salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger
    • Home
    • About Me
    • Contact Me
    • Tekno
    • Film
    • Travel
    • Food

     


    Di tengah upaya pemulihan pasca bencana banjir dan longsor di Sumatera, ada kisah-kisah yang jarang terlihat oleh publik. Ketika bantuan mulai berkurang dan perhatian masyarakat perlahan beralih ke isu lain, banyak keluarga masih berjuang memenuhi kebutuhan paling mendasar, termasuk menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak mereka. Di beberapa wilayah terdampak, seorang ibu bahkan hanya mampu memberikan air tajin, air rebusan beras yang biasa dianggap sebagai makanan darurat, sebagai pengganti susu untuk balitanya.

    Temuan tersebut ditemukan saat Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) bersama Makes PP Aisyiyah mengunjungi tiga wilayah terdampak bencana, yakni Kabupaten Langkat di Sumatera Utara, Kabupaten Aceh Tamiang di Aceh, dan Kabupaten Agam di Sumatera Barat. Hampir enam bulan setelah banjir dan longsor melanda, masyarakat memang telah kembali menjalani aktivitas sehari-hari. Namun dibalik itu, masih banyak persoalan yang belum sepenuhnya pulih.

    Kerusakan infrastruktur, akses jalan yang belum optimal, serta keterbatasan air bersih masih menjadi tantangan yang dihadapi warga. Kondisi tersebut turut mempengaruhi akses masyarakat terhadap bahan pangan bergizi. Harga kebutuhan pokok menjadi lebih mahal, sementara kemampuan ekonomi keluarga belum sepenuhnya pulih setelah bencana. Akibatnya, banyak keluarga terpaksa mengutamakan makanan yang murah, mudah diperoleh, dan mengenyangkan, meskipun nilai gizinya terbatas.

    Di sejumlah lokasi, makanan instan, minuman tinggi gula, dan kental manis menjadi konsumsi yang semakin umum dijumpai. Bahkan, sebagian masyarakat masih memahami kental manis sebagai pengganti susu untuk anak. Padahal, pemenuhan gizi anak memerlukan asupan yang lebih lengkap untuk mendukung tumbuh kembang mereka, terutama di masa pemulihan pascabencana.

    Temuan ini menunjukkan bahwa pemulihan pasca bencana tidak hanya soal membangun kembali rumah, jembatan, atau fasilitas umum yang rusak. Lebih dari itu, ada tantangan lain yang tidak kalah penting, yaitu memastikan anak-anak tetap mendapatkan akses terhadap pangan bergizi, layanan kesehatan, dan dukungan yang mereka butuhkan untuk tumbuh sehat di tengah berbagai keterbatasan.

    Dari Edukasi hingga Trauma Healing: Upaya Memulihkan Masa Depan Anak Pascabencana

    Berangkat dari berbagai temuan di lapangan, YAICI bersama Makes PP Aisyiyah menyadari bahwa pemulihan pasca bencana tidak cukup hanya dilakukan melalui penyaluran bantuan logistik. Dibutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh untuk membantu masyarakat bangkit, khususnya bagi ibu dan anak yang menjadi kelompok paling rentan. Oleh karena itu, Program Edukasi dan Pemulihan Gizi Ibu dan Balita di Daerah Bencana hadir sebagai upaya untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, mulai dari rendahnya literasi gizi, terbatasnya akses terhadap pangan bergizi, hingga dampak psikologis yang masih dirasakan anak-anak pascabencana. Program ini dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan edukasi, pendampingan, trauma healing, serta pemberian bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

    1. Edukasi Gizi untuk Ibu: Menjaga Masa Depan Anak di Tengah Keterbatasan

    Di tengah berbagai tantangan pascabencana, para ibu menjadi garda terdepan dalam memastikan kebutuhan keluarga tetap terpenuhi. Namun kondisi ekonomi yang belum pulih, terbatasnya akses terhadap bahan pangan bergizi, serta minimnya informasi mengenai gizi anak membuat banyak keluarga harus mengambil keputusan yang sulit terkait konsumsi sehari-hari.

    Melalui sesi edukasi gizi, para ibu diajak memahami pentingnya pemenuhan nutrisi anak, terutama pada masa pemulihan pasca bencana. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan informasi mengenai kebutuhan gizi balita, pentingnya protein hewani, serta pemahaman bahwa kental manis bukanlah pengganti susu pertumbuhan anak. Edukasi ini menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran bahwa meskipun berada dalam situasi yang sulit, kebutuhan gizi anak tetap harus menjadi prioritas utama.

    2. Edukasi dan Trauma Healing untuk Anak: Mengembalikan Senyum yang Sempat Hilang

    Bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga luka psikologis yang sering kali tidak terlihat. Banyak anak yang mengalami perubahan perilaku, menjadi lebih pendiam, kurang percaya diri, hingga kehilangan ruang bermain yang aman setelah bencana terjadi.

    Melalui berbagai kegiatan interaktif seperti mewarnai, bermain bersama, mendongeng, dan story telling, anak-anak diajak kembali berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Suasana yang awalnya canggung perlahan berubah menjadi penuh tawa dan keceriaan. Aktivitas sederhana ini menjadi bagian penting dari proses trauma healing agar anak-anak dapat kembali merasa aman, nyaman, dan memiliki ruang untuk tumbuh secara sehat, baik secara fisik maupun emosional.

    3. Penyaluran Bantuan Kebutuhan Dasar: Hadir di Saat Bantuan Mulai Berkurang

    Seiring berjalannya waktu, bantuan yang sebelumnya banyak berdatangan mulai berkurang. Padahal bagi sebagian keluarga terdampak, kebutuhan sehari-hari masih menjadi tantangan yang harus dihadapi hingga saat ini.

    Melalui program ini, bantuan kebutuhan dasar disalurkan kepada keluarga yang masih berada dalam proses pemulihan. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan rumah tangga, perlengkapan anak, hingga berbagai kebutuhan yang mendukung aktivitas sehari-hari. Kehadiran bantuan ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit ini sendirian.

    4. Pemberian Makanan Bergizi: Memastikan Anak Tetap Mendapatkan Asupan yang Layak

    Salah satu tantangan terbesar pasca bencana adalah menurunnya kualitas konsumsi keluarga. Ketika bahan pangan bergizi sulit dijangkau, makanan instan sering kali menjadi pilihan utama karena lebih murah dan mudah diperoleh.

    Sebagai bagian dari upaya pemulihan, program ini juga menghadirkan pemberian makanan bergizi bagi anak-anak dan keluarga terdampak. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pemulihan pasca bencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada upaya menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak. Dengan asupan yang lebih baik, anak-anak memiliki kesempatan untuk tumbuh lebih sehat dan kuat dalam menghadapi masa pemulihan.

    Saatnya Indonesia Memiliki SOP Pemulihan Gizi Anak Pascabencana


    Temuan lapangan di Kabupaten Langkat, Aceh Tamiang, dan Kabupaten Agam menunjukkan bahwa tantangan pascabencana tidak berhenti pada pemulihan infrastruktur dan distribusi bantuan logistik. Di balik proses pemulihan tersebut, masih terdapat persoalan yang memengaruhi kualitas hidup masyarakat, terutama anak-anak. Perubahan pola konsumsi keluarga, terbatasnya akses terhadap pangan bergizi, rendahnya literasi gizi, hingga dampak psikologis yang dialami anak menjadi isu yang perlu mendapatkan perhatian lebih serius dalam sistem penanganan bencana di Indonesia.


    Karena itu, diperlukan penyusunan SOP Pemulihan Gizi Anak Pasca Bencana sebagai bagian dari upaya pemulihan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. SOP ini dapat menjadi panduan bagi pemerintah, lembaga kemanusiaan, tenaga kesehatan, dan relawan dalam memastikan kebutuhan gizi anak tetap terpenuhi setelah masa tanggap darurat berakhir.


    SOP tersebut setidaknya mencakup standar bantuan pangan yang ramah anak dan bergizi, mekanisme distribusi sumber protein serta susu yang sesuai untuk kebutuhan tumbuh kembang anak, pemantauan status gizi secara berkala melalui layanan kesehatan dan posyandu darurat, serta edukasi berkelanjutan bagi keluarga mengenai pola konsumsi yang sehat. Selain itu, aspek pemulihan psikososial anak juga perlu menjadi bagian yang tidak terpisahkan melalui penyediaan ruang aman, aktivitas bermain, dan pendampingan yang memadai.


    Melalui pendekatan yang lebih terintegrasi, pemulihan pasca bencana tidak hanya berfokus pada membangun kembali wilayah yang terdampak, tetapi juga memastikan anak-anak dapat tumbuh sehat, kuat, dan memiliki masa depan yang lebih baik setelah melewati situasi bencana.



    Continue Reading



    Hari ini dimulai dengan alarm yang berbunyi. Mata ini terasa berat banget, tapi akhirnya bangun. Handphone yang berada disebelah tempat tidur pun segera saya ambil. Scroll instagram, tiktok dan social media lain. Mata ini pun langsung tertuju pada minuman kekinian yang sangat tren. Selain itu, mukbang pun menjadi konten yang sangat menyenangkan, bukan karena jumlah makanannya, melainkan konten yang disuguhkan terasa sangat beda dan menyenangkan melihat orang makan dengan porsi besar dan pedas. Di perjalanan pun saya tetap membuka social media, dan lagi-lagi mendapati minuman dan makanan kekinian terus menerus mendera. Dan, disaat rebahan di kasur setelah seharian bekerja, lintasan dunia maya pun bertebaran minuman dan makanan kekinian. 

    Minuman kekinian dan mukbang, kini menjelma menjadi hal yang mengisi hari-hari kawula muda atau Generasi Milenial. Tak hanya milenial, yang muda maupun tua pun kini terpengaruh dan mulai mengemari minuman kekinian ataupun mukbang. Social media pun turut menjadi sumber pengaruh yang lekat di kehidupan sehari-hari. Saya pun termasuk yang terpengaruh dan otomatis ikut mencoba segala macam minuman kekinian dan makanan yang penuh dengan rasa-rasa yang luar biasa. Bayangkan jika setiap hari mengonsumsi secara terus menerus, maka tidak baik bagi kesehatan. 

    Masalah Gizi Seimbang Milenial Dan Masyarakat

    Minuman kekinian dan mukbang, tren yang beredar di masyarakat mau tidak mau turut memberikan kontrubusi terhadap banyak hal terutama pemilihan dan pemenuhan gizi. Gizi yang dihasilkan dari minuman dan makanan kekinian ini tidak seimbang dan cenderung mengakibatkan banyak permasalahan kesehatan. Disamping itu, ibu hamil pun tidak memperhatikan pemenuhan gizi baik bagi dirinya maupun si jabang bayi yang sedang dikandung. Padahal, sangat diarankan untuk memenuhi gizi seimbang pada 1000 hari pertama karena sangat krusial. Jika tidak tercukupi gizinya, maka bayi yang dilahirkan pun akan mengalami stunting. Belakangan ini, angka stunting di Indonesia cukup menurun.

    Menurunkan angka stunting dan gizi buruk masih menjadi ‘pekerjaan rumah’ yang seharusnya menjadi prioritas pemerintah saat ini. Pasalnya. Presiden Joko Widodo menargetkan penurunan hingga dibawah 14 persen pada tahun 2024. Sementara, Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 yang dilaksanakan Kementerian Kesehatan, angka prevalensi stunting di Indonesia pada 2021 sebesar 24,4%. 

    Stunting masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Indonesia, padahal jika dilihat dari kemajuan teknologi dan informasi, sebetulnya permasalahan ini mungkin bisa ditekan dengan adanya penyebarluasan akses informasi mengenai pencegahan stunting dan mulai menerapkan gizi seimbang yang juga dikenal sebagai isi piringku. Dan berbagai program juga telah dilakukan diantaranya PBadan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) juga telah menjalankan sejumlah program seperti Bapak Asuh, Dapur Sehat, Pendampingan Calon Pengantin, Kelas Pengasuhan Bina Keluarga Balita (BKB). 

    Meski demikian, upaya-upaya pencegahan stunting berupa edukasi gizi yang menyasar langsung ke masyarakat perlu terus menerus di lakukan. Salah satunya adalah dengan melibatkan generasi muda dan milenial menjadi agen of change di masyarakat. 

    Milenial Generasi Sadar Gizi


    Bertempat di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Jakarta, dilakukan perbincangan menarik seputar pemenuhan gizi seimbang terutama untuk generasi Milenial. Generasi milenial ini adalah calon pemimpin masa depan dan pada tahun 2040 nanti akan menjadi tahun terpenting karena Indonesia diprediksi memasuki generasi emas. Maka YAICI melakukan langkah strategis dengan mengadakan road show ke Tangerang Selatan dan Surabaya nantinya.

    Ketua Harian Yayasan Abhipraya Indonesia (YAICI) Arif Hdayat mengatakan bahwa mahasiswa merupakan pondasi masa depan terkait edukasi dan literasi gizi yang baik untuk masyarakat. 

    Wakil Rektor IV Bidang Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Jakarta, DR. Septa Candra, S. H., M. H., mengapresiasi upaya-upaya edukasi gizi, terutama yang mrlibatkan mahasiswa dan generasi muda. Ia menyadari generasi muda masih belim memiliki perhatian terhadap persoalan gizi. Banyak dari mereka yang berpikir gizi merupakan persoalan yang seharusnya diurus oleh orang tua, bukan generasi muda. 


    Selain itu, Kang Maman Suherman, pengiat literasi sangat concern dengan masalah literasi di Indonesia terutama kalangan milenial. Indonesia memiliki minat baca yang sangat buruk, bahkan hanya lebih baik dari satu negara lain yaitu diperingkat 60 dari 61 negara. Padahal, secara pemakaian gadget dan internet, Indonesia sangat besar. Potensi dan kelemahan ini memang sangat mengherankan, namun dengan begitu di dunia maya terdapat banyak informasi yang tidak benar dan cenderung menyesatkan sehingga perlu dilakukan banyak filter untuk menyaring berita hoax tersebut.

    Selain itu Kang Maman menyoroti kekuatan social media sebagai salah satu cara untuk menularkan kebaikan dan fakta, dan harus dimulai dari generasi milenial. Karena dengan kekuatan berpuluh-puluh orang yang dengan konsisten menyatakan bahwa SKM itu bukan susu, maka secara tidak sadar masyarakat pun akan mengikuti pernyataan tersebut. Jadi, apapun hal yang akan disampaikan selama itu benar dan tidak melanggar apapun, dengan konsisten disuarakan maka akan tersampaikan kepada masyarakat. 


    dr Nyimas Heny Purwati, M. kep., Ns., Sp. Kep. An., menjelaskan bahwa pemberian kental manis sebagai pengganti susu untuk pemenuhan gizi merupakan hal yang salah. Lebih lanjut Nyimas menegaskan, jika ingin mencetak generasi emas yang sesuai target di tahun 2045, edukasi gizi perlu dilakukan sejak calon ibu atau remaja saat ini. 

    Pertemuan kali ini ditutup dengan dongeng dari Kak Awam yang menceritakan tentang perlombaan antara kura-kura dan kelinci. Pada perlombaan awal, Kura-kurang yang konsisten berjalan dan kelinci yang ketiduran pun membuat kura-kura menang, selanjutnya pertandingan kedua kelinci pun langsung tancap gas. Sedangkan, pada pertandingan ketiga akan dilakukan di sungai. Awalnya kura-kura berenang di sungai meninggalkan kura-kura, namun pada akhirnya kura-kura menjemput kelinci dan bersama-sama menyebrangi sungai. Mereka berdua menang secara bersama-sama. Dari dongeng ini kita mendapatkan pelajaran bahwa untuk meraih apa yang diharapkan terutama gerakan ini dibutuhkan gerakan bersama-sama dan secara konsisten sehingga masyarakat pun ikut tergerak. 

    Tentang YACI

    Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) lahir dari sebuah harapan besar dari beberapa perempuan yang peduli akan kondisi sebagian besar anak anak dan perempuan di Indonesia yang tinggal dengan standar kesehatan, pendidikan dan lingkungan yang minim. Meningkatkan derajat kesehatan dan pengetahuan perempuan Indonesia sebagai ujung tombak dalam keluarga sehingga mampu menumbuhkan anak-anak yang sehat, cerdas dan berbudi pekerti luhur. Dengan kualitas SDM dan jaringan yang memadai YAICI mampu berekspresi dalam mendorong terwujudnya masyarakat Indonesia yang berkualitas.

    Kontak
    Arif Hidayat , Ketua Harian YAICI 
    +62 859-2120-0979





    Continue Reading
    Older
    Stories
    Logo Komunitas BRT Network
    Seedbacklink
    Intellifluence Herd Worth Value: $165

    Search

    Follow Me

    • facebook
    • twitter
    • youtube
    • instagram

    New Post

    Postingan Populer

    • Yuk Ikutan Donate for Comments
    • Mudahnya Membuka Tabungan Online
    • 5 Cara Tampil Modis Dan Trendy
    • [Lomba Blog Pegi Pegi] Nias : Antara Lompat Batu, Surfing dan Tsunami
    • Yogyakarta (I) : Raminten, Prambanan & Ratu Boko
    • Dari Air Tajin hingga Kental Manis: Potret Krisis Gizi Anak Pascabencana di Sumatera
    • Kisah Ruben dan Clara
    • Pengalaman Uji Coba Laptop ASUS Yang Tangguh Dengan Ekosistem ASUS Premium Service
    • RicheeseGPT (Garlic Parmesan Temptation), Sensasi Ayam Keju Tanpa Pedas
    • Tokyo Tower : Antara Aku, Ibu dan Terkadang Ayahku

    Blog Archive

    • ▼  2026 (9)
      • ▼  Juni (2)
        • Tips Menyimpan Sayur Agar Tetap Fresh di Kulkas
        • Dari Air Tajin hingga Kental Manis: Potret Krisis ...
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (2)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2025 (32)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (2)
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (4)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (2)
      • ►  Maret (4)
      • ►  Februari (3)
      • ►  Januari (5)
    • ►  2024 (52)
      • ►  Desember (6)
      • ►  November (7)
      • ►  Oktober (8)
      • ►  September (4)
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (6)
      • ►  Mei (1)
      • ►  April (1)
      • ►  Maret (10)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2023 (68)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (7)
      • ►  September (6)
      • ►  Agustus (8)
      • ►  Juli (5)
      • ►  Juni (8)
      • ►  Mei (5)
      • ►  April (7)
      • ►  Maret (8)
      • ►  Februari (6)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2022 (75)
      • ►  Desember (14)
      • ►  November (5)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  September (12)
      • ►  Agustus (2)
      • ►  Juli (4)
      • ►  Juni (6)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (12)
      • ►  Maret (6)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (4)
    • ►  2021 (38)
      • ►  Desember (4)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  September (1)
      • ►  Agustus (3)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (6)
      • ►  Mei (4)
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (7)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2020 (25)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (5)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (1)
      • ►  Agustus (3)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (2)
      • ►  Mei (2)
      • ►  April (2)
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (2)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2019 (53)
      • ►  Desember (5)
      • ►  November (5)
      • ►  September (6)
      • ►  Agustus (4)
      • ►  Juli (5)
      • ►  Juni (2)
      • ►  Mei (7)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (3)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (8)
    • ►  2018 (83)
      • ►  Desember (9)
      • ►  November (8)
      • ►  Oktober (7)
      • ►  September (8)
      • ►  Agustus (13)
      • ►  Juli (6)
      • ►  Juni (3)
      • ►  Mei (8)
      • ►  April (9)
      • ►  Maret (5)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2017 (36)
      • ►  Desember (5)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (2)
      • ►  Agustus (6)
      • ►  Juli (2)
      • ►  Juni (3)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (4)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2016 (41)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (4)
      • ►  September (3)
      • ►  Agustus (2)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (7)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (1)
      • ►  Februari (3)
      • ►  Januari (4)
    • ►  2015 (63)
      • ►  Desember (5)
      • ►  November (5)
      • ►  Oktober (11)
      • ►  September (2)
      • ►  Agustus (3)
      • ►  Juli (7)
      • ►  Juni (5)
      • ►  Mei (5)
      • ►  April (6)
      • ►  Maret (5)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (5)
    • ►  2014 (11)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (1)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  Maret (1)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2013 (5)
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (1)
      • ►  Mei (1)
      • ►  April (1)
    • ►  2010 (1)
      • ►  Desember (1)

    Blogger Friend

    • Blognya bisot
      Filosofi Guguran Daun Jambu
      1 hari yang lalu
    • - Connect and Share Blogging Tips in Two Languages
      KFC Rebrand 2026: New Tenders, KWENCH Drinks, and Immersive Restaurants — Can the Colonel Reclaim Chicken’s Crown?
      1 hari yang lalu
    • BlogCamp
      Jasa SEO Murah Bergaransi Dijamin Mendominasi Halaman Utama
      2 hari yang lalu
    • The TraveLearn
      Itinerary 2 Minggu di Amerika Serikat & Inggris
      2 hari yang lalu
    • My Life My Style
      Merawat Jejak Sejarah Peh Cun dan Nikmatnya Bakcang Kicang ala Pontianak
      1 minggu yang lalu
    • fitrian.net
      Strategi Nutrisi Full Marathon: Panduan Taktis 3 Gel Pribadi & Suplai Rute
      2 minggu yang lalu
    • Akhmad Muhaimin Azzet | mari bersama menggapai ridha-Nya
      Akan Datang Rezeki dari Arah yang Tidak Disangka
      2 minggu yang lalu
    • Cerita EKA
      WFC (Work From Coffee): 10 Spot Caffee Cozy di Jakarta Biar Produktivitas Tetep on Point
      2 minggu yang lalu
    • YOGA AS YOGGAAS
      Hari Ini Usiaku 31 dan Aku Ingin Merayakan Cukup
      2 minggu yang lalu
    • Jurnal Evi Indrawanto
      Menikmati Iskender Kebab di Yüce Hünkâr, Sensasi Kuliner yang Legendaris di Bursa
      3 minggu yang lalu
    • Langkah Baruku
      Pemanas Air Kolam Renang Hemat Energi untuk Kenyamanan Maksimal di Rumah
      3 minggu yang lalu
    • BLOGFAM – When Sharing Meets Caring
      Ketika Layar Menjadi Jebakan: Melindungi Anak Indonesia dari Predator Digital
      3 minggu yang lalu
    • HM Zwan
      Cara Membuat Artikel Bahasa Inggris yang Menarik untuk Pemula Dari Ide hingga Siap Publish Bersama EF EFEKTA English for Adults
      4 minggu yang lalu
    • Mampir yuk, kerumahku
      Cara Mengoptimalkan Halo BCA Bisnis di 1500998 untuk Pengelolaan Keuangan Digital
      5 minggu yang lalu
    • Motherhood
      Panduan Menggunakan WhatsApp BCA di 08111500998 untuk Cek Tagihan Kartu Kredit
      5 minggu yang lalu
    • Menuliskan Sebelum Terlupakan
      ASUS ExpertBook Ultra Cocok untuk Perjalanan Dinas Panjang Berkat Baterai Tahan Lama
      1 bulan yang lalu
    • My Purple World
      Umroh Perdana dan Mandiri - Never Ending Journey to Reach His Blessings - part 6 Makkah
      1 bulan yang lalu
    • desperate housewife
      Postingan Terakhir
      1 bulan yang lalu
    • Small Things, Kecil Tapi Penting :)
      Webinar Kartini Modern Melek Finansial Bersama Female Digest
      1 bulan yang lalu
    • Tukang Ngukur Jalan
      Stop Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO), Ayo Ikut Andil Mengubahnya!
      3 bulan yang lalu
    • Indah Julianti
      17 Channel YouTube Favorit Perempuan 50 Tahun Plus
      3 bulan yang lalu
    • Write Your Diary
      Ghibli vs Disney: Why They Are Nothing Alike
      3 bulan yang lalu
    • Blog Bukunya Kimi | Banyak-banyaklah Membaca. Biar Pintar.
      #169 – There Are Rivers in the Sky
      4 bulan yang lalu
    • ge[n][d]ud BlogPacker
      Akurasi Pers vs Kecepatan Media Sosial
      4 bulan yang lalu
    • WHEN IT'S ONLY JG & AST
      2025
      4 bulan yang lalu
    • Kimi's Cool Blog
      Kembali Mengkristik
      5 bulan yang lalu
    • Pipit Widya
      Random
      5 bulan yang lalu
    • Lucia Priandarini
      Perihal Jarak yang Memisahkan Diri antara Sebelum dan Sesudah
      5 bulan yang lalu
    • Shintaries
      Welcome 2026!
      5 bulan yang lalu
    • tindak tanduk arsitek
      jejak emas cambodia royal palace
      5 bulan yang lalu
    • The Shymphony Of EKA
      Dubbing Film di Mall, Apa Rasanya?
      5 bulan yang lalu
    • Berbagi Cerita
      Tidur Berkualitas Bersama Sprei dan Bedcover Hawaii By My Love
      7 bulan yang lalu
    • Melfeyadin
      Di ZAP Kamu Bisa Nyobain Infuse Glow Biar Kulit Terlihat Lebih Sehat
      9 bulan yang lalu
    • Herdis Suryatna | Pengalaman adalah guru yang terbaik
      Sewa Hiace Luxury Harga Terjangkau dan Nyaman di Bandung dan Ciamis
      11 bulan yang lalu
    • Rumah Mayaku
      Ada Apa Di Balik Cerita "Lauk Daun"?
      1 tahun yang lalu
    • pemainkata | sekadar bilik kecil pecinta kata
      Humor Konyol Kata Kata Bijak Lucu: Obat Ampuh Untuk Hidup
      1 tahun yang lalu
    • my story
      Saat Mata Kering Mengganggu Aktivitas Kerja, Insto Dry Eyes Solusinya
      1 tahun yang lalu
    • ..:: ntan™ | bunga dengan nama terbuka
      Saat Musik Menyentuh Hati – Sebuah Resonansi Emosi Lewat Solo Project Member BTS 💜
      1 tahun yang lalu
    • Macangadungan
      Microsoft is bringing cloud gaming to Xbox consoles later this year
      1 tahun yang lalu
    • udafanz[dot]com
      Strategi SEO untuk Meningkatkan Prospek Bisnis Anda
      1 tahun yang lalu
    • Linda Leenk - Little Part of My Life
      2024 Fellowship Journey
      1 tahun yang lalu
    • Life begins at 30...
      Liburan di Tokyo
      1 tahun yang lalu
    • Dunia Kecil Indi
      Surat untuk Mika di Surga (Hari AIDS Sedunia)
      1 tahun yang lalu
    • Gembul Kecil Penuh Debu
      Mangut Iwak Wader ❤
      1 tahun yang lalu
    • Wira Nurmansyah
      Discovering Macao: A Unique Fusion of East and West
      1 tahun yang lalu
    • Sisi Hidupku
      Apa Kabar Senin Pagi
      1 tahun yang lalu
    • Lianny Hendrawati
      Resep Mini Banana Choco Cake Tanpa Mixer
      1 tahun yang lalu
    • punyapista
      Perubahan Arti dari Bobot Sebuah Nilai
      1 tahun yang lalu
    • a Dreamer - Travelographer - Food Adventurer - Travel Blogger
      Mau Liburan ke Vietnam? Catat 5 Tips Berikut!
      1 tahun yang lalu
    • Una Vida Escrita de la Una
      Bye Bye My Friend
      1 tahun yang lalu
    • every mom has a story
      Sastra masuk sekolah, mana buku sastra yang layak dibaca pelajar SMA, mana yang tidak?
      2 tahun yang lalu
    • Mira Sahid
      Hati Seperti Kertas
      2 tahun yang lalu
    • Cokelat Gosong
      Jangan Biarkan Usia Membatasimu, Stay #AgelessLimitless with ERHA ULTIMATE
      2 tahun yang lalu
    • DISGiOVERY
      Keindahan Pantai Pasir Kencana Pekalongan yang Memukau
      2 tahun yang lalu
    • Catatan Perjalananku
      Kalender Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024 di Indonesia
      2 tahun yang lalu
    • Redcarra
      PLTS: Membangun Masa Depan Bersih dan Berkelanjutan
      2 tahun yang lalu
    • Ratu de Blog
      Rekomendasi Olahraga Untuk Menurunkan Berat Badan
      3 tahun yang lalu
    • Bisnis, Motivasi, Inspirasi, Opini, Hiburan, Informasi, Sosial Media, Tip & Trik » Bisnis, Motivasi, Inspirasi, Opini, Hiburan, Informasi, Sosial Media, Tip & Trik
      Over 50 Dating – Finding a Good Online Dating Site for You
      3 tahun yang lalu
    • suarane.org
      Kere-Aktif
      3 tahun yang lalu
    • SimBale - Download Software Gratis
      AVG Anti-Virus 22.8.7500
      3 tahun yang lalu
    • backpackstory
      Puncak 29 Rahtawu Gunung Muria: Kisah Pendakian Penuh Petilasan
      3 tahun yang lalu
    • Cinta Teknologi
      Router Static Berbasis CLI di Cisco Packet Tracer - Cinta Teknologi
      4 tahun yang lalu
    • Sometimes you have to go a little crazy to stay a little sane
      Top 10 Satisfactory Depended On Loose Bitcoin Cloud Mining Websites Without Investment Of 2021 – The Bharat Specific News
      4 tahun yang lalu
    • Dunia Senja
      Catatan Hati Penghujung Tahun 2021
      4 tahun yang lalu
    • Blog - Lucedale.
      Dearest: New Post
      4 tahun yang lalu
    • #FDCG
      bye 🌻
      4 tahun yang lalu
    • jinjinger
      Kompleks
      4 tahun yang lalu
    • Jefferson's Stage.
      The Diplovemat
      5 tahun yang lalu
    • Ika Koentjoro
      德克萨斯精英赛首轮未完 刘钰T31阎菁T58林希妤T80
      5 tahun yang lalu
    • Nova Wijaya
      Sebelum Mulai Investasi Online, Yuk Pahami 5 Cara Aman Berinvestasi Berikut Ini
      5 tahun yang lalu
    • Resep Kuliner Indonesia dan Dunia
      Karedok Leunca
      5 tahun yang lalu
    • Dian Kelana
      Lindungi Keluarga Kita dengan Antiseptik.
      5 tahun yang lalu
    • SALAMINZAGHI
      Camping di Pantai Ngetun Gunung Kidul Yogyakarta
      6 tahun yang lalu
    • Garis Horizon
      Apakah benar semua akan baik-baik saja?
      6 tahun yang lalu
    • .: adie DOES :.
      Sendirian di Uchisar Castle
      6 tahun yang lalu
    • Kehidupan Di Jepang
      Main Snowboard
      6 tahun yang lalu
    • Kaleng Harapan » Kamera Lubang Jarum
      3 Fakta dibalik Promo 12.12
      6 tahun yang lalu
    • Stay Hungry. Stay Foolish
      Rindu Budaya Ilmu
      6 tahun yang lalu
    • Dunia Iwok
      [Family Vacation] Menikmati Petik Apel di Kota Batu Malang - Part 4
      6 tahun yang lalu
    • Pemimpi Hujan
      Nyobain 6 Menu Terbaru Horison Ultima Ratu
      6 tahun yang lalu
    • Dija Princess
      Jelajah Desa Galengdowo
      6 tahun yang lalu
    • Fardelyn Hacky
      Setop Stigma Orang dengan Gangguan Jiwa
      6 tahun yang lalu
    • Taqorrub.com
      new chair
      6 tahun yang lalu
    • Bangsari
      Nahdliyyin Yang Bersujud Di Hadapan Yesus
      6 tahun yang lalu
    • Donna Imelda
      Bebas Komedo dan Bekas Jerawat dengan Sabun Herbal Banana Peel Carbon
      7 tahun yang lalu
    • Keluarga Haripahargio
      REPLACED
      7 tahun yang lalu
    • Blog Adi Nugraha
      Wisata Alam yang Menakjubkan di Sulawesi Utara
      7 tahun yang lalu
    • All of Putri (¬.¬)ƪ_(˘⌣˘'!)
      I wanna asking...
      7 tahun yang lalu
    • A HOUSEWIFE'S DAY OUT
      Vincent van Gogh, just my simple thought.
      7 tahun yang lalu
    • Natureve Shop
      Istri Marah Karena Terlalu Cepat Ejakulasi? Pake Ini Biar Gagah
      7 tahun yang lalu
    • BETOIJO
      GOD'S MIRACLE: I GOT A NEW JOB!
      7 tahun yang lalu
    • Ninik Setyarini
      [Bukan Sinopsis] Bohemian Rhapsody
      7 tahun yang lalu
    • TGIF! Magazine
      Kereta Hantu Pagi Hari
      7 tahun yang lalu
    • fanabis
      Craftsman Style Kitchen Faucet
      7 tahun yang lalu
    • lalank pattrya dan hal random lainnya.
      Ngatain Mereka Disini
      7 tahun yang lalu
    • Galaksi Pungky
      Review: Sakura Collagen Cream Anti Age's, Siap Menua dengan Kulit Bahagia!
      7 tahun yang lalu
    • Aksaraku
      Rasakan Indahnya Malam Pertama di Bali Itu Mudah dan Murah, Begini Caranya
      7 tahun yang lalu
    • Aulia Fasya
      Masa Lalu dan Jejak Digital
      7 tahun yang lalu
    • Anisa AE
      Penyebab Ibu Kandung Aniaya Bayi Calista
      8 tahun yang lalu
    • Narzis Blog
      Ayo Move On!
      8 tahun yang lalu
    • Beby's Diary
      Ayang-Ayangan di Depan Umum
      8 tahun yang lalu
    • sketsa hati
      Visit Zugspitze from Munich by Train
      8 tahun yang lalu
    • Ca Ya
      Yang Tidak Biasa dari Nikahan Incess Ca Ya
      8 tahun yang lalu
    • A Border that Breaks
      Janus dalam Mozaik-Mozaik Kecil
      8 tahun yang lalu
    • irhapunya
      #PontianakTrip : Menjelajah Rasa dengan Kuliner Pontianak
      8 tahun yang lalu
    • Tulisanku
      Begini Cara Memindahkan Data dari Blogdetik ke WordPress
      8 tahun yang lalu
    • Bibi Titi Teliti
      Menyongsong Masa Depan Digital bersama CBN
      8 tahun yang lalu
    • HELLO!
      9 Teknik Dasar Yang Harus di Kuasai Dalam Permainan Tenis Meja
      8 tahun yang lalu
    • Catatan Anazkia
      Gerbong Wanita, Tak Semenyeramkan yang Dikira
      8 tahun yang lalu
    • My Daily Notes
      Berbagi Inspirasi
      8 tahun yang lalu
    • Ruang Emak
      SO GOOD Ayam Potong Kuah Cabe Hijau, Sajian Spesial Di Hari Lebaran
      8 tahun yang lalu
    • eithea
      My Favorite Time of in day
      8 tahun yang lalu
    • Rianda Prayoga Blog
      Ngabisin Uang THR, Kenapa Gak?
      8 tahun yang lalu
    • Blog Anak Nelayan
      Blog Gak Pernah Update
      9 tahun yang lalu
    • Jalan Pendaki
      Annapurna Basecamp Series: Drama Pertama Menuju Tanah Dewa-Dewa Himalaya
      9 tahun yang lalu
    • Netnesia
      Telkom Buka Pemblokiran Netflix
      9 tahun yang lalu
    • Widaku.com
      Temukan Sunscreen Yang Baik Untuk Wajah Disini
      9 tahun yang lalu
    • Perjalanan Tak Berujung
      Lidah di GOYANG pak Asep Stroberi
      9 tahun yang lalu
    • Gulanya Gulali
      Ingin Menghemat Pengeluaran? Gunakan Jasa Catering Aja!
      9 tahun yang lalu
    • Travel Diary
      Si Yaki dan Tarsius Bitung yang menggemaskan
      9 tahun yang lalu
    • Jendela Keluarga
      Pentingnya Mengembangkan Kecerdasan Sosial
      9 tahun yang lalu
    • Ayu Saritem Blog
      Cara Membuka Aura Kecantikan Bagi Wanita Hamil
      9 tahun yang lalu
    • mata buku indri
      Review: Trilogi Insiden
      9 tahun yang lalu
    • Arsitektur Dunia | Gallery Arsitektur Dunia
      Lorem ipsum dolor sit amet
      10 tahun yang lalu
    • when journalist becomes backpacker
      THE FACE OF TERRACOTTA, CHINA
      10 tahun yang lalu
    • Jurnal Mira Sahid | Emak Blogger
      That Moment!
      10 tahun yang lalu
    • Jejak BOcahiLANG
      Candi-Candi Majapahit di Situs Trowulan
      10 tahun yang lalu
    • aksara senandika | Sedikit noktah kehidupan
      Aku Sedang Malas
      10 tahun yang lalu
    • Petrus Andre Blog
      10 Hal yang Harus Dilakukan agar Blog Kamu Lebih Menghasilkan
      10 tahun yang lalu
    • Nicegreen
      Allah Menegurku Dengan Syaraf Kejepit
      10 tahun yang lalu
    • Wuri Nugraeni | Reporter, Menulis, dan Wisata
      Pindah Rumah ke wurinugraeni.com
      10 tahun yang lalu
    • AGIASAZIYA
      PAKSAISME
      10 tahun yang lalu
    • Controversy
      Less is More dalam Kumpulan Cerita
      10 tahun yang lalu
    • SECAWANKOPISENJA
      [Flash Fiction] PURA-PURA PULANG
      10 tahun yang lalu
    • Febry Hadinata WordPress
      Jogja x Dieng x Solo Part 1
      10 tahun yang lalu
    • Saoscabe.com | Website Humor Indonesia
      Fakta Kota Tembung
      10 tahun yang lalu
    • Albarnation
      Mau Kredit Motor ? Di Cermati.com Aja
      10 tahun yang lalu
    • Makhluk Kecil
      Pindah
      11 tahun yang lalu
    • Ahmad Rafiq Chaniago
      Pameran Seni Rupa Lima Jari
      11 tahun yang lalu
    • Melihat Dunia
      Before I Die I Want...
      11 tahun yang lalu
    • Catatan Ruslan
      Satu Jam Menyusuri Sungai Kahayan
      11 tahun yang lalu
    • .:: Nhie ::. | Just another WordPress.com weblog
      Noda Makanan di Pakaian
      11 tahun yang lalu
    • The Dusty Sneakers
      Memori
      11 tahun yang lalu
    • Beautify Me
      Etude House Etoinette Princess Pouch
      13 tahun yang lalu
    • yosbeda
    • Chronosphere
    • hidayah-art.blogspot.co
    • zubaid.ID
    • Tukangecuprus
    • Arian's Blog
    • Benablog - Cerita Si Benakribo
    • Jogja Ready
    • Angga Ong
    • Putrinyanormal
    • yandi punya cerita
    • Jejaring Miss Fenny
    • pegipegi.com: Pesan Hotel & Tiket Pesawat Termurah Online
    • BlogS of Hariyanto
    • Catatan Kartina
    Perlihatkan 5 Perlihatkan Semua

    Labels

    Asuransi Backpacker Bank Budaya Fashion Film Movie Review Wisata otomotif
    facebook Twitter instagram

    Created with by BeautyTemplates

    Back to top