri menyebut kepulau seribu sebagai salah satu tempat yang wajib dikunjungi di Jakarta karena selain murah, fasilitas yang ditawarkan pun cukup hemat dimulai dari paket wisata keliling tiga pulau seperti onrust, cipir dan kelor dengan harga sekitar 100 ribu rupiah kemudian paket-paket lain yang tak lebih dari 500 ribu per orang.

Yogyakarta


Bagaimana tidak jatuh cinta dengan Yogyakarta? Tradisi Jawa yang masih kental, keramahan warga dan kota ini bisa dibilang sebagai salah satu kota favorite wisatawan asing selain Bali. Berbagai destinasi wisata terkenal seperti Candi Prambanan, Candi Ratu Boko, Keraton Yogyakarta, Malioboro dan Goa Pindul semuanya ada di Yogyakarta. Masalah makanan, jangan khawatir  karena saya pernah membeli makanan termurah berkisar antara 5.000 sampai 15.000 satu porsi, sangat murah bukan? 

Cirebon


Berjarak sekitar 3 jam lebih dan ditempuh dengan kereta api, Cirebon menjadi satu magnet baru bagi pelancong untuk sekedar mengunjungi keraton kanoman, keraton kasepuhan, tamansari sunyaragi atau masjid pajunan. Cirebon juga menjadi salah satu utama di jalur pantura, apalagi semenjak tol cipali dibuka, jarak tempuh dari Jakarta menuju ke Cirebon pun sangat cepat. 

kuliner Cirebon juga tidak kalah dengan kuliner daerah lain. Bahkan salah satu kuliner khas Cirebon empal gentong menjadi kesukaan saya. Selain empal gentong, nasi jamblang atau nasi lengko juga bisa menjadi pilihan yang pas setelah berkeliling keraton atau sunyaragi.

Inilah tiga kota atau destinasi yang termasuk dalam kategori murah atau terjangkau. Beberapa kota lain yang termasuk dalam kategori ini adalah Bandung, Surabaya, Malang, Solo dan Semarang.

7 Tips Liburan Murah

Sudah ngga sabar apa saja tipsnya? Ini dia 7 tips liburan murah, menyenangkan dan anti galau.

1. Booking / Pesan Tiket Transportasi (Pesawat, Kereta Api, Bus) Jauh-Jauh Hari



Tips pertama ini sangatlah mujarab apabila dipraktekan. Saya sudah membuktikannya sendiri manfaat booking tiket pesawat atau kereta api dari jauh-jauh hari. Saya pernah terbang ke Jepang hanya dengan 1,9 juta pulang-pergi, kemudian pergi ke korea hanya dengan 2,3 juta dan yang paling terbaru yang saya rasakan adalah pergi ke bali hanya dengan 300 ribu pulang pergi.

Usahakan untuk membeli tiket paling maksimal 6 bulan sebelum keberangkat karena banyak sekali maskapai penerbangan mempunyai program promo yang sangat mengiurkan pada 6 bulan sebelum keberangkatan.

Oh iya, jangan lupa untuk menjadi anggota/member dari maskapai-maskapai karena biasanya pada email newsletter inilah promo-promo ini disebarluaskan. Dan saat yang sangat tepat untuk berburu tiket adalah pada minggu malam atau senin dini hari karena beberapa maskapai melakukan promo saat awal minggu.

2. Buatlah Itenerary 

Walau kelihatannya sepele, namun membuat itenerary atau rencanan perjalanan saat liburan bisa menghemat budget kamu sampai beberapa ratus ribu atau bahkan jutaan rupiah. Rencanakan perjalanan kamu dengan memuat semua destinasi atau tempat wisata, harga tiket masuk, biaya makan dan biaya hotel setiap harinya.

Untuk solo traveler tentunya sangat berguna apabila bepergian ke berbagai negara dalam waktu yang sangat lama. Bagi traveler yang berpergian bersama keluarga mencatat semua rincian dalam sebuah itenerary sangatlah membantu pada waktu hari H liburan.

3. Survey Online dan Bantuan Teman 

Ada baiknya sebelum liburan dimulai, lakukan survey kecil-kecilan dengan bantuan Mbah Google.Carilah informasi sedetail-detailnya tentang informasi tempat wisata yang dituju mulai dari jam kunjungan, harga tiket masuk, fasilitas dan apa yang unik dari tempat wisata tersebut. Jangan sampai ketika kamu ke tempat wisata sudah tutup atau ternyata tempat tersebut tidak tersedia toilet, hal tersebut bisa di hindari dengan survey online terlebih dahulu.

Punya teman atau saudara di kota yang dituju pada saat liburan? Kamu sangat beruntung. Kamu bisa mendapatkan informasi yang mungkin saja tidak diinformasikan pada website. Bisa saja cerita teman atau saudara kamu justru memperkaya wawasan kamu mengenaik obyek wisata.

4. Tempat Wisata Murah atau Gratis


Mengunjungi tempat wisata yang murah atau gratis? Eh, why not. Tempat wisata yang murah atau bahkan gratis bukan berarti tidak menarik atau kurang gengsinya. Bahkan tempat wisata murah atau gratis justru memberikan sensasi yang berbeda seperti museum, candi atau pantai

Saya suka pantai bukan karena murah atau gratis tapi karena berada di pantai dan memandangi pasir putih serta ombak membuat saya rileks. Apalagi ditemani dengan sepoi-sepoi angin dan bermain-main dengan kerang yang secara bebas bisa diambil dari laut sana.

5. Street Food dan Mini Market

Saya suka street food atau jajanan pasar. Alasannya bukan hanya saja murah tapi rasa makanan atau jajanan sangat lezat dan tak kalah dengan makanan di restoran berbintang. Bahkan ada salah satu street food yang rasanya mengalahkan rasa restoran ternama. Asalkan street foodnya bersih dan halal, makanlah sepuasnya karena haranya yang terjangkau.

Pada saat berliburan ke negara lain, saya sering sekali membeli air minum, makanan dan jajanan di mini market. Selain variasi produk yang sangat banyak, harganya pun sangat rasional bila dibandingkan dengan makan di restoran kelas atas.

6. Menginap di Hotel atau Penginapan Murah 



Salah satu biaya terbesar selain transportasi adalah akomodasi. Salah satu cara memangkasnya adalah dengan menginap dihotel yang terbatas fasilitasnya dan hanya memiliki kasur serta kipas angin saja. Upss, jangan segitu ngirit juga karena bisa juga kok booking hotel murah dengan fasilitas yang oke. Ngga percaya? Hotelnya ini bisa dikategorikan murah tapi ada WIFI gratis, AC, TV Layar Datar, Shower air panas dan air minum gratis. Iya ini dia Airy Rooms.

Airy Rooms kini hadir dengan lebih dari 1.000 kamar siap huni dan sudah ada di 13 kota besar di Indonesia. Airy Rooms menjamin kenyamanan setiap kamar dan fasilitasnya juga dijamin. Cara pemesanannya juga mudah hanya tinggal whatsapp dan telpon langsung. Untuk metode pembayarannya bisa dilakukan dengan mentransfer sesuai dengan harga yang tertera di webiste Airy Rooms dan tidak perlu kartu kredit.

AiryRooms Syariah Bandara Juanda ( www.airyrooms.com) 
Sebagai gambaran saya pilihkan Airyrooms Syariah Bandara Junada Sidoarjo dengan harga per malam sekitar 200 ribu. Fasilitas hotel yang nyaman dan lengka ini seperti hotel bintang 5 bukan? hehehe.

7. Local Transport

Dalam setiap liburan, usahakan selalu mengunakan transportasi lokal untuk menjangkau setiap tujuan wisata. Selain bisa menghemat, juga bisa sensasi merasakan obrolan warga lokal dan mengenal setiap transportasi lokal tersebut. Sebelum ke tempat wisata tanyakan setiap rute bus atau transport lainnya yang ada di sekitar hotek tempat menginap.

Semikian tips singkat dari saya. semoga bisa membantu liburan sehingga bisa murah, menyenangkan dan anti galau.

  • Share
UKM

Mengenal Lebih Dalam UKM "Digital" Masa Kini

  • 4/23/2016 10:01:00 PM
  • By Salman Faris
  • 5 Comments

Siang itu, ketika mendung mengelayuti langit di daerah karet kuningan, saya berharap agar langit tak meneteskan satu air pun hingga akhirnya kaki ini bisa menapak di lantai  Galeri Indonsia Wow di kompleks gedung SMESCO Indonesia. Tuhan masih baik, hujan rintik-rintik hanya membasahi helm saya, baju dan celana ini masih kering pada saat di tengah perjalanan. Setelah membayar ongkos ojek online, ternyata hujan makin deras. Alhamdulillah, akhirnya saya dapat menghadiri acara "SMESCO Digipreneur Day". Saya bergegas menuju lantai 2 Galeri Indonesia Wow. Beruntung, acara tersebut belum dimulai, kemudian saya berkeliling melihat berbagai produk lokal.

Galeri Indonesia Wow memanjakan mata saya hampir diseluruh sudut display yang tersusun mirip dengan tempat belanja atau lebih keren disebut mall. Produk UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) dari Aceh sampai Papua semuanya ditampilkan dalam satu gedung, betapa beruntung saya bisa berkunjung untuk beberapa kali. 

Ibarat dalam sebuah jamuan makan, Galeri Indonesia Wow ini bisa disebut sebagai periuk atau wadah dari semua UMKM atau UKM di seluruh Indonesia. Namun, tidak hanya sebagai tempat menampilkan produk, Galeri Indonesia Wow juga menghubungkan antara UMKM dengan desaigner, memberikan informasi dan workshop dan sebagai ruang kolaborasi yang tak terbatas. Produk yang telah di "display" di Galeri ini biasanya harus lolos tahap kurasi terlebih dahulu.

Konvensional Versus Digital 


Saat melihat beberapa produk yang ditampilkan, pikiran saya kembali ke beberapa puluh tahun lalu. Produk UKM ditampilkan di toko dan kemudian di pasarkan melalui mulut ke mulut, selebaran iklan di pusat-pusat perbelanjaan dan bahkan ditawarkan dari pintu ke pintu oleh sebagain pelaku usaha. Untuk memuat sebuah iklan di surat kabar atau majalah, dibutuhkan dana yang lumayan sehingga kadang hanya sesekali saja muncul dalam surat kabar atau majalah. Betapa tersiksaknya pelaku usaha pada saat masih mengunakan pemasaran konvensional tersebut. 

Zaman berubah ketika era milenium dimulai. Era ini dikenal pada saat Internet mulai dikenal di Indonesia. Sekitar tahun 2000-an, Internet tiba-tiba menjadi sebuah dunia baru bagi sebagian masyarakat. Email, Friendster, Chatting, Blog dan Online mendadak menjadi sebuah percakapan yang tidak asing pada saat itu. Bahkan pada saat kenalan dengan seseorang bukan nomor handphone atau alamat yang ditanyakan lagi namun ID Chat dan Email.


Bagi UKM, era inilah yang membuka kesempatan untuk dikenal tidak saja di daerahnya melainkan dapat dikenal di seluruh Indonesia bahkan bisa go internasiona. UKM mulai membuat email, friendster dan membuat blog yang digunakan sebagai bagian pemasaran yang lebih hemat dibandingkan beriklan di surat kabar atau majalah.

Kini, ketika Social Media menjadi tren dan bagian dari gaya hidup, UKM sangatlah dimudahkan dan dapat memperluas pangsa pasar sampai ke pelosok Indonesia bahkan bisa menjangkau pasar ASEAN dan Dunia.

UKM "Digital" Masa Kini 


Talkshow di buka dengan Andi Silalahi, seorang Digital Practicioner yang mengugah peserta untuk berkumpul di lantai 2 Galeri Indonesia Wow. Bang Andi sangat yakin, bahwa UMKM atau UKM sudah saatnya memilih jalan yang benar dengan memasarkan produk melalui social media dan website professional. 

Apakah website itu mahal? Berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat suatu website yang bagus? Begitulah kira-kira beberapa pertanyaan yang ada dibenak saya dan beberapa teman lain.Bang Andi kemudian menujukan sebuah angka pada slide presentasinya. Pada slide tertera angka yang lumayan besar bagi saya, sekitar Rp 10 Juta harga sebuah website yang menunjang website atau marketplace yang bagus. Namun, Bang Andi menyakinkan bahwa untuk menjangkau pasar Indonesia dan Mancanegara, penampilan website atau marketplace menjadi suatu hal yang sangat penting. Tidak menjadi suatu biaya yang besar apabila omset yang didapat dari jangkuan website tersebut menjadi berkali-kali lipat.

Jose Santos, Co-Founder bDigital.id sangat mendukung UKM "Digital" dengan memberikan workshop dan Talkshow rutin secara gratis sehingga membantu UKM yang ingin mengenal atau mendalami dunia Digital khususnya pembuatan website atau marketplace.


Sedangkan Andi Wiryawan, pemiliki caristyle.co.id dan pelaku UKM sangat opitimis dengan perkembangan UKM beberapa tahun belakangan ini. Social Media dan website adalah dua dari beberapa hal terpenting yang harus UKM miliki dan kembangkan. Caristyle.co.id bisa disebut sebagai pionir dalam usaha fashion dengan unlimited size and color dan menghubungkan antara penjahit, desainer dan customer dalam satu wadah.

Kemudian turut hadir, perwakilan dari Galeri Indonesia Wow yang bernada sama bahkan sangat mendukung usaha UKM menuju UKM "Digital" yang menjangkau pasar Indonesia dan Dunia.


Selain Talkshow, Instagram Photo Contest dan Twitter Competition juga menyemarakan acara "SMESCO Digipreneur Day". Acara ini sangat menarik dan menambah semangat UMKM atau UKM dan calon-calon pengusaha UKM untuk memanfaatkan Social Media dan website. Menuju UKM "Digital" masa kini.

Untuk informasi mengenai acara lain di Galeri Indonesia Wow bisa dilihat langsung di website resmi SMESCO Indonesia.

  • Share

100 Pesan Kartini

  • 4/22/2016 10:50:00 PM
  • By Salman Faris
  • 3 Comments

Selamat Hari Kartini !

Ngomongin Raden Ajeng Kartini bisa sampai subuh bahkan berhari-hari ngga akan ada habis jasa-jasa beliau bagi bangsa dan negara ini. Bahkan tanggal kelahiran RA. Kartini yaitu 21 April ditetapkan sebagai hari "emansipasi" wanita Indonesia. 

Oke, menyambut Hari Kartini yang jatuh pada hari kamis kemarin, maka saya berinisiatif untuk membuat sebuah video kompilasi pesan dari kartini untuk kartini-kartini di seluruh Indonesia dan juga kaum Kartono (eh maaf maksudnya kaum adam hehehe) dalam tajuk #100PesanKartini. Tentu saja yang memberikan pesan ini seratus persen adalah wanita seutuhnya. 

#100PesanKartini ingin menunjukan bahwa wanita Indonesia memiliki pesan yang ingin disampaikan baik itu pesan cinta bagi anak-anaknya, pesan sayang kepada keluarga, pesan semangat untuk generasi muda, pesan positif kepada seluruh wanita di Indonesia dan pesan-pesan lain yang menunjukan kekuatan wanita Indonesia.


Ingin berpartisipasi dalam #100PesanKartini? caranya sangat mudah, lets start term and condition about the video project.

1. Video/Sound berdurasi 30-60 detik
2. Rekam Video/Sound dalam kondisi yang senyap/sunyi sehingga suara video/sound dalam rekaman akan menjadi jelas.
3. Setelah direkam, kirim video/sound tersebut ke 
a. Email : dengan alamat salman_akt@yahoo.com dengan subject 100 Pesan Kartini dan dilengkapi dengan nama lengkap dan alamat singkat.

Contoh Email :

To : salman_akt@yahoo.com
From : kartini@yahoo.com
Subject : 100 Pesan Kartini

Nama Lengkap : Raden Ajeng Kartini 
Alamat Singkat : Pati, Jawa Tengah 

Attachment : 100PesanKartini.wmv

b. Twitter : mention akun twitter @salmanbiroe dengan hashtag #100PesanKartini kemudian sertakan nama lengkap dan alamat singkat.

Contoh Twitter : 

@kartini : @salmanbiroe Raden Ajeng Kartini, Pati Jawa Tengah bit.ly/100Pesankartini

c. Instagram : mention akun instagram @salmanbiroe dengan hashtag #100PesanKartini kemudian sertakan nama lengkap dan alamat singkat.


Contoh Instagram : 

@kartini : @salmanbiroe Raden Ajeng Kartini, Pati Jawa Tengah bit.ly/100Pesankartini

4. Untuk pesan boleh mengungkapkan apapun dengan diawal video/sound disebutkan "100 Pesan Kartini"

Contoh : 100 Pesan Kartini, hari ini saya bahagia melihat anak saya bermain di luar untuk pertama kalinya.

5. Video/Sound boleh direkam dengan smartphone, kamera DSLR, kamera pocket atau jenis elektronik dengan hasil yang jelas dan bagus. Sehingga pada saat disatukan akan menghasilkan kualtas yang sempurna.

Hal-hal yang belum diatur dalam project ini akan saya tambahkan dikemudian hari. Apabila ada pertanyaan boleh di kolom komentar atau bisa ke twitter @salmanbiroe .

Sukses untuk kartini-kartini Indonesia. Saatnya kartini Indonesia berjaya. 
#100PesanKartini 



  • Share

Tim Nusantara Sehat Itu Keren

Sumber : Blog Mas Anjarisme
Ketika mendengar seseorang mengucapkan "Nusantara Sehat", bayangan saya kemudian kembali ke satu tahun lalu. Ketika Mamah saya menderita sebuah penyakit yang cukup serius. Bukan satu atau dua penyakit, namun komplikasi antara darah tinggi, ginjal, paru-paru, empedu dan jantung, bahkan tak terdefinisi penyakitnya karena terlalu kompleks untuk menyebutkan penyakit yang di derita. Setelah dirawat beberapa bulan, Mamah meninggalkan kami sekeluarga. Takdir tak dapat dielakan lagi, kami berduka.

Cerita lain adalah Nenek dan Budhe. Nenek menderita diabetes dan Budhe menderita darah tinggi. Saya mengenal Nenek yang ceria dan cerewet. Ketika saya bandel dan manja, Neneklah yang berada disamping saya, maklum saja karena Mamah masih repot dengan adik saya dan Ayah yang masih membangun usaha. Namun, lagi-lagi cerita sedih atas kepergian Nenek karena penyakit diabetes menjadi sebuah lembaran duka.

Lain Nenek, lain pula Budhe. Sosok yang galak namun ramah merupakan dua hal yang membuat saya senang berada dipelukan Budhe. Kakak tertua Ayah ini tidak memiliki anak kandung, maka bagi Budhe sayalah anak kandung Beliau. Hampir 2 tahun lamanya saya berada di rumah Budhe di desa Beji, sekitar satu desa dari rumah keluarga saya. Kenangan bersama beliau sangat menyenangkan, apalagi ketika hari minggu, saya selalu diajak keliling kota Pemalang mengunakan becak. Di pasar saya selalu dibelikan buah alpukat dan susu kental manis rasa cokelat. Setelah sampai rumah, kemudian saya dan Budhe membuat es aplukat segar. Cerita Budhe berakhir, ketika pada suatu malam saat menyantap sate kambing, padahal waktu itu kondisinya sudah stroke. Beberapa hari kemudian, langit mendung kembali hadir dalam ingat saya, Beliau wafat saat saya berada di sekolah menengah pertama.

Kanan Ke Kiri : Mamah (Almarhum), Adik, Ayah dan Saya (2012)
Dulu Ayah merupakan perokok hebat. Dalam sehari satu atau dua bungkus rokok bisa habis dilahap oleh paru-paru yang tak sehat. Untung saja, kami ketiga anaknya tidak mengikuti jejak Ayah yang dengan aroma tembakau, bahkan untuk mencoba saja saya tak sanggup. Setelah divonis menderita jantung, barulah Ayah sadar bahwa kesehatan diri lebih penting daripada harus menuruti kemauannya mengkonsumsi nikotin lagi.

Melihat riwayat penyakit yang mendera keluarga besar, saya menjadi sedikit was-was. Bagaimana kalau beberapa penyakit yang diderita oleh keluarga besar kemudian hinggap satu persatu ke dalam diri saya dan kemudian mengerogoti kekokohan tubuh yang digunakan untuk menulis dan berkarya? 
Jawabannya tergantung pada diri sendiri. Apakah mau peduli dengan kesehatan diri sendiri dan kemudian setelah diri sendiri melakukan gaya hidup sehat. Setelah memiliki gaya hidup tersebut, mulailah menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama. 

Sama halnya dengan tim "Nusantara Sehat" yang memiliki misi membuat masyarakat mengerti apa arti kata sehat itu sebenarnya. Tim inilah yang mengerti betul bahwa diri sendiri telah sehat secara fisik dan mental sehingga dapat menginspirasi. Saya pun patut mencontoh apa yang dilakukan tim mulai dari hal kecil sampai hal menyeluruh yaitu Indonesia Sehat. 

Tim Nusantara Sehat Itu Keren

Sumber : http://nusantarasehat.kemkes.go.id/
Menjadi Tim Nusantara Sehat bukan sekedar slogan saja, namun pembuktian bahwa dengan kapasitas sumber daya manusia dan peralatan medis yang terbatas namun dapat menjangkau ke berbagai daerah-daerah di pelosok negeri. Mau tahu kenapa Tim Nusantara itu Keren? 

Tim Nusantara Sehat Itu Ngga Manja


Baik cowok ataupun cewek dipersiapakan dengan bekal yang cukup. Percaya ngga kalau ada pembekalan bela negara? Sumpah ini bukan bohong tapi Tim Nusantara Sehat itu dilatih bela negara supaya dapat bertahan dalam kondisi apapun baik di desa yang lengkap fasilitas maupun di desa terpencil yang tidak memiliki fasilitas lengkap. 

Tim Nusantara Sehat Itu Siaga

Bukan suami yang selalu siap antar jaga loh melainkan selalu menyediakan waktunya hampir 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat desa mendapatkan perhatian dan tertangani dengan baik.

Tim Nusantara Sehat Itu Gaul

Bukan hanya yang diibukota saja yang mendapatkan predikat sebagai orang yang gaul namun Tim Nusantara sehat juga sangat gaul. Gaul dengan warga sekitar dan cepat beradaptasi dengan budaya lokal.

Tim Nusantara Sehat Itu Bukan Anak Mama

Ditugaskan ditempat terpencil dan jauh dari hiruk pikuk ibukota merupakan hal berat bagi Tim Nusantara Sehat. Apalagi durasi penempatan dalam hitungan bulan atau bahkan tahun membuat kangen rumah atau keluarga tak bisa dihindari. Namun, kekangenan itu memacu semangat berbagi dan berbaur dengan warga sehingga julukan "Anak Mama" tak akan melekat pada Tim Nusantara Sehat.

Tim Nusantara Sehat Itu Keren

Siapa tak mau menyumbangkan sedikit waktu atau tenaganya bagi nusa dan bangsa? Kesannya memang terlalu klise, tapi tidak bagi Tim Nusantara Sehat. Sumpah yang digaungkan pada saat pemberangkatan selalu tertanam dalam hati-hati kecil mereka. Semua halangan dan beban telah ditinggalkan demi misi menjadikan Indonesia Sehat. Tim Nusantara Sehat, kalian benar-benar Keren!

Belajar dari kondisi keluarga dan pengetahuan tentang kesehatan, maka peran Tim Nusantara Sehat inilah yang bisa mengcover, pencegahan sejak dini dengan penyuluhan dan merawat masyarakat dengan hati dan ketulusan.


  • Share
4G

Be Creative With IM3 4G Plus


Ngobrolin Peristiwa Informasi Teknologi atau Ngopi Detik Inet kali ini membahas dunia kreativitas yang erat kaitannya dengan social media, anak muda, musik dan video yang dirangkum dengan tajuk "Be Creative With IM3 4G Plus". Siap-siap untuk merasakan kejutan demi kejutan yang ditampilkan oleh Mas Sultan Satria, Rinni Wulandari dan Dennis Adhiswara (AADC). 

Okay, saya mulai dengan 3 rahasia yang sangat erat kaitannya dengan masing-masing pembicara malam itu. Are you ready with this secret? Yes.

Satu, saya adalah penguna setia IM3 sejak saya masih kinyis-kinyis atau unyu-unyu serta mengenyam bangku kuliah di Semarang sekitar tahun 2004. Upss, jadi ketahuan deh kalau saya yang masih unyu ini ternyata sudah ber"umur". Namun sayang, 085640140687 sudah tidak bernyawa lagi. Gara-gara telat isi ulang. Sedih dan harus memberitahukan kepada teman satu per satu. Walau kini akhirnya saya punya nomor IM3 Jakarta. Yess.

Dua, saya ini termasuk fans berat Rinni Wulandari alias Rinni Idol. Sejak menjuarai Indonesia Idol dan menyanyikan salah satu lagu kesukaan saya yaitu "Aku Tetap Miliku", perlahan namun pasti saya mulai suka sama suara Rinni. Apalagi saat Rinni mendaur ulang sebuah lagu lama yang pernah dinyanyikan oleh Joeniar Arief bertajuk "Rapuh".

Tiga, saya pengemar atau fans berat Film Ada Apa Cinta? (AADC) Dan sangat kebetulan, Dennis Adhiswara, salah satu pemain AADC pun hadir dan sharing tentang bagaimana membuat video dengan baik dan benar.

Segera Pindah Ke 4G Plus


Indonesia patut berbangga karena sang penemu 4G adalah Khoirul Anwar, sang Professor dari Indonesia yang telah mematenkan penemuannya tersebut. Dengan teknologi 4G tersebut, kecepatan jaringan akan dipercepat dari teknologi sebelumnya 3G sehingga kecepatan untuk mengakses informasi dan hiburan pun akan terpenuh. Menonton youtube atau live streaming tanpa hambatan, memainkan games seperti clash of clan menjadi mudah, serta untuk mengakses social media dan mengupload atau downlad pun menjadi sesuatu yang sangat mudah dengan teknologi 4G.

Ngopi membahas 4G Plus yang dimiliki oleh Indosat Ooredoo bersama dengan Mas Sultan Satria, selaku pihak Indosat Ooredoo. Mas Sultan banyak menyatakan bahwa 4G Plus sangat bermanfaat bagi penguna Internet di Indonesia, apalagi dari data statistik penguna Internet di Indonesia mencapai sekitar 79 juta. Manfaat 4G Plus pun sangat banyak jadi sangat sayang kalau tidak dimaksimalkan dan masih mengunakan jaringan dibawahnya seperti 3G dan lainnya.

Indosat Ooredoo siap menerima pergantian kartu SIM yang lama dengan jaringan dibawah 4G untuk kemudian ditukar dengan SIM card baru dengan teknologi 4G plus.

Untuk paket Internet, Indosat Ooredoo memberikan kebebasan yang sangat menyenangkan dengan Freedom Combo yang dimulai dengan harga murah sekitar 59 ribu sampai dengan paket termahal sekitar 200 ribu rupiah. Mau tahu lengkapnya? Ini dia paket-paket Freedom Combo.

Freedom M dengan harga 59 ribu akan mendapatkan 1GB ditambah 1GB (4G) serta gratis SMS dan telpon selama 24 Jam.

Freedom L dengan harga 99 ribu akan mendapatkan 3GB ditambah 3GB (4G) serta gratis SMS dan telpon selama 24 Jam.

Freedom XL dengan harga 149 ribu akan mendapatkan 5GB ditambah 5GB (4G) serta gratis SMS dan telpon selama 24 Jam.

Freedom XXL dengan harga 199 ribu akan mendapatkan 10GB ditambah 10GB (4G) serta gratis SMS dan telpon selama 24 Jam.

Nah tinggal pilih yang mana yang akan dipakai dengan kuota yang telah disediakan, kalau gamer sejati pasti akan memilih paket Freedom XXL yang kuotanya luar biasa hehehe.

Rinni Wulandari dan Social Media



Rinni Wulandari seketika nama itu muncul di dalam satu email, saya langsung terkesima. Saya akan bertemu dari jarak yang tak jauh di event Ngopi ini. Benar saja, saya dapat melihat langsung serta bernyanyi mengalunkan lirik dan nada bersama Rinni. Rinni tampil membawakan lagu oh baby yang telah merambah chart luar negeri terlebih dahulu sebelum akhirnya mampir ke chart Indonesia.

Rinni mengaku bahwa peran Social Media saat ini sangat penting, bahkan sangat berterima kasih karena dengan social media lagu oh baby tersebut malah diputar di luar negeri terlebih dahulu daripada radio di dalam negeri. Begitulah uniknya cara kerja social media dan membuat sesuatu yang di manage akan selalu viral dan menyebar dengan sangat cepat.

Bahkan setelah memiliki management baru, Rinni tetap memprioritaskan social media sebagai marketing nomor satu yang sangat murah namun efektif, apalagi mendengar penjelasan Mas Sultan bahwa penguna Internet sangat banyak, maka bukan tak mungkin era digital ini akan sangat luar biasa pengaruh dari social media.

Rinni menyanyikan lagu keduanya, Rapuh. Saya sempat terhanyut dan menyanyikan setiap bait demi bait lirik lagu yang membuat saya terhanyut.

Dennis, Sang "Master" Video 


Lain Rinni, Lain lagi Dennis Adhiswara, sang pemain AADC2 ini membuka segala rahasia yang membuat dirinya tetap eksis membuat konten video yang menghibur tanpa menengelamkan brand yang telah bekerjasama dengannya.

Cukup dengan beberapa "rules" dan video yang telah dibuat pun akan ditonton banyak orang serta brand pun akan melirik dan menawarkan kerjasama.

Dennis menjelaskan banyak "rules" namun saya hanya membahas beberapa hal yang menjadi point penting dalam membuat video.

Be Different and Unique

Selama ini video yang ada di youtube sangat banyak dan seragam. Apa yang dapat membedakan video kita dengan yang lain kalau tema yang dibahas sama dengan yang lain.

Dennis mencontohkan dalam youtube terdapat 5 second rules, sebuah iklan yang harus di skip dalam waktu 5 detik, namun ditangan sebuah perusahaan di Amerika, iklan yang ditampilkan dalam youtube merubah kutukan 5 detik tresebut dengan suguhan iklan yang unik dan berbeda dengan iklan lain. Sungguh suatu karya imajinasi yang luar biasa kretatif dengan respon penonton yang sangat luar biasa pula.

Social Media = Viral 

Dennis sangat memengang teguh prinsip bahwa social media memiliki peran dalam mem"viral"kan video yang telah kita buat. Setiap social media memiliki peranan masing-masing sehingga harus digunakan dengan tepat dan pada saat waktu yang tepat pula.

Don't Worry Be Happy 

Yess, jangan khawatir berbahagialah karena dengan bahagia segala sesuatunya akan dikerjakan dengan baik. Oh iya selain itu Dennis menekankan jangan khawatir apabila melakukan kesalahan dalam membuat video, teruslah membuat video sesuai dengan kesukaan, terus belajar dan konsisten maka suatu saat akan mmbuat satu video viral dan menjadi seorang kreator video yang handal dan terkenal seantero dunia. Amin.


Terima kasih Mas Sultan, Rinni dan Dennis serta pihak detik inet yang telah membuat saya makin mantap meneruskan membuat video yang saya sukai. Kalau kamu kapan mau bikin karya dan videonya?


  • Share

Antara Isyana Sarasvati, Rio Haryanto dan OPPO F1

  • 2/29/2016 05:00:00 AM
  • By Salman Faris
  • 7 Comments

Isyana Sarasvati dan Rio Haryanto pacaran? Hah yang benar? Eits, jangan menyimpulkan yang bukan-bukan dahulu sebelum membaca seluruh isi blog saya ini hehehe. Yang jelas, Isyana dan Rio itu punya kesamaan dalam memilih smartphone untuk selfie yaitu OPPO F1 Selfie Expert

Bagi yang belum lihat iklan versi terbaru Isayana dan Rio, lets check this one out ya :


Isyana Sarasvati, Tetap Dalam Jiwa 


Ngomongin Isyana ini seperti ngomongin barang pecah belah, harus hati-hati banget, kalau tidak nanti bisa berantakan. Hah kok segitunya membahas Isyana harus sampai pecah-pecahan begitu. Sebetulnya sih pecah belah ini berhubungan dengan hati atau jiwa karena Isyana Sarasvati itu Tetap Dalam Jiwa saya, dia tidak kemana-mana dia tetap dalam jiwa ini. Cukup nanti jadi baper juga nih.

Saya suka Isyana. Satu kalimat ini jelas mengambarkan betapa bahagianya bertemu dalam Launching OPPO F1. Walau dengan jarak yang cukup sedang, diantara fotografer-fotografer lain yang berlomba-lomba mengambil gambar pada saat Isyana selfie bersama teman-teman yang dibawa dari entah berantah mana, yang jelas sangat banyak teman-teman yang diajak selfie. Saat mengambil gambar diatas, tak terasa saya menyimpulkan senyum kebahagian tak lain tak bukan karena sejengkal lagi saya dapat berfoto-foto bersamanya. Aih, andai saja yang berada di belakang Isyana itu saya, pasti akan saya bawa sampai ke mimpi selama beberapa hari daan berharap mimpi itu akan terus ada sampai sekarang.



Oh iya, bagi yang belum mengenal sosok Isyana Sarasvati seutuhnya, bisa melihat video yang diambil dari youtube diatas. Isyana seorang musisi dengan karya yang paling terkenalnya yang berjudul "Tetap Dalam Jiwa". Sebuah lagu yang mengambarkan sebuah kemantapan hati untuk tetap mencinta walau tanpa memiliki. Cinta itu rasa yang tak bisa dipaksakan sehingga pada saat satu pihak tak dapat memiliki, cinta itu tetap ada, tetap dalam jiwa.

Oh iya, karena sangat populer lagu Isyana  yang satu ini, sampai-sampai lagu ini juga di cover ke belahan bumi lain. Wah, jadi sangat bangga sama Isyana. I Love you.

Rio Haryanto dan F1 



Yup, Rio Haryanto seorang pembalap yang telah masuk ke ajang balap paling bergengsi di Dunia, Formula 1 (F1). Kiprah pemuda kebanggaan Indonesia di F1 ini sangat membanggakan. Saya sebagai warga negara tentunya sangat bangga sekali, apalagi nantinya di barengi prestasinya, Amin.

Ada yang menemukan hal unik dari seorang Rio ini? Iya, Rio merupakan brand ambassador smartphone OPPO F1, nah sekarang ini Rio telah menjadi pembalap di ajang F1. Benar-benar sebuah kebetulan yang luar biasa. Mungkin ini sebuah tanda bahwa Rio akan membuktikan kepada pengemar dan masyarakat Indonesia dengan naik podium sang juara, Amin.

OPPO F1, Selfie Expert



Sekarang saya akan mengulik lebih dalam mengenai OPPO F1 sang Selfie Expert. Sejak kemunculannya di Indonesia, OPPO F1 telah menarik hati pecinta smartphone di Indonesia. OPPO F1 juga merupakan bukti bahwa OPPO memenuhi selere konsumen di Indonesia dengan mengeluarkan satu series yaitu F1. Apa saja sih keunggulan dari OPPO F1? Mari kita simak bersama ya.

Kamera 



Kamera depan dan belakang OPPO F1 sangat memenuhi pengila selfie. OPPO F1 terpasang kamera depan dengan resolusi 8 MP dan kamera belakang 13 MP. Wow, bisa dibilang sangat mumpuni untuk selfie setiap saat.

Desain Metal

Bagi yang menyukai smartphone yang kokoh dan tak terbantahkan ketahanannya, OPPO F1 inilah jawabannya. Terdapat dua warna yang bisa di pilih yaitu rose dan gold.

Konetivitas

Masalah jaringan yang dapat menjadi pilihan pun sangat dimanjakan bahkan 4G LTE, WIFI, Bluetooth dan NFC.

Batere Non Removeable 

Tak ada gading yang tak retak, begitu pula dengan OPPO F1 yang memiliki batere yang tidak dapat di copot sehingga apabila batere telah aus atau bocor maka resikonya pun menjadi sangat riskan.

Nah, itu tadi pilihan smartphone buat pecinta selfie yang sangat terjangkau di kisaran harga sekitar 3,5 juta rupiah. Jadi mau beli yang warna apa? :D 
  • Share

Ngobrol Tentang Sawit


Ngobrol topik "Sawit" membuat saya harus mengulang beberapa kisah lama yang masih teringat sampai sekarang. Bukan karena saya anak petani Sawit atau anak pemiliki lahan sawit yang sangat luas di beberapa wilayah di Indonesia, tetapi karena saya pernah bersentuhan langsung dengan sawit seperti melihat pupuk disimpan dan diberikan kepada tanaman, kemudian proses pengolahan dari panen Tandan Buah Segar (TBS) sampai menjadi CPO (Crude Palm Oil), bahkan memanjat tangki CPO yang tingginya beberapa puluh meter pun saya merasakannya secara langsung.

Sensasi menaklukan tangki CPO yang tingginya beberapa puluh meter sungguh berbeda, bisa dibilang mengukur kesehatan jantung saya yang setiap hari berpacu dengan waktu di ibukota, kali ini harus memacu adrenaline dan melakukan hal ekstrim namun sangat menyenangkan. Huff huff satu anak tangga menuju anak tangga yang lain saya lalui ketika menaiki tangki CPO. Tangki CPO bisa saja berukuran 2.000 liter atau bisa berukuran 10.000 liter tergantung besar kecilnya produksi serta kapasitasnya. Saya hanya pernah menaiki tangki CPO yang berukuran 5.000 liter, itupun sangat tinggi, jadi bisa di bayangkan bagaimana kalau 10.000 liter itu dinaiki oleh orang dengan ketakutan tingkat tinggi? Saya pun tak dapat membayangkan.


Setelah naik ke atas Tangki CPO, inilah pemandangan dari atas yang menghadirkan suasana hijau dari sekitar berupa perkebunan Sawit. Senyum simpul tergambar diwajah saya. Ini dia surga diatas perjuangan memanjat satu demi satu anak tangga dari bawah tadi. Kalau tiba-tiba saja saya urungkan untuk naik, maka saya tak akan dapat melihat satu pemandangan luar biasa ini.

Selain melihat pemandangan, saya dapat melihat apa yang ada di dalam Tangki CPO, kemudian mengukur isi atau volume tangki dengan alat ukur khusus dan metode khusus juga. Seru banget bukan? Mau tahu keseruan di balik kebun Sawit?

Cerita Seru Di Balik Kebun Sawit


Sepanjang perjalanan dari Bandara menuju kebun Sawit pada saat penugasan pertama saya merupakan mimpi buruk. Sebut saja, supir dengan kecepatan tinggi dan sering merokok serta jalanan rusak yang sangat menganggu. Bayangan saya tentang kebun sawit yang indah seakan sirnah begitu jarum kecepatan mobil berada pada 120 Km per jam. Saya menghela nafas sambil mencoba terlelap karena terlalu lelah pada saat perjalanan di pesawat sebelumnya. Saya melirik kesebelah, rekan kerja saya pun terlelap tanpa adanya tanda-tanda. Dan puncaknya, saat jalanan mulai rusak sang supir yang telah memasuki usia 60 tahun tersebut tetap memacu kendaraan dengan sangat luar biasa tanpa mengurangi sedikit pun kecepatan. Wal hasil, guncangan di dalam mobil elf tersebut membabi buta. Saya pun membuka mata. Oh My God, mimpi buruk ini belum berakhir.

Setelah makan malam, rupanya saya di sambut dengan satu cerita bahwa penginapan tersebut memiliki sebuah mitos pada malam hari yang sangat menyeramkan. Akan terdengar dari kamar mandi suara-suara aneh, padahal didalamnya tidak ada satu pun orang. Dan, cerita itu pun membuat saya gelisah dan terus terbangun untuk jangka waktu yang cukup lama. Benar-benar hal yang menyeramkan. 

Lain daerah lain cerita, begitu saya sampai di daerah lainya di Sumatera Selatan. Saya dan rekan kerja di sambut bak pejabat tinggi. Makanan yang disediakan sangat lengkap mulai makanan berbagai masakan sampai dengan buah-buahan segar pun tersedia dengan lengkap. Sampai suatu malam, ketika perut mulai memanggil, saya dan rekan kerja pun dibuatkan mie rebus dengan telur. Yumm, luar biasa terpenuhinya hasrat untuk makan banyak hehehe.


Fakta Menarik Tentang Sawit 


Nah, ini dia beberapa fakta menarik tentang Sawit.

1. Sawit = Semuanya Bermanfaat 

Betapa bahagia bila dapat memberikan kontribusi positif bagi siapapun. Filosofi tersebut bisa tergambar dari sebuah pohon kelapa sawit yang dapat dimanfaatkan mulai dari batang, TBS dan Daunnya, bahkan limbah bekas pengolahannya pun dapat dimanfaatkan. Batang kelapa sawit bisa digunakan sebagai bahan permebelan, kemudian Tandan Buah Segar (TBS) setelah di proses atau dipisahkan buah dari tandan maka limbah tandan dapat digunakan sebagai pupuk, sedangkan buah kepala sawit di proses menjadi CPO dan kernel. Selain hasil tersebut, kernel pun menghasilkan cangkang dan fiber yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar pengganti BBM. Biasanya cangkang juga di jual kembali. Wow, jadi kepala sawit ini sangat banyak manfaatnya.

2. Sawit = Komoditi Unggulan 

Sawit di Indonesia merupakan salah satu komoditi unggulan yang menyumbang pendapatan yang cukup banyak. Bahkan, Indonesia menyuplai sebagian besar kebutuhan CPO di Dunia. Saya patut berbangga.

3. Sawit = Petani Sejahtera

Nah, ini sebenarnya yang masih dalam perbincangan mengenai peraturan yang dibuat oleh beberapa perusahaan asing yang tak mau membeli secara langsung Sawit dari Petaninya sehingga sangat merugikan.

Sangat disayangkan sebenarnya apabila, perusahaan asing yang memiliki operasional di Indonesia namun tidak membeli secara langsung dari petani di Indonesia. Perlu adanya dobrakan untuk mencegah petani semakin terpuruk dengan beberapa peraturan yang kurang memposisikan petani Sawit di Indonesia. 

Harapan saya tentunya semua pihak sejatera dan hidup dalam naungan dari filosofis sebuah pohon sawit yang senantiasa bermafaat dari batang sampai buahnya.

Untuk update secara langsung mengenai berita perkebunan bisa di lihat di perkebunannews.com

  • Share

Saatnya Memilih Di Sun Life Edufair 2016

Sun Life Edulife 2016

Aduh kok harus memilih segala sih? Memangnya apa yang harus dipilih di Sun Life Edufair 2016 ? Pilih belanjaan ya? Atau pilih mainan? Okay saya jelasin dulu kalau kegiatan Sun Life Edufair 2016 yang berlangsung dari 28-31 Januari 2016 kemaren di Senayan City adalah memilih sekolah terbaik yang ada di Jakarta dan sekitarnya. Pasti kepala dan dagu sudah naik turun tanda paham apa yang saya jelaskan. Tapi, eits tunggu dulu, bukan hanya memilih sekolah saja, namun banyak acara lain seperti penampilan musik, tarian, martial art dan menyanyi dari anak-anak serta talk show dengan beragam tema seperti  mempersiapkan biaya pendidikan anak, edukasi anak di era digital, Ayah dan Bunda adalah sahabat anak dan cara mengetahui bakat dan minat anak.

What's wrong with you Man? Are you serious with your event? Yes, saya mah tidak bercanda. Saya sudah serius mempersiapkan diri menjadi orang tua yang baik sejak dini. Boleh dikata, ini langkah awal menyiapkan mental menjadi orang tua nantinya. Walaupun belum punya calon, tapi setidaknya saya sudah punya cem-ceman (gebetan) yang berada dalam radius yang tidak terlalu jauh dari jangkauan saya. Mau tahu siapa cem-ceman saya, wah maaf ini sungguh rahasian yang tidak dapat disebarluaskan ke publik. Mungkin, satu postingan terpisah atau pada blog terpisah saya akan jelaskan secara gamblang. Peace. 

Keponakanku Shafira 

Sun Life Edulife 2016

Oh iya, ngomong-ngomong masalah pendidikan anak, saya jadi teringat keponakan saya. Usianya menginjak 2 tahun di 2016 ini. Wajahnya masih imut-imut dan lucu. Bayangan saya bukan satu atau dua tahun ke depan, namun 5 tahun mendatang, saat Shafira duduk untuk pertama kalinya di bangku sekolah. Pastinya, sebagai pamannya, saya juga memiliki tanggung jawab memberikan informasi mengenai pendidikan yang bagus kepada adik saya.

Di Pemalang, kota kelahiran saya, pendidikan masih menjadi prioritas kedua, bukan yang utama. Namun, saya cukup bangga karena Ayah saya menfasilitasi saya untuk mencapai gelar sarjana bahkan mengenyam gelar profesional di bidang Audit. Setidaknya, Shafira akan mendapatkan prioritas pendidikan yang utama dari keluarga yang menomor satukan pendidikan. Duh, ngga sabar melihat Shafira tumbuh menjadi anak yang cerdas dan memiliki bakat yang terasah dengan baik.

Di Sun Life Edufair 2016, beberapa booth menyuguhkan banyak alternatif edukasi anak. Saya menyebutkan salah duanya yaitu Dress Dream, sebuah kursus untuk anak yang ingin menjadi desainer atau permainan kata yang menarik bagi anak.

Make your children dreams come true

Sun Life Edulife 2016

Believe or not, pasti pada waktu kecil, Guru kamu juga akan menanyakan cita-cita apa yang diimpikan pada saat dewasa nanti? Iya kan, dan pastinya dengan serentak akan menjawab jadi dokter, presiden, guru atau bahkan polisi. Semua jawaban tak ada yang salah dan tak juga bisa dibenarkan seratus persen, karena faktanya saya yang dahulu menjawab ingin menjadi dokter menjadi seorang blogger dan karyawan sekaligus dan saya bangga.

Fenomena pendidikan saat ini sangatlah berkembang pesat dan entah, saya sebagai orang awam yang tak paham mengenai sistem pendidikan hanya mengetahui trobosan pendidikan melalui sisi masyarakat yang sangat mengikuti perkembangan jaman. Salah satu yang saya temukan di booth Dream Dress.

Dream Dress Sun Life Edulife 2016

Dream Dress membuat anak mendapatkan pengetahuan serta proses menjadi seorang desainer. Tahapan awal yang dilalui seperti membuat sketsa atau gambar desain, kemudian memilih bahan yang akan digunakan, serta dalam proses akhirnya, anak akan membuat pakaiannya sendiri. Bagi saya, kursus atau pendidikan tambahan seperti ini sangat membantu mewujudkan impian anak sejak dini, bukan tidak mungkin saat dewasa, anak akan tumbuh menjadi seorang desiner kondang dan mendunia.


Selain kursus, sekolah formal pun membuka informasi mulai dari kurikulum, biaya pendidikan, waktu pendaftaran, sistem pembelajaran dan informasi lain yang sangat lengkap sehingga orang tua dapat memilih sekolah yang sesuai dengan kecerdasan dan bakat anak, bukan memaksakan anak mengikuti kemauan orang tua sehingga outputnya pun tak maksimal. Jangan sampai salah pilih dan memaksakan kehendak, mungkin ini yang mau saya sampaikan.

Pengalaman pribadi saya membenarkan ini semua karena pada saat SMA, saat pilihan jurusan, orang tua sangat menginginkan saya masuk IPA sehingga sangat memaksakan sampai saya harus ikut les hanya demi masuk jurusan tersebut. Hasilnya, saya harus puas berada dalam lingkungan IPS, namun saya membuktikan kembali bahwa di IPS pun saya dapat berprestasi.

Ayah dan Bunda adalah sahabat anak



Sebuah talkshow menghadirkan tema "Ayah dan Ibu adalah sahabat anak". Mungkin saja tema ini terkesan aneh, mana mungkin orang tua kandung bukan merupakan sahabat bagi anaknya, namun saya berkaca pada diri sendiri, selama ini saya hanya berkomunikasi dengan orang tua pada saat terdapat sesuatu yang harus di bahas diluar urusan tersebut, tidak ada komunikasi khusus. Bahkan, piknik keluarga pun jarang kami lakukan, cuma beberapa kali saja. Mungkin, inilah yang dimaksud bahwa keluarga bukan merupakan rumah pertama namun merupakan rumah kedua, anak merasa terasing bersama orang tuanya.

Ibu Erlina Iswanto, mengungkapkan banyak fakta yang tak bisa dipungkiri kebenaranya, bahwa apabila anak merasakan keterasingan dalam keluarga akan sangat fatal akibatnya bukan hanya kenakalan bahkan sangat jauh seperti kejahatan anak atau remaja. Untuk meredamnya, dibutuhkan keaktifan orang tua dalam proses tumbuh kembang anak yang lebih baik.


Salah satu hal yang dapat dilakukan oleh orang tua terhadap anaknya adalah support selalu kegiatan anak dengan hasil apapun. Bahkan apabila sang anak mendapatkan nilai kurang bagus, maka katakanlah bahwa tidak apa-apa dengan hasil tersebut dan harus diperbaiki selanjutan. Perkataan positif juga dinilai sangat efektif membuat anak merasakan dukugan darai orang tua sehingga anak tidak depresi dan mendapatkan tekanan dari pihak manapun.


Baru di event Sun Life Edufair 2016 inilah saya merasa memiliki tangung jawab bagi generasi penerus saya di masa depan dengan memberikan pendidikan terbaik serta merencanakannya dari jauh hari atau waktu dini sehingga pada saat usia sekolah, anak sudah mendapatkan pendidikan sesuai dengan kemampuan dan bakat yang dimiliki. Biarkan anak tumbuh dan besar sesuai dengan impian yang dimilikinya. Jangan sampai pola pendidikan jaman dahulu diterapkan pada anak atau bahkan cucu kita nantinya. Membantu kamu mempersiapkan pendidikan bisa akses www.brighterlife.co.id  atau bisa ke web site Sun Life. 
  • Share