Ngga Mau lagi Kena Tipu Saat Belanja Online, Yuk jadi Konsumen Yang Cerdas

  • 4/15/2018 12:11:00 AM
  • By Salman Faris
  • 2 Comments


Belakangan banyak sekali berita-berita penipuan tentang belanja online, pemalsuan barang, makanan tidak layak konsumsi dan lainnya. Sebagai konsumen, tentunya saya agak cemas dengan munculnya pemberitaan seperti ini. Apalagi pada saat belanja online, pasti sangat banyak sekali resikonya karena barang yang dipesan hanya didisplay melalui gambar, belum lagi harus berhubungan dengan orang asing yang tidak kenal sama sekali. Sepertinya kita membutuhkan kenyamanan dan keamanan sehingga tidak aka terkena tipu. 

"Man, kamu pernah ngga ditipu oleh penjual online."

"Pernah."

"Terus gimana ya solusinya biar ngga ditipu terus-terusan."

Percakapan ini memang sangat wajar karena era digital dan online memang sangat digandrungi karena sangat praktis bahkan sekarang sudah bekerja sama dengan ojek online sehingga pengiriman akan menjadi sangat cepat. Selain itu transaksi [un dilakukan dengan sangat cepat karena metode pembayarannya sangat beragam. So, kita harus akui kalau belanja online itu memang sangat cepat dan praktis sehingga membuat ketagihan. Eits, jangan sampe ketagihan belanja yang tidak perlu ya, kita harus lebih hemat dan lebih cerdas lagi.


Sebetulnya selama ini kita tahu ngga hak dan kewajiban konsumen yang harus dipenuhi? Pasti banyak dari kita yang tidak tahu sedikitpun tentang hal tersebut. Terlebih lagi kita biasanya sangat digiurkan oleh diskon dan promo-promo yang membuat kita terbuai sehingga terhipnotis tanpa memperhatikannya. Lalu apa sih sebetulnya hak dan kewajiban yang harus dipenuhi. Menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (dikutip dari https://ylki.or.id), hak konsumen adalah:

  • hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa;
  • hak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan;
  • hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa;
  • hak untuk di/dengan pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan;
  • hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut;
  • hak untuk mendapat pembinaan dan pendidikan konsumen;
  • hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif;
  • hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian, apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya;
  • hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya.

Selain itu konsumen perlu mengetahui kewajibannya terlebih dahulu. Kewajiban/tanggungjawab konsumen adalah :
  • membaca atau mengikuti petunjuk informasi dan prosedur pemakaian atau pemanfaatan barang dan/atau jasa, demi keamanan dan keselamatan;
  • beritikad baik dalam melakukan transaksi pembelian barang dan/atau jasa;
  • membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati;
  • mengikuti upaya penyelesaian hukum sengketa perlindungan konsumen secara patut.

Lalu apa yang harus dilakukan agar tidak kena tipu lagi? Ada ngga hal yang harus dilakukan sehingga tidak akan terulangi lagi? Oke ini dia tips belanja online agar aman dan nyaman serta tidak kena tipu.

Pilih Toko Online Terpercaya

Kelihatan sangat sederhana, namun memilih toko online terpercaya adalah langkah awal untuk berbelanja online lebih aman. Karena toko tersebut telah dipercaya oleh masyarakat dan telah terjadi banyak transaksi sehingga resiko untuk terjadi penipuan sangatlah minim. 

Cek dan Ricek Rating Merchant

Setelah memilih toko online yang terpercaya, maka saatnya mericek kembali bagaimana rating toko online tersebut. Biasanya pada saat masuk sebuah Toko Online maka akan memilih salah satu merchant. Pilihlah toko yang memiliki rating baik atau gold merchant, sehingga akan lebih aman lagi. 


Sesuaikan Dengan Harga

Di Toko Online terdapat banyak harga, bahkan antara satu dengan yang lain terdapat perbedaan harga yang sangat mencolok untuk barang yang sama. So, atur harga dan pilihlah barang dengan harga terendah sehingga tidak kena penipuan.

Cek Foto Barang 

Pastikan memeriksa kembali foto yang ada di merchant. Biasanya foto yang bagus adalah foto dari stok yang ada bukan diambil dari foto produk produsennya. So, pastikan kembali foto barang tersebut.

Filter Lokasi dan Jasa Pengiriman Yang Diinginkan

Kadang kala kita terkendala dengan pengiriman yang sangat jauh dan memakan waktu sedangkan kita membutuhkan barang tersebut dengan segera. Kita harus memfilter sesuai lokasi terdekat dan juga jasa pengiriman yang diinginkan. Kalau saya biasanya akan menggunakan jasa ojek online karena akan dikirim keesokan harinya sehingga tidak perlu menunggu sampai beberapa hari kemudian.


Pilih Sistem Pembayaran 

Biasanya toko online yang bagus akan memiliki semua channel pembayaran mulai dari transfer, online banking, sms banking, paypal, melalui minimarket, jasa pelayanan kredit, kartu kredit dan masih banyak lainnya. Pilihlah metode pembayaran yang sesuai dan praktis sehingga tidak memerlukan banyak waktu jika kamu lagi sedang sibuk.

Cek Pengiriman Barang

Pada saat transaksi telah dilakukan, maka merchant akan mengirimkan. Nah, kamu bisa mengecek bagaimana posisi terakhir barang tersebut melalui web atau aplikasi. Barang yang telah sampai akan diberitahu melalui web atau aplikasi sehingga bisa dicek kembali.

Periksa Barang

Jangan lupa untuk mengecek barang antara deskripsi atau pemesanan dengan barang yang telah sampai. Periksa dengan teliti sehingga tidak terjadi kekeliruan. Kadang kala kita akan menyesal karena tidak memperhatikan detail seperti warna atau ukuran yang dikirim dengan yang diterima. Baca kembali deskripsi di merchant apakah tersedia warna dan ukurannya, sehingga tidak menyesal pada saat menerima barangnya.

Jika Barang Rusak, Minta Yang Baru

Jika barang diterima dengan rusak dan tidak sesuai dengan deskripsi. Foto atau Videokan sehingga terdapat bukti bahwa barang tersebut memang rusak. Unboxing itu memang perlu didokumentasikan sehingga bisa dijadikan bukti. Selamat unboxing barang belanjaanmu.

Semoga tips ini membantu mengatasi penipuan yang sering dilakukan apalagi lagi melalui belanja online. Selamat berbelanja dengan cerdas ya, kita harus jadi konsumen yang cerdas. Selamat Hakornas 2018.


You Might Also Like

2 komentar

  1. Biasanya saya lihat review dari pembeli untuk si penjual. Klaau bagus berarti ya terpercaya :D.

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah sejauh ini gapernah ditipu saat belanja online. Tapi emang kudu hati2 karena banyak juga tmn yang kena.

    BalasHapus