salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger
    • Home
    • About Me
    • Contact Me
    • Tekno
    • Film
    • Travel
    • Food

     cIY70N.md.jpg

    Semarang, bukan hanya simpang lima, kota lama, gereja Bledug atau lawang sewu saja, melain banyak obyek wisata yang menarik, salah satunya Dusun Semilir. Saya ingat ketika beberapa tahun lalu, saya berjumpa dengan kawan lama, tepatnya sahabat di perguruan tinggi. Kebetulan saya kuliah di Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan sahabat saya ini memang tinggal di Semarang. Karena memang saya berencana main ke Semarang, maka tercetuslah ide untuk jalan-jalan ke wisata yang hits ini. 

    Flashback waktu kuliah dulu, saya hanya mengenal beberapa wisata yang populer di Semarang seperti simpang lima, kota lama dan lainnya. Dan, tidak ada terlintas sedikit pun untuk meng-explore wisata lain-lainnya karena memang keterbatasan informasi. Setelah beberapa tahun kemudian, jujur saya bosan dengan wisata di Semarang terutama yang dipusat kota, dan ternyata pucuk ditiba ulam pun tiba. Saya disarankan untuk ke Dusun Semilir ini. 

    Dan, inilah momen yang paling ditunggu, saya bisa jalan-jalan ke Dusun Semilir sambil mengenag masa-masa kuliah dulu di Unnes. Lalu, bagaimana sih akses ke Dusun Semilir ini, susah nggak sih? Tenang, ini dia cara paling mudah ke Dusun Semilir Eco Park.

    Baca juga : Backpacker ke Semarang Budget hemat

    Akses dan Fasilitas Dusun Semilir Eco Park 

    cIgBRt.md.jpg


    Jujur, aku kadang bingung banget sama transportasi atau akses ke Dusun Semilir. Kebayang nggak kalau lokasinya ini berada di Bawen, Kabupaten Semarang. Nah, biasanya aku menginap di hotel-hotel dekat dengan pusat kota Semarang. Jadi, kalau naik online pasti mahal banget karena jaraknya puluhan kilometer. Nah, kata sahabatku ini, sekarang ada transportasi yang sangat mudah menuju ke Bawen. 

    Yes, sekarang ada BRT TransJateng, seperti TransJakarta dan melayani berbagai rute di Semarang dan Jawa Tengah. Jadi akses utama ke Bawen itu bisa naik TransJateng ini dengan rute Tawang - Bawen. Biasanya kalau kesulitan rute di Semarang kotanya, kamu bisa menggunakan aplikasi moovit. 

    Dusun Semilir Eco Park ini memiliki banyak banget fasilitas mulai dari aprkiran luas, toilet, mushola, kuliner, permainan, outbond, penginapan, dan lainnya pokoknya super komplit. Nah, yang paling saya kagum adalah terdapat sentra produk UMKM area Semarang dan sekitarnya. 

    Instagramable spot dan Sentra UMKM Indonesia 

    cThlHJ.md.jpg

    Uniknya wisata di Semarang ini memang mengedepankan produk lokal yang dikemas bagus sehingga pembeli pun akan sangat tertarik nih untuk membelinya. Dan, saya pun bangga menjadi salah saatu pengemar produk lokal seperti kain dan jajanan yang unik banget ya. Apalagi produk lokal yang bisa dikemas dengan lebih menarik dan harganya sangat bersaing dengan produk massal lainnya. 

    Oh iya, selain produk UMKM yang dijual, Dusun Semilir Eco Park juga menyajikan banyak banget spot instagramable nih yang pastinya membuat betah berlama-lama. Oh iya apalagi sekarang sudah ada prosotan warna-wrani yang pasti membuat kamu pengen kesana. 

    Baca juga : Bisnis Kecil Omset Besar

    Ikutan JNE Content Competition

    cTQGYG.md.jpg

    Nah, JNE mengadakan Content Competition 2021 ini mengenai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi penyangga perekonomian Indonesia selama pandemi ini. Nah, kamu punya pengalaman menarik mengenai UMKM yang ada disekitar kamu, kamu bisa membagikan kisahnya melalui media tulisan ataupun bentuk lainnya dan menangkan banyak hadiahnya ya. 

    Yuk bagikan cerita dan pengalamanmu dalam mendukung UMKM melalui JNE Blog Competition.
    Sebelum mulai menulis, simak ketentuan kompetisinya di bawah ini ya!

    SYARAT DAN KETENTUAN:

    ● Peserta telah terdaftar sebagai anggota Kompasiana. Jika belum terdaftar, silakan registrasi
    terlebih dahulu di Kompasiana.com
    ● Akun yang sudah tervalidasi akan diprioritaskan menjadi pemenang.
    ● Tulisan bersifat baru, orisinal (bukan karya orang lain atau hasil plagiat), dan tidak sedang
    dilombakan di tempat lain
    ● Konten tulisan tidak melanggar Tata Tertib Kompasiana
    ● Setelah tayang, Tim Moderator akan memberlakukan kunci artikel pada artikel lomba Anda.
    Setelah dikunci, Anda tidak dapat melakukan perubahan apapun pada artikel tersebut. Hal ini
    diberlakukan demi menjaga sportivitas para peserta.

    MEKANISME:

    ● Tema: JNE Bersama UMKM untuk Indonesia
    ● Kompasianer diminta untuk menuliskan tentang pengalaman bagaimana JNE berkontribusi
    menunjang kebutuhan gaya hidup di era digital, selain juga mendukung bergulirnya roda
    perekonomian Indonesia pada level mikro (UMKM kuliner, tekno, fesyen/beauty, dsb) dengan
    menjembatani kebutuhan stakeholders (konsumen, marketplace, fintech, dsb).
    ● Periode: 6 Desember 2021 - 31 Januari 2022
    ● Tulisan minimal 500 kata dan tidak lebih dari 1.500 kata
    ● Dalam setiap konten, peserta wajib menyebutkan keyword: JNE
    ● Peserta wajib mencantumkan label JNE31tahun ,  JNEMajuIndonesia 
    ● Tulisan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan tema lomba tidak dapat diikutkan dalam
    kompetisi ini
    ● Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat
    ● Apabila terjadi kecurangan, maka pihak penyelenggara berhak menganulir pemenang atau
    mengeluarkan pihak yang bersangkutan
    ● Pemenang akan diumumkan paling lambat 14 hari kerja setelah periode lomba berakhir

    HADIAH:

    Juara 1 Rp 5.000.000
    Juara 2 Rp 3.500.000
    Juara 3 Rp 2.000.000

    Nah, selain tulisan, kamu juga bisa mengirimkan karya lainnya seperti foto, video dan lainnya ya. Informasi selengkapnya kamu bisa ke https://bit.ly/JNEContentCompetition .
    Continue Reading

     76bI8N.md.jpg

    Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) makin marak banget di Indonesia, tapi memang beneran UMKM atau usaha kecil ini bisa beromset besar seperti usaha menengah keatas? Bisa banget asal dijalankan dengan penuh, artinya ada niat untuk membesarkan usaha kecil ini dengan beberapa strategi dan tentukan lagi usaha apa yang bisa menghasilkan cuan yang terus mengalir. Banyak banget pengusaha yang awalnya hanya membuka bisnisnya dalam bentuk rumahan dan kemudian berkembang dengan membuka beberapa cabang di sekitar rumah dan bahkan ada yang ekspansi sampai ke kota besar bahkan sampai membuka cabang di luar negeri.

    Sebetulnya apa sih strategi khusus untuk membuat usaha kecil menjadi usaha skala nasional atau bahkan skala internasional? Sebetulnya, banyak banget aspek yang harus diperhatikan terutama ide bisnis, cara pengemasan, marketing melalui social media dan masih banyak lainnya. Yang terpenting adalah manfaatkan semua sumber daya yang kamu miliki dari mulai keluarga, sahabat, teman dan lingkaran kamu untuk mendukung usahamu. 

    Namun, sebelum melakukan semuanya, ada baiknya untuk memikirkan ide usaha atau bisnis apa saja yang bisa beromset besar serta membutuhkan modal sedikit. 

    Ide Binsis (Usaha) Kecil Omset Besar Dari Rumah 

    76bLKv.md.jpg

    Sebetulnya bisnis (usaha) apapun jika dikelola dengan baik dan dipasarkan dengan baik, maka akan berpotensi menjadi besar skala nasional. Dan, saya yakin kalau semua bisnis itu sama saja, tidak ada yang jelek, semuanya tergantung dengan kita sendiri, apakah mau mengembangkannya atau tidak. Oh iya, dan satu hal lagi, bukan berarti ide usaha yang viral itu sesaat itu bertahan lama, dan sebaliknya usaha yang tidak viral pun bukan berarti akan tenggelam, malah sebaliknya jika dikelola dengan baik maka akan beromset besar. Jadi ide bisnis apapun sebetulnya sangat berpotensi, apalagi usaha dimulai dari hobi atau diwariskan dari generasi ke generasi. 

    Saya hanya memberikan ide atau saran bisnis apa saja yang bisa dilakukan dari rumah dengan modal yang tidak memberatkan. Artinya bisnis ini tentu saja membutuhkan modal, namun modalnya tidak begitu besar dan memberatkan. 

    Nah, ini dia beberapa usaha kecil dengan modal kecil namun berpotensi memberikan omset yang luar biasa besar. 

    Jualan Makanan Ringan (Snack)

    Punya keahlian masak atau membuat makanan ringan seperti lidah kucing, kerupuk, seblak goreng, basreng dan lainnya. Kamu bisa memanfaatkan keahlian tersebut dan berpotensi memiliki omset jutaan bahkan milyaran rupiah.

    Laudry Kiloan

    Punya mesin cuci dengan kapasitas besar dan memiliki rumah dekat dengan kawasan kosan atau apartemen, maka usaha Laundry Kiloan ini sangat cocok sekali. Bisnis ini merupakan salaah satu bisnis yang sangat menguntungkan dan jika dikelola dengan baik bisa menghasilkan omset yang besar.

    Jualan Roti/Cake 

    Selain makanan ringan, bisa juga membuat roti atau cake yang enak dan dipasarkan melalui teman atau sahabat serta tetangga terlebih dahulu. Manfaatkan inovasi atau keahlian membuat kue yang enak dan tak biasa, misalnya cake lava pijar, cake dengan warna merah menyala namun didalamnya sangat lembut. Dengan nama unik dan rajin mengupload ke social media, maka usaha ini bisa menjadi bisnis dengan omset yang besar.

    76mlzF.md.jpg

    Budidaya Tanaman Hias

    Siapa yang hobi merawat tanaman hias? Nah, sudah saatnya dari hobi ini menjadi bisnis yang menguntungkan. Mulai dari tanaman hias yang murah dan kemudian berkembang terus menerus menjadi usaha yang berkembang dengan marketing di social media. 

    Reseller Produk Viral

    Saya sebelumnya menyebutkan bahwa produk viral bisa berumur panjang atau tidak tergantung dari bagaimana kualitasnya. Nah, kamu bisa memulai bisnis dengan menjadi reseller produk viral namun yang berkualitas. Jangan sampai menjual produk dengan kualitas yang hanya menjadi bullyan semata. Jadi sebelum menjualnya, kamu harus mengecek produknya. Kalau berkualitas serta harganya terjangkau, produk ini sangat tepat untuk dijual. 

    Tahapan Memulai Bisnis Kecil Omset Besar Dari Rumah

    76m472.md.jpg

    Memulai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) itu sama saja dengan memulai bisnis dengan skala nasional atau skala internasional, membutuhkan persiapan yang tidak mudah dan membutuhkan komitmen. Tahapan setelah menemukan ide, adalah melakukan riset mengenai pasar atau sasaran usia yang akan ditargetkan produk yang telah kita tentukan, kemudian perhitungan budget mulai dari modal sampai marketing serta keberlangsungan usaha. Jangan sampai bisnis yang sudah dibuat dengan modal yang tidak sedikit berakhir dengan kerugian dan tidak bisa melanjutkan usaha karena salah dalam tahap perencanaan dan marketing.

    Setelah melakukan riset dan lain-lainnya, tahap selanjutnya adalah melakukan produksi dan selanjutnya pemasaran. Manfaatkan seluruh channel yang kamu miliki mulai dari keluarga, sahabat, teman, dan seluruh teman dari berbagai komunitas dan lainnya. 

    Dan, selanjutnya setelah berjalan dengan baik, baiknya dilakukan ekspansi atau membuka cabang atau melebarkan usaha tersebut. Kalau misalnya belum bisa membuka cabang, kamu bisa mengunakan alternatif reseller atau orang yang ingin menjual produkmu. 

    Selain itu, jangan lupa penjualan online melalui e-commerce juga menjadi salah satu tren yang tidak bisa dikesampingkan, malah bisa menjadi utama. Namun, jangan lupa jasa pengiriman juga harus bagus dan tersebar diseluruh Indonesia. Salah satu yang saya sarankan adalah JNE karena telah terpercaya beberapa puluh tahun belakangan ini. 

    Ikutan JNE Content Competition 2021

    76pC2R.md.jpg

    Nah, JNE mengadakan Content Competition 2021 ini mengenai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi penyangga perekonomian Indonesia selama pandemi ini. Nah, kamu punya pengalaman menarik mengenai UMKM yang ada disekitar kamu, kamu bisa membagikan kisahnya melalui media tulisan ataupun bentuk lainnya dan menangkan banyak hadiahnya ya. 

    Yuk bagikan cerita dan pengalamanmu dalam mendukung UMKM melalui JNE Blog Competition.
    Sebelum mulai menulis, simak ketentuan kompetisinya di bawah ini ya!

    SYARAT DAN KETENTUAN:

    ● Peserta telah terdaftar sebagai anggota Kompasiana. Jika belum terdaftar, silakan registrasi
    terlebih dahulu di Kompasiana.com
    ● Akun yang sudah tervalidasi akan diprioritaskan menjadi pemenang.
    ● Tulisan bersifat baru, orisinal (bukan karya orang lain atau hasil plagiat), dan tidak sedang
    dilombakan di tempat lain
    ● Konten tulisan tidak melanggar Tata Tertib Kompasiana
    ● Setelah tayang, Tim Moderator akan memberlakukan kunci artikel pada artikel lomba Anda.
    Setelah dikunci, Anda tidak dapat melakukan perubahan apapun pada artikel tersebut. Hal ini
    diberlakukan demi menjaga sportivitas para peserta.

    MEKANISME:

    ● Tema: JNE Bersama UMKM untuk Indonesia
    ● Kompasianer diminta untuk menuliskan tentang pengalaman bagaimana JNE berkontribusi
    menunjang kebutuhan gaya hidup di era digital, selain juga mendukung bergulirnya roda
    perekonomian Indonesia pada level mikro (UMKM kuliner, tekno, fesyen/beauty, dsb) dengan
    menjembatani kebutuhan stakeholders (konsumen, marketplace, fintech, dsb).
    ● Periode: 6 Desember 2021 - 5 Januari 2022
    ● Tulisan minimal 500 kata dan tidak lebih dari 1.500 kata
    ● Dalam setiap konten, peserta wajib menyebutkan keyword: JNE
    ● Peserta wajib mencantumkan label JNE31tahun dan JNEMajuIndonesia
    ● Tulisan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan tema lomba tidak dapat diikutkan dalam
    kompetisi ini
    ● Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat
    ● Apabila terjadi kecurangan, maka pihak penyelenggara berhak menganulir pemenang atau
    mengeluarkan pihak yang bersangkutan
    ● Pemenang akan diumumkan paling lambat 14 hari kerja setelah periode lomba berakhir

    HADIAH:

    Juara 1 Rp 5.000.000
    Juara 2 Rp 3.500.000
    Juara 3 Rp 2.000.000

    Nah, selain tulisan, kamu juga bisa mengirimkan karya lainnya seperti foto, video dan lainnya ya. Informasi selengkapnya kamu bisa ke https://bit.ly/JNEContentCompetition . 











    Continue Reading

     


    Saya memiliki beberapa koleksi kain tradisional, walaupun tak banyak, setidaknya sudah mewakili beberapa daerah seperti kain songket Palembang, kain Batik Sragen, kain Batik Yogyakarta dan beberapa koleksi kain tenun dari Nusa Tenggara Timur. Awalnya, tak tertarik untuk melihat atau bahkan memiliki, dibenak saya hanya tertanam bahwa kain itu mahal dan lebih worthed it untuk dibelikan oleh-oleh makanan ketika menjelang kepulangan ke Jakarta. Namun, setelah sering traveling ke beberapa daerah seperti Pulau Rote, semua itu berubah 180 derajat, kini saya ketagihan untuk jalan-jalan sambil melihat kain-kain tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. 

    Pulau Rote adalah anugerah terindah dalam memori saya. Saat itu saya mendapatkan sebuah hadiah dari sebuah perusahaan ternama di Indonesia berupa jalan-jalan ke Pulau Rote selama hampir seminggu. Bagaikan mendapat durian runtuh, petualangan seru pun dimulai. Ini kali pertama saya menjelajah provinsi NTT, dan langsung menuju ke Pulau Rote melalui Kupang. Mungkin Rote ini terkenal karena padang rumput kering yang eksotis, bisa dibilang mirip padang savana yang indah mirip dengan benua Amerika. Salah satu yang menjadi idola saya adalah sapi yang sangat fotogenic saat berada di padang rumput, dan karena sangkin panasnya, kerbau pun masuk ke dalam kubangan, salah satu momen yang jarang terjadi di daerah perkotaan seperti Jakarta. 


    Saat hari terakhir sebelum pulang, tujuan akhir kami saat itu adalah pengrajin kain tenun asli pulau Rote. Secara umum memang hampir mirip dengan tenun NTT, namun Rote memiliki corak tersendiri. Saat itulah saya tertarik untuk memiliki ikat kepala. Saya juga melihat pengrajin tenun sedang mengerjakan kainnya dari benang-benang dan kemudian ditenun menjadi sebuah kain dengan motif yang sangat indah. 

    Belanja Kain Batik dan Tenun Online 


    Belanja kain biasanya saya lakukan pada saat jalan-jalan ke beberapa daerah seperti Solo dan Jogja. Namun, karena pandemi melanda, jalan-jalan pun susah dilakukan dan belanja kain pun urung dilakukan. Bukan karena kain tidak menarik lagi, namun karena saya sangat menikmati memilih dan melihat secara langsung kain-kain tersebut, sebetulnya itulah seni dalam membeli batik atau kain lainnya. 

    Berkat e-commerce bermunculan di Indonesia, belanja pun bisa dilakukan dari mana saja tak memandang jarak dan waktu. Dan, pandemi pun mengubah gaya hidup yang tadinya berbelanja langsung ditempat menjadi belanja melalui aplikasi atau website. Dan, saya pun kini lebih menikmati berbelanja online. Memang belanja kain itu lebih enak secara langsung, namun dengan berbelanja online kita pun bisa bebas memilih kain mana saja yang cocok dan juga bisa menghemat waktu dan uang karena tidak perlu harus jauh-jauh ke tempatnya seperti di Pulau Rote. 

    Bagi pengerajin kain batik, kain tenun dan kain songket serta kain tradisional, inilah kesempatan meluaskan wilayah sampai ke seluruh Indonesia bahkan bisa sampai ke luar negeri. Untuk masalah pengiriman, jangan khawatir karena sangat beragam, namun salah satu yangh terbaik adalah JNE. 

    Hari Bebas Ongkos Kirim (Harbokir) JNE 

    5rn3Dg.md.jpg

    Nah, siapa yang pengen mengirim atau beli belanjaan online dan bebas ongkir alias gratis ongkir? Pasti semuanya mau dong. Nah, kebetulan banget JNE mengadakan Hari Bebas Ongkos Kirim (Harbokir) pada tanggal 26-27 November 2021 ini. Free ongkir ini berlaku untuk 20 kali pengiriman dan untuk daerah  “JABODETABEKCIK” (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Cikarang) dan dalam provinsi untuk luar jabodetabekcik dan berlaku untuk layanan YES, REG dan OKE dengan maksimum berat 1 KG. Dan syarat lainnya adalah member JLC hanya menunjukkan ID Member JLC kepetugas sales counter untuk mendapatkan gratis ongkir sedangkan non member JLC, mendapatkan kode unk yang diterima melalui SMS di handphone pengirim kemudian tunjukkan kode unik tersebut ke petugas sales counter untuk mendapatkan gratis ongkir.

    Untuk informasi lengkapnya kamu bisa langsung ke website resmi JNE di https://www.jne.co.id/ atau di https://www.instagram.com/jne_id/ .
    Continue Reading

     5AuhCu.md.jpg

    Ketika berbagi, ada sebuah rasa bahagia yang timbul karenanya. Bukan karena hal yang dibagikan atau nominalnya, melainkan rasa kepedulian terhadap sesama manusia yang membuat kebahagiaan itu terpacar baik dari pemberi dan penerima. Dan, saya percaya kalau dalam diri ini selalu ingin berbagi, maka dalam kondisi apapun, justru akan menambah kepedulian kita terhadap sesama. Satu hal lainnya, adalah ketika berbagi itu bukan menunggu memiliki kesempurnaan dalam hal materi, seberapa pun harta atau benda yang dibagikan terhadap sesama, maka nilai berbagi itulah yang dicatat oleh Tuhan sebagai sebuah kebaikan yang akan menolong nantinya di akhirat. 

    Kira-kira begitulah beberapa kisah yang ada di Buku Bahagia Bersama karya Kang Maman Suherman dan Ilustrator Mince (Kartunis) dan merupakan sebuah buku dari JNE. Pertama kali melihat buku ini, sepintas buku ini mirip dengan komik, namun ternyata di dalamnya tersimpan kisah-kisah inspiratif yang luput dari pandangan kita selama ini, seperti kisah dermawan cilik si penjual gorengan, si buta pembawa cahaya dan banyak kisah lainnya. 

    Cerita Berbagi Kebahagian di Buku Bahagia Bersama 

    5Aus3v.md.jpg

    Buku Bahagia Bersama mungkin merupakan satu dari beberapa buku yang mengulik cerita kebahagiaan dari versi atau sudut pandang yang sangat unik. Selain membuat orang bertanya-tanya, buku ini membuat saya penasaran dengan ilustrasi karya kartunis, Mince. Sosok Mince adalah sebuah keniscayaan bahwa buku ini akan sangat menarik dengan gambar-gambar dalam buku ini. Tak hanya membuat buku ini menjadi unik, namun sangat berwarna. Di samping itu, kita tahu Kang Maman Suherman juga memiliki keahlian dalam menangkap kisah-kisah unik dan lain daripada yang lain membuat karya buku ini bukan sekedar buku, melainkan maha karya yang wajib di baca oleh semua orang. 

    Buku ini memiliki nilai yang wajib disebarluaskan oleh siapapun. Dengan membaca buku ini, semua orang seakan tergugah untuk menanamkan kebaikan walaupun hanya dengan meringankan beban orang lain misalnya dengan menyebrangkan nenek di jalan raya, atau sekedar memberikan tulang ikan kepada kucing di warung makan atau banyak kebaikan lain yang bisa dilakukan tanpa menunggu kita menjadi kaya. 

    Berbagi, itulah pesan yang disampaikan buku ini melalui berbagai kisah didalamnya. Berbagi itu tidak menunggu kaya, sesederhana itulah pesan yang ingin disampaikan. Betul sekali, berbagi itu tidak harus kaya secara materi melainkan kaya secara hati. Pun, saya memiliki contoh nyata, Ayah saya yang selama ini mengajarkan dan menamankan nilai berbagi kepada siapapun. Ayah selalu memberikan uang 'pesangon' kepada setiap tamu, terutama tamu dari jauh yang membutuhkan bantuan. Hal ini tertanam dalam diri saya, bahwa berbagi itu bukan hanya karena mampu secara finansial, namun sebuah kewajiban karena menolong sesama manusia itu sudah sewajarnya. Dan alhamdulillah, sampai saat ini saya selalu ingat dan menanamkan dalam diri saya bahwa berbagi terhadap sesama itu sebuah kebahagiaan walaupun dengan uang 5 ribu ataupun satu bungkus makanan. 

    Review Buku Bahagia Bersama 

    5A53IS.md.jpg

    Membedah buku Bahagia Bersama ini seperti tidak sedang membaca buku melainkan kisah-kisah mulai dari yang unik sampai mengelitik, ditambah dengan ilustrasi khas ala Mince membuat buku ini sangatlah menarik. Tak salah jika Kang Maman ini selalu dinantikan karyanya, karena memang menyajikan berbagai ragam kisah yang unik. 

    Buku ini terdiri dari 3 bagian yaitu Berbagi Tidak Mengurangi, Tiga Serangkai dan Cerita Juara. Kisah-kisah dalam bagian pertama adalah kisah berbagai ragam mulai dari kisah lucu, menginspirasi dan tak disangka-sangka, sedangkan bagian kedua buku adalah kisah pendiri JNE yang selalu menanamkan nilai "Berbagi, Memberi, Menyantuni", dan bagian ketiga merupakan berbagai kisah inspiratif dari masyarakat. 

    Bagian pertama ini memang mengelitik lagi unik, Kang Maman berhasil membawa saya membaca kisah-kisah secara utuh dan meresapi maknanya sekaligus menghibur dengan deretan gambar-gambar seorang mince. Kisah penjual gorengan yang dermawan misalnya, sebuah kisah dari seorang anak berusia 8 tahun dan adiknya berusia 7 tahun. Dalam video singkat sekitar 1 menit itu mempertontonkan kakak beradik ini membagikan gorengan kepada bapak yang cukup tua di pasar. Kemudian ketika bapaknya ingin membayar, anak tersebut menolaknya. Video itu kemudian viral dan mendapatkan respon dari masyarakat, dan ternyata tak berhenti sampai disitu. Ternyata masyarakat mengumpulkan donasi hingga terkumpul lebih dari 60 juta. Ketika ditemui dirumahnya yang hanya petakan tak lebih dri 3x4 meter itu, Fahri (nama anak penjual gorengan) itu menjawab ketika ditanya kenapa tidak mau dibayar, ia dengan polosnya bahwa ibunyalah yang mengajarkan dirinya untuk berbagi. Saya terharu dan kadang merasa malu, kenapa saya yang memiliki uang lebih dari anak itu kadang merasa enggan bahkan tidak mau menolong orang yang sedang kelaparan. Hal ini mengajarkan kita bahwa "berbagi itu tidak harus menunggu kaya". 

    Bagian kedua, tak kalah menarik dari sudut pandang pendiri JNE yaitu Bapak Soeprapto Suparno. Beliau mengajarkan kita untuk senantiasa menyampaikan atau menghubungkan kebahagiaan kepada siapapun termasuk dengan cara mengantarkan paket ke seluruh Indonesia. Disamping itu, nilai-nilai "Berbagi, Memberi, Menyantuni" inilah yang sampai saat ini dilakukan oleh JNE. Tak hanya jadi filosofi belaka, JNE mewujudkan semua nilai termasuk menyantuni fakir miskin, yatim piatu dan orang-orang tidak mampu dari keuntungan perusahaan. Kebahagiaan berbagi inilah yang selalu ditanamkan sampai saat ini. Bahkan, beberapa program masyarakat seperti penyaluran buku dan bantuan untuk masyarakat pun dibantu oleh JNE dengan tanpa dibayar sepeserpun. 

    Dan, dibagian ketiga, berbagai macam kisah inspiratif dari masyarakat yang mengikuti JNE Writing Competition baik dari Jurnalis maupu  masyarakat umum yang sudah pernah dipublikasikan di koran, majalah dan media publikasi lainnya. Kisah-kisah ini pun tak kalah menginspirasi sehingga wajib dibaca oleh kita semua.

    Menjadi seorang yang berbuat banyak terhadap orang lain itu merupakan sebuah anugerah dan kebahagiaan tersendiri. Berbuat baik bukan hanya demi konten dan mengharapkan ridho dari Tuhan adalah sebuah hal yang tak ternilai harganya. Dan, satu hal bahwa berbuat kebaikan dan berbagi terhadap sesama tidak perlu menunggu kaya, karena sejatinya berbagi itu tidak dinilai dari seberapa banyaknya melainkan niat yang tulus membantu sesama. 


    Continue Reading
    RUjWcG.md.jpg

     

    Apakah sudah bahagia hari ini? Kondisi saat ini, memang membuat sebagian orang tidak bisa merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya, terlebih masalah pandemi dan ekonomi. Namun, ternyata masih banyak orang dan perusahaan yang peduli dan membuat orang lain bahagia, seperti JNE, Maman Suherman, Mice Kartunis, Andy F. Noya, Ivan Gunawan dan Melanie Subono. Merekalah yang mengerti bahwa arti kebahagiaan adalah berbagi terhadap sesama seperti dalam Deklarasi Hari Bahagia Bersama JNE yang dipandu oleh Fatia izzati. Rasanya sangat bahagia banget bisa merasakan kebahagiaan bersama dalam pelucuran buku Hari Bahagia.

    Apa arti bahagia? Kalau ditanya seperti itu, saya teringat dengan keluarga. Semenjak kehilangan Mamah dan Kakak, hubungan dengan keluarga memang terasa ada yang kurang. Namun, saya berusaha untuk memberikan sesuatu meskipun sekecil apapun itu seperti membelikan air purifier buat Ayah dan masker buat adik. Meskipun tidak besar namun perhatian ini membuah hubungan semakin dekat dan hal inilah yang membuat saya bahagia. Selain keluarga, kadang saya juga memberikan makanan kucing liar yang hidup dijalan. Tidak muluk-muluk sampai street feeding, namun saya sesekali dalam beberapa hari melewati gang dekat kosan dan memberikan makanan kepada kucing-kucing tersebut. Rasanya hal inilah yang membuat saya bahagia. Bahagia itu memang sangat sederhana, sesederhana berbagi terhadap siapapun. Lalu, apa arti kebahagiaan menurut kamu?

    Berbagi di Deklarasi Hari Bahagia Bersama


    Kang Maman, seorang penulis pernah berkunjung ke sebuah pulau yang sangat jauh dari pusat kota. Dalam perjalanannya, Kang Maman membawa ratusan buku untuk dibagikan kepada anak-anak di pulau tersebut. Namun, kapal yang ditungangginya karam dan buku-bukunya pun basah. Buku-bukunya terselamatkan namun, tetap basah sehingga tidak layak. Anak-anak pulau tersebut ternyata mengeringkan buku-buku tersebut dengan strika.

    "Bukunya sudah tidak layak. Nanti saya kirimkan lagi buku itu." Kata Kang Maman.

    "Buku ini sangat berharga buat kami karena memang dibutuhkan waktu cukup lama untuk menjangkau kota jika kami beli."

    Mendengar hal itu, Kang Maman tersentuh. Dan, dengan dukungan JNE, buku itu pun dikirimkan kembali. Tanpa sepeser biaya pengiriman pun buku itu akhirnya dikirim beberapa kali. Kang Maman sempat tidak enak hati dengan JNE karena sudah melebihi batas yang ditetapkan tiap bulannya, namun Pak Fredy dari JNE pun mengatakan, "Kang Maman, kirimkan saja. Kita berbisnis bukan hanya kepada manusia namun kepada Tuhan".

    Deklarasi Hari Bahagia Bersama JNE ini memang sangat berarti bagi banyak orang, terutama penulis, Kang Maman dan Mas Mice, kartunis yang mengambarkan buku dengan sangat bagus. Dibalik bisnis JNE, terdapat nilai-nilai yang patut dibagi kepada masyarakat luas, bukan hanya bisnis semata namun sisi lain dari bisnis pun sangat diperhatikan oleh JNE.

    Filosofi JNE tentang berbagi kebahagiaan ini dituangkan dalam "Conneting Happiness" yang kemudian menjadi dasar penulisan buku karya Kang Maman dan Mice ini.

    Kang Maman juga terinspirasi makna berbagi dari pendiri JNE. Beliau mendirikan perusahaan yang didasari atas etos baik dan memberdayakan banyak disabilitas. Saya teringat pada saat saya kos di Tanah Abang. Pada saat ingin mengirimkan barang, saya menuju ke JNE. Saya terkejut ketika saya mendapati yang menerima paket JNE ini orang disabilitas namun dengan penuh semangat memproses pengiriman paket saya. Tak lama kemudian, saya menerima resi dan kemudian membayarnya. Saya masih memikirkan, betapa semangatnya orang disabilitas tersebut, sedangkan saya kadang mengeluh dengan keadaan yang saya alami. Ternyata dibalik kekurangan seseorang disabilitas, mereka sangat bersemangat dalam hidup dan bermanfaat bukan hanya untuk dirinya sendiri melainkan orang lain.


    Bahagia Bermanfaat Bagi Sekitar

    RUjwAl.md.png

    Bahagia itu bisa memberikan manfaat bagi sekitar terutama bagi orang dekat seperti keluarga, tetangga dan masyakarat sekitar. Begitulah nilai yang ditanamankan pendiri JNE dan saat ini diteruskan oleh pak Fredy. Selain itu, berbagi itu bukan dinilai dari seberapa banyak nilainya melainkan keikhlasan dan kebermanfaatnya. Hal ini dibuktikan oleh Melanie Subono yang sudah bergerak bersama komunitasnya sekitar 14 tahun. Pun demikian dengan Iva Gunawan dengan Yayasan Mega Bintangnya yang membagikan sembako kepada masyarakat yang terdampak selama pandemi ini. Sedangkan Andy F. Noya yang menyoroti kaum muda yang sudah saatnya mencontoh orang atau tokoh yang berbagi bukan hanya melalui materi melainkan bisa dalam bentuk lainnya seperti ilmu dan keahlian lain.

    Kebaikan yang kita bagi seberapa pun itu pasti akan sangat bermanfaat bagi sekitarnya, dan melalui kebaikan ini bisa membuat orang tersenyum bahagia. Kebaikan-kebaikan inilah menjadi value atau nilai yang terus disebarkan oleh JNE melalui peluncuran buku Hari Bahagia Bersama. Dan, kadang sebuah paket kecil seperti masker yang ditujukan oleh orang tersayang pun akan membuatnya bahagia.

    Kamu bisa melakukan pembelian buku “Bahagia Bersama” secara offline di toko buku Gramedia dan juga secara online melalui website gramedia.com serta toko resmi JNE di Tokopedia dan Shopee.

    Continue Reading

    Saat mengirim mainan ke keponakan di Kampung Halaman saya, Pemalang, kadang ada rasa yang ngga nyaman. Kepikiran kalau pengirimannya itu ngga sampe atau bahkan nyangkut di tempat lain serta ada ketakutan kalau barangnya itu tidak sesuai pada saat dikirim dengan barang yang diterima.

    "Fan, Safira udah terima paket crayonnya?"

    "Belum, Man."

    Saya sedikit khawatir, apakah memang ada kendala pada saat pengiriman dari penjualnya.

    "Ntar dikasih tahu ya kalau sudah diterima."

    "Iya."

    Saya sempat membelikan Safira paket crayon. Keponakan saya ini akan sekolah di TK bulan Agustus ini. Pada saat bulan Puasa menjelang Ramadhan, saya membelikan perlengkapan crayon dan alat mengambar lengkap dengan alat lukis. Memang saya sangat jarang sekali membelikan permainan, yang saya belikan hanya yang membuat Safira lebih kreatif dan bermain seperti peralatan lengkap ini.


    Setelah beberapa hari, adik saya memberikan kabar gembira. Ternyata paket yang ditunggu telah datang.

    "Man, paket crayonnya sudah sampai."

    "Alhamdulillah, akhirnya sampai juga."

    Sering tidak mengalami kejadian seperti ini? Kita menantikan kedatangan paket yang sudah lama dan tidak kunjung sampai. Padahal kita telah membayar biaya pengiriman dari toko online? 


    Kejadian pengiriman barang yang tidak terjamin keamanan dan kenyamanannya ngga bakalan terjadi kalau menggunakan jasa pengiriman barang yang sudah ternama dari dahulu yaitu JNE. Pengirimannya sekarang sudah bisa pakai aplikasi dan pembayarannya pun sudah sangat beragam. Kini pembayarannya pun bisa menggunakan Gopay.

    GoPay bekerjasama dengan JNE sebagai salah satu opsi pembayaran non-tunai untuk mempermudah customer ketika melakukan pembayaran di outlet JNE seluruh Indonesia serta layanan COD.

    Untuk mendapatkan exposure yang lebih luas terkait kerjasama ini, GoPay bersama dengan JNE acara konferensi pers bersama (joint press conference) bertempat di Baxter Smith, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sebagai tanda peresmian program kerja sama kedua belah pihak.


    Dalam acara ini, juga akan turut menandai peluncuran digital wallet pertama sebagai metode pembayaran JNE melalui layanan GoPay. Selain itu, sebagai salah satu wujud kepedulian GoPay terhadap UMKM agar naik kelas dan bisa mengembangkan bisnisnya acara ini akan diisi dengan talk-show entrepreneurship bersama Ria Sarwono founder CottonInk.

    Apa yang menyebabkan GoPay itu sangat mudah? Karena dengan pembayaran menggunakan GoPay, maka tinggal scan QR Code yang ada maka transaksi sudah berhasil dilakukan dan biasanya dilakukan kurang dari 1 menit. Mudah dan cepat jika membayar menggunakan GoPay. Nah ini dia tata cara melakukan pembayaran menggunakan GoPay. 



    Tata cara melakukan pembayaran GoPay di JNE:
    1. Lakukan transaksi di JNE menggunakan GO-PAY
    2. Scan QR code yang berada di Personal Computer/PC JNE, dengan cara klik “Bayar” pada aplikasi GOJEK 
    3. Masukan kode PIN GoPay
    4. Transaksi berhasil, saldo GoPay akan terpotong otomatis
    Oh iya selama periode 1 Agustus  hingga 31 Oktober 2019  terdapat promo GoPay yaitu cashback Rp5.000 di JNE. Dan informasi promo GoPay di JNE dapat dilihat di website GoPay promo:  https://www.go-jek.com/blog/promo-jne/.


    Continue Reading

    Apa mimpi kamu yang belum terjadi di kehidupan kamu saat ini? Apapun mimpimu, jangan menyerah dan lanjutkan perjuangan. Percaya atau tidak, mimpi yang selalu diingat dan berusaha untuk mencapainya, maka mimpi itu akan menjadi nyata. Begitu juga dengan pebinis dengan skala kecil yang terus tumbuh, termasuk yang berjualan online dengan aplikasi online shop dan social media. Dan, untuk mengapresiasi perjuangan pelangganya yang kebanyakan dari online shop, JNE memberikan penghargaan melalui JLC (JNE Loyalty Card) Award 2019. Apa saja sih yang didapatkan oleh pelanggan JNE? Ternyata bukan hanya satu atau dua hadiah saja melainkan banyak hadiah mulai dari paket wisata ke New Zealand, Korea Selatan, Mobil, Motor, Gadget dan banyak lainnya. 

    Kembali lagi ke mimpi, saya termasuk yang ngga percaya begitu saja dengan mimpi. Dulu saya memang pemimpi, tapi karena kembali ke dunia kerja yang penuh dengan perhitungan rasional dan matematis, maka mimpi itu terlanjur saya abaikan. Ya, memang saya harus rasional, namun kadang saya juga punya mimpi-mimpi yang menjadi target dan sebagai bagian dari reward. Siapa sih yang ngga kepengen dapat reward seperti jalan-jalan atau sekedar refreshing dari jenuh pekerjaan yang sudah kita geluti beberapa tahun belakangan ini? Tentunya semua orang memiliki mimpi dan angan-angan. 


    Memori saya selalu membawa kembali ke tahun 2012, dimana saya bisa menginjakan kaki pertama kali di Jepang. Pada saat itu saya hanya mengandalkan buku traveling ke Jepang hanya 2 jutaan karya Claudia Kaunang dan maps offline. Kalau sekarang sudah banyak sim card atau wifi sehingga memudahkan mencari sebuah alamat atau bahkan aplikasi transportasi yang memudahkan kita untuk kemana-mana. Jadi setengah nekat dan berdasarkan informasi buku serta maps offline , saya menjelajah Tokyo, Hakone, Yokohama dan Kamakura. Awalnya saya pengen melihat Gunung Fuji di daerah Kawaguchiko. Namun, karena salah informasi malah membawa saya ke Hakone. Hakone juga meruapakan salah satu spot untuk melihat Gunung Fuji dari sisi yang lain. Alhamdulillah, malah saya menemukan pengalaman lainnya salah satunya adalah naik kapal pesiar dan mengelilingi danau indah dengan pemandangan Fuji, sayangnya tidak nampak karena tertutup awan.

    Pengalaman pertama kali ke Jepang ini membuat saya selalu ingin menjelajah negara lain dan membuaat memori yang tidak terlupakan. Dengan traveling saya belajar banyak hal terutama budaya negara lain serta memberikan motivasi lebih untuk lebih baik dari hari ke hari.



    Sama dengan mimpi keliling dunia, pelanggan JNE pun memiliki banyak sekali mimpi yang ingin diwujudkan misalnya handphone baru, motor, mobil atau pengen jalan-jalan ke tempat yang belum dijelajahi sama sekali. Jangan khawatir karena JNE ingin sekali mewujudkan mimpi-mimpi yang belum terealisasi dalam waktu yang tidak sebentar.

    JNE Loyalty Card (JLC) memberikan banyak hal seperti pengumpulan poin untuk undian dan juga resi atau bukti pengiriman yang membuat semakin besar kesempatan untuk memenangkan hadiah-hadiah yang telah disebutkan seperti paket wisata (traveling), mobil, motor, gadget dan banyak lainnya. Dan, bukan hanya satu atau dua saja melain banyak sekali kesempatannya.

    Kalau belum punya JLC bagaimana cara membuatnya? Caranya sangat mudah, bisa membuat JLC di agen-agen JNE terdekat dari rumahmu. Informasi lebih lengkap bisa ke https://jlc.jne.co.id/.



    Online Shop dan Social Media membuka banyak kesempatan masyarakat untuk membuka bisnis terutama menjual barang atau produk baik lokal maupun barang populer yang menarik dan laku dijual. Sangat terbuka bagi siapapun yang memiliki passion atau jiwa dagang yang tinggi dan bukan banyak dominasi dari pemodal besar namun juga pemodal kecil atau UKM pun punya kesemapatan yang sama untuk menjadi besar. Dream Big, Dream Bigger. Mimpi menjadi pengusaha sukses itu sudah didepan mata jika kita memiliki kemauan dan kerja keras untuk mewujudkannya. Memang tidak mudah tapi tidak ada yang tidak mungkin.

    Lihat saja Atta Halilintar dan Ria Ricis, mereka berdua membuktikan bahwa 10 juta subscriber di youtube bukanlah hal yang mungkin jika disertai dengan kerja keras. Yuk, mulai dari sekarang dan menjadi seorang yang bermimpi besar dan selalu menginspirasi.




    Continue Reading

    Sebagai pembeli belanja online dan pengirim paket ke orang lain, pasti kenal dengan JNE. Lebih dari beberapa tahun ini,  semenjak online shop merajalela, jasa pengiriman barang pun jadi hal yang sangat dibutuhkan. Bayangkan jika tidak jasa pengiriman barang,  pasti online shop akan mati dan tidak berkembang dengan baik.

    Ngomong-ngomong masalah loyalitas,  pasti beberapa orang memiliki alasan kenapa harus JNE? Terus terang, JNE memiliki harga yang bersaing dan menjangkau sampai ke pelosok negeri. Apalagi yang didaerah terpencil pun memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan usaha mereka. Bukan tidak mungkin,  kesejahteraan masyarakat pun akan terangkat dengan adanya JNE.


    Beberapa hari lalu,  JNE menyelenggarakan JLC Award 2018, sebagai penghargaan kepada member JNE yang sangat loyal dan berdedikasi bagi JNE. Hadir dalam acara ini seluruh perwakilan JNE dari seluruh Indonesia mulai dari sabang sampai merauke. Biasanya resi JNE yang menumpuk hanya dibiarkan saja dan akhirnya dibuang,  namun jika bergabung dengan JLC (JNE Loyalty Card), maka resi tersebut akan berubah menjadi pembuka jalan untuk mendapatkan banyak hadiah yang telah disediakan. Beberapa hadiah telah dilakukan pengundiannya pada tanggal 21 Desember 2017 di kantor pusat JNE. Berikut adalah hadiah yang telah dilakukan pengundiannya yaitu

    1. 1 Paket Wisata ke Disneyland Hongkong
    2. 2 Motor Honda Beat
    3. 3 Paket Wisata ke Singapore dan Legoland
    4. 3 Paket Wisata Malang,  Jawa Timur
    5. Ipad Mini
    6. 10 Kamera Mirrorless
    7. 100 Voucher Belanja

    Untuk Periode 1 November -31 Desember 2017, JLC dengan transaksi tertinggi akan mendapatkan hadiah sebagai berikut:

    1. 1 Unit Mobil Mitsubishi Xpender
    2. 1 Unit Sepeda Motor Yamaha XMAX
    3. 1 Paket Wisata untuk 2 orang ke Eropa
    4. 1 Unit IPhone
    5. 1 Unit Kamera Fuji XT10

    Sedangkan hadiah untuk pemenang dengan pengiriman atau resi terbanyak adalah

    1. 1 Unit Sepeda Motor Kawasaki Ninja RR
    2. Paket Wisata ke Bangkok Untuk 2 orang
    3. 1 Unit Samsung Galaxy Note 8
    4. 1 Unit Kamera Canon Eos M 10
    5. 1 Unit Smartphone Vivo V7


    Selain itu,  JNE juga bermitra dengan beberapa pihak seperti CoinWorld dan HeliCity dalam memperluas jaringan dan menambah kualitas pelayanannya. Selain itu akan dibangun HUB yang mengabungkan beberapa pihak untuk memaksimalkan pengiriman dan tentunya akan menambah kuantitas pengiriman barang ke seluruh Indonesia.


    JNE sebagai bagaian dari perkembangan masyarakat memiliki tangung jawab sosial di lingkungannya. Dalam acara JLC Award 2018, JNE memberikan santunan terhadap anak yatim piatu. Tentunya JNE sangat berharap akan lahir penerus bangsa yang besar dari anak yatim piatu tersebut.


    Acara ini juga di meriahkan penampilan dari Maliq Deesential,  kumdian dari BEKRAFT,  CEO Young on Top dan masih banyak lainnya. JNE berharap dengan pelayanannya dapat membantu berkembangnya usaha kecil menengah atau UKM di seluruh Indonesia.

    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories
    Logo Komunitas BRT Network
    Seedbacklink
    Intellifluence Herd Worth Value: $165

    Search

    Follow Me

    • facebook
    • twitter
    • youtube
    • instagram

    New Post

    Postingan Populer

    • Pengalaman Uji Coba Laptop ASUS Yang Tangguh Dengan Ekosistem ASUS Premium Service
    • Berzakat Itu Kalcer, Sambut Ramadan Dengan Ibadah Rutin
    • Nasi Kuning Anak Kos Praktis dengan Rice Cooker MIYAKO
    • RicheeseGPT (Garlic Parmesan Temptation), Sensasi Ayam Keju Tanpa Pedas
    • Ramadan Berkah, BerOjol Berikan Servis Motor Gratis Bagi Pengemudi Ojol
    • Giveaway Hop - Travel & Romance
    • Kisah Ruben dan Clara
    • [Lomba Blog Pegi Pegi] Nias : Antara Lompat Batu, Surfing dan Tsunami
    • Mudahnya Membuka Tabungan Online
    • 5 Cara Tampil Modis Dan Trendy

    Blog Archive

    • ▼  2026 (7)
      • ▼  Maret (2)
        • Pengalaman Uji Coba Laptop ASUS Yang Tangguh Denga...
        • Ramadan Berkah, BerOjol Berikan Servis Motor Grati...
      • ►  Februari (2)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2025 (32)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (2)
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (4)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (2)
      • ►  Maret (4)
      • ►  Februari (3)
      • ►  Januari (5)
    • ►  2024 (52)
      • ►  Desember (6)
      • ►  November (7)
      • ►  Oktober (8)
      • ►  September (4)
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (6)
      • ►  Mei (1)
      • ►  April (1)
      • ►  Maret (10)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2023 (68)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (7)
      • ►  September (6)
      • ►  Agustus (8)
      • ►  Juli (5)
      • ►  Juni (8)
      • ►  Mei (5)
      • ►  April (7)
      • ►  Maret (8)
      • ►  Februari (6)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2022 (75)
      • ►  Desember (14)
      • ►  November (5)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  September (12)
      • ►  Agustus (2)
      • ►  Juli (4)
      • ►  Juni (6)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (12)
      • ►  Maret (6)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (4)
    • ►  2021 (38)
      • ►  Desember (4)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  September (1)
      • ►  Agustus (3)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (6)
      • ►  Mei (4)
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (7)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2020 (25)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (5)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (1)
      • ►  Agustus (3)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (2)
      • ►  Mei (2)
      • ►  April (2)
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (2)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2019 (53)
      • ►  Desember (5)
      • ►  November (5)
      • ►  September (6)
      • ►  Agustus (4)
      • ►  Juli (5)
      • ►  Juni (2)
      • ►  Mei (7)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (3)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (8)
    • ►  2018 (83)
      • ►  Desember (9)
      • ►  November (8)
      • ►  Oktober (7)
      • ►  September (8)
      • ►  Agustus (13)
      • ►  Juli (6)
      • ►  Juni (3)
      • ►  Mei (8)
      • ►  April (9)
      • ►  Maret (5)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2017 (36)
      • ►  Desember (5)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (2)
      • ►  Agustus (6)
      • ►  Juli (2)
      • ►  Juni (3)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (4)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2016 (41)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (4)
      • ►  September (3)
      • ►  Agustus (2)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (7)
      • ►  Mei (3)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (1)
      • ►  Februari (3)
      • ►  Januari (4)
    • ►  2015 (63)
      • ►  Desember (5)
      • ►  November (5)
      • ►  Oktober (11)
      • ►  September (2)
      • ►  Agustus (3)
      • ►  Juli (7)
      • ►  Juni (5)
      • ►  Mei (5)
      • ►  April (6)
      • ►  Maret (5)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (5)
    • ►  2014 (11)
      • ►  Desember (3)
      • ►  November (1)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  Maret (1)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2013 (5)
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (1)
      • ►  Mei (1)
      • ►  April (1)
    • ►  2010 (1)
      • ►  Desember (1)

    Blogger Friend

    • HM Zwan
      Anti Pontang-panting,Begini Caranya Bikin Pesanan 60 Buah Bolen Pisang dalam Waktu 18 Jam
      5 jam yang lalu
    • - Connect and Share Blogging Tips in Two Languages
      Zero Budgeting System Explained: The Powerful Money Method That Gives Every Dollar a Job
      12 jam yang lalu
    • The TraveLearn
      5 Rookie Mistake yang Sering Dilakukan Panitia Trip Rombongan, Jangan Sampai Kamu Lakuin
      1 hari yang lalu
    • BLOGFAM – When Sharing Meets Caring
      (Narsis) : Satu Nama Di Ujung Doa
      1 hari yang lalu
    • YOGA AS YOGGAAS
      Manusia dan Hantu yang Mencoba Hidup Berdampingan
      1 hari yang lalu
    • BlogCamp
      Panduan Membeli WPC Decking Berkualitas Tinggi
      2 hari yang lalu
    • Jurnal Evi Indrawanto
      Cara Mengatasi Writer’s Block, Seni Berdamai dengan Layar Kosong agar Bisa Terus Menulis
      3 hari yang lalu
    • Blognya bisot
      Memahami Logika “A Fortiori” - Diam atau Mangkir: Mana yang Lebih Tidak Kooperatif
      6 hari yang lalu
    • Mampir yuk, kerumahku
      Musyawarah Dawis Toga
      6 hari yang lalu
    • Langkah Baruku
      Steak Murah Tapi Rasa Bintang 5? Ini Tips dan Rekomendasinya!
      1 minggu yang lalu
    • My Life My Style
      Kuliner Kuching Sarawak, Surga Tersembunyi dari Kedai Kopi 80 Tahun Hingga Sunset di Pantai
      2 minggu yang lalu
    • fitrian.net
      Sujud Syukur Bersama Keluarga: Mengapa Paket Umroh Private Jadi Pilihan Hati Saya
      2 minggu yang lalu
    • Menuliskan Sebelum Terlupakan
      Dari Nebula Display 240Hz ke DDR5 5600MHz: 5 Fitur ROG Strix G16 (2025) yang Bikin Gamer Susah Pindah ke Brand Lain
      4 minggu yang lalu
    • Tukang Ngukur Jalan
      Stop Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO), Ayo Ikut Andil Mengubahnya!
      4 minggu yang lalu
    • Indah Julianti
      17 Channel YouTube Favorit Perempuan 50 Tahun Plus
      4 minggu yang lalu
    • Small Things, Kecil Tapi Penting :)
      Alasan myBCA Menjadi Pilihan Perbankan Digital
      5 minggu yang lalu
    • Write Your Diary
      Ghibli vs Disney: Why They Are Nothing Alike
      1 bulan yang lalu
    • Motherhood
      Kesalahan Saat Memasak Nasi di Rice Cooker
      1 bulan yang lalu
    • My Purple World
      Ramadan Kareem - Happy Ramadhan 1447H
      1 bulan yang lalu
    • Blog Bukunya Kimi | Banyak-banyaklah Membaca. Biar Pintar.
      #169 – There Are Rivers in the Sky
      2 bulan yang lalu
    • Akhmad Muhaimin Azzet | mari bersama menggapai ridha-Nya
      Meraih Rezeki Sekaligus Berkah-Nya
      2 bulan yang lalu
    • ge[n][d]ud BlogPacker
      Akurasi Pers vs Kecepatan Media Sosial
      2 bulan yang lalu
    • desperate housewife
      (THROWBACK) NGEBLOG DI TAHUN 2016
      2 bulan yang lalu
    • WHEN IT'S ONLY JG & AST
      2025
      2 bulan yang lalu
    • Kimi's Cool Blog
      Kembali Mengkristik
      3 bulan yang lalu
    • Pipit Widya
      Random
      3 bulan yang lalu
    • Lucia Priandarini
      Perihal Jarak yang Memisahkan Diri antara Sebelum dan Sesudah
      3 bulan yang lalu
    • Shintaries
      Welcome 2026!
      3 bulan yang lalu
    • tindak tanduk arsitek
      jejak emas cambodia royal palace
      3 bulan yang lalu
    • The Shymphony Of EKA
      Dubbing Film di Mall, Apa Rasanya?
      3 bulan yang lalu
    • Berbagi Cerita
      Tidur Berkualitas Bersama Sprei dan Bedcover Hawaii By My Love
      5 bulan yang lalu
    • Melfeyadin
      Di ZAP Kamu Bisa Nyobain Infuse Glow Biar Kulit Terlihat Lebih Sehat
      7 bulan yang lalu
    • Cerita EKA
      Exploring the Sunset Vibes at the Most Iconic Beach Clubs Uluwatu
      9 bulan yang lalu
    • Herdis Suryatna | Pengalaman adalah guru yang terbaik
      Sewa Hiace Luxury Harga Terjangkau dan Nyaman di Bandung dan Ciamis
      9 bulan yang lalu
    • Rumah Mayaku
      Ada Apa Di Balik Cerita "Lauk Daun"?
      10 bulan yang lalu
    • pemainkata | sekadar bilik kecil pecinta kata
      Humor Konyol Kata Kata Bijak Lucu: Obat Ampuh Untuk Hidup
      11 bulan yang lalu
    • my story
      Saat Mata Kering Mengganggu Aktivitas Kerja, Insto Dry Eyes Solusinya
      11 bulan yang lalu
    • ..:: ntan™ | bunga dengan nama terbuka
      Saat Musik Menyentuh Hati – Sebuah Resonansi Emosi Lewat Solo Project Member BTS 💜
      11 bulan yang lalu
    • Macangadungan
      Microsoft is bringing cloud gaming to Xbox consoles later this year
      1 tahun yang lalu
    • udafanz[dot]com
      Strategi SEO untuk Meningkatkan Prospek Bisnis Anda
      1 tahun yang lalu
    • Linda Leenk - Little Part of My Life
      2024 Fellowship Journey
      1 tahun yang lalu
    • Life begins at 30...
      Liburan di Tokyo
      1 tahun yang lalu
    • Dunia Kecil Indi
      Surat untuk Mika di Surga (Hari AIDS Sedunia)
      1 tahun yang lalu
    • Gembul Kecil Penuh Debu
      Mangut Iwak Wader ❤
      1 tahun yang lalu
    • Wira Nurmansyah
      Discovering Macao: A Unique Fusion of East and West
      1 tahun yang lalu
    • Sisi Hidupku
      Apa Kabar Senin Pagi
      1 tahun yang lalu
    • Lianny Hendrawati
      Resep Mini Banana Choco Cake Tanpa Mixer
      1 tahun yang lalu
    • punyapista
      Perubahan Arti dari Bobot Sebuah Nilai
      1 tahun yang lalu
    • a Dreamer - Travelographer - Food Adventurer - Travel Blogger
      Mau Liburan ke Vietnam? Catat 5 Tips Berikut!
      1 tahun yang lalu
    • Una Vida Escrita de la Una
      Bye Bye My Friend
      1 tahun yang lalu
    • every mom has a story
      Sastra masuk sekolah, mana buku sastra yang layak dibaca pelajar SMA, mana yang tidak?
      1 tahun yang lalu
    • Mira Sahid
      Hati Seperti Kertas
      1 tahun yang lalu
    • Cokelat Gosong
      Jangan Biarkan Usia Membatasimu, Stay #AgelessLimitless with ERHA ULTIMATE
      2 tahun yang lalu
    • DISGiOVERY
      Keindahan Pantai Pasir Kencana Pekalongan yang Memukau
      2 tahun yang lalu
    • Catatan Perjalananku
      Kalender Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024 di Indonesia
      2 tahun yang lalu
    • Redcarra
      PLTS: Membangun Masa Depan Bersih dan Berkelanjutan
      2 tahun yang lalu
    • Ratu de Blog
      Rekomendasi Olahraga Untuk Menurunkan Berat Badan
      2 tahun yang lalu
    • Bisnis, Motivasi, Inspirasi, Opini, Hiburan, Informasi, Sosial Media, Tip & Trik » Bisnis, Motivasi, Inspirasi, Opini, Hiburan, Informasi, Sosial Media, Tip & Trik
      Over 50 Dating – Finding a Good Online Dating Site for You
      3 tahun yang lalu
    • suarane.org
      Kere-Aktif
      3 tahun yang lalu
    • SimBale - Download Software Gratis
      AVG Anti-Virus 22.8.7500
      3 tahun yang lalu
    • backpackstory
      Puncak 29 Rahtawu Gunung Muria: Kisah Pendakian Penuh Petilasan
      3 tahun yang lalu
    • Cinta Teknologi
      Router Static Berbasis CLI di Cisco Packet Tracer - Cinta Teknologi
      3 tahun yang lalu
    • Sometimes you have to go a little crazy to stay a little sane
      Top 10 Satisfactory Depended On Loose Bitcoin Cloud Mining Websites Without Investment Of 2021 – The Bharat Specific News
      4 tahun yang lalu
    • Dunia Senja
      Catatan Hati Penghujung Tahun 2021
      4 tahun yang lalu
    • Blog - Lucedale.
      Dearest: New Post
      4 tahun yang lalu
    • #FDCG
      bye 🌻
      4 tahun yang lalu
    • jinjinger
      Kompleks
      4 tahun yang lalu
    • Jefferson's Stage.
      The Diplovemat
      5 tahun yang lalu
    • Ika Koentjoro
      德克萨斯精英赛首轮未完 刘钰T31阎菁T58林希妤T80
      5 tahun yang lalu
    • Nova Wijaya
      Sebelum Mulai Investasi Online, Yuk Pahami 5 Cara Aman Berinvestasi Berikut Ini
      5 tahun yang lalu
    • Resep Kuliner Indonesia dan Dunia
      Karedok Leunca
      5 tahun yang lalu
    • Dian Kelana
      Lindungi Keluarga Kita dengan Antiseptik.
      5 tahun yang lalu
    • SALAMINZAGHI
      Camping di Pantai Ngetun Gunung Kidul Yogyakarta
      6 tahun yang lalu
    • Garis Horizon
      Apakah benar semua akan baik-baik saja?
      6 tahun yang lalu
    • .: adie DOES :.
      Sendirian di Uchisar Castle
      6 tahun yang lalu
    • Kehidupan Di Jepang
      Main Snowboard
      6 tahun yang lalu
    • Kaleng Harapan » Kamera Lubang Jarum
      3 Fakta dibalik Promo 12.12
      6 tahun yang lalu
    • Stay Hungry. Stay Foolish
      Rindu Budaya Ilmu
      6 tahun yang lalu
    • Dunia Iwok
      [Family Vacation] Menikmati Petik Apel di Kota Batu Malang - Part 4
      6 tahun yang lalu
    • Pemimpi Hujan
      Nyobain 6 Menu Terbaru Horison Ultima Ratu
      6 tahun yang lalu
    • Dija Princess
      Jelajah Desa Galengdowo
      6 tahun yang lalu
    • Fardelyn Hacky
      Setop Stigma Orang dengan Gangguan Jiwa
      6 tahun yang lalu
    • Taqorrub.com
      new chair
      6 tahun yang lalu
    • Bangsari
      Nahdliyyin Yang Bersujud Di Hadapan Yesus
      6 tahun yang lalu
    • Donna Imelda
      Bebas Komedo dan Bekas Jerawat dengan Sabun Herbal Banana Peel Carbon
      6 tahun yang lalu
    • Keluarga Haripahargio
      REPLACED
      6 tahun yang lalu
    • Blog Adi Nugraha
      Wisata Alam yang Menakjubkan di Sulawesi Utara
      6 tahun yang lalu
    • All of Putri (¬.¬)ƪ_(˘⌣˘'!)
      I wanna asking...
      6 tahun yang lalu
    • A HOUSEWIFE'S DAY OUT
      Vincent van Gogh, just my simple thought.
      7 tahun yang lalu
    • Natureve Shop
      Istri Marah Karena Terlalu Cepat Ejakulasi? Pake Ini Biar Gagah
      7 tahun yang lalu
    • BETOIJO
      GOD'S MIRACLE: I GOT A NEW JOB!
      7 tahun yang lalu
    • Ninik Setyarini
      [Bukan Sinopsis] Bohemian Rhapsody
      7 tahun yang lalu
    • TGIF! Magazine
      Kereta Hantu Pagi Hari
      7 tahun yang lalu
    • fanabis
      Craftsman Style Kitchen Faucet
      7 tahun yang lalu
    • lalank pattrya dan hal random lainnya.
      Ngatain Mereka Disini
      7 tahun yang lalu
    • Galaksi Pungky
      Review: Sakura Collagen Cream Anti Age's, Siap Menua dengan Kulit Bahagia!
      7 tahun yang lalu
    • Aksaraku
      Rasakan Indahnya Malam Pertama di Bali Itu Mudah dan Murah, Begini Caranya
      7 tahun yang lalu
    • Aulia Fasya
      Masa Lalu dan Jejak Digital
      7 tahun yang lalu
    • Anisa AE
      Penyebab Ibu Kandung Aniaya Bayi Calista
      8 tahun yang lalu
    • Narzis Blog
      Ayo Move On!
      8 tahun yang lalu
    • Beby's Diary
      Ayang-Ayangan di Depan Umum
      8 tahun yang lalu
    • sketsa hati
      Visit Zugspitze from Munich by Train
      8 tahun yang lalu
    • Ca Ya
      Yang Tidak Biasa dari Nikahan Incess Ca Ya
      8 tahun yang lalu
    • A Border that Breaks
      Janus dalam Mozaik-Mozaik Kecil
      8 tahun yang lalu
    • irhapunya
      #PontianakTrip : Menjelajah Rasa dengan Kuliner Pontianak
      8 tahun yang lalu
    • Tulisanku
      Begini Cara Memindahkan Data dari Blogdetik ke WordPress
      8 tahun yang lalu
    • Bibi Titi Teliti
      Menyongsong Masa Depan Digital bersama CBN
      8 tahun yang lalu
    • HELLO!
      9 Teknik Dasar Yang Harus di Kuasai Dalam Permainan Tenis Meja
      8 tahun yang lalu
    • Catatan Anazkia
      Gerbong Wanita, Tak Semenyeramkan yang Dikira
      8 tahun yang lalu
    • My Daily Notes
      Berbagi Inspirasi
      8 tahun yang lalu
    • Ruang Emak
      SO GOOD Ayam Potong Kuah Cabe Hijau, Sajian Spesial Di Hari Lebaran
      8 tahun yang lalu
    • eithea
      Life is living in Moments
      8 tahun yang lalu
    • Rianda Prayoga Blog
      Ngabisin Uang THR, Kenapa Gak?
      8 tahun yang lalu
    • Blog Anak Nelayan
      Blog Gak Pernah Update
      8 tahun yang lalu
    • Jalan Pendaki
      Annapurna Basecamp Series: Drama Pertama Menuju Tanah Dewa-Dewa Himalaya
      8 tahun yang lalu
    • Netnesia
      Telkom Buka Pemblokiran Netflix
      9 tahun yang lalu
    • Widaku.com
      Temukan Sunscreen Yang Baik Untuk Wajah Disini
      9 tahun yang lalu
    • Perjalanan Tak Berujung
      Lidah di GOYANG pak Asep Stroberi
      9 tahun yang lalu
    • Gulanya Gulali
      Ingin Menghemat Pengeluaran? Gunakan Jasa Catering Aja!
      9 tahun yang lalu
    • Travel Diary
      Si Yaki dan Tarsius Bitung yang menggemaskan
      9 tahun yang lalu
    • Jendela Keluarga
      Pentingnya Mengembangkan Kecerdasan Sosial
      9 tahun yang lalu
    • Ayu Saritem Blog
      Cara Membuka Aura Kecantikan Bagi Wanita Hamil
      9 tahun yang lalu
    • mata buku indri
      Review: Trilogi Insiden
      9 tahun yang lalu
    • Arsitektur Dunia | Gallery Arsitektur Dunia
      Lorem ipsum dolor sit amet
      10 tahun yang lalu
    • when journalist becomes backpacker
      THE FACE OF TERRACOTTA, CHINA
      10 tahun yang lalu
    • Jurnal Mira Sahid | Emak Blogger
      That Moment!
      10 tahun yang lalu
    • Jejak BOcahiLANG
      Candi-Candi Majapahit di Situs Trowulan
      10 tahun yang lalu
    • aksara senandika | Sedikit noktah kehidupan
      Aku Sedang Malas
      10 tahun yang lalu
    • Petrus Andre Blog
      10 Hal yang Harus Dilakukan agar Blog Kamu Lebih Menghasilkan
      10 tahun yang lalu
    • Nicegreen
      Allah Menegurku Dengan Syaraf Kejepit
      10 tahun yang lalu
    • Wuri Nugraeni | Reporter, Menulis, dan Wisata
      Pindah Rumah ke wurinugraeni.com
      10 tahun yang lalu
    • AGIASAZIYA
      PAKSAISME
      10 tahun yang lalu
    • Controversy
      Less is More dalam Kumpulan Cerita
      10 tahun yang lalu
    • SECAWANKOPISENJA
      [Flash Fiction] PURA-PURA PULANG
      10 tahun yang lalu
    • Febry Hadinata WordPress
      Jogja x Dieng x Solo Part 1
      10 tahun yang lalu
    • Saoscabe.com | Website Humor Indonesia
      Fakta Kota Tembung
      10 tahun yang lalu
    • Albarnation
      Mau Kredit Motor ? Di Cermati.com Aja
      10 tahun yang lalu
    • Makhluk Kecil
      Pindah
      10 tahun yang lalu
    • Ahmad Rafiq Chaniago
      Pameran Seni Rupa Lima Jari
      10 tahun yang lalu
    • Melihat Dunia
      Before I Die I Want...
      11 tahun yang lalu
    • Catatan Ruslan
      Satu Jam Menyusuri Sungai Kahayan
      11 tahun yang lalu
    • .:: Nhie ::. | Just another WordPress.com weblog
      Noda Makanan di Pakaian
      11 tahun yang lalu
    • The Dusty Sneakers
      Memori
      11 tahun yang lalu
    • Beautify Me
      Etude House Etoinette Princess Pouch
      13 tahun yang lalu
    • yosbeda
    • Chronosphere
    • hidayah-art.blogspot.co
    • zubaid.ID
    • Tukangecuprus
    • Arian's Blog
    • Benablog - Cerita Si Benakribo
    • Jogja Ready
    • Angga Ong
    • Putrinyanormal
    • yandi punya cerita
    • Jejaring Miss Fenny
    • pegipegi.com: Pesan Hotel & Tiket Pesawat Termurah Online
    • BlogS of Hariyanto
    • Catatan Kartina
    Perlihatkan 5 Perlihatkan Semua

    Labels

    Asuransi Backpacker Bank Budaya Fashion Film Movie Review Wisata otomotif
    facebook Twitter instagram

    Created with by BeautyTemplates

    Back to top