Jangan Lupa Minum Air Putih

  • 9/01/2020 04:36:00 AM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments

 

Tahu nggak manfaat minum air putih? Manfaatnya banyak banget seperti membantu menghilangkan racun dalam tubuh, meningkatkan metabolisme, mencegah kenaikan berat badan, mencegah gangguan pencernaan, membuat kulit lebih sehat (glowing) dan banyak manfaat lainnya. Selain banyak manfaatnya, dua pertiga tubuh juga terdiri dari cairan, sehingga bila kekurangan air putih, maka mengakibatkan banyak masalah kesehatan, sebut saja mudah kelelahan, dehidrasi, kurang konsentrasi, gangguan pencernaan dan masih banyak lainnya. 

Ternyata minum air putih memberikan banyak keuntungan, namun masih banyak orang yang malas atau bahkan menghindari minum air putih banyak karena takut bolak-balik kamar mandi. Selain itu, kesibukan dari pagi sampai malam pun membuat lupa untuk sekedar minum air putih, sebaliknya mengkonsumsi minuman berwarna dan berasa. Tanpa disadari, minuman berwarna dan  berasa ini akan mengakibatkan banyak masalah dikemudian hari. 

Kalau saya kebetulan sangat suka minum air putih. Dalam 5 hari saja saya bisa mengkonsumsi air galon sekitar 19 liter sendiri, apalagi kalau cuaca sedang panas-panasnya, maka dalam 4 hari pun satu galon akan habis. Selain karena saya mudah berkeringat, saya juga membiasakan diri untuk selalu minum air putih lumayan banyak, dan saya merasa kalau banyak sekali manfaatnya terutama membantu proses diet yang sedang saya jalani sekarang. 



Ngobrolin mengenai air putih, maka konsumsi wajib yang harus dipenuhi adalah minimal 2 liter sehari atau bisa dibagi menjadi 8 gelas ukuran 250 ml. Selain memenuhi kebutuhan minum air putih, sebetulnya tubuh membutuhkan asupan sumber mineral berkualitas sebagai tambahan, apalagi bila air tersebut sudah diproses dengan filtrasi dan ionisasi sehingga PHnya menjadi 8+ (kondisi basa). Tubuh yang terlalu banyak terpapar polusi dan mengkonsumsi makanan kurang bergizi seimbang membuat kadar PH dalam tubuh menjadi asam (PH dibawah 7). Untuk itu dibutuhkan air putih tambahan yang membuat PH tubuh menjadi basa kembali supaya seimbang. 

VIT 8+ hadir di Indonesia menjawab kegalauan semua orang yang memiliki gaya hidup aktif mulai dari rutinitas pekerjaan, hingga kegiatan tambahan lainnya yang dilakukan setelah bekerja hingga malam hari, seperti menjalankan hobi, ataupun melakukan kegiatan sosial bersama keluarga atau kerabat. Padatnya aktivitas yang dijalankan menuntut para kaum aktif muda untuk menjaga pola hidup agar tetap seimbang dan sehat. 

VIT 8+ merupakan produk air minum pH tinggi dan inovasi terbaru dari VIT. Sejalan dengan komitmen dalam menyediakan hanya produk berkualitas tinggi kepada konsumen, VIT 8+ diciptakan dari air mineral VIT yang kualitasnya terpercaya, yang diproses melalui sistem filtrasi tiga tahap. Setelah ini, diakhiri dengan proses ionisasi khusus yang menghilangkan ion asam dari air melalui elektrolisis. Proses ini yang menghasilkan inovasi terbaru kami, air pH tinggi VIT 8+. 

VIT 8+ dianjurkan untuk diminum dua kali sehari, pagi hari sebelum beraktivitas dan malam hari setelah beraktivitas, sebagai asupan tambahan dari konsumsi air mineral sehari-hari. Pagi hari sangat tepat memulai hari dengan satu botol VIT 8+ agar tubuh lebih segar dan menghidrasi sehingga siap untuk melakukan aktivitas yang super padat. Dan, setelah seharian bekerja dan sempat bertemu dengan teman dan mengobrol seru, maka malam hari saatnya memenuhi tubuh dengan minum satu botol VIT 8+ agar tubuh menjadi seimbang kembali dan tidur pun lebih berkualitas. 


Selain minum, makanan juga sangat penting agar tubuh tetap dalam keadaan basa atau seimbang. Banyak mengkonsumsi makanan tidak bergizi seimbang membuat tubuh merasa cepat lelah dan jika keadaan tersebut terus menerus maka akan terserang banyak penyakit tidak menular seperti diabetes, darah tinggi, jantung dan lainnya. Gaya hidup juga mempengaruhi apa yang dikonsumsi sehari-hari, setelah teracuni dengan minuman berwarna, makan pun pasti akan memilih makanan cepat saji. Makanan cepat saji tidak bisa memenuhi kebutuhan nutrisi harian karena mengandung banyak kalori dan tentu saja kurang bergizi seimbang karena hanya mengandung karbohidrat dan lemak serta sedikit protein dan nutrisi lainnya. Bertahun-tahun makan cepat saji tentu saja tidak akan baik bagi tubuh. 

Oh iya, sekitar 5 bulan lalu, saya mulai bertekad menurunkan berat badan. Berat badan saya sekitar 110 kg saat mulai melakukan diet. Beberapa kali saya berusaha mencari metode diet yang terbaik dan akhirnya saya bisa menurunkan sekitar 15 kg dari 110 kg menjadi 95 kg. Tentu saja dibutuhkan kemauan yang cukup keras dan mengubah mindset yang tertanam selama bertahun-tahun lamanya. Hal yang saya lakukan adalah menggantikan sumber karbohidrat dari nasi menjadi kentang, ubi-ubian, bihun dan lainnya yang memiliki indeks glikemik (IG) cukup rendah dibandingkan dengan nasi. 

Selain mengurangi nasi, saya menambah porsi protein dengan banyak mengkonsumsi telur, tahu, tempe dan daging. Dan, kebetulan saya suka daging terutama daging ayam atau daging sapi. Oh iya, diet itu lebih mudah ketika suka bereksperimen terhadap masakan, seperti yang akan saya masak adalah Thai Beef Basil. Kebetulan ada sebuah produk siap masak yang sangat sehat karena terdiri dari beef dan sayuran seperti jamur. Cara masaknya pun sangat mudah karena tinggal mengikuti petunjuknya dan jadilah masakan ala Chef Salman, hehehe. 


Minum air putih dengan tambahan VIT 8+ dan mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang memang sangat membantu gaya hidup aktif sehingga produktivitas pun akan meningkat. Seperti yang dilakukan oleh Patricia Gouw, seorang selebriti yang sangat aktif dan sibuk namun masih menyempatkan untuk minum 2 botol VIT 8+ pada pagi dan malam hari. Menurut dr. Ahmad Aulia Ghufron, MMR menjelaskan bahwa menjaga asupan cairan penting untuk mengoptimalkan fungsi tubuh. “Dalam keadaan tidur, selama periode 6 - 8 jam di malam hari, tubuh tetap bekerja, sehingga menyebabkan cairan tubuh berkurang melalui pernapasan atau keluarnya keringat. Minum air membantu kita mengisi cairan tubuh yang hilang. Mengonsumsi air minum dengan pH tinggi sebelum tidur dapat membantu menjaga tingkat hidrasi tubuh dengan efektif."

Selamat beraktivitas, dan jangan lupa minum VIT 8+ ya!

  • Share

Jangan Cemas, Tetap Tenang Dan Produktif Di Kala Pandemi

  • 8/22/2020 02:43:00 AM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments

 


Cemas akan ketidakpastian di masa pandemi itu sesuatu hal yang wajar banget. Apalagi disaat pandemi, semuanya menjadi tidak pasti seperti pekerjaan yang tertunda, bisnis yang stagnan dan banyak hal lainnya. Ketidakpastian ini membuat kita cemas dan menjadi depresi. Trust me, kamu tidak sendiri mengalami hal ini, jutaan atau bahkan milyaran orang diluaran sana juga memiliki ketakutan dan kecemasan yang sama. 

Dan, itu pun terjadi pada saya. Saya seorang freelance blogger, vlogger, membuka usaha trip dan sedang merintis konsultan keuangan. Betapa berat rasanya menghadapi situasi pandemi dikala sedang membuka usaha trip yang mengandalkan wisata dalam negeri dan luar negeri. Beberapa trip yang sudah dirancang setengah tahun lalu atau bahkan sudah dari tahun lalu pun terpaska harus dibatalkan. Kondisi ini diperparah dengan banyak sekali usaha lain yang gulung tikar bahkan tutup, sehingga menciutkan niat saya untuk merintis konsultan keuangan bersama teman saya. Belum lagi, pekerjaan yang berhubungan dengan blog dan vlog pun nyaris sama, masih belum memberikan harapan yang sesuai dengan keinginan.

Selain mengalami kecemasan akan ketidakpastian, saya pun pernah mengalami perasaan bersalah. Banyak sekali perasaan bersalah kepada keluarga dan sahabat bahkan orang lain. Sering kali saya menjanjikan banyak hal kepada mereka, dan saya belum mampu memenuhi sehingga perasaan bersalah pun muncul. 

"Man, kapan kowe balik?"

Keluarga saya meminta saya untuk pulang. Namun, karena kondisi pandemi seperti ini, saya meras bahwa kesehatan keluarga sayalah yang lebih penting. Ayah saya menderita penyakit jantung dan adik ipar pun sedang mengandung. Tapi kan kamu nggak sakit corona? Iya, tapi kalau virus itu terbawa oleh saya dan malah menularkan pada keluarga di kampung halaman bagaimana? Apa salahnya saya menunda pulang kampung, demi kebaikan dan kesehatan bersama. Namun, tetap saja saya merasa bersalah. Belum lagi, ada beberapa kemauan Ayah yang belum saya penuhi, itu membuat saya merasa lebih bersalah lebih dalam. Tentu saja saya sedih belum mampu memenuhi semua permintaan keluarga. 

Pernah nggak merasakan hal tersebut dan menyiksa batin kita? Pasti pernah donk? Ya, kalian tidak sendiri, perasaan itu wajar adanya. 


Lalu, pelan-pelan saya menyadari bahwa semua orang adalah memiliki ketakutam, kecemasan dan perasaan bersalah yang sama. Tidak ada orang di dunia ini yang bebas dari perasaan tersebut. Tapi, cara mengatasinyalah yang berbeda-beda antara satu orang dengan lainnya. Ada yang sangat cepat mengatasinya bahkan mengubah kecemasan menjadi sebuah ketenangan, ada yang belum mampu mengatasi dan bahkan ada yang semakin cemas dan takut. 

Dan, saya adalah termasuk yang belum mampu mengatasi kecemasan dan ketakutan serta rasa bersalah dalam waktu beberapa tahun belakangan ini. Lalu, saya pun mencoba mencari solusi bagaimana mengatasi kecemasn tersebut. Dan, salah satunya adalah dengan hidup lebih seimbang serta mengatur semuanya. Saya mulai menata diri dan mencari apa saja yang kurang dalam diri saya. Misalnya saya sering terlambat dan kurang mempersiapkan diri, maka saya perbaiki dengan memanage waktu lebih efektif dan membuat jadwal dan prioritas.

Dan, inilah yang saya lalukan untuk mengatasi kecemasan dengan membuat beberapa perubahan :

1. Mengatur jadwal dan prioritas

Sering kali saya sering kali lalai dalam hal mengatur waktu. Saya kurang memperioritaskan apa yang seharusnya menjadi perioritas sehingga membuat semuanya berantakan. Lalu saya mengubahnya dengan membuat perencanaan waktu yang lebih matang dan membuat prioritas apa yang harus dikerjakan secara harian, minggu dan bulan. Dan, hasilnya saya merasa jauh lebih tenang dan tidak membuang waktu begitu percuma. 

2. Pola Hidup Lebih Teratur

Kecemasan dan ketakutan itu membuat depresi, sehingga hidup lebih berantakan seperti semuanya hancur. Pernah nggak merasa kalau sahabat menjauh dan tidak mau membantu kita yang kesulitan? Iya, saya pernah mengalaminya dan merasa hancur sekali. Namun, akhirnya saya sadar, saya harus memperbaiki pola pemikiran dan hidup saya agar terhindar dari depresi. 


3. Olahraga dan Diet

Selain menata waktu dan pola hidup, saya juga mencoba diet dan olahraga. Badan saya terlalu gemuk dan membuat pergerakan saya menjadi lebih lambat dan merasa beban sangat berat. Diet adalah salah satu solusi agar badan terasa lebih ringan. Kemudian, olahraga membuat badan lebih bugar sehingga tidak gampang sakit. Dua kombinasi yang membuat hidup pun lebih ringan dan bersemangat. 

4. Pola Tidur dan Istirahat

Semakin kacau pola tidur dan istirahat, maka sedikit banyak mempengaruhi produktivitas. Apalagi dimasa pandemi lebih banyak bekerja dirumah dan membuat ritme tidur pun kembali kacau. yang tadinya kita bangun pagi dan bekerja sampai sore atau malam kemudian tidur di jam 11 atau 12 kemudian bangun pagi. Dan, saya pun mengalami masalah yang sama pola tidur dan istirahat jadi kacau. Maka saya membenahi pola tidur sehingga lebih segar dan bangun lebih pagi untuk mengerjakan banyak hal di pagi hari seperti olahraga dan berkebun misalnya. 

5. Belajar Online 

Selain keahlian yang dikuasai sekarang ini, ada baiknya menambah skill atau pengetahuan baru agar kualitas diri lebih meningkat. Nggak ada salahnya untuk mengulik-ulik keahlian terpendam selama ini yang kurang terasah, apalagi di masa pandemi semuanya serba online sehingga tidak membutuhkan effort yang lebih untuk belajar dari rumah saja. 

Saya pun demikian, saya mengikuti beberapa kelas online seperti bahasa inggris dan kelas menulis skenario. Dua hal yang ingin saya latih lagi dimasa pandemi seperti ini. Skenario itu ternyata menarik banget kalau di dalami. Dengan skenario saya lebih mendalami film yang ditonton. Dengan skill dan pengetahuan baru, maka meningkatkan produktivitas karena memahami banyak hal lainnya. 

Selain skill, saya juga menambah pengetahuan seperti topik bagaiman mengatasi rasa cemas dan agar hidup lebih tenang sehingga lebih ringan melangkah. Saya mengikuti topik ini di IG Live @homecreditid bersama pembicara Mas Adjie Santosoputro. 
 

Mas Adjie merupakan pakar Mindfullness yang ternama di Indonesia. Beliau merupakan lulusan Psikologi dari Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Mindfullness adalah kondisi dimana diri kita sadar disaat ini disini kini. Maksudnya itu adalah be present be here, right here right now, kita sering tubuh kita disini, pikirian kita ngelayap ke masa lalu atau masa depan. 

Kecemasan terjerat masa lalu atau masa depan. Kondisi saat ini pandemi, maka kita membayangkan hal-hal yang belum terjadi. Kita terjebak dengan pikiran kita sendiri. Dengan mindfullness, kita bisa  berdamai dengan rasa cemas, dengan itu menjaga kesehatan fisik dan meningkatkan imunitas tubuh kita dengan latihan mindfullness tersebut. Salah satu penyebab cemas adalah ketidakpastian. Dan sebetulnya bikin kita cemas adalah keinginan kita untuk memastikan tidak pasti. dari sini kita belajar berdamai dengan cemas. Karena dihidup ini banyak yang tidak pasti. 

Gembira dan bahagia itu dua hal yang sangat berbeda. Gembira atau sedih itu sementara, sedangkan bahagia adalah sesuatu kondisi melampaui sedih dan gembira. Bahagia itu bisa bersifat lebih long lasting. Karena kehidupan itu silih berganti sedih dan gembira namun kebahagiaan itu akan lebih kekal. 

Dan untuk tidak takut dan cemas yaitu setiap meluangkan waktu 5-10 menit untuk berlatih hening. Duduk diam pejamkan mata sadari nafas. Sadari nafas itu tarik nafas dan buang nafas secara perlahan dan pejamkan mata. Ini tips manjur ala Mas Adjie Santosoputro supaya kita bisa tetap tenang, langkah kita lebih ringan. Latihan ini supaya melatih pikiran kita menyadari napas, sehingga kita merasakan nafas pada masa kini sehingga tidak terbayang masa lalu dan masa depan. 

  • Share

Orang Tua Juga Perlu Tahu Gizi Buruk Dan Stunting

  • 7/07/2020 08:12:00 AM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments

Generasi emas, itulah harapan orang tua se-Indonesia untuk anaknya saat ini, namun apa jadinya jika stunting mendera dan memupuskan harapan semua orang tua? Banyak yang mengira stunting adalah gizi buruk, padahal stunting memiliki arti yang sangat berbeda. 

"Anak kamu stunting ya?"

"Nggak."

"Itu anakmu kok kayak gizi buruk gitu, itu tanda stunting loh."

"Bu, beda loh antara stunting dengan gizi buruk."

"Oh beda toh keduanya?"

"Iya beda loh bu. Gizi buruk sebenarnya terjadi dalam waktu singkat dan hanya pada periode tertentu sedangkan stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada tubuh dan otak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama."

"Oh jadi berbeda toh."


Ya, tanpa kita sadari masih banyak ibu-ibu atau orang tua yang minim informasi mengenai perbedaan yang mendalam mengenai gizi buruk dan stunting. Padahal secara definisi sudah sangat jelas dan berbeda sekali. Selain minimnya informasi, orang tua juga sangat kurang menggali lebih dalam tentang anaknya terutama pada saat balita, padahal dalam usia dibawah lima tahun inilah kana menentukan perkembangan diusia selanjutnya. 

Survei terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan masalah gizi dan tumbuh kembang anak masih menjadi hambatan besar bagi pemerintah Indonesia untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia. Sayangnya, prevalensi stunting Indonesia hingga akhir 2019 kemarin masih berada di angka 27,7%. Walau angka tersebut turun sekitar tiga persen dibanding tahun sebelumnya, tapi jumlah tersebut tetap tinggi karena WHO menetapkan batas atasnya 20%. 

Meningkatkan status gizi calon ibu dan anak adalah langkah efektif untuk mencegah stunting. Karena itu, edukasi untuk para calon orang tua menjadi penting untuk mempersiapkan ibu melahirkan calon generasi emas 2045 yang sehat dan berkualitas.


Beberapa waktu lalu, saya mengikuti webinar mengenai "Siap Menjadi Ibu Pencetak Generasi Emas Bebas Stunting" dengan pembicara antara lain :

1.     Dokter anak Dr. dr. Tubagus Rachmat Sentika, Sp.A, MARS
2. Dr. Tria Astika Endah permatasari, SKM, M.Kes PP Aisyiyah
3. Psikolog Anak & Remaja - Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi.,
4. Presenter/ Parenting Influencer – Ratu Anandita

Dan moderator: Maman Suherman.

Dokter anak Dr. dr. Tubagus Rachmat Sentika, Sp.A, MARS menjelaskan bahwa sebelumnya pada masa kandungan, calon Ibu harus memenuhi semua gizi janinnya terutama :
1. Karbohidrat sebagai sumber energi dan bisa diperoleh melalui nasi, roti, gandum dan lainnya.
2. Protein sebagai pengganti jaringan dan pengganti bagian tubuh yang rusak serta sumber metabolisme tubuh dan dapat diperoleh dari telur, ikan, daging, susu dan lainnya.
3. Lemak berfungsi sebagai bantalan organ dan dapat diperoleh dari buah dan makanan yang mengandung lemak.
Selain itu dibutuhkan juga mineral, vitamin dan juga air putih sehingga ginjal sehat serta membantu menghidrasi tubuh calon ibu. Gizi tersebut sangat penting bagi calon ibu sehingga bayi nantinya akan lahir dengan tubuh yang sehat serta nantinya akan lebih mudah terpenuhi gizinya pada masa balita. 

Sedangkan Dr. Tria Astika Endah permatasari, SKM, M.Kes PP Aisyiyah mengatakan Indonesia masih tinggi angka stuntingnya bahkan menepati posisi 5 besar di Dunia. Angka ini cukup mengkhawatirkan mengingat orang tua memiliki perananan sangat penting bagi anak-anaknya sehingga dapat memenuhi gizi seimbang serta tidak stunting. 

Sedangkan Psikolog Anak & Remaja, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi. menyebutkan bahwa lingkungan anak juga mempengaruhi anak untuk lebih sadar akan dirinya. Jika memiliki orang tua dan lingkungan yang sangat mementingkan asupan gizi yang baik, maka anak pun akan memiliki pola makan dan hidup yang baik karena anak sangat mudah terpengaruh dalam lingkungannnya. 


Presenter sekaligus Parenting Influencer, Ratu Anandita mejelaskan bagaimana perjuangannya melahirkan pada saat pandemi saat ini serta peranan orang tua yang harus memiliki ilmu atau pengetahuan tentang anak dan gizi seimbang sehingga tumbuh kembang anak dapat berjalan dengan normal nantinya. 

Generasi emas dapat terwujud apabila seluruh masyarakat sadar mengenai pentingnya menjaga gizi seimbang untuk anak dan orang tua sehingga nantinya daya saing Indonesia akan meningkat serta menjadi bangsa yang bukan hanya besar secara jumlah saja namun berkualitas generasi mudanya. 


  • Share

Tips Menjaga Imunitas Tubuh Agar Terhindar Virus Corona

  • 4/29/2020 04:38:00 AM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments
Jahe sebagai herbal

Sudah berapa lama kamu dirumah saja? Pasti banyak yang bilang sudah lebih dari puluhan hari bahkan sudah masuk bulan kedua. Sebelum terjadi pandemi ini, saya yang biasanya tidak pernah betah dirumah dan melakukan banyak kegiatan diluar kosan. Tentu saja merasa sangat terkurung banget di rumah aja (bahkan di kamar saja, karena saya ngekos). Namun, lagi-lagi saya merasakan bahwa inilah saatnya menjadi orang yang berjasa dan mentaati seluruh peringatan yang dilakukan oleh pemerintah demi meredam laju pertambahan penderita yang positif terjangkit virus ini. Ya, virus ini sangat akrab dengan nama Covid-19 dengan jenis Corona Virus. 

Lalu, semenjak banyak kegiatan dirumah, saya jadi sering melakukan kegiatan yang jarang saya lakukan pada saat sibuk kesana-kemari, iya saya jadi sering membersihkan kamar. Sekedar menata ulang beberapa perabotan dan membereskan barang-barang yang sudah tidak terpakai dan disumbangkan atau diberikan kepada teman yang membutuhkan. 

Kemudian, beberapa pekerjaan terpaksa saya lakukan melalui rumah dengan memanfaatkan banyak sekali fasilitas komunikasi online yang sudah banyak saat ini. Beruntung, kita telah mempunyai teknologi komunikasi yang sudah canggih, coba bayangkan jika pandemi ini terjadi beberapa ratus tahun? Pastinya sangat berbeda dan lebih terasa berat pada masa itu. 


Oh iya, pada saat pandemi ini mulai menjangkit di seluruh wilayah Indonesia, saya selalu memantau informasi melalui ponsel. Dan, beruntungnya saya mendapatkan informasi pencegahan dan bagaimana mengenali gejala virus corona ini dari sumber yang sangat tepat yaitu Halodoc. Halodoc merupakan salah satu sumber informasi dan pelayanan yang mudah diakses dan bahkan sudah memiliki aplikasi. Jadi, jika kita membutuhkan informasi mengenai Covid-19, Halodoc selalu siap membantu dan memberikan informasi yang sangat tepat. Bahkan, kita bisa berkonsultasi langsung dengan dokter jika memiliki gejala yang sangat mengkhawatirkan dan berhubungan dengan corona ini. Sealin itu kita juga bisa membeli masker, vitamin dan obat yang sudah dikonsultasikan terlebih dahulu. 


Lalu bagaimana caranya menjaga imunitas tubuh agar terhindar dari Virus Corona? Saya melakukan semua hal yang dapat menguatkan imunitas tubuh dengan beberapa cara yaitu :

Makan Makanan Bergizi

Secara alami, tubuh ini membutuhkan makanan yang bergizi untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Nutrisi inilah yang memberikan makanan kepada sel-sel tubuh sehingga bisa melawan virus dan bakteri apapun. Oleh karena itu, disaat pandemi seperti ini dibutuhkan makanan yang sehat sehingga bisa melawan virus tersebut.

Makan Sayur Dan Buah

Selain makanan yang bergizi, jangan lupakan sayur dan buah-buahan untuk membantu memberikan vitamin dan sumber mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Sayur dan buah sangat efektif jika kita mengalami sakit atau demam, biasanya saya mengkonsumsi banyak buah agar tubuh memiliki zat-zat yang seimbang. 

Istirahat Teratur Dan Minum Air Putih

Pada saat sekarang ini, saya yakin kita dapat beristirahat lebih banyak karena memiliki waktu dirumah saja. Itu adalah salah satu keuntungan yang tidak bisa dipungkiri, dan tidak malah menjadi sebaliknya kurang tidur dan cenderung tidak teratur karena terlampau banyak memikirkan hal-hal yang tidak pasti. Pada awal pandemi, saya memiliki banyak ketakutan, namun berjalannya waktu, saya berusaha menepis semua hal tersebut dan memikirkan banyak hal yang positif seperti melakukan banyak hal yang berhubungan dengan hobi saya yaitu menulis dan membuat video. 

Selain itu, minum air putih yang cukup juga mampu membuat tubuh lebih sehat karena komponen utama tubuh manusia adalah air. Hidrasi juga sangat penting bagi kita, jangan sampai kekurangan cairan malah menjadikan tubuh lemah dan lesu sehingga timbul masalah tubuh lainnya dari masalah kekurangan air tersebut. 


Konsumsi Vitamin Dan Herbal 

Selain makanan, sayuran dan buah, kita membutuhkan vitamin untuk menjaga ketahanan tubuh kita seperti vitamin C dan D. Seperti yang kita ketahui, banyak sekali manfaat vitamin C misalnya menjaga imunitas tubuh, mencegah kanker dan kesehatan jantung. Sedangkan vitamin D adalah dapat menjaga kekebalan tubuh serta menjaga kesehatan tulang.

Selain vitamin, kita juga bisa mengkonsumsi tumbuhan herbal sebagai usaha mencegah Covid-19. Banyak sekali tumbuhan herbal yang bisa dimanfaatkan seperti jahe, temulawak, kunyit dan lainnya. Manfaat tumbuhan herbal ini dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga lebih prima dan terhindar dari berbagai macam penyakit jika dikonsumsi rutin.

Menjaga Kebersihan Diri Dan Lingkungan

Selain dari dalam dalam diri kita seperti makanan dan vitamin, untuk meningkatkan imuntas dengan bisa kita lakukan dengan membersihkan lingkungan sekitar kita. Selain itu, sebelum dan setelah melakukan aktivitas dibiasakan untuk mencuci tangan dengan air mengalir, atau kalau tidak menemukan tempat cuci tangan bisa mengunakan hand sanitizer. Dengan seperti itu, kita akan terhindari dari virus ini dan menjaga lingkungan kita juga.

Semoga pandemi ini bisa segera berakhir dan cepat pulih seperti sedia kala, sehingga bisa beraktivitas kembali secara normal sehingga roda kehidupan bisa kembali berputar seperti sedia kala. Amiiinnn!

  • Share

Menuju Bonus Demografi dan Generasi Emas Indonesia 2045

  • 2/29/2020 11:07:00 PM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments
salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Menuju Bonus Demografi dan Generasi Emas Indonesia 2045

Bonus demografi ditandai dengan meningkatkan proporsi penduduk usia kerja. Diperkirakan, pada tahun 2045 ada sebanyak  70 persen dari total jumlah penduduk Indonesia berusia produktif (usia 15 - 64 tahun). Sisanya sebanyak 30 persen adalah penduduk tidak produktif (usia dibawah 14 tahun dan diatas 65 tahun). Dengan jumlah usia produktif mencapai 70 persen, maka beban tanggungan dari penduduk usia produktif menurun atau menjadi rendah, yakni antara 0,4 - 0,5 persen. Artinya, setiap 100 penduduk usia produktif hanya menanggung 40-50 penduduk non produktif.

Persoalannya adalah, anak-anak dan remaja yang berusia belia saat ini menyimpan potensi penyakit ya yang dapat mengganggu diusia produktifnya nanti. Berdasarkan data yang dirilis oleh Double Burden of Diseases & WHO NCD Country Profile pada 2014, menunjukkan bahwa angka kematian karena PTM meningkat drastis. Jika pada tahun 1990 angka kematian akibat PTM baru mencapai 58%, pada 2014 angka tersebut naik menjadi 71%.

Dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan PP Aisyiyah bersama Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI), Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemkes Dr. Kirana Pritasari MQIH mengatakan trend status gizi, prevalensi stunting dan gizi buruk menurun. “Tapi angka ini masih di atas toleransi WHO. Toleransi WHO untuk gizi buruk adalah 10% dan stunting 20%. Sementara kita masih 30%, di atas toleransi. Ini yang mengakibatkan penyelesaian masalah gizi jadi masalah nasional. Jadi jika misalnya balita kita 22 juta, kalau yang stunting 30,8 %, jumlah itu lebih besar dari penduduk Singapura," ujar Kirana. 

Pemerintah sendiri telah menyiapkan 5 strategi dalam menurunkan dan mencegah stunting. Targetnya adalah pada 2024 stunting turun menjadi 14%, salah satunya melalui prioritas penanganan stunting yang dilakukan terhadap 260 kab/ kota. Selain itu, kampanye dan edukasi kesehatan dan gizi untuk masyarakat pun perlu untuk dilakukan, sebagaimana edukasi gizi dan bijak konsumsi susu kental manis yang dilakukan oleh PP Aisyiyah. "Susu kental manis itu adalah perasa, balita tidak boleh mengkonsumsi sebagai minuman sebelum tidur, jadi bukan untuk kebutuhan pemenuhan gizi," jelas Kirana. 

Anggota komisi IX DPR RI, Intan Fauzi, SH.LLM dalam kesempatan itu juga menyampaikan pentingnya peran edukasi dan sosialisai kesehatan untuk masyarakat. Terkait persoalan susu kental manis misalnya, edukasi langsung ke masyarakat perlu terus menerus dilakukan. “Sekarang sudah jelas ada regulasinya, sehingga produsen hingga distributor wajib menerapkan. Nah konsumen juga seharusnya sudah dapat memilah bahwa susu kental manis itu bukan termasuk kategori susu,” jelas Intan. 

Agar regulasi tersebut diterapkan dengan baik, fungsi pengawasan juga harus dioptimalkan. "Kami selalu melakukan rapat kerja dan rapat kerja terbatas. Dari situ apabila ada permasalahan jadi pembahasan . Mengenai peredaran makanan akan menjadi tanggung jawab BPOM, kan ada divisi penindakan," jelas Intan. 


Sementara YAICI menilai kampanye dan sosialisasi tersebut tidak merata di terima oleh masyarakat Indonesia. Keterbatasan media informasi hingga promosi produk makanan dan minuman dari produsen yang begitu masif mengakibatkan kampanye-kampanye kesehatan kurang bergaung.  Seperti yang terjadi pada produk kental manis. 

Ketua YAICI Arif Hidayat menjelaskan, produk kental manis nyaris seabad diiklankan sebagai minuman susu yang telah mengakibatkan kesalahan persepsi pada masyarakat. Masyarakat beranggapan produk yang mengandung gula 54% tersebut dapat diberikan kepada bayi dan balita sebagai minuman susu. Puncaknya adalah saat temuan balita menderita gizi buruk akibat mengkonsumsi susu kental manis di Kendari dan Batam, dan salah satunya meninggal dunia. 

"Pemerintah melalui Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan PerBPOM No 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan pada Oktober 2018, yang telah mengatur mengenai label dan iklannya. Sayangnya, pengawasan terhadap penerapan di lapangan masih belum optimal," ujar Arif Hidayat. 

Arif menyebutkan, kampanye atau penjualan offline yang dilakukan oleh SPG produk kental manis serta penempatan produk di supermarket masih kerap dicampurkan dengan produk susu anak lainnya. "Hal-hal seperti ini yang perlu peran pengawasan dari masyarakat. Regulasinya sudah ada, namun sayang sekali penerapan di lapangan tidak tepat. Sehingga edukasi atau kampanye kesehatan yang digaungkan pemerintah juga akan rancu dimata masyarakat. Karena itulah kami meminta kesadaran produsen dan peran sertanya mengedukasi masyarakat dengan cara jujur dalam berjualan," jelas Arif. 

Ketua Majelis Kesehatan PP Aisyiyah Chairunnisa, mengungkapkan kehkawatirannya akan bonus demografi apabila pemerintah masih abai terhadap persoalan kental manis. "Pemerintah seolah-olah hanya berkewajiban mengeluarkan regulasi, namun impelementasinya tidak efektif. Jangan sampai, akibat kelalaian hari ini, kita menghadapi bonus demografi yang menjadi beban bagi negara nanti, karena ancaman diabetes ataupun obesitas yang mengganggu usia produktif," jelas Chairunnisa. 

  • Share

Cara Mencegah Penyakit Jantung Dan Penyakit Kritis Serta Solusinya

  • 6/30/2019 04:13:00 PM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments

Merasa khawatir dengan penyakit itu sangat wajar, apalagi penyakit tidak menular yang setiap saat bisa menyerang dan tidak memandang dari status sosial manapun dan usia berapapun. Saya memiliki pengalaman beberapa kali menyaksikan keluarga menderita beberapa penyakit tidak menular seperti jantung dan hipertensi. Tidak ada gejala spesifik yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari namun tiba-tiba saja sudah terkena penyakit tersebut. 

Ayah saya ternyata memiliki penyakit jantung. Tahun lalu, penyakitnya mulai kambuh dan membuat tidak nyaman sehingga diperlukan rawat inap ke rumah sakit di sekitar Pekalongan. Rumah Ayah saya kebetulan di Pemalang, tidak terlalu jauh dari rumah sakit tempat rawat inap. 

Menurut dokter, penyumbatan di jantung sudah cukup mengkhawatirkan. Salah satu cara yang disarankan adalah memasang ring untuk mengatasi penyumbatan tersebut. Dan beberapa bulan setelah perawatan tersebut, akhirnya Ayah saya memberanikan diri untuk dipasang ring tersebut. 

Alhamdulillah, setelah pemasangan ring tersebut. Kesehatan Ayah saya menjadi lebih baik dari sebelumnya yang sering lemas dan demam akibat penyakit tersebut.


Lalu bagaimana cara mencegah penyakit jantung? Sebetulnya penyakit jantung merupakan akumulasi dari kebiasaan kita yang malas bergerak dan mengkonsumsi makanan yang jauh dari kata bergizi. Nah, untuk mencegah penyakit jantung diperlukan komitmen dari diri kita untuk bergaya hidup lebih sehat dari sebelumnya. 

1. Rutin olahraga
2. Rutin cek tensi
3. Batasi asupan kolesterol
4. Perbanyak minum air putih
5. Perbanyak makan buah dan sayur
6. Belajar mengelola stres
7. Berhenti merokok
8. Konsumsi obat secara teratur (bagi yang sudah punya penyakit jantung)

Seluruh kegiatan ini harus dilakukan agar mencegah penyakit jantung lebih serius atau bahkan menyebabkan kematian. Solusi lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan menekan seminimal mungkin biaya pengobatan yang semakin mahal dari hari ke hari. 



PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menghadirkan Asuransi Mandiri Perlindungan Sejahtera yang memberikan berbagai macam solusi proteksi dan investasi sebagai inovasi terbaru dalam membantu kondisi keuangan masyarakat saat menghadapi berbagai resiko kehidupan. 

Dalam hal ini, AXA Mandiri bertempat di Rumah Sakit MRCCC Siloam Semanggi memberikan edukasi berupa pencegahan penyakit kritis dan pemahaman terhadap penyakit tersebut dari dini. Gaya hidup yang kurang sehat adalah pemicu penyakit kritis atau lebih dikenal sebagai penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, stroke, kanker dan lainnya.


AXA Mandiri siap membantu masyarakat dalam menyiapkan kehidupan yang lebih baik dengan memperkenalkan salah satu perlindungan, yaitu Solusi Perlindungan Penyakit Kritis yang memiliki manfaat :

- 100% uang pertanggungan untuk stadium awal
- Perlindungan jiwa hingga 100 tahun 
- Perlindungan terhadap 120 kondisi kritis dari stadium awal hingga usia 85 tahun
- 100% uang pertanggungan stadium akhir
- Hingga 250% uang pertanggungan untuk kondisi kritis 
- Loyalty bonus mulai tahun polis ke-7 sampai dengan akhir masa pertanggungan 
- Bebas biaya alokasi premi  (bid offer) & biaya pengalihan biaya dana investasi 
- Biaya akuisisi yang kompetitif hanya untuk tahun pertama 

Selain itu terdapat Solusi Perlindungan Jiwa yang memiliki manfaat uang pertanggungan hingga 100 kali uang pertanggungan dasar karena tutup usia dan kecelakaan, fitur loyalty bonus, hingga bebas biaya alokasi premi. Sementara itu, Solusi Perlindungan Kesehatan memiliki manfaat kesehatan tahunan mulai 150 juta hingga 2 milyar rupiah yang dapat digunakan di beberapa negara ASEAN, fitur no claim bonus berupa upgrade kamar dan akomodasi dengan masa perlindungan hingga usia 85 tahun. 
  • Share

Memang Bisa Diet Dengan Donor Darah ?

  • 9/21/2018 09:42:00 AM
  • By Salman Faris
  • 1 Comments

Your body and soul is yours. Ketika stress melanda, maka tidak sadar badan akan merespon dengan sebuah tanda seperti mual, muntah, penyakit asam lambung dan lainnya. Badan dan jiwa itu merupakan dua sejoli yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Pernah merasakan bolak-balik ke kamar mandi ketika interview pekerjaan? Atau badan panas dingin ketika hendak Ijab Qabul pada saat pernikahan ? Itulah koneksi kuat antara badan dan jiwa kita.

Setelah jiwa kita tenang dan badan kita lebih sehat, maka melakukan aktivitas apapun akan terasa ringan dan menyenangkan. Namun, kadang kala badan membutuhkan sesuatu yang menyehatkan, jangan sampai karena gaya hidup dan pekerjaan yang sangat padat malah membuat kita melupakan kesehatan badan atau tubuh. Apalagi kehidupan Ibukota yang setiap hari selalu memberikan tingkat stress tinggi. Saya termasuk yang sangat mudah stress dan kemudian malah memilih makan sebagai pelampias emosi tersebut. Beruntung yang memilih olahraga apapun sebagai pelampias stress yang dialami.



Lalu bagaimana dengan cara lainnya? Apakah ada kegiatan yang membantu orang lain sekaligus membuat kita sehat dan terhindar dari stress atau penyakit lainnya? Ternyata donor darah adalah jawaban dari semua kerisauan, hahaha. Selama ini saya ngeri setiap diminta donor darah dengan berbagai alasan, terutama takut anemia dan takut jarum suntik. 

Setelah beberapa kali ke puskesmas untuk menerima vaksin meningitis karena pada saat itu saya hendak melakukan ibadah umroh, maka saya sudah tidak terlalu takut dengan jarum suntik. Justru saat ini yang saya takutkan adalah kondisi badan saya yang semakin lama semakin tidak sehat karena terlalu gemuk. Lalu apakah donor darah itu sangat berpengaruh dengan kesehatan? Apakah yang menyebabkan donor darah harus dan disarankan untuk dilakukan? 


Jangan takut melakukan donor darah karena justru dengan donor darah dapat meningkatkan peredaran darah dan metabolisme tubuh pun lebih lancar, nah inilah beberapa manfaat yaitu :

Kesehatan Jantung 

Jantung itu merupakan pemompa darah ke seluruh tubuh. Fungsi ini menjadi sangat vital sehingga jika terjadi ketidakberesan dengan jantung, maka tubuh akan sangat terpengaruh. Salah satu manfaat donor adalah menyehatkan jantung karena memperlancar aliran darah.

Meningkatkan produksi sel darah merah

Jika darah yang lama atau kotor tersebut didonorkan, maka sel darah merah akan mereproduksi dan akan terbaru kan kembali sehingga tubuh menjadi sangat fresh dan sehat.

Membantu menurunkan berat badan

Bagi yang mengalami kegemukan, tidak usah melakukan kegiatan apapun untuk menurunkan berat badan, cukup dengan rutin melakukan donor darah saja. Donor darah dipercaya akan menurunkan berat badan karena kalori yang dikeluarkan pada saat donor darah sangat banyak.


Manfaat donor darah bagi Kesehatan psikologis

Seperti hal lainnya, donor darah merupakan kegiatan menyumbangkan darah untuk kehidupan orang lain yang sangat butuh darah seperti pasien di rumah sakit. Perasaan menyumbangkan itulah yang membuat jiwa kita merasa senang dan sangat bermanfaat bagi orang lain. 

Mendeteksi penyakit


Sebelum melakukan donor darah, biasanya darah akan diperiksa untuk menentukan kelayakan, apakah bisa donor darah atau tidak. Dalam pemeriksaan darah awal, biasanya akan terdeteksi penyakit apa saja yang ada dalam diri kita. Nah, dari situ kita dapat menjaga resiko penyakit yang lebih berbahaya dan bisa mencegahnya sedini mungkin.


Pemeriksaan kesehatan gratis

Selain mendeteksi penyakit, maka akan diketahui juga kondisi lain seperti kada gula, kolesterol dan lain-lain sehingga bisa diketahui secara keseluruhan apa yang terjadi pada tubuh kita selama ini.

Nah, banyak juga kan manfaat dari donor darah yang luput dari pemahaman kita selama ini. Jangan terlalu takut dengan jarum suntik, tapi takutlah terhadap penyakit yang belum terdekteksi di tubuh kita. 












#AksiSehatCeria  merupakan rangkaian acara yang digagas oleh Dokter Sehat bekerjasama dengan Indodax, Ciputra Medical Center dan Blood4lifeID.  Dalam kegiatan kali ini diadakan Aksi Sehat Ceria sebagai salah satu bentuk kepedulian akan kebutuhan darah di Indonesia yang hanya terpenuhi sekitar 4 juta kantong dari 5 juta kantong yang seharusnya dipenuhi. Blood4LifeID merupakan komunitas yang mengusahakan kebutuhan darah yang harus dipenuhi dengan dukungan dari masyarakat. 

Sedangkan Indodax merupakan pusat perdagangan bitcoins berbasis rupiah tercepat di Indonesia. Dan, Ciputra Medical Center merupakan klinik rawat jalan dengan perlengkapan yang sangat canggih dan bisa dibilang paling lengkap salah satunya alat mendeteksi penyakit gila atau hilang ingatan serta lainnya. 

Lomba Blog  #AksiSehatCeria


Tidak sempat hadir ke acara #AksiSehatCeria? Tenang saja karena kamu masih berkesempatan memenangkan hadiah total jutaan rupiah lewat lomba blog #AksiSehatCeria!

Submit artikel di blog pribadimu mengenai pola hidup sehat ke www.bit.ly/BlogSehatCeria sebelum 16 Oktober 2018.

Info lengkapnya silahkan  langsung klik aja https://doktersehat.com/blogsehatceria 

  • Share

Susu Kental Manis Tidak Mengandung Susu, Tidak Cocok Dikonsumsi Bayi dan Balita

  • 8/02/2018 10:30:00 PM
  • By Salman Faris
  • 3 Comments

Belakangan ini para ibu-ibu gempar mengenai Susu Kental Manis yang beredar di pasar ternyata tidak mengandung SUSU, bahkan kandungan susu yang terdapat di Susu Kental Manis pun tak lebih dari 10 persen. Lalu, apakah yang harus ibu-ibu lakukan karena tidak mengandung susu sama sekali? Bahkan tidak baik dikonsumsi oleh Bayi dan Balita. 

Pengalaman saya dengan Susu Kental Manis memang sangat manis. Saya tumbuh dengan pemahaman bahwa Susu Kental Manis adalah susu, bukan seperti pemahaman sekarang. Sayangnya orang tua saya tidak membaca dengan teliti kandungan gizi yang terdapat di Susu Kental Manis sehingga menjadikan SKM adalah minuman wajib tiap hari. Saya suka rasa cokelat karena sangat manis dan bisa ditambahkan dengan apapun termasuk roti. 

Sumber detik.news.com
Komersial yang beredar di televisi mungkin saja berpengaruh dengan pilihan orang tua jaman dahulu. Bahkan, tetangga ataupun saudara pun menyarankan minum Susu Kental Manis sebagai pilihan yang tepat pada saat itu. Tanpa memandang kandungan gizinya, anak-anak tumbuh dengan gizi yang kurang seimbang dan menyebabkan pertumbuhan kurang maksimal. Memang tidak secara langsung terlihat pada tumbuh kembang anak. Dan, banyak pula faktor yang menyebabkan kurang baiknya tumbuh kembang anak. 

Pengalaman adalah guru yang paling berharga, saya memang mengalami penglaman pahit bersama Susu Kental Manis dan jangan sampai cerita ini berlanjut ke anak cucu kita nantinya. Cukup kita saja yang merasakan pahit dan manisnya Susu Kental Manis. 



Beruntung sekali saya mendapatkan pengetahuan tambahan ketika menghadiri talkshow yang diadakan oleh PP Muslimat NU di Gedung A, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 

Sebelum talshow dilaksanakan, dilakukan perjanjian kerjasama antara YAICI (Yayasan Abhipraya Insan Cendikia Indonesia) dengan PP Muslimat NU mengenai Buku Panduan Ibu Indonesia dengan tajuk Menuju Generasi Emas 2045 : " Stop Konsumsi Pangan Garam dan Lemak Tinggi". 

Masih dalam memperingati Hari Anak Nasional di bulan Juli lalu, talkshow kali ini membahas mengenai "Mewujudkan Indonesia Emas 2045 : Bijak Menggunakan SKM" . Kali ini selain PP Muslimat, juga menghadirkan pembicara dai Kementrian Kesehatan dan BPOM. 



Dalam Talkshow kali ini, sedikit banyak pembicara menegaskan bahwa Susu Kental Manis adalah Bukan SUSU, dan tidak baik dikonsumsi oleh Bayi dan Balita sebagai pengganti Air Susu Ibu (ASI) karena kandungan gizi yang tidak sesuai dan tidak seimbang. Nah, sebetulnya apa saja yang terkandung dalam Susu Kental Manis. 

Berikut fakta seputar Susu Kental Manis : 

1. SKM mengandung gula sebesar 40-50 persen.
2. Kadar gula yang tinggi pada SKM menigkatkan resiko diabetes dan obesitas pada anak-anak.
3. Asupan gula yang berlebihan, akan merusak gigi anak.
4. Kandungan gizi SKM lebih rendah dibandingkan jenis susu lainnya.
5. Kalsium dan protein SKM lebih rendah daripada susu bubuk atau susu segar.


Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan surat edaran tentang label dan ilkan pada produk susu kental dan analognya (Kategori pangan 01.3) pada Mei 2018.

1. Dilarang menampilkan anak-anak berusai di bawah lima tahun dalam bentuk apapun.
2. Dilarang menggunakan visualiasai bahwa produk tersebut Susu Kental dan Anaolgnya disetarakan dengan produk susu lain sebagai penambah atau pelengkap gizi.
3. Dilarang menggunakan visualisasi gambar susu cair dan/atau susu dalam gelas serta disajikan dengan cara diseduh untuk dikonsumsi sebagai minuman.
4. Khusus Iklan, dilarang ditayangkan pada jam tayang acara anak-anak.



Resiko yang didapat ketika mengkonsumsi gula, garam dan lemak secara berlebihan adalah obesitas, diabetes, hipertensi, penyakit jantung dan stress. Sedangkan pada anak, kelebihan gula dapat mempengaruhi pola makan yang berubah, obesitas, mal nutrisi, diabetes dan karies gigi. 

Kini saatnya menjadi ibu-ibu dan masyarakat yang pandai dengan mengetahui apa saja yang dikonsumsi oleh anak-anak, jangan sampai terjadi mal nutrisi atau obesitas sehingga tumbuh kembang anak tidak semestinya. 


Anak kita adalah masa depan Indonesia, jangan sampai menjadi generasi yang tidak sehat sehingga tidak mampu bersaing secara teknologi, olahraga dan bidang-bidang sains serta lainnya. Ayo kita menuju generasi emas tahun 2045 Indonesia yang mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di Dunia. 
  • Share

Jalan-jalan Nyaman Dengan OB Herbal Ziplong

  • 8/07/2017 03:40:00 PM
  • By Salman Faris
  • 1 Comments

Selain masuk angin, hal yang menganggu ketika jalan-jalan atau traveling adalah batuk. Belum lagi ketika perjalanan jauh dengan kereta api atau pesawat dan mengharuskan kita untuk istirahat malah harus terganggu dengan hal sepele tersebut. Banyak yang menyepelekan batuk, namun ternyata batuk dapat menjadi peringatan tubuh akan kondisi yang sebenarnya terjadi seperti penyakit lain seperti flu, demam dan lainnya. 

Saya pun memiliki pengalaman buruk dengan batuk terutama pada saat traveling ke luar negeri. Waktu itu musim dingin di Jepang. Saya kira musim dingin bisa ditahan dengan hanya berlapis satu dengan jaket tipis, ternyata saya keliru. Dingin dengan suhu sekitar 9 derajat celcius pun bak ditusuk-tusuk es batu sampai ke tulang. Mulanya saya yang meremehkan udara dingin ini mulai berdamai dan menebalkan pakaian sampai 4 lapis mulai dari heattech t-shirt, kaos, sweater dan winter coat


Hari pertama dan kedua saya masih merasakan kedinginan, setelah itu semuanya berjalan lancar sampai seminggu kemudian saya terserang gejala flu dan demam, bahkan sinus pun menyerang. Tak hanya itu saya terserang batuk. Tentu saja jalan-jalan jadi sangat terganggu bahkan saya memerlukan waktu istirahat yang lebih dan menghilangkan beberapa tempat wisata yang harus saya kunjungi. Bayangkan betapa menyesalnya saya harus merelakan waktu yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk jalan-jalan. Saya harus berbaring di ranjang, untung saja ruangan di hostel yang saya tinggali ini hangat, jadi batuk dan gejala penyakit lain untuk sementara bisa diredam. 

Setelah mengkonsumsi jahe, gejala batuk dan sinus mulai mereda. Ditambah dengan istirahat yang cukup, badan saya sudah sangat nyaman untuk melanjutkan agenda jalan-jalan yang tertunda.

Sebetulnya batuk bukan merupakan penyakit, namun lebih sebagai reflek proteksi tubuh untuk memberikan jalan nafas ketika terpapar oleh lendir atau partikel kecil lain seperti asap atau debu agar proses bernafas berjalan dengan lancar. Nah, dengan mengkonsumsi obat batuk inilah dapat memperlancar dan melegakan proses bernafas ini. Sering kali ketika batuk melanda, bukan hanya obat batuk saja yang dikonsumsi melainkan obat-obatan lain yang tidak terkait dengan batuk seperti antibiotik yang dosisnya tidak sesuai. Kita tidak tahu apa yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi antibiotik dan obat-obat keras lainnya. 


Ada baiknya memahai seperti apakah jenis-jenis batuk yang sering menyerang. Pada dasarnya batuk dibagi menjadi dua jenis yaitu batuk kering dan berdahak. 

Batuk Kering

Batuk kering merupakan batuk yang tidak mengeluarkan dahak atau lendir. Penyebab dari batuk kering antara lain disebabkan oleh penyakit yang disebabkan oleh virus, bronkospasme, alergi, obat darah tinggi, asma, asap, debu dan lainnya.

Batuk Berdahak

Batuk berdahak merupakan batuk yang mengeluarkan dahak baik yang dapat dikeluarkan ataupun sulit dikeluarkan. Dahak biasanya berasal dari hidung atau paru-paru. Peyabab dari batuk berdahak biasanya disebabkan oleh penyakit akibat virus, infeksi, penyakit paru-paru kronis, asam lambung naik, nasal discharge dan merokok atau mengunakan tembakau. 

Kedua batuk tersebut sangat berbeda pengobatannya, bahkan kita sering disuguhkan dengan dua obat batuk berbeda. Memang benar bahwa kedua jenis batuk ini berbeda, namun apakah bisa disembuhkan dengan satu obat saja? Jawabannya bisa. 


Obat Batuk Ziplong mejawab semua permasalahan obat batuk selama ini. Ziplong dapat mengobati batuk kering dan berdahak sekaligus. Disamping itu, Ziplong mengandung bahan herbal sehingga aman dikonsumsi baik bagi anak-anak, dewasa dan lanjut usia. Kandungan jahe memberikan kehangatan, madu dan kencur menambah stamina tubuh, herba timi membantu mengeluarkan dahak, akar kayu legi mengurangi lendir dan daun melegakan pernafasan. Wah, lengkap sekali Ziplong ini, cukup dengan satu sachet isi 12 mililiter, batuk hilang dan tenggorokan lega. 

lalu apa saja Keunggulan Obat Batuk Herbal Ziplong dibandingkan dengan obat lain? Ini dia beberapa keunggulannya. 

Herbal

Seperti yang sudah diketahui, Ziplong adalah obat batuk herbal yang mengandung banyak bahan alami seperti jahe, madu, kencur, akar kayu legi dan lainnya. 

Dapat Meredakan Dua Batuk Sekaligus

Batuk kering maupun berdahak akan segara menghilang dengan Ziplong. Ziplong mengandung bahan alami sehingga mampu mengobati kedua batik tersebut tanpa efek samping apapun.

Mudah Disimpan dan Dibawa saat Traveling

Kemasan Ziplong hanya berisi sekitar 12 mililiter sehingga sangat kecil sehingga sangat praktis dibawa kemanapun termasuk pada saat traveling. Kalau dibawa di kabin pesawat bagaimana? Jangan khawatir kemasannya sangat kecil, maka bisa dibawa kabin pesawat dengan aman. 


Candil, pelantun lagu Rocker Juga Manusia terpilih menjadi sebagai brand amabssador dari Ziplong. Candil yang memiliki suara khas melengking dan tinggi ini memang pantas menjadi icon dari Ziplong. Suara melengking dan tak putus-putus ini mengindikasikan bahwa batuk tidak akan menganggu aktivitas seorang penyanyi bahkan pada saat sela-sela konser pun Candil masih bisa minum ziplong karena kemasannya yang kecil. 

Kalau saja pada saat di Jepang saya sudah mengenal Ziplong, pasti saya sudah membawa banyak untuk stok selama di sana. Kalau batuk di Ziplong aja ya kan?  





  • Share

Yuk Rutin Beraktivitas Fisik Agar Keluarga Terbebas Dari Penyakit Tidak Menular

  • 7/09/2017 04:01:00 PM
  • By Salman Faris
  • 3 Comments

Hidup dalam ketidakteraturan mengakibatkan sesuatu yang tidak baik. Ini sering menjadi warning bagi kita, dan terutama saya. Iya, apalagi kalau disingung mengenai 'menjaga kesehatan', itu bukan saya banget. Saat mudik atau pulang kampung, topik obrolan tak jauh-jauh dari kurangi porsi makan dan rajin berolahraga. Ini bukan tanpa alasan, tubuh saya sudah mencapai level yang mengkhawatirkan atau obesitas. Dan beberapa kali tubuh sudah memberikan tanda berupa demam dan gejala penyakit-penyakit yang tidak terduga seperti migrain. So, mulai saat ini, sudah saatnya mengurangi karbohidrat dan program kemana-mana jalan kaki. 

Ngobrolin masalah pola kesehatan dan aktivitas fisik, beberapa waktu lalu, Kementrian Kesehatan memiliki program GERMAS, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Utamanya adalah membudayakan kembali olahraga masal di kalangan masyarakat. Dahulu, kita mengenal Senam Kesehatan Jasmani sebagai pengerak utama anak-anak usia dini sampai remaja bahkan dewasa untuk berolahraga secara rutin minimal 1 minggu sekali. 

Pun, di institusi baik pemerintahan dan swasta pun turut ikut serta dalam SKJ. Sejalan dengan konsep ini, GERMAS hadir kembali. Intinya adalah menanamkan segala lapisan masyarakat untuk melakukan aktivitas fisik baik itu jalan kaki, olahraga ringan sampai olahraga berat. 


Pergerakan roda zaman ke era digital saat ini menyebabkan fenomena seperti kurang beraktivitas dan kurangnya waktu untuk berolahraga. Dahulu, sebelum marak kendaraan seperti sepeda motor dan mobil, masyarakat gemar melakukan aktivitas seperti jalan kaki dan mengunakan sepeda sebagai alat transportasi. Hal ini menyebabkan resiko penyakit tidak menular seperti strok, diabetes militus, jantung, hipertensi dan lainnya sangat kecil. Sangat terbalik dengan saat ini, dimana penyakit tidak menular tersebut mendomainasi ditambah dengan meningkatnya obesitas. 

Faktor pemicu lainnya selain kurang ativitas fisik dan kurang waktu olahraga adalah mengkonsumsi fast food, dan makan terlalu berlebihan serta kurangnya buah dan serat. Seperti kita ketahui, waktu menjadi limitless dan serba dinamis membuat orang malas apabila mengkonsumsi makan yang tidak cepat saji sehingga bisa cepat dinikmati. Namun, makanan cepat saji dari segi gizi sangat tidak seimbang dan cenderung mengandung banyak karbohidrat dan kolesterol, sangat berbahaya bagi kesehatan. 


GERMAS memfokuskan beberapa kegiatan antara lain : 
  • Konsumsi Sayur dan Buah
  • Melakukan Aktivitas Fisik 
  • Tidak Merokok
  • Tidak Mengkonsumsi Alkohol
  • Memeriksa Kesehatan Secara Rutin
  • Membersihkan Lingkungan 
  • Menggunakan Jamban 
Nah, saya akan lebih menfokuskan pada 3 hal diantaranya Konsumsi Sayur dan Buah, Melakukan Aktivitas Fisik dan Memeriksa Kesehatan Secara Rutin.

Konsumsi Sayur dan Buah 


Buah dan Sayuran banyak sekali manfaat yang dapat membantu tubuh kita memerangi bakteri jahat karena mengandung vitamin dan mineral serta zat-zat lain yang dibutuhkan tubuh. Sebetulnya buah masih menjadi prioritas yang paling buncit di masyarakat. Namun, setelah ditimbang-timbang setelah sakit dan biaya rumah sakit yang diterima sangat mahal. Maka, biaya pembelian buah masih sangat murah di banding biaya rumah sakit tersebut. Tindakan pencegahan akan lebih menghemat daripada harus menebus biaya rumah sakit yang selangit.

Melakukan Aktivitas Fisik


Tidak harus mendaftar gym atau fitness center untuk menjadi sehat. Banyak cara lain yang bisa ditempuh apabila ingin menjadi sehat. Lakukan aktivitas fisik yang bisa dilakukan secara ringan dan gratis tanpa biaya apapun. Lalu apa donk yang bisa dilakukan dengan gratis? Yes, kamu bisa melakukan jalan kaki sehat setiap saat. Saya sibuk dan tak memiliki waktu? Sebetulnya bisa disiasati dengan berjalan kaki pada saat menuju kantor, misalnya yang tadinya naik ojek padahal jarak kekantornya hanya 1 kilometer, ubahlah dengan berjalan kaki. Dan,  rasakan perubahan pada fisik kamu yang semakin fit.
Memeriksa Kesehatan Secara Rutin


Jangan sampai sudah masuk rumah sakit dan divonis menderita penyakit kemudian baru sadar bahwa memeriksakan kesehatan secara rutin adalah hal yang sangat penting. Cek kesehatan minimal 6 bulan atau setahun sekali. Manfaat memeriksakan kesehatan ini banyak sekali diantaranya mencegah timbulnya penyakit tidak menular dan sangat berbahaya.

So,  jangan lupa untuk memeriksa kesehatan selama minimal 1 tahun sekali. GERMAS mengalakan pemeriksaan kesehatan secara rutin agar terhindar dari satu penyakit berbahaya. Setiap kali kita memeriksa kesehatan, maka segala hal akan dicek, misalnya gula darah, kolesterol, asam, dan lainnya. 

Sudah saatnya menjalankan GERMAS ini sebagai bagian dari hidup dan gaya hidup. Kalau bukan sekarang, kapan lagi? 

Informasi lengkap mengenai GERMAS 

Website Kementerian Kesehatan 

Social Media 



  • Share