7 Tips Liburan Murah, Menyenangkan dan Anti Galau


Mau liburan tapi ngga punya banyak uang atau tabungan makin lama makin menipis? Eits, jangan sedi, berkecil hati atau galau kemudian stress dan akhirnya bunuh diri, uhhh ngga jaman deh sekarang kayak gitu. Saya punya 7 tips liburan murah tapi menyenangkan dan pastinya anti galau. Untuk menikmati liburan dengan budget yang minimalis, tentunya ada beberapa strategi yang harus direncanakan dan dimusyawarahkan apabila ingin liburan dengan mengajak anggota keluarga.

Destinasi Wisata Murah  

Sebelum mendalami apa tipsnya, saya akan membahas terlebih dahulu destinasi yang sangat terjangkau sehingga bisa menghemat dari segi destinasi atau tempat wisata yang akan dikunjungi. Indonesia memliki banyak sekali wisata dan inilah beberapa kota atau destinasi wisata yang sangat terjangkau :

Kepulauan Seribu


Gugusan kepulauan di utara Provinsi DKI Jakarta ini merupakan 10 Bali Baru, destinasi yang diharapkan akan menjadi seperti pulau Dewata, Bali. Keistimewaan dari kepulauan seribu adalah pulau-pulau wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan lokal. Wisatawan dalam negeri menyebut kepulau seribu sebagai salah satu tempat yang wajib dikunjungi di Jakarta karena selain murah, fasilitas yang ditawarkan pun cukup hemat dimulai dari paket wisata keliling tiga pulau seperti onrust, cipir dan kelor dengan harga sekitar 100 ribu rupiah kemudian paket-paket lain yang tak lebih dari 500 ribu per orang.

Yogyakarta


Bagaimana tidak jatuh cinta dengan Yogyakarta? Tradisi Jawa yang masih kental, keramahan warga dan kota ini bisa dibilang sebagai salah satu kota favorite wisatawan asing selain Bali. Berbagai destinasi wisata terkenal seperti Candi Prambanan, Candi Ratu Boko, Keraton Yogyakarta, Malioboro dan Goa Pindul semuanya ada di Yogyakarta. Masalah makanan, jangan khawatir  karena saya pernah membeli makanan termurah berkisar antara 5.000 sampai 15.000 satu porsi, sangat murah bukan? 

Cirebon


Berjarak sekitar 3 jam lebih dan ditempuh dengan kereta api, Cirebon menjadi satu magnet baru bagi pelancong untuk sekedar mengunjungi keraton kanoman, keraton kasepuhan, tamansari sunyaragi atau masjid pajunan. Cirebon juga menjadi salah satu utama di jalur pantura, apalagi semenjak tol cipali dibuka, jarak tempuh dari Jakarta menuju ke Cirebon pun sangat cepat. 

kuliner Cirebon juga tidak kalah dengan kuliner daerah lain. Bahkan salah satu kuliner khas Cirebon empal gentong menjadi kesukaan saya. Selain empal gentong, nasi jamblang atau nasi lengko juga bisa menjadi pilihan yang pas setelah berkeliling keraton atau sunyaragi.

Inilah tiga kota atau destinasi yang termasuk dalam kategori murah atau terjangkau. Beberapa kota lain yang termasuk dalam kategori ini adalah Bandung, Surabaya, Malang, Solo dan Semarang.

7 Tips Liburan Murah

Sudah ngga sabar apa saja tipsnya? Ini dia 7 tips liburan murah, menyenangkan dan anti galau.

1. Booking / Pesan Tiket Transportasi (Pesawat, Kereta Api, Bus) Jauh-Jauh Hari



Tips pertama ini sangatlah mujarab apabila dipraktekan. Saya sudah membuktikannya sendiri manfaat booking tiket pesawat atau kereta api dari jauh-jauh hari. Saya pernah terbang ke Jepang hanya dengan 1,9 juta pulang-pergi, kemudian pergi ke korea hanya dengan 2,3 juta dan yang paling terbaru yang saya rasakan adalah pergi ke bali hanya dengan 300 ribu pulang pergi.

Usahakan untuk membeli tiket paling maksimal 6 bulan sebelum keberangkat karena banyak sekali maskapai penerbangan mempunyai program promo yang sangat mengiurkan pada 6 bulan sebelum keberangkatan.

Oh iya, jangan lupa untuk menjadi anggota/member dari maskapai-maskapai karena biasanya pada email newsletter inilah promo-promo ini disebarluaskan. Dan saat yang sangat tepat untuk berburu tiket adalah pada minggu malam atau senin dini hari karena beberapa maskapai melakukan promo saat awal minggu.

2. Buatlah Itenerary 

Walau kelihatannya sepele, namun membuat itenerary atau rencanan perjalanan saat liburan bisa menghemat budget kamu sampai beberapa ratus ribu atau bahkan jutaan rupiah. Rencanakan perjalanan kamu dengan memuat semua destinasi atau tempat wisata, harga tiket masuk, biaya makan dan biaya hotel setiap harinya.

Untuk solo traveler tentunya sangat berguna apabila bepergian ke berbagai negara dalam waktu yang sangat lama. Bagi traveler yang berpergian bersama keluarga mencatat semua rincian dalam sebuah itenerary sangatlah membantu pada waktu hari H liburan.

3. Survey Online dan Bantuan Teman 

Ada baiknya sebelum liburan dimulai, lakukan survey kecil-kecilan dengan bantuan Mbah Google.Carilah informasi sedetail-detailnya tentang informasi tempat wisata yang dituju mulai dari jam kunjungan, harga tiket masuk, fasilitas dan apa yang unik dari tempat wisata tersebut. Jangan sampai ketika kamu ke tempat wisata sudah tutup atau ternyata tempat tersebut tidak tersedia toilet, hal tersebut bisa di hindari dengan survey online terlebih dahulu.

Punya teman atau saudara di kota yang dituju pada saat liburan? Kamu sangat beruntung. Kamu bisa mendapatkan informasi yang mungkin saja tidak diinformasikan pada website. Bisa saja cerita teman atau saudara kamu justru memperkaya wawasan kamu mengenaik obyek wisata.

4. Tempat Wisata Murah atau Gratis


Mengunjungi tempat wisata yang murah atau gratis? Eh, why not. Tempat wisata yang murah atau bahkan gratis bukan berarti tidak menarik atau kurang gengsinya. Bahkan tempat wisata murah atau gratis justru memberikan sensasi yang berbeda seperti museum, candi atau pantai

Saya suka pantai bukan karena murah atau gratis tapi karena berada di pantai dan memandangi pasir putih serta ombak membuat saya rileks. Apalagi ditemani dengan sepoi-sepoi angin dan bermain-main dengan kerang yang secara bebas bisa diambil dari laut sana.

5. Street Food dan Mini Market

Saya suka street food atau jajanan pasar. Alasannya bukan hanya saja murah tapi rasa makanan atau jajanan sangat lezat dan tak kalah dengan makanan di restoran berbintang. Bahkan ada salah satu street food yang rasanya mengalahkan rasa restoran ternama. Asalkan street foodnya bersih dan halal, makanlah sepuasnya karena haranya yang terjangkau.

Pada saat berliburan ke negara lain, saya sering sekali membeli air minum, makanan dan jajanan di mini market. Selain variasi produk yang sangat banyak, harganya pun sangat rasional bila dibandingkan dengan makan di restoran kelas atas.

6. Menginap di Hotel atau Penginapan Murah 



Salah satu biaya terbesar selain transportasi adalah akomodasi. Salah satu cara memangkasnya adalah dengan menginap dihotel yang terbatas fasilitasnya dan hanya memiliki kasur serta kipas angin saja. Upss, jangan segitu ngirit juga karena bisa juga kok booking hotel murah dengan fasilitas yang oke. Ngga percaya? Hotelnya ini bisa dikategorikan murah tapi ada WIFI gratis, AC, TV Layar Datar, Shower air panas dan air minum gratis. Iya ini dia Airy Rooms.

Airy Rooms kini hadir dengan lebih dari 1.000 kamar siap huni dan sudah ada di 13 kota besar di Indonesia. Airy Rooms menjamin kenyamanan setiap kamar dan fasilitasnya juga dijamin. Cara pemesanannya juga mudah hanya tinggal whatsapp dan telpon langsung. Untuk metode pembayarannya bisa dilakukan dengan mentransfer sesuai dengan harga yang tertera di webiste Airy Rooms dan tidak perlu kartu kredit.

AiryRooms Syariah Bandara Juanda ( www.airyrooms.com) 
Sebagai gambaran saya pilihkan Airyrooms Syariah Bandara Junada Sidoarjo dengan harga per malam sekitar 200 ribu. Fasilitas hotel yang nyaman dan lengka ini seperti hotel bintang 5 bukan? hehehe.

7. Local Transport

Dalam setiap liburan, usahakan selalu mengunakan transportasi lokal untuk menjangkau setiap tujuan wisata. Selain bisa menghemat, juga bisa sensasi merasakan obrolan warga lokal dan mengenal setiap transportasi lokal tersebut. Sebelum ke tempat wisata tanyakan setiap rute bus atau transport lainnya yang ada di sekitar hotek tempat menginap.

Semikian tips singkat dari saya. semoga bisa membantu liburan sehingga bisa murah, menyenangkan dan anti galau.

  • Share

Yogyakarta (II) : Goa Pindul


Rasa Goa Pindul ini sangat familiar ditelinga saya. Saya mencoba mengingat-ingat lagi. Dan, ternyata setelah saya ingat-ingat, saya pernah melihat sebuah tayangan di youtube mengenai Goa Pindul ini. Jalan-jalan Men, yang telah mengantarkan saya ke Goa Pindul ini.

Goa Pindul ini terletak di Gunung Kidul, sebuah daerah yang terletak di sebelah selatan Yogyakarta. Jarak tempuh sekitar satu  sampai satu setengah jam ini memang membutuhkan sebuah transportasi yang 'safety'. Sekedar informasi, waktu tempuh dan jarak yang lumayan jauh patut disiasati dengan mengunakan kendaraan pribadi atau kendaraan sewa. Untuk transportasi umum, sangat jarang yang langsung sampai ke lokasi.

Tips Sewa Kendaraan

Di Yogyakarta, banyak pilihan untuk menyewa kendaraan sebagai pilihan menuju goa pindul. Berikut beberapa tips memilih sewa kendaraan di Yogyakarta :

Informasi Hotel
Biasanya jika kita menginap di salah satu hotel, di resepsionis biasanya terdapaat beberapa brosur mengenai informasi travel atau sewa kendaraan. Apabila belum cukup informasi pada brosur, coba tanyakan kepada resepsionis mengenai travel atau sewa kendaraan tersebut. Jangan lupa tanyakan apakah ada harga khusus atau diskon.

Tanya ke Teman
Teman yang berada di Yogyakarta juga sangat berperan penting. Yup, selain bisa dijadikan sebagai guide, anda bisa manfaatkan untuk bertanya sewa kendaraan yang memiliki rate bagus dengan kualitas bagus juga.

Bandingkan Harga
Apabila anda telah cukup memiliki informasi mengenai beberapa penyewaan kendaraan, maka anda bisa membandingkan rate harga per masing-masing penyewaan kendaraan. Jangan lupa perhatikan berapa jam sewa, harga sewa sudah termasuk dengan bahan bakar dan supir atau tidak, dan kapasitas kendaraan tersebut.

Kredibilitas Rental
Selain harga yang bersaing, jangan lupa untuk memperhatikan kredibilitas penyewaan kendaraan tersebut. Apabila memiliki nama baik, anda bisa memesan dengan tenang dan aman.

Tetapkan harga deal dan minta Kontak Driver
Setelah deal dan melakukan pemesanan dengan harga yang telah disepakati, jangan lupa untuk mencatat baik-baik nomor kontak driver yang bertugas.

Nah, itu dia beberapa tips apabila anda memilih untuk menyewa sebuah kendaraan.


Perjalanan Menuju Goa Pindul

Sumber : http://goapindul.com/lokasi-dan-peta-cave-tubing-goa-pindul/
Waktu tempuh yang lumayan jauh yaitu sekitar  satu sampai satu setengah jam. Goa pindul sendiri terletak di Desa Bejiharjo, Gunung kidul. Apabila anda menyewa kendaraan, maka perlu dipersiapkan seperti cemilan, dan minuman ringan sebagai teman selama perjalanan.

Ada beberapa hal yang patut anda coba sehingga perjalanan ke Goa Pindul pun menjadi menyenangkan :

Play Music and Sing Together
Nah, ini jurus jitu banget untuk mengusir jenuh selama perjalanan. Seperti Video berikut ini :


Selfie dengan Teman
Jelas sekali selfie merupakan sesuatu yang wajib selama perjalanan sehingga suasana yang jenuh berubah menjadi menyenangkan.

Tidur
Apabila kondisi anda kurang begitu fit, maka disarankan untuk tidur dan menikmati perjalanan dengan mimpi yang indah, siapa tahu di mimpi kita bisa ketemu bidadari yang mirip cinderella hahaha.

Makan dan Minum
Uhuuy, ini malah akan membuat lemak-lemak yang ada bertambah banyak, tapi kalau belum makan atau sarapan sebaiknya memang makan dulu, agar tidak mabuk selama perjalanan.

Wirawisata Goa Pindul



Goa Pindul termasuk wisata yang dikelola oleh karang taruna atau penduduk sekitar dengan membentuk beberapa agen wisata (tempat outbound). Menurut Mas “X”, mungkin ada lebih dari 10 tempat “outbound” yang dikelola. Meskipun telah memiliki lebih dari 10 tempat outboud, mereka sering kewalahan menampung wisatawan lokal maupun asing yang datang setiap harinya. Apabila musim ramai, tempat-tempat outbound tersebut sempat menyatakan ada pembatasan setiap harinya, karena memang kapasitas goa pindul sendiri yang memiliki kapasitas yang tidak terlalu banyak dan tergantung dari aliran sungai yang fluktuatif apalagi kalau saat musim kering.



Wisata Goa pindul terdapat tiga jenis wahana , yaitu Goa Pindul, Sungai Oya, dan Goa Sioyot. Anda akan disajikan dengan Goa aktif yang dialiri oleh sungai, dan satu-satunya di  ASEAN. Kemudian, anda bisa menyusuri sungai Oya dan bisa merasakan terjun bebas ke sungai dari tebing dengan ketinggian sekitar 5-10 Meter. Dan terakhir, Goa Sioyot merupakan goa yang dipenuhi stalagtit dan stalagmid dan hanya bisa dilalui dengan merunduk karena ketinggian goa hanya setinggi dada orang dewasa. Selain stalagtit dan stalagmid, pada beberapa bagian Sioyot ini dialiri oleh air yang mengalir seperti Goa pindul, namun hanya air yang tak terlalu deras. Selain itu, yang menjadikan Sioyot istimewa adalah anda dapat melihat batu-batuan dalam bumi yang menarik dan masih alami.

Tiket Masuk Wisata

Goa Pindul
Domestik : Rp 40.000
Non Domestik : Rp 60.000

Sungai Oya
Domestik : Rp 50.000
Non Domestik : Rp 70.0000

Goa Sioyot
Domestik : Rp 50.000
Non Domestik : Rp 70.0000













Keajaiban Goa Pindul

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Pindul_Cave,_Indonesia.JPG

Salah satu keajaiban yang patut kita nikmati adalah Goa aktif yang dialiri oleh sungai. Dan, merupakan satu-satunya di ASEAN. Jadi, kita harus bangga dengan keajaiban yang dimiliki oleh  Indonesia ini. Kita harus bangga dengan obyek wisata yang satu ini. Anda bangga kan? Iyaaaaaaa.

Sebelum “nyemplung” ke sungai, anda diwajibkan untuk memakai pelampung untuk keselamatan, serta memilih Ban besar yang digunakan untuk menyusuri Goa Pindul.

Goa Pindul berisikan tiga zona, zona terang, zona remang dan  zona gelap. Namun, menurut cerita legenda yang ada, dahulu kala Joko Singlulung mencari Ayahnya hingga ke sebuah Goa. Sehingga pada saat menyusuri Goa-goa yang ada, Joko ini menabrak sebuah bebatuan besar di bagian pipi, sehingga Goa ini dinamakan Goa Pindul yang berasal dari kata Pipi Gebendul "Pindul" atau dalam Bahasa Indonesia berarti pipi yang terbentur.

Seperti layaknya nyemplung di air, menyusuri Goa Pindul dengan sebuah ban besar dan pelampung itu memiliki sensasi tersendiri. Waktu pertama kali rafting pada tahun 2013, saat outing kantor, saya menikmati sekali, karena kesan pertama kali itulah, saya menikmati setiap momen saat berada di Goa Pindul. Ya basah-basahan nya, ya nuansanya yang mistis, ya keramaian orang-orangnya, dan yang paling penting adalah kita saling gandengan, eh, hahaha.

Susuri Sungai Oya



Beda saat rafting dengan permainan di Sungai Oya ini adalah, saya menaiki sebuah Ban, dan melawan arus sungai yang lumayan deras. Saya bersama beberapa teman berpegangan erat sekali, takut terbawa arus, apalagi kalau ada arus yang lain, kasih tahu ngga ya. Hehehe.

Setelah menyusuri sungai, di pertengahan Sungai Oya, terdapat wahana untuk menguji nyali, yaitu lompat dari tebing sungai yang tingginya sekitar 5-10 meter. Saya menyatakan berani. Awalnya sih ragu-ragu, tapi saat meloncat dan kemudian mendarat diair, perasaan takut pun berubah menjadi perasaan lega.

Setela berhasil lompat, saya pun berenang ketepian, setelah menepi, dan pada saat menuju ke arah teman-teman saya disisi yang bersebelahan, saya merasakan sesuatu yang berat menahan badan saya. Ternyata saya berenang melawan arus. Saya mencoba sekuat tenaga untuk melawan arus tersebut. Akhirnya dengan keadaan yang lemah, saya berhasil menepi disisi yang berbeda. Sungguh perjuangan yang sangat berat, seberat badanku, eh.

Setelah basah-basahan, saya pun menghangatkan badan dengan menyantap mie ayam kuah yang panas. Semoga kuah mie ayam ini dapat mengusir masuk angin yang hinggapi badan ku yang telah terisi oleh lemak-lemak.

Referensi : http://id.wikipedia.org/wiki/Gua_Pindul

Baca Juga 
Edisi Yogyakarta
Berburu Senja Ratu Boko Berburu Senja Ratu Boko
Raminten, Prambanan & Ratu Boko Raminten, Prambanan & Ratu Boko

Edisi Korea Selatan 
7 Tempat Wisata Menarik di Seoul 7 Tempat Wisata Menarik di Seoul

  • Share

[Lomba Blog Pegi Pegi] Nias : Antara Lompat Batu, Surfing dan Tsunami


sumber video : https://www.youtube.com/user/theindonesiatravel

Video pembuka dari Wonderfull Indonesia ini mengantarkan saya untuk menceritakan sebuah perjalanan yang ingin saya laksanakan dalam waktu yang tak berapa lama, namun entah kapan kesempatan ini dapat terlaksana, semoga keajaiban dapat terjadi. Video tersebut mengisahkan sebuah tempat "surga" yang menarik untuk dikunjungi oleh para "surfer" dari berbagai macam negara di belahan Bumi ini.

Salah satu dari tiga tempat tersebut cukup menarik untuk saya ceritakan dan paparkan segala yang berhubungan dengan daerah tersebut. Tempat itu bernama "Nias". Sebuah pulau yang indah, dan termasuk dalam provinsi Sumatera Utara.

Untuk menjangkau Nias, perjalanan yang harus ditempuh cukup lumayan, namun semejak ada pesawat dengan rute penerbangan langsung ke Pinangsori, kemudian dari Pinangsori terdapat rute langsung ke Pulau Nias. Untuk memesan tiket pesawat tersebut, dibutuhkan sebuah kejelian, karena harus memperhatikan rute yang ada, dan jadwal penerbangan.

Selain masalah transportasi, jangan khawatir dengan masalah penginapan. Hotel di pulau Nias sangat variatif, sehingga wisatawan lokal maupun mancanegara dapat memilih variasi harga Hotel dari kelas bawah sampai kelas atas.

Surfing
Surga Peselancar , sumber gambar : http://www.menshealth.co.id/kesehatan/antar.kita/indonesia.surga.surfing/004/004/107

Mampirlah ke Pulau Nias untuk sekedar menghirup uadara kebebasan. Mampirlah ke Pulau Nias untuk lepas dari rutinitas yang ada. Dan mampirlah ke Pulau Nias untuk berselancar atau surfing.

Luas wilayah Nias sendiri hampir serupa dengan Pulau Dewata atau Bali. Sama dengan Bali yang memiliki spot bagus untuk berselancar, Pulau Nias juga memiliki banyak spot untuk berselancar. Pulau Nias merupakan titik persinggahan menuju beberapa pulau di dekatnya seperti Mentawai dan lainnya.

Keunikan yang dimiliki Nias adalah struktur kawasan yang kasar sehingga banyak wisatawan asing jauh-jauh datang kemari untuk sekedar berselancar. Selain itu, tempat yang terisolasi juga menambah sebuah keunikan yang tak dimiliki oleh daerah lain seperti Bali, karena di Nias kita akan mendapatkan alam yang masih bersih dan terawat serta belum terlalu banyak terjamah tangan-tangan manusia.


Lompat Batu

Sumber gambar  : http://indonesia.travel/id/destination/730/pulau-nias/article/137/tradisi-lompat-batu-di-pulau-nias
Seorang laki-laki itu menatap batu setinggi kurang lebih 2 meter. Ditatapnya lekat. Debar jantung yang tadinya berirama mengikuti ritme kehidupan, dalam beberapa menit berubah tak beraturan. Raut wajahnya nampak mencuatkan ketegangan yang mulai membesar. 

Diayuhkan langkah kakinya mengikuti kayuhan dan detak jantung yang terpacu. Matanya menatap lekat batu itu. Ia menambah kecepatan larinya, dan kemudian ia meloncat. Kemudian tanganya yang kuat menopang badannya yang kokok. Dalam beberapa detik, laki-laki itu mendapat tepukan dari penonton yang menyaksikan aksinya dalam melompati batu.

Tradisi lompat batu sepertinya sudah mendarah daging dibenak pemuda Pulau Nias. Dahulu, tradisi ini bermula dari peperangan antar suku-suku di Pulau Nias. Kemudian, dibangunlah beberapa benteng diantara desa untuk menahan lajunya pasukan dari suku-suku tersebut. Untuk meyeleksi pasukan sebelum berperang, pasukan wajib mengikuti lompat batu tersebut sebagai persayaratan sebagai pasukan. Setelah peperangan usai, tradisi unik tersebut masih dipertahankan sampai sekarang.

Tsunami

Saya teringat bencana Tsunami yang melanda Aceh dan sebagian besar wilayah Sumatera termasuk Pulau Nias beberapa tahun silam. Berita gempa dan resiko Tsunami kerap kali melanda Pulau Nias. Entah apa yang menyebabkan saya membahas topik Tsunami dan Wisata, namun saya berpikiran bahwa Wisatawan manapun akan memperhitungkan keselamatan atau resiko bencana alam jika hendak berwisata sekali pun.

Jadi 10 tahun lalu bencana Tsunami menerjang Pulau ini? Saya masih penasaran. Masih ada bekas atau wilayah yang masih belum pulih? Lagi-lagi saya bertanya. Lalu apa tindakan untuk mengurangi dampak bencana misalnya? 

Berwisata dengan aman akan nyaman. Setidaknya demikian yang saya inginkan. Kemudian ada rasa tangung jawab penuh pada wilayah yang saya kunjungi, sehingga apabila ada obyek wisata yang bagus, misalnya yang ada di pulau Nias yaitu pedesaan dengan peninggalan artefak kuno yang bagus, saya harus ikut memilikinya, sehingga peninggalan kuno tersebut dapat dinikmati anak cucu kita nantinya. 

Dan, untuk Pulau Nias sendiri, selain tangung jawab moral mengenai tempat wisata, maka terpikir oleh saya apabila kita juga harus mengupayakan keamanan dengan mengetahui kondisi alam yang rawan bencana, sehingga selain diri kita selamat, kita juga harus ikut mensosialiasi terhadap masyarakat yang belum mengetahui rawan bencana tersebut.

Tanggung jawab kita tidak hanya berwisata, dan kemudian pulang kembali ketempat asal. Namun, banyak tanggung jawab moral seperti mensosialisasiakan tanggap bencana alam, melestarikan alam, dan ikut menambah value added dari masyarakat lokal mengenai skill komunikasi dan manajemen yang kerap kali menjadi masalah di daerah wisata di Indonesia.

Referensi :
http://medanbisnisdaily.com/news/read/2014/04/04/88261/28_april_garuda_terbangi_pinangsori_jakarta/#.VN-fZSyK7Dc
http://analisadaily.com/kota/news/2015-sriwijaya-air-tambah-11-pesawat-boeing-737-800/89555/2014/12/12
http://johanifauzi.info/kepulauan-nias-sumatera-utara/
http://indonesia.travel/id/destination/730/pulau-nias/article/137/tradisi-lompat-batu-di-pulau-nias
http://niasonline.net/2014/04/20/gempa-55-sr-guncang-nias-selatan/
http://www.menshealth.co.id/kesehatan/antar.kita/indonesia.surga.surfing/004/004/107

Tulisan dalam blog ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Pegi Pegi

Lomba BLOG-2


Bukti Share di Social Media :





  • Share

7 Tempat Wisata Menarik di Seoul


Love Lock - Namsan Tower


Berwisata ke Negeri Ginseng merupakan impian semua orang. Selain negeri dengan musim yang brganti-ganti sebanyak 4 kali dalam setahun ini, Korea Selatan juga memiliki peninggalan sejarah pada masa lalunya, seperti Istana Gyeongbokgung, dan beberapa tempat lain yang sayang anda lewatkan. Seoul merupakan kota terbesar di Korea Selatan. Berbagai macam tempat wisata menarik semuanya ada disini. Kita simak beberapa tempat wisata menarik yang sayang anda lewatkan jika anda berkunjung ke Seoul.

Istana Gyeonbokgung




Istana Gyeongbokung merupakan istana yang dibangun pada 1395 oleh Raja Lee Seong Gye. Istana tersebut merupakan Istana terbesar Dinasti Joseon. Dari gerbang utama, hamparan batu-batuan menghiasi halaman Istana yang luas dan memiliki keunikan disetiap bangunan yang terdiri dari beberapa bagian pada Istana.

Didalam Istana ini terdapat National Folk Museum of Korea. Museum ini disimpan berbagai macam peninggalan sejarah Korea. Hal-hal unik yang dapat anda nikmati di Istana ini adalah foto dengan mengunakan busana khas Korea, tour dengan bahasa pengantar Inggris, dan mengunjungi peristirahatan para tamu yang dikelilingi oleh kolam teratai yang bagus.

Statue of Sejong The Great




Patung King Sejong berdiri megah diantara gedung pencakar langit Seoul. Di areal Gwanghawnum Square King Sejong ini terdapat Patung dari penemu huruf "Hangul". Sebelum mengunakan "Hangul", rakyat Korea Selatan mengunakan huruf yang sama seperti China. 


Insadong




Insadong merupakan salah satu distrik di Kota Seoul. Insadong menawarkan berbagai macam barang seni yang sayang anda lewatkan. Mulai dari pernak-pernik unik, keramik tradisional, koleksi buku unik, dan berbagai ragam barang seni dan langka.

Selain menikmati koleski barang seni, anda bisa langsung memesan beberapa karya seni berupa lukisan, gambar aataupun sketsa. Namun, hal yang luar biasa yang sayang anda lewatkan adalah dapat berkomunikasi langsung dengan para seniman.

Bukchon Hanok Village




Untuk sampai di Bukchon Village ini, bisa di akses melalui jalur subway jalur 3 kemudian turun di Anguk Station dan keluar di pintu nomor 2. Biaya tiket masuk tidak dikenakan alias gratis karena memang rumah-rumah warga yang unik.

Menyusuri Hanok Village lebih nikmat dengan berjalan kaki, karena selain sehat, pemandangan yang indah disekeliling kompleks yang dahulunya sering disebut dengan perumahan para bangsawan. Jadi sangat wajar apabila Hanok ini sangat indah oranmen dan bentuk dari rumah-rumah yang berada di daerah ini. Hanok disebut dengan desa tradisonal ditengah-tengah pembangunan kota Seoul yang sangat maju dan canggih. Ciri kuno namun tetao modern sangat terasa, bahkan disetiap rumah hampir pastikan memiliki kendaraan seperti mobil dan motor besar yang terlihat diantara rumah-rumah yang tradisional.

Namsam (Seoul) Tower




Dimanakah letak gembok cinta di Seoul? Pasti saya akan menjawabnya di Namsan Tower atau disebut juga sebagai Seoul Tower. Namsan Tower ini memilki fungsi yang sama dengan pemancar gelombang radio. Di bangun pada tahun 1969, dan dibuka untuk umum pada tahun 1980. Tinggi Namsan Tower ini mencapai 236, 7 meter. Letak Tower ini berada pada bukit di daerah Namsan.

Untuk mencapai Namsan Tower dapat ditempuh dengan cable car, bus atau pun jalan kaki. Apabila ingin menikmati keindahan Seoul dari atas, makan sangat disarankan untuk mengunakan cable car. Kita harus menuju stasiun cable car terlebih dahulu dengan naik subway kemudian turun di stasiun myeongdong jalur 4 dan pintu keluar 3 dan kemudian berjalan kaki sekitar 15 menit. Harga tiket masuk cable car adalah sekitar 6000 won. Apabila ingin naik bus, dapat ditempuh dengan naik subway terdekat dengan terminal bus yaitu dari Stasiun Chongmuro jalur 3 dan pintu keluar 2, kemudian naik bus nomor 2. Dan, apabila kita ingin menyusuri Namsan Tower maka sangat disarankan untuk berjalan kaki dari stasiun Myeongdong jalur 4, dan kemudian berjalan kaki menyusuri gedung pasific place, dan kemudian sudah terlihat dengan jelas dan indah Namsan Tower dari kejauhan. 


Lokasi gembok cinta ini berada diatas setelah tiket masuk. Saya menapaki tangga ke atas dan menemukan gembok-gembok cinta yang selama ini saya cari. Menurut mitos yang beredar, apabila kita menuliskan permintaan kita di gembok cinta dengan pasangan, maka cinta atau hubungan dengan pasangan akan langeng dan berakhir bahagia dengan sebuah pernikah. Uhuuu. Saya senang. Tapi saya bukan bermaksud untuk menuliskan permintaan atau menaruh gembok cinta di pagar khusus menaruh gembok cinta. Saya hanya ingin melihat view seoul sekali lagi dari atas.

Myeongdong




Hobi berbelanja pakaian dan peralatan make-up, disinilah tempatnya yang pas untuk anda berbelanja. Segala macam jenis pakaian dari berbagai mode terkenal semuanya tersedia disini. Tak hanya pakaian saja, make-up dari berbagai produk yang terkenal pun bisa anda dapatkan.


Tak hanya pakaian dan make-up, Myeongdong juga terkenal dengan berbagai jenis makanan dan jajanan yang membuat perut anda bergejelok jika mengelilingi kawasan ini dan menjumpai pedagang makanan. 

Gwangjang Market




Pasar tradisional Gwanjang adalah salah satu tempat “fresh food” yang berada di Seoul. Berbagai macam hasil laut segar yang berasal dari laut disekitar Seoul dapat anda jumpai. Pernah menjumpai kerang dengan bentuk aneh yang berada diakuarium? Jika penasaran dengan hewan-hewan laut yang aneh, maka anda harus menyusuri pasar dengan berjalan kaki dan menikmati setiap pemandangan yang ada disekitarnya.


Selain hasil lautnya, pasar tersebut menyediakan makanan tradisional semacam topokki (kue beras dengan saus peda), bimbimbap (nasi dengan campuran sayuran), kimbap (nasi yang dicampur sayuran dengan penyajian seperti sushi), dan berbagai macam jenis makanan khas lainnya.


  • Share

Bukan Jalan-jalan Biasa

 “One’s destination is never a place, but a new way of seeing things.” – Henry Miller
Sebuah destinasi atau tujuan itu bukan hanya sebuah tempat, melainkan sebuah cara untuk melihat sesuatu dengan pandangan yang berbeda. Saya buka tulisan saya ini dengan sebuah Quote dari Henry Miller untuk mengantarkan atau untuk membuka wawasan kita bahwa sesungguhnya tempat atau tujuan itu bukan sebuah masalah bagi kita, namun yang lebih penting dari sebuah perjalanan adalah perjalanan itu sendiri. Makna dari sebuah perjalanan lah yang dititik beratkan oleh Henry. Bermakna, hanya sekedar saja atau malah sia-sia sebuah perjalanan, kita sendiri yang akan menentukan. Yes, that's right. 

Seperti yang saya alami beberapa waktu lalu, tepatnya akhir Desember 2014. Saya mengikuti Jambore Anak Tangguh yang diadakan oleh berbagai macam relawan dari berbagai komunitas yang peduli dengan bencana longsor di Banjarnegara. Komunitas yang tergabung antara lain :

  • KMPLHK RANITA Universitas Islam Negeri Jakarta
  • One Day One Service Movement ; ODOSMOV
  • Konsorsium Relawan Indonesia “Sahabat MERAH PUTIH”
  • Gerakan Satu Juta Buku “SAJUBU”
  • Komunitas Fotografi Kamera Lubang Jarum Indonesia (KLJi)
  • Komunitas Literasi One Day One Book
  • Komunitas BLOGFAM
  • Jejaring Penggiat Pendidikan ; SEKOLAH RAYA
  • DPP Syarikat Islam
  • Sobat Kolong

Sumber Gambar disini
Foto menggunakan kaleng dan bermain bersama

Kegiatan Jambore Anak Tangguh sedianya dilaksanakan dua hari, namun mengingat kondisi daerah bencana dan mobilitas anak-anak yang kurang, maka dengan berat hati dilaksanakan dalam satu hari. 

Kegiatan diisi dengan sebuah sambutan dari Kepala Desa Leksana, Karangkobar, Banjarnegara. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan sangat mendukung kegiatan yang sangat positif ini. Kemudian dilanjutkan dengan sebuah acara perkenalan dan pembagian kelompok. Setiap kelompok akan diberikan sebuah kaleng yang disiapkan untuk membuat sebuah foto dari kamera kaleng tersebut.

Dari sebuah kaleng tapi dapat menghasilkan sebuah foto? Iya, sebutan dari kamera tersebut adalah Kamera Lubang Jarum (KLJ). Ddidalam kaleng tersebut tentunya ada film yang dapat menangkap bayangan atau cahaya dari luar sehingga bisa menghasilkan sebuah foto hitam putih. 

Bagaimana cara memotretnya? Caranya hanya membuka tutup kaleng, dan membiarkan beberapa menit di hadapan obyek yang diinginkan, kemudian di cuci cetak di kamar gelap. Mudah bukan? 

kemudian acara di akhiri dengan bermain-main bersama, dan bergembira bersama melupakan sejenak bencana yang mereka alami. Saya sangat senang dan antusias dengan kegiatan ini. 

Pengalaman Pertama 

Jujur saja, Mengikuti sebuah kegiatan kerelawanan dan terjun langsung ke daerah bencana merupakan pengalaman pertama bagi saya. Saya tidak menyangka bisa mengikuti kegiatan yang bermanfaat bagi pemulihan anak-anak secara mental tersebut.

Di kampus dulu saya hanya mengikuti beberapa kegiatan yang bersifat keorganisasian saja, namun tidak pernah sekali pun ikut terjun langsung melihat ke daerah bencana. Saya saya lakukan apabila terdapat bencana seperti dahulu gempa di Yogyakarta, Tsunami Aceh, dan lainnya, saya hanya sekedar mengumpulkan sumbangan dana dari teman-teman organisasi saja, tanpa sekali pun terlintas untuk menjadi relawan langsung. 

Menurut pendapat saya sebagai relawan, kegiatan ini sungguhlah postif. Anak-anak nampak sangat menikmati acara dan bisa melupakan sejenak bencana yang melanda daerah mereka.

Foto -Foto Kegiatan Jambore Anak Tangguh

Sebuah Kamera Lubang Jarum yang dipegang Anak-anak
 
Hasil Karya Anak-Anak

Seluruh Anak-Anak bergembira 

Enjoy the moment 

Referensi :
Travel Quote : http://pursuingmydreams.com/2012/02/08/the-50-most-inspiring-travel-quotes-of-all-time/ 
  • Share

Backpacker : Lama - Lama Bikin Ketagihan

  • 9/10/2014 10:22:00 PM
  • By Salman Faris
  • 6 Comments
Kapan kamu pertama kali naik pesawat? 

Jawabnya pasti beragam kan, ada yang sudah naik pesawat ketika balita, SD, ataupun SMA bahkan masuk kuliah baru bisa merasakan bagaimana naik pesawat. Nah, kalau saya ini rada kurang beruntung dalam hal naik menaiki pesawat. Hahaha saya harus ketawa dulu, karena saya pertama kali naik pesawat ketika saya ditugaskan dari kantor untuk cek investory perusahaan atau klien saya di Riau.

Untungnya saya ditemani oleh kawan yang pernah merasakan naik pesawat. Kira-kira begini lah pertanyaan yang terjadi saat pertama kali saya naik pesawat :

Saya (S) : Kalau di dalam pesawat kita boleh lepas sandal atau sepatu ?
Teman (T) : *Nahan ketawa* ya ngga boleh lah, kan malah kita harus pakai alas kaki
S : Terus serem ngga kalau pas di tengah-tengah awan
T : Ya ngga lah Man, kan pesawat tahan goncangan
S : Oh *saya menghela nafas panjang tanda nervous*

Dan, ketika pesawat lepas landas, saya pun berdoa, supaya perjalanan lancar. Dan Alhamdulillah, semuanya lancar. Berkat naik pesawat pertama kali, saya ketagihan untuk melakukan perjalanan mengunakan pesawat.

Pertama Kali Naik Pesawat - 03.2009

Backpacker 

Secara harfiah (halah sok harfiah-harfiahan segala) Backpacker sering diartikan sebagai melakukan perjalanan wisata maupun kunjungan ketempat lain dengan berbagai usaha mandiri, tidak mengunakan tour travel (dalam artian melakukan usaha untuk memahami tempat yang dikunjungi), serta mengeluarkan dana seirit mungkin.

Jadi, kalau ikut tour travel tidak termasuk dalam kategori Backpackeran. Arti secara langsung berarti "ransel" atau ringkas, sehingga sering dikaitkan bawaan para "Backpaker" yang cenderung ringkas dan biasanya tidak menambahkan bagasi sebagai prioritas utama.

Unum 


Unum merupakan bahasa Latin, dan berarti Satu atau pertama. Negara yang menjadi pelabuhan pertama adalah Singapore. 

Kenapa Singapore? Jawabanntya mudah, karena tidak susah payah untuk mengapply Visa seperti Korea ataupun Jepang. Disamping cuaca dan makanan yang memang tidak dibutuhkan penyesuaian terlalu banyak, transportasi yang nyaman serta luas negara juga menjadi pertimbangan utama.



2011 - Singapore

Backpackeran pertama ini berdurasi sekitar 4 hari dengan budget sekitar 1,8 Juta. Mengunakan armada Tiger Airway Singapore dan menempati Budget Terminal yang terhubung dengan Terminal 2 yang super canggih.

2012 - 3 Negara 

Setelah Backpacker pertama, hasrat untuk keliling ASEAN pun bertambah besar. Saya pun memilih Malaysia dan Thailand sebagai destinasi selanjutnya.

Malaysia - Thailand

Rute kali ini adalah Kuala Lumpur - Penang - Hatyai - Phuket - Hatyai - Kuala Lumpur dengan waktu sekitar 5-6 Hari. Dengan Budget sekitar 2,3 Juta.

Pantai Karon - Phuket 

Kuala Lumpur - Menara Petronas 

Jepang - Dream Come True

Banyak yang menyatakan "Bermimpilah maka kekuatan mimpi itu akan menuntunmu untuk berusaha". Kekuatan mimpi itu sangat dahsyat apabila kita bisa menvisualisasikan dalam bentuk kemauan untuk mengejar mimpi itu.

Awalnya saya hanya bisa memandangi Tokyo Tower dilaptop, kemudian saya memutuskan untuk memasangnya dalam cover photo di facebook, sehingga ketika saya membuka facebook, otomatis saya akan meilhatnya dan terus berusaha untuk mewujudkannya. 

Dan, sekitar September 2012, saya pun akhirnya bisa ke Jepang untuk pertama kalinya. Saya pun tak menyangka sama sekali, kalau saya bisa ke Jepang. Walaupun hanya 4 Hari, namun perjalanan ke Jepang memberikan kesan yang mendalam. Budget untuk Jepang sekitar 4,8 Jt. 

Kuil Asakusa - Tokyo 

Imperial Palace - Tokyo 

2013 

Thailand sangat luas, pada saat 2012, saya hanya menjelajahi Hatyai dan Phuket. Kata orang, kalau kita belum ke Bangkok, maka belumlah lengkap atau belum dikatakan pergi ke Thailand. Saya pun penasaran ingin ke Bangkok.
Dengan bermodalkan nekat juga, saya menjelajah ke Bangkok dengan modal 1,3 Jt selama 4 hari. 

Wat Arun - Bangkok 

Hongkong - Macau 

Kali ini saya mencoba tantangan baru, yaitu dengan Backpackeran bersama dua orang teman saya. Awalnya saya merasa kesulitan, karena harus menyatukan pendapat dari 3 orang yang berbeda, namun akhirnya saya bisa menyesuaikannya.

A Symphony of Light - Hongkong 

Madam Tussaud - Hongkong  
Kali ini saya harus menghabiskan waktu sekitar 6 Hari di Hongkong dan 1 Hari di Macau. Sangat menarik perjalanan saya kali ini, ditambah dengan banyak tempat unik yang ada di Hongkong serta Macau, yang menjadikan kesan begitu mendalam. Budget total sekitar 4,8 Jt.


2014 - Korea 
Jepang sudah, Hongkong sudah, Asean juga sudah, tidak lengkap sepertinya kalau kita tidak ke Korea Selatan. Backpacker kali ini merupakan backpackeran terpanjang yang pernah saya alami, yaitu sekitar 9 -10 Hari. Dengan total budget sekitar 8Jt.

Menikmati ice cream di Nami Island, Makan Topoki di Busan, menikmati pertunjukan pernikahan tradisional Korea di Gyeong Gi Do, serta banyak tempat di Seoul yang menjadikan kesan indah disana.

Gyeongbokgung palace - Seoul 
Gamchoen Cultural Village - Busan

Akhirnya, saya hanya bisa bersyukur, karena bisa keliling Asia untuk beberapa tahun ini. Next year, semoga bisa ke daerah lain di Luar Asia, semoga saja Eropa, Amerika, Australia, New Zeland, dan daerah lainnya.

~ Amiiin ~





  • Share

Visa Korea Selatan : Sensasinya Bikin Dag Dig Dug Derr

Visa Korea Selatan


Alhamdulillah, akhirnya plong juga rasanya. Seperti menunggu pengumuman lulus Ujian SMA atau Ujian Masuk Perguruan Tinggi, begitulah rasanya mengurus sendiri Visa Korea Selatan ini.

Proses menunggu yang lumayan lama, sekitar dua minggu, membuat saya hampir saja putus asa. Tapi, akhirnya pada tanggal 26 Mei 2014, Visa korea selatanku di Approve. South Korea, I'm coming.

Tapi sebelum cerita lebih lanjut mengenai proses approve dan segala tetek bengeknya serta sensasinya yang bikin dag dig dug duerr itu, saya akan memberitahukan persyaratan yang dikutip dari web site kedutaan Korea Selatan.

Berikut persyaratan pengajuan Visa Korea Selatan :

Persyaratan Dokumen 

1. Foto terbaru Berwarna ukuran 3,5 X 5,5 cm (Biasanya background putih)
2. Paspor Asli dan Fotokopi Paspor (halaman identitas beserta visa/cap negara-negara yang telah dikunjungi)
3. Formulir Aplikasi Visa (dengan satu lembar foto yang ditempel pada kolom foto) (Form Download di Link ini)
4. Kartu Keluarga dan/atau Dokumen yang dapat membuktikan hubungan kekeluargaan (Akte Kelahiran)
5. Surat Keterangan Kerja dan Fotokopi SIUP Tempat Bekerja- Jika tidak bekerja tidak perlu menyertakan
6. Surat Keterangan Mahasiswa/Pelajar, bagi yang masih bersekolah
7. Fotokopi Bukti Keuangan, pilih salah satu:
a. Surat Pajak Tahunan (SPT PPH-21) yang dikeluarkan oleh Dirjen Pajak RI
b. Surat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dikeluarkan oleh Dirjen Pajak RI
c. Rekening koran tabungan 3 bulan terakhir dan surat referensi bank
d. Surat keterangan dan copy kartu membership golf
e. Surat keterangan dan copy kartu membership hotel bintang 5
f. Surat keterangan pemegang program jamsostek
g. Slip gaji atau bukti tunjangan pensiun


Suasana Ruang Tunggu Pengajuan Aplikasi Visa Korea Selatan


Dokumen Pendukung 
Dokumen pendukung sebenarnya merupakan hal yang sunnah saja, tidak wajib, tapi bisa membantu proses dalam pengajuan Visa Korea Selatan.

Dokumen pendukung yang dibutuhkan antara lain :

1. Tiket Pulang Pergi (Kota Anda (Asal Anda)  ke Korea Selatan) 

  • Tiket Pulang Pergi Korea ini sebetulnya merupakan indikasi bahwa anda benar-benar berniat ke korea selatan ini untuk berlibur dan bukan untuk mencari pekerjaan. 

2. Bukti Pemesanan Ho(s)tel 
  • Bukti pemesanan ho(s)tel ini lagi-lagi bertujuan meyakinkan bahwa anda sudah memiliki tempat tinggal selama di Korea Selatan. Saya biasanya memesan di Booking (dot) com (tidak dipunggut biasa pemesanan dan bisa di cancel jika terjadi sesuatu atau batal, jadi uang tidak hangus percuma jika Visa ditolak)
3. Itenerary di Korea Selatan 
  •  Jadwal, serta lokasi dan budget yang akan dikeluarkan selama di Korea Selatan ini adalah hal yang bisa membantu konsulat untuk menyetujui Visa anda, so jangan ragu untuk meluangkan waktu sebentar untuk membuat Itenerary yang sederhana. Misalnya tidak memiliki banyak waktu, anda dapat membuatnya secara ringkas saja.
4. Tagihan Kartu Kredit 
  • Kenapa saya mencantumkan bukti keuangan lain sebagai dokumen pendukung, karena tagihan kartu kredit bisa dijadikan sebagai penguat bukti keuangan. Namun, jika anda sudah memiliki rekening koran atau surat refernsi dari bank, maka tidak wajib mencantukan dokumen yang satu ini.

Biaya Visa Korea Selatan 

  • Single Visa (Kunjungan di bawah 90 hari ) : Rp 480.000
  • Single Visa (Kunjungan di atas 90 hari) : Rp 720.000
  • Multiple Visa ( Sampai dengan 3 tahun) : Rp 1.080.000
  • Double Visa (2 Kali kunjungan , dan berlaku 6 bulan) : Rp 840.000
  • Biaya Visa dibayar pada saat pengajuan aplikasi Visa, dan apabila ditolak tidak dikembalikan

Jadwal Pengajuan dan Pengambilan Visa

Pengajuan Aplikasi : 09.00 - 11.30
Pengambilan Visa : 13.30 - 16.30
Proses pembuatan Visa kurang lebih 5 hari kerja (Bisa lebih tergantung dari Konsulat)




Alamat Konsulat 
Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 57 Jakarta Selatan 
Telpn. 62-21-2967-2555
(Disebelah RS Medistra, untuk Busway turun di halte Tegalparang)

Untuk lebih lengkap ke Web Resmi Kedubes Korea 

Sensasinya Dag Dig Dug Dueerr

Hahaha ... ceritanya memang sangat berliku, awalnya saya berkeyakinan bahwa dengan berbekal Visa Jepang (Lihat disini untuk pengajuan Visa Jepang) saya akan dengan mudahnya diterima. Namun, setelah saya tunggu seminggu, belom juga ada kabar. Sementara tiga travelmate saya sudah mengantongi Visa Korea Selatan. 

Dengan penuh harapan saya telepon kedutaan setiap hari, dan berharap menemukan jawabannya. Namun, sampai tiga hari, saya belom mendapatkan jawaban. Mereka hanya bisa menjawab dengan kalimat, maaf belum jadi, anda bisa menanyakan kembali besok. Jawaban-jawaban itulah yang saya terima. Saya sempat ditelepon oleh kedutaan. Dan berikut percakapan saya dengan salah satu petugas.

Petugas (P) : Halo, benar dengan Salman Faris
Saya (S) : Halo iya saya sendiri
P : Maaf saya mau menanyakan untuk SPT Tahunan
S : SPT yang mana? soalnya saya sudah sertakan semuanya. maksudnya yang lembar keduanya ya.
P : Iya SPT Pribadi 
Ada jeda saya mikir, saya kan udah penuhi semua persyaratan.
S : Kan sudah saya penuhi semuanya. Memang ada yang kurang ya. 
Kemudian ada jeda lagi. Setelah itu terdengar ada suara kertas yang dibuka-buka.
P: Oh ternyata SPT dan persyaratan sudah lengkap (Kan sudah saya bilang saya udah lengkapin semua syaratnya). Okay, anda ke korea dari tanggal berapa dan berapa lama?
S : (ada sedikit perasaan lega dan ingin ketawa mendengar nada suara petugas yang gelagapan) dari tanggal 11 sampai 19 Juni. sekitar 9 hari.
P: Tujuannya untuk apa?
S : Holiday (Sok Inggris).
P: Okay ditunggu saja ya Pak Visanya. Selamat Sore.
S : Sore.
Saya sebetulnya ingin ketawa, tapi saya ngga bisa, mengingat Visa saya belum di Approve.

Setelah di PHPin lama, saya memutuskan untuk terus terang kepada Ayah. Sebetulnya mau merahasiakan backpackeran kali ini, karena Ayah memang sudah berulangkali menasehatin supaya nabung dan jangan boros jalan-jalan.

Setelah beres meminta restu orang tua (Kata temen bilang restu orang tua itu segalanya hahaha), beberapa hari kemudian saya menelpon lagi ke kedutaan, dengan suara yang pasrah dan lemah serta tak berdaya (halah) saya meminta petugas untuk mengecek Visa saya. Dan yes, akhirnya Visa Korea Selatan di terima. Thank you atas restunya ya Ayah dan Mamah.

Okay, Korea, I'm coming.
  • Share