Orang Tua Juga Perlu Tahu Gizi Buruk Dan Stunting

  • 7/07/2020 08:12:00 AM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments

Generasi emas, itulah harapan orang tua se-Indonesia untuk anaknya saat ini, namun apa jadinya jika stunting mendera dan memupuskan harapan semua orang tua? Banyak yang mengira stunting adalah gizi buruk, padahal stunting memiliki arti yang sangat berbeda. 

"Anak kamu stunting ya?"

"Nggak."

"Itu anakmu kok kayak gizi buruk gitu, itu tanda stunting loh."

"Bu, beda loh antara stunting dengan gizi buruk."

"Oh beda toh keduanya?"

"Iya beda loh bu. Gizi buruk sebenarnya terjadi dalam waktu singkat dan hanya pada periode tertentu sedangkan stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada tubuh dan otak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama."

"Oh jadi berbeda toh."


Ya, tanpa kita sadari masih banyak ibu-ibu atau orang tua yang minim informasi mengenai perbedaan yang mendalam mengenai gizi buruk dan stunting. Padahal secara definisi sudah sangat jelas dan berbeda sekali. Selain minimnya informasi, orang tua juga sangat kurang menggali lebih dalam tentang anaknya terutama pada saat balita, padahal dalam usia dibawah lima tahun inilah kana menentukan perkembangan diusia selanjutnya. 

Survei terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan masalah gizi dan tumbuh kembang anak masih menjadi hambatan besar bagi pemerintah Indonesia untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia. Sayangnya, prevalensi stunting Indonesia hingga akhir 2019 kemarin masih berada di angka 27,7%. Walau angka tersebut turun sekitar tiga persen dibanding tahun sebelumnya, tapi jumlah tersebut tetap tinggi karena WHO menetapkan batas atasnya 20%. 

Meningkatkan status gizi calon ibu dan anak adalah langkah efektif untuk mencegah stunting. Karena itu, edukasi untuk para calon orang tua menjadi penting untuk mempersiapkan ibu melahirkan calon generasi emas 2045 yang sehat dan berkualitas.


Beberapa waktu lalu, saya mengikuti webinar mengenai "Siap Menjadi Ibu Pencetak Generasi Emas Bebas Stunting" dengan pembicara antara lain :

1.     Dokter anak Dr. dr. Tubagus Rachmat Sentika, Sp.A, MARS
2. Dr. Tria Astika Endah permatasari, SKM, M.Kes PP Aisyiyah
3. Psikolog Anak & Remaja - Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi.,
4. Presenter/ Parenting Influencer – Ratu Anandita

Dan moderator: Maman Suherman.

Dokter anak Dr. dr. Tubagus Rachmat Sentika, Sp.A, MARS menjelaskan bahwa sebelumnya pada masa kandungan, calon Ibu harus memenuhi semua gizi janinnya terutama :
1. Karbohidrat sebagai sumber energi dan bisa diperoleh melalui nasi, roti, gandum dan lainnya.
2. Protein sebagai pengganti jaringan dan pengganti bagian tubuh yang rusak serta sumber metabolisme tubuh dan dapat diperoleh dari telur, ikan, daging, susu dan lainnya.
3. Lemak berfungsi sebagai bantalan organ dan dapat diperoleh dari buah dan makanan yang mengandung lemak.
Selain itu dibutuhkan juga mineral, vitamin dan juga air putih sehingga ginjal sehat serta membantu menghidrasi tubuh calon ibu. Gizi tersebut sangat penting bagi calon ibu sehingga bayi nantinya akan lahir dengan tubuh yang sehat serta nantinya akan lebih mudah terpenuhi gizinya pada masa balita. 

Sedangkan Dr. Tria Astika Endah permatasari, SKM, M.Kes PP Aisyiyah mengatakan Indonesia masih tinggi angka stuntingnya bahkan menepati posisi 5 besar di Dunia. Angka ini cukup mengkhawatirkan mengingat orang tua memiliki perananan sangat penting bagi anak-anaknya sehingga dapat memenuhi gizi seimbang serta tidak stunting. 

Sedangkan Psikolog Anak & Remaja, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi. menyebutkan bahwa lingkungan anak juga mempengaruhi anak untuk lebih sadar akan dirinya. Jika memiliki orang tua dan lingkungan yang sangat mementingkan asupan gizi yang baik, maka anak pun akan memiliki pola makan dan hidup yang baik karena anak sangat mudah terpengaruh dalam lingkungannnya. 


Presenter sekaligus Parenting Influencer, Ratu Anandita mejelaskan bagaimana perjuangannya melahirkan pada saat pandemi saat ini serta peranan orang tua yang harus memiliki ilmu atau pengetahuan tentang anak dan gizi seimbang sehingga tumbuh kembang anak dapat berjalan dengan normal nantinya. 

Generasi emas dapat terwujud apabila seluruh masyarakat sadar mengenai pentingnya menjaga gizi seimbang untuk anak dan orang tua sehingga nantinya daya saing Indonesia akan meningkat serta menjadi bangsa yang bukan hanya besar secara jumlah saja namun berkualitas generasi mudanya. 


  • Share

Tips Menjaga Imunitas Tubuh Agar Terhindar Virus Corona

  • 4/29/2020 04:38:00 AM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments
Jahe sebagai herbal

Sudah berapa lama kamu dirumah saja? Pasti banyak yang bilang sudah lebih dari puluhan hari bahkan sudah masuk bulan kedua. Sebelum terjadi pandemi ini, saya yang biasanya tidak pernah betah dirumah dan melakukan banyak kegiatan diluar kosan. Tentu saja merasa sangat terkurung banget di rumah aja (bahkan di kamar saja, karena saya ngekos). Namun, lagi-lagi saya merasakan bahwa inilah saatnya menjadi orang yang berjasa dan mentaati seluruh peringatan yang dilakukan oleh pemerintah demi meredam laju pertambahan penderita yang positif terjangkit virus ini. Ya, virus ini sangat akrab dengan nama Covid-19 dengan jenis Corona Virus. 

Lalu, semenjak banyak kegiatan dirumah, saya jadi sering melakukan kegiatan yang jarang saya lakukan pada saat sibuk kesana-kemari, iya saya jadi sering membersihkan kamar. Sekedar menata ulang beberapa perabotan dan membereskan barang-barang yang sudah tidak terpakai dan disumbangkan atau diberikan kepada teman yang membutuhkan. 

Kemudian, beberapa pekerjaan terpaksa saya lakukan melalui rumah dengan memanfaatkan banyak sekali fasilitas komunikasi online yang sudah banyak saat ini. Beruntung, kita telah mempunyai teknologi komunikasi yang sudah canggih, coba bayangkan jika pandemi ini terjadi beberapa ratus tahun? Pastinya sangat berbeda dan lebih terasa berat pada masa itu. 


Oh iya, pada saat pandemi ini mulai menjangkit di seluruh wilayah Indonesia, saya selalu memantau informasi melalui ponsel. Dan, beruntungnya saya mendapatkan informasi pencegahan dan bagaimana mengenali gejala virus corona ini dari sumber yang sangat tepat yaitu Halodoc. Halodoc merupakan salah satu sumber informasi dan pelayanan yang mudah diakses dan bahkan sudah memiliki aplikasi. Jadi, jika kita membutuhkan informasi mengenai Covid-19, Halodoc selalu siap membantu dan memberikan informasi yang sangat tepat. Bahkan, kita bisa berkonsultasi langsung dengan dokter jika memiliki gejala yang sangat mengkhawatirkan dan berhubungan dengan corona ini. Sealin itu kita juga bisa membeli masker, vitamin dan obat yang sudah dikonsultasikan terlebih dahulu. 


Lalu bagaimana caranya menjaga imunitas tubuh agar terhindar dari Virus Corona? Saya melakukan semua hal yang dapat menguatkan imunitas tubuh dengan beberapa cara yaitu :

Makan Makanan Bergizi

Secara alami, tubuh ini membutuhkan makanan yang bergizi untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Nutrisi inilah yang memberikan makanan kepada sel-sel tubuh sehingga bisa melawan virus dan bakteri apapun. Oleh karena itu, disaat pandemi seperti ini dibutuhkan makanan yang sehat sehingga bisa melawan virus tersebut.

Makan Sayur Dan Buah

Selain makanan yang bergizi, jangan lupakan sayur dan buah-buahan untuk membantu memberikan vitamin dan sumber mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Sayur dan buah sangat efektif jika kita mengalami sakit atau demam, biasanya saya mengkonsumsi banyak buah agar tubuh memiliki zat-zat yang seimbang. 

Istirahat Teratur Dan Minum Air Putih

Pada saat sekarang ini, saya yakin kita dapat beristirahat lebih banyak karena memiliki waktu dirumah saja. Itu adalah salah satu keuntungan yang tidak bisa dipungkiri, dan tidak malah menjadi sebaliknya kurang tidur dan cenderung tidak teratur karena terlampau banyak memikirkan hal-hal yang tidak pasti. Pada awal pandemi, saya memiliki banyak ketakutan, namun berjalannya waktu, saya berusaha menepis semua hal tersebut dan memikirkan banyak hal yang positif seperti melakukan banyak hal yang berhubungan dengan hobi saya yaitu menulis dan membuat video. 

Selain itu, minum air putih yang cukup juga mampu membuat tubuh lebih sehat karena komponen utama tubuh manusia adalah air. Hidrasi juga sangat penting bagi kita, jangan sampai kekurangan cairan malah menjadikan tubuh lemah dan lesu sehingga timbul masalah tubuh lainnya dari masalah kekurangan air tersebut. 


Konsumsi Vitamin Dan Herbal 

Selain makanan, sayuran dan buah, kita membutuhkan vitamin untuk menjaga ketahanan tubuh kita seperti vitamin C dan D. Seperti yang kita ketahui, banyak sekali manfaat vitamin C misalnya menjaga imunitas tubuh, mencegah kanker dan kesehatan jantung. Sedangkan vitamin D adalah dapat menjaga kekebalan tubuh serta menjaga kesehatan tulang.

Selain vitamin, kita juga bisa mengkonsumsi tumbuhan herbal sebagai usaha mencegah Covid-19. Banyak sekali tumbuhan herbal yang bisa dimanfaatkan seperti jahe, temulawak, kunyit dan lainnya. Manfaat tumbuhan herbal ini dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga lebih prima dan terhindar dari berbagai macam penyakit jika dikonsumsi rutin.

Menjaga Kebersihan Diri Dan Lingkungan

Selain dari dalam dalam diri kita seperti makanan dan vitamin, untuk meningkatkan imuntas dengan bisa kita lakukan dengan membersihkan lingkungan sekitar kita. Selain itu, sebelum dan setelah melakukan aktivitas dibiasakan untuk mencuci tangan dengan air mengalir, atau kalau tidak menemukan tempat cuci tangan bisa mengunakan hand sanitizer. Dengan seperti itu, kita akan terhindari dari virus ini dan menjaga lingkungan kita juga.

Semoga pandemi ini bisa segera berakhir dan cepat pulih seperti sedia kala, sehingga bisa beraktivitas kembali secara normal sehingga roda kehidupan bisa kembali berputar seperti sedia kala. Amiiinnn!

  • Share

Menuju Bonus Demografi dan Generasi Emas Indonesia 2045

  • 2/29/2020 11:07:00 PM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments
salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Menuju Bonus Demografi dan Generasi Emas Indonesia 2045

Bonus demografi ditandai dengan meningkatkan proporsi penduduk usia kerja. Diperkirakan, pada tahun 2045 ada sebanyak  70 persen dari total jumlah penduduk Indonesia berusia produktif (usia 15 - 64 tahun). Sisanya sebanyak 30 persen adalah penduduk tidak produktif (usia dibawah 14 tahun dan diatas 65 tahun). Dengan jumlah usia produktif mencapai 70 persen, maka beban tanggungan dari penduduk usia produktif menurun atau menjadi rendah, yakni antara 0,4 - 0,5 persen. Artinya, setiap 100 penduduk usia produktif hanya menanggung 40-50 penduduk non produktif.

Persoalannya adalah, anak-anak dan remaja yang berusia belia saat ini menyimpan potensi penyakit ya yang dapat mengganggu diusia produktifnya nanti. Berdasarkan data yang dirilis oleh Double Burden of Diseases & WHO NCD Country Profile pada 2014, menunjukkan bahwa angka kematian karena PTM meningkat drastis. Jika pada tahun 1990 angka kematian akibat PTM baru mencapai 58%, pada 2014 angka tersebut naik menjadi 71%.

Dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan PP Aisyiyah bersama Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI), Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemkes Dr. Kirana Pritasari MQIH mengatakan trend status gizi, prevalensi stunting dan gizi buruk menurun. “Tapi angka ini masih di atas toleransi WHO. Toleransi WHO untuk gizi buruk adalah 10% dan stunting 20%. Sementara kita masih 30%, di atas toleransi. Ini yang mengakibatkan penyelesaian masalah gizi jadi masalah nasional. Jadi jika misalnya balita kita 22 juta, kalau yang stunting 30,8 %, jumlah itu lebih besar dari penduduk Singapura," ujar Kirana. 

Pemerintah sendiri telah menyiapkan 5 strategi dalam menurunkan dan mencegah stunting. Targetnya adalah pada 2024 stunting turun menjadi 14%, salah satunya melalui prioritas penanganan stunting yang dilakukan terhadap 260 kab/ kota. Selain itu, kampanye dan edukasi kesehatan dan gizi untuk masyarakat pun perlu untuk dilakukan, sebagaimana edukasi gizi dan bijak konsumsi susu kental manis yang dilakukan oleh PP Aisyiyah. "Susu kental manis itu adalah perasa, balita tidak boleh mengkonsumsi sebagai minuman sebelum tidur, jadi bukan untuk kebutuhan pemenuhan gizi," jelas Kirana. 

Anggota komisi IX DPR RI, Intan Fauzi, SH.LLM dalam kesempatan itu juga menyampaikan pentingnya peran edukasi dan sosialisai kesehatan untuk masyarakat. Terkait persoalan susu kental manis misalnya, edukasi langsung ke masyarakat perlu terus menerus dilakukan. “Sekarang sudah jelas ada regulasinya, sehingga produsen hingga distributor wajib menerapkan. Nah konsumen juga seharusnya sudah dapat memilah bahwa susu kental manis itu bukan termasuk kategori susu,” jelas Intan. 

Agar regulasi tersebut diterapkan dengan baik, fungsi pengawasan juga harus dioptimalkan. "Kami selalu melakukan rapat kerja dan rapat kerja terbatas. Dari situ apabila ada permasalahan jadi pembahasan . Mengenai peredaran makanan akan menjadi tanggung jawab BPOM, kan ada divisi penindakan," jelas Intan. 


Sementara YAICI menilai kampanye dan sosialisasi tersebut tidak merata di terima oleh masyarakat Indonesia. Keterbatasan media informasi hingga promosi produk makanan dan minuman dari produsen yang begitu masif mengakibatkan kampanye-kampanye kesehatan kurang bergaung.  Seperti yang terjadi pada produk kental manis. 

Ketua YAICI Arif Hidayat menjelaskan, produk kental manis nyaris seabad diiklankan sebagai minuman susu yang telah mengakibatkan kesalahan persepsi pada masyarakat. Masyarakat beranggapan produk yang mengandung gula 54% tersebut dapat diberikan kepada bayi dan balita sebagai minuman susu. Puncaknya adalah saat temuan balita menderita gizi buruk akibat mengkonsumsi susu kental manis di Kendari dan Batam, dan salah satunya meninggal dunia. 

"Pemerintah melalui Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan PerBPOM No 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan pada Oktober 2018, yang telah mengatur mengenai label dan iklannya. Sayangnya, pengawasan terhadap penerapan di lapangan masih belum optimal," ujar Arif Hidayat. 

Arif menyebutkan, kampanye atau penjualan offline yang dilakukan oleh SPG produk kental manis serta penempatan produk di supermarket masih kerap dicampurkan dengan produk susu anak lainnya. "Hal-hal seperti ini yang perlu peran pengawasan dari masyarakat. Regulasinya sudah ada, namun sayang sekali penerapan di lapangan tidak tepat. Sehingga edukasi atau kampanye kesehatan yang digaungkan pemerintah juga akan rancu dimata masyarakat. Karena itulah kami meminta kesadaran produsen dan peran sertanya mengedukasi masyarakat dengan cara jujur dalam berjualan," jelas Arif. 

Ketua Majelis Kesehatan PP Aisyiyah Chairunnisa, mengungkapkan kehkawatirannya akan bonus demografi apabila pemerintah masih abai terhadap persoalan kental manis. "Pemerintah seolah-olah hanya berkewajiban mengeluarkan regulasi, namun impelementasinya tidak efektif. Jangan sampai, akibat kelalaian hari ini, kita menghadapi bonus demografi yang menjadi beban bagi negara nanti, karena ancaman diabetes ataupun obesitas yang mengganggu usia produktif," jelas Chairunnisa. 

  • Share

Cara Mencegah Penyakit Jantung Dan Penyakit Kritis Serta Solusinya

  • 6/30/2019 04:13:00 PM
  • By Salman Faris
  • 0 Comments

Merasa khawatir dengan penyakit itu sangat wajar, apalagi penyakit tidak menular yang setiap saat bisa menyerang dan tidak memandang dari status sosial manapun dan usia berapapun. Saya memiliki pengalaman beberapa kali menyaksikan keluarga menderita beberapa penyakit tidak menular seperti jantung dan hipertensi. Tidak ada gejala spesifik yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari namun tiba-tiba saja sudah terkena penyakit tersebut. 

Ayah saya ternyata memiliki penyakit jantung. Tahun lalu, penyakitnya mulai kambuh dan membuat tidak nyaman sehingga diperlukan rawat inap ke rumah sakit di sekitar Pekalongan. Rumah Ayah saya kebetulan di Pemalang, tidak terlalu jauh dari rumah sakit tempat rawat inap. 

Menurut dokter, penyumbatan di jantung sudah cukup mengkhawatirkan. Salah satu cara yang disarankan adalah memasang ring untuk mengatasi penyumbatan tersebut. Dan beberapa bulan setelah perawatan tersebut, akhirnya Ayah saya memberanikan diri untuk dipasang ring tersebut. 

Alhamdulillah, setelah pemasangan ring tersebut. Kesehatan Ayah saya menjadi lebih baik dari sebelumnya yang sering lemas dan demam akibat penyakit tersebut.


Lalu bagaimana cara mencegah penyakit jantung? Sebetulnya penyakit jantung merupakan akumulasi dari kebiasaan kita yang malas bergerak dan mengkonsumsi makanan yang jauh dari kata bergizi. Nah, untuk mencegah penyakit jantung diperlukan komitmen dari diri kita untuk bergaya hidup lebih sehat dari sebelumnya. 

1. Rutin olahraga
2. Rutin cek tensi
3. Batasi asupan kolesterol
4. Perbanyak minum air putih
5. Perbanyak makan buah dan sayur
6. Belajar mengelola stres
7. Berhenti merokok
8. Konsumsi obat secara teratur (bagi yang sudah punya penyakit jantung)

Seluruh kegiatan ini harus dilakukan agar mencegah penyakit jantung lebih serius atau bahkan menyebabkan kematian. Solusi lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan menekan seminimal mungkin biaya pengobatan yang semakin mahal dari hari ke hari. 



PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menghadirkan Asuransi Mandiri Perlindungan Sejahtera yang memberikan berbagai macam solusi proteksi dan investasi sebagai inovasi terbaru dalam membantu kondisi keuangan masyarakat saat menghadapi berbagai resiko kehidupan. 

Dalam hal ini, AXA Mandiri bertempat di Rumah Sakit MRCCC Siloam Semanggi memberikan edukasi berupa pencegahan penyakit kritis dan pemahaman terhadap penyakit tersebut dari dini. Gaya hidup yang kurang sehat adalah pemicu penyakit kritis atau lebih dikenal sebagai penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, stroke, kanker dan lainnya.


AXA Mandiri siap membantu masyarakat dalam menyiapkan kehidupan yang lebih baik dengan memperkenalkan salah satu perlindungan, yaitu Solusi Perlindungan Penyakit Kritis yang memiliki manfaat :

- 100% uang pertanggungan untuk stadium awal
- Perlindungan jiwa hingga 100 tahun 
- Perlindungan terhadap 120 kondisi kritis dari stadium awal hingga usia 85 tahun
- 100% uang pertanggungan stadium akhir
- Hingga 250% uang pertanggungan untuk kondisi kritis 
- Loyalty bonus mulai tahun polis ke-7 sampai dengan akhir masa pertanggungan 
- Bebas biaya alokasi premi  (bid offer) & biaya pengalihan biaya dana investasi 
- Biaya akuisisi yang kompetitif hanya untuk tahun pertama 

Selain itu terdapat Solusi Perlindungan Jiwa yang memiliki manfaat uang pertanggungan hingga 100 kali uang pertanggungan dasar karena tutup usia dan kecelakaan, fitur loyalty bonus, hingga bebas biaya alokasi premi. Sementara itu, Solusi Perlindungan Kesehatan memiliki manfaat kesehatan tahunan mulai 150 juta hingga 2 milyar rupiah yang dapat digunakan di beberapa negara ASEAN, fitur no claim bonus berupa upgrade kamar dan akomodasi dengan masa perlindungan hingga usia 85 tahun. 
  • Share

Memang Bisa Diet Dengan Donor Darah ?

  • 9/21/2018 09:42:00 AM
  • By Salman Faris
  • 1 Comments

Your body and soul is yours. Ketika stress melanda, maka tidak sadar badan akan merespon dengan sebuah tanda seperti mual, muntah, penyakit asam lambung dan lainnya. Badan dan jiwa itu merupakan dua sejoli yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Pernah merasakan bolak-balik ke kamar mandi ketika interview pekerjaan? Atau badan panas dingin ketika hendak Ijab Qabul pada saat pernikahan ? Itulah koneksi kuat antara badan dan jiwa kita.

Setelah jiwa kita tenang dan badan kita lebih sehat, maka melakukan aktivitas apapun akan terasa ringan dan menyenangkan. Namun, kadang kala badan membutuhkan sesuatu yang menyehatkan, jangan sampai karena gaya hidup dan pekerjaan yang sangat padat malah membuat kita melupakan kesehatan badan atau tubuh. Apalagi kehidupan Ibukota yang setiap hari selalu memberikan tingkat stress tinggi. Saya termasuk yang sangat mudah stress dan kemudian malah memilih makan sebagai pelampias emosi tersebut. Beruntung yang memilih olahraga apapun sebagai pelampias stress yang dialami.



Lalu bagaimana dengan cara lainnya? Apakah ada kegiatan yang membantu orang lain sekaligus membuat kita sehat dan terhindar dari stress atau penyakit lainnya? Ternyata donor darah adalah jawaban dari semua kerisauan, hahaha. Selama ini saya ngeri setiap diminta donor darah dengan berbagai alasan, terutama takut anemia dan takut jarum suntik. 

Setelah beberapa kali ke puskesmas untuk menerima vaksin meningitis karena pada saat itu saya hendak melakukan ibadah umroh, maka saya sudah tidak terlalu takut dengan jarum suntik. Justru saat ini yang saya takutkan adalah kondisi badan saya yang semakin lama semakin tidak sehat karena terlalu gemuk. Lalu apakah donor darah itu sangat berpengaruh dengan kesehatan? Apakah yang menyebabkan donor darah harus dan disarankan untuk dilakukan? 


Jangan takut melakukan donor darah karena justru dengan donor darah dapat meningkatkan peredaran darah dan metabolisme tubuh pun lebih lancar, nah inilah beberapa manfaat yaitu :

Kesehatan Jantung 

Jantung itu merupakan pemompa darah ke seluruh tubuh. Fungsi ini menjadi sangat vital sehingga jika terjadi ketidakberesan dengan jantung, maka tubuh akan sangat terpengaruh. Salah satu manfaat donor adalah menyehatkan jantung karena memperlancar aliran darah.

Meningkatkan produksi sel darah merah

Jika darah yang lama atau kotor tersebut didonorkan, maka sel darah merah akan mereproduksi dan akan terbaru kan kembali sehingga tubuh menjadi sangat fresh dan sehat.

Membantu menurunkan berat badan

Bagi yang mengalami kegemukan, tidak usah melakukan kegiatan apapun untuk menurunkan berat badan, cukup dengan rutin melakukan donor darah saja. Donor darah dipercaya akan menurunkan berat badan karena kalori yang dikeluarkan pada saat donor darah sangat banyak.


Manfaat donor darah bagi Kesehatan psikologis

Seperti hal lainnya, donor darah merupakan kegiatan menyumbangkan darah untuk kehidupan orang lain yang sangat butuh darah seperti pasien di rumah sakit. Perasaan menyumbangkan itulah yang membuat jiwa kita merasa senang dan sangat bermanfaat bagi orang lain. 

Mendeteksi penyakit


Sebelum melakukan donor darah, biasanya darah akan diperiksa untuk menentukan kelayakan, apakah bisa donor darah atau tidak. Dalam pemeriksaan darah awal, biasanya akan terdeteksi penyakit apa saja yang ada dalam diri kita. Nah, dari situ kita dapat menjaga resiko penyakit yang lebih berbahaya dan bisa mencegahnya sedini mungkin.


Pemeriksaan kesehatan gratis

Selain mendeteksi penyakit, maka akan diketahui juga kondisi lain seperti kada gula, kolesterol dan lain-lain sehingga bisa diketahui secara keseluruhan apa yang terjadi pada tubuh kita selama ini.

Nah, banyak juga kan manfaat dari donor darah yang luput dari pemahaman kita selama ini. Jangan terlalu takut dengan jarum suntik, tapi takutlah terhadap penyakit yang belum terdekteksi di tubuh kita. 












#AksiSehatCeria  merupakan rangkaian acara yang digagas oleh Dokter Sehat bekerjasama dengan Indodax, Ciputra Medical Center dan Blood4lifeID.  Dalam kegiatan kali ini diadakan Aksi Sehat Ceria sebagai salah satu bentuk kepedulian akan kebutuhan darah di Indonesia yang hanya terpenuhi sekitar 4 juta kantong dari 5 juta kantong yang seharusnya dipenuhi. Blood4LifeID merupakan komunitas yang mengusahakan kebutuhan darah yang harus dipenuhi dengan dukungan dari masyarakat. 

Sedangkan Indodax merupakan pusat perdagangan bitcoins berbasis rupiah tercepat di Indonesia. Dan, Ciputra Medical Center merupakan klinik rawat jalan dengan perlengkapan yang sangat canggih dan bisa dibilang paling lengkap salah satunya alat mendeteksi penyakit gila atau hilang ingatan serta lainnya. 

Lomba Blog  #AksiSehatCeria


Tidak sempat hadir ke acara #AksiSehatCeria? Tenang saja karena kamu masih berkesempatan memenangkan hadiah total jutaan rupiah lewat lomba blog #AksiSehatCeria!

Submit artikel di blog pribadimu mengenai pola hidup sehat ke www.bit.ly/BlogSehatCeria sebelum 16 Oktober 2018.

Info lengkapnya silahkan  langsung klik aja https://doktersehat.com/blogsehatceria 

  • Share

Susu Kental Manis Tidak Mengandung Susu, Tidak Cocok Dikonsumsi Bayi dan Balita

  • 8/02/2018 10:30:00 PM
  • By Salman Faris
  • 3 Comments

Belakangan ini para ibu-ibu gempar mengenai Susu Kental Manis yang beredar di pasar ternyata tidak mengandung SUSU, bahkan kandungan susu yang terdapat di Susu Kental Manis pun tak lebih dari 10 persen. Lalu, apakah yang harus ibu-ibu lakukan karena tidak mengandung susu sama sekali? Bahkan tidak baik dikonsumsi oleh Bayi dan Balita. 

Pengalaman saya dengan Susu Kental Manis memang sangat manis. Saya tumbuh dengan pemahaman bahwa Susu Kental Manis adalah susu, bukan seperti pemahaman sekarang. Sayangnya orang tua saya tidak membaca dengan teliti kandungan gizi yang terdapat di Susu Kental Manis sehingga menjadikan SKM adalah minuman wajib tiap hari. Saya suka rasa cokelat karena sangat manis dan bisa ditambahkan dengan apapun termasuk roti. 

Sumber detik.news.com
Komersial yang beredar di televisi mungkin saja berpengaruh dengan pilihan orang tua jaman dahulu. Bahkan, tetangga ataupun saudara pun menyarankan minum Susu Kental Manis sebagai pilihan yang tepat pada saat itu. Tanpa memandang kandungan gizinya, anak-anak tumbuh dengan gizi yang kurang seimbang dan menyebabkan pertumbuhan kurang maksimal. Memang tidak secara langsung terlihat pada tumbuh kembang anak. Dan, banyak pula faktor yang menyebabkan kurang baiknya tumbuh kembang anak. 

Pengalaman adalah guru yang paling berharga, saya memang mengalami penglaman pahit bersama Susu Kental Manis dan jangan sampai cerita ini berlanjut ke anak cucu kita nantinya. Cukup kita saja yang merasakan pahit dan manisnya Susu Kental Manis. 



Beruntung sekali saya mendapatkan pengetahuan tambahan ketika menghadiri talkshow yang diadakan oleh PP Muslimat NU di Gedung A, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 

Sebelum talshow dilaksanakan, dilakukan perjanjian kerjasama antara YAICI (Yayasan Abhipraya Insan Cendikia Indonesia) dengan PP Muslimat NU mengenai Buku Panduan Ibu Indonesia dengan tajuk Menuju Generasi Emas 2045 : " Stop Konsumsi Pangan Garam dan Lemak Tinggi". 

Masih dalam memperingati Hari Anak Nasional di bulan Juli lalu, talkshow kali ini membahas mengenai "Mewujudkan Indonesia Emas 2045 : Bijak Menggunakan SKM" . Kali ini selain PP Muslimat, juga menghadirkan pembicara dai Kementrian Kesehatan dan BPOM. 



Dalam Talkshow kali ini, sedikit banyak pembicara menegaskan bahwa Susu Kental Manis adalah Bukan SUSU, dan tidak baik dikonsumsi oleh Bayi dan Balita sebagai pengganti Air Susu Ibu (ASI) karena kandungan gizi yang tidak sesuai dan tidak seimbang. Nah, sebetulnya apa saja yang terkandung dalam Susu Kental Manis. 

Berikut fakta seputar Susu Kental Manis : 

1. SKM mengandung gula sebesar 40-50 persen.
2. Kadar gula yang tinggi pada SKM menigkatkan resiko diabetes dan obesitas pada anak-anak.
3. Asupan gula yang berlebihan, akan merusak gigi anak.
4. Kandungan gizi SKM lebih rendah dibandingkan jenis susu lainnya.
5. Kalsium dan protein SKM lebih rendah daripada susu bubuk atau susu segar.


Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan surat edaran tentang label dan ilkan pada produk susu kental dan analognya (Kategori pangan 01.3) pada Mei 2018.

1. Dilarang menampilkan anak-anak berusai di bawah lima tahun dalam bentuk apapun.
2. Dilarang menggunakan visualiasai bahwa produk tersebut Susu Kental dan Anaolgnya disetarakan dengan produk susu lain sebagai penambah atau pelengkap gizi.
3. Dilarang menggunakan visualisasi gambar susu cair dan/atau susu dalam gelas serta disajikan dengan cara diseduh untuk dikonsumsi sebagai minuman.
4. Khusus Iklan, dilarang ditayangkan pada jam tayang acara anak-anak.



Resiko yang didapat ketika mengkonsumsi gula, garam dan lemak secara berlebihan adalah obesitas, diabetes, hipertensi, penyakit jantung dan stress. Sedangkan pada anak, kelebihan gula dapat mempengaruhi pola makan yang berubah, obesitas, mal nutrisi, diabetes dan karies gigi. 

Kini saatnya menjadi ibu-ibu dan masyarakat yang pandai dengan mengetahui apa saja yang dikonsumsi oleh anak-anak, jangan sampai terjadi mal nutrisi atau obesitas sehingga tumbuh kembang anak tidak semestinya. 


Anak kita adalah masa depan Indonesia, jangan sampai menjadi generasi yang tidak sehat sehingga tidak mampu bersaing secara teknologi, olahraga dan bidang-bidang sains serta lainnya. Ayo kita menuju generasi emas tahun 2045 Indonesia yang mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di Dunia. 
  • Share

Jalan-jalan Nyaman Dengan OB Herbal Ziplong

  • 8/07/2017 03:40:00 PM
  • By Salman Faris
  • 1 Comments

Selain masuk angin, hal yang menganggu ketika jalan-jalan atau traveling adalah batuk. Belum lagi ketika perjalanan jauh dengan kereta api atau pesawat dan mengharuskan kita untuk istirahat malah harus terganggu dengan hal sepele tersebut. Banyak yang menyepelekan batuk, namun ternyata batuk dapat menjadi peringatan tubuh akan kondisi yang sebenarnya terjadi seperti penyakit lain seperti flu, demam dan lainnya. 

Saya pun memiliki pengalaman buruk dengan batuk terutama pada saat traveling ke luar negeri. Waktu itu musim dingin di Jepang. Saya kira musim dingin bisa ditahan dengan hanya berlapis satu dengan jaket tipis, ternyata saya keliru. Dingin dengan suhu sekitar 9 derajat celcius pun bak ditusuk-tusuk es batu sampai ke tulang. Mulanya saya yang meremehkan udara dingin ini mulai berdamai dan menebalkan pakaian sampai 4 lapis mulai dari heattech t-shirt, kaos, sweater dan winter coat


Hari pertama dan kedua saya masih merasakan kedinginan, setelah itu semuanya berjalan lancar sampai seminggu kemudian saya terserang gejala flu dan demam, bahkan sinus pun menyerang. Tak hanya itu saya terserang batuk. Tentu saja jalan-jalan jadi sangat terganggu bahkan saya memerlukan waktu istirahat yang lebih dan menghilangkan beberapa tempat wisata yang harus saya kunjungi. Bayangkan betapa menyesalnya saya harus merelakan waktu yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk jalan-jalan. Saya harus berbaring di ranjang, untung saja ruangan di hostel yang saya tinggali ini hangat, jadi batuk dan gejala penyakit lain untuk sementara bisa diredam. 

Setelah mengkonsumsi jahe, gejala batuk dan sinus mulai mereda. Ditambah dengan istirahat yang cukup, badan saya sudah sangat nyaman untuk melanjutkan agenda jalan-jalan yang tertunda.

Sebetulnya batuk bukan merupakan penyakit, namun lebih sebagai reflek proteksi tubuh untuk memberikan jalan nafas ketika terpapar oleh lendir atau partikel kecil lain seperti asap atau debu agar proses bernafas berjalan dengan lancar. Nah, dengan mengkonsumsi obat batuk inilah dapat memperlancar dan melegakan proses bernafas ini. Sering kali ketika batuk melanda, bukan hanya obat batuk saja yang dikonsumsi melainkan obat-obatan lain yang tidak terkait dengan batuk seperti antibiotik yang dosisnya tidak sesuai. Kita tidak tahu apa yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi antibiotik dan obat-obat keras lainnya. 


Ada baiknya memahai seperti apakah jenis-jenis batuk yang sering menyerang. Pada dasarnya batuk dibagi menjadi dua jenis yaitu batuk kering dan berdahak. 

Batuk Kering

Batuk kering merupakan batuk yang tidak mengeluarkan dahak atau lendir. Penyebab dari batuk kering antara lain disebabkan oleh penyakit yang disebabkan oleh virus, bronkospasme, alergi, obat darah tinggi, asma, asap, debu dan lainnya.

Batuk Berdahak

Batuk berdahak merupakan batuk yang mengeluarkan dahak baik yang dapat dikeluarkan ataupun sulit dikeluarkan. Dahak biasanya berasal dari hidung atau paru-paru. Peyabab dari batuk berdahak biasanya disebabkan oleh penyakit akibat virus, infeksi, penyakit paru-paru kronis, asam lambung naik, nasal discharge dan merokok atau mengunakan tembakau. 

Kedua batuk tersebut sangat berbeda pengobatannya, bahkan kita sering disuguhkan dengan dua obat batuk berbeda. Memang benar bahwa kedua jenis batuk ini berbeda, namun apakah bisa disembuhkan dengan satu obat saja? Jawabannya bisa. 


Obat Batuk Ziplong mejawab semua permasalahan obat batuk selama ini. Ziplong dapat mengobati batuk kering dan berdahak sekaligus. Disamping itu, Ziplong mengandung bahan herbal sehingga aman dikonsumsi baik bagi anak-anak, dewasa dan lanjut usia. Kandungan jahe memberikan kehangatan, madu dan kencur menambah stamina tubuh, herba timi membantu mengeluarkan dahak, akar kayu legi mengurangi lendir dan daun melegakan pernafasan. Wah, lengkap sekali Ziplong ini, cukup dengan satu sachet isi 12 mililiter, batuk hilang dan tenggorokan lega. 

lalu apa saja Keunggulan Obat Batuk Herbal Ziplong dibandingkan dengan obat lain? Ini dia beberapa keunggulannya. 

Herbal

Seperti yang sudah diketahui, Ziplong adalah obat batuk herbal yang mengandung banyak bahan alami seperti jahe, madu, kencur, akar kayu legi dan lainnya. 

Dapat Meredakan Dua Batuk Sekaligus

Batuk kering maupun berdahak akan segara menghilang dengan Ziplong. Ziplong mengandung bahan alami sehingga mampu mengobati kedua batik tersebut tanpa efek samping apapun.

Mudah Disimpan dan Dibawa saat Traveling

Kemasan Ziplong hanya berisi sekitar 12 mililiter sehingga sangat kecil sehingga sangat praktis dibawa kemanapun termasuk pada saat traveling. Kalau dibawa di kabin pesawat bagaimana? Jangan khawatir kemasannya sangat kecil, maka bisa dibawa kabin pesawat dengan aman. 


Candil, pelantun lagu Rocker Juga Manusia terpilih menjadi sebagai brand amabssador dari Ziplong. Candil yang memiliki suara khas melengking dan tinggi ini memang pantas menjadi icon dari Ziplong. Suara melengking dan tak putus-putus ini mengindikasikan bahwa batuk tidak akan menganggu aktivitas seorang penyanyi bahkan pada saat sela-sela konser pun Candil masih bisa minum ziplong karena kemasannya yang kecil. 

Kalau saja pada saat di Jepang saya sudah mengenal Ziplong, pasti saya sudah membawa banyak untuk stok selama di sana. Kalau batuk di Ziplong aja ya kan?  





  • Share

Yuk Rutin Beraktivitas Fisik Agar Keluarga Terbebas Dari Penyakit Tidak Menular

  • 7/09/2017 04:01:00 PM
  • By Salman Faris
  • 3 Comments

Hidup dalam ketidakteraturan mengakibatkan sesuatu yang tidak baik. Ini sering menjadi warning bagi kita, dan terutama saya. Iya, apalagi kalau disingung mengenai 'menjaga kesehatan', itu bukan saya banget. Saat mudik atau pulang kampung, topik obrolan tak jauh-jauh dari kurangi porsi makan dan rajin berolahraga. Ini bukan tanpa alasan, tubuh saya sudah mencapai level yang mengkhawatirkan atau obesitas. Dan beberapa kali tubuh sudah memberikan tanda berupa demam dan gejala penyakit-penyakit yang tidak terduga seperti migrain. So, mulai saat ini, sudah saatnya mengurangi karbohidrat dan program kemana-mana jalan kaki. 

Ngobrolin masalah pola kesehatan dan aktivitas fisik, beberapa waktu lalu, Kementrian Kesehatan memiliki program GERMAS, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Utamanya adalah membudayakan kembali olahraga masal di kalangan masyarakat. Dahulu, kita mengenal Senam Kesehatan Jasmani sebagai pengerak utama anak-anak usia dini sampai remaja bahkan dewasa untuk berolahraga secara rutin minimal 1 minggu sekali. 

Pun, di institusi baik pemerintahan dan swasta pun turut ikut serta dalam SKJ. Sejalan dengan konsep ini, GERMAS hadir kembali. Intinya adalah menanamkan segala lapisan masyarakat untuk melakukan aktivitas fisik baik itu jalan kaki, olahraga ringan sampai olahraga berat. 


Pergerakan roda zaman ke era digital saat ini menyebabkan fenomena seperti kurang beraktivitas dan kurangnya waktu untuk berolahraga. Dahulu, sebelum marak kendaraan seperti sepeda motor dan mobil, masyarakat gemar melakukan aktivitas seperti jalan kaki dan mengunakan sepeda sebagai alat transportasi. Hal ini menyebabkan resiko penyakit tidak menular seperti strok, diabetes militus, jantung, hipertensi dan lainnya sangat kecil. Sangat terbalik dengan saat ini, dimana penyakit tidak menular tersebut mendomainasi ditambah dengan meningkatnya obesitas. 

Faktor pemicu lainnya selain kurang ativitas fisik dan kurang waktu olahraga adalah mengkonsumsi fast food, dan makan terlalu berlebihan serta kurangnya buah dan serat. Seperti kita ketahui, waktu menjadi limitless dan serba dinamis membuat orang malas apabila mengkonsumsi makan yang tidak cepat saji sehingga bisa cepat dinikmati. Namun, makanan cepat saji dari segi gizi sangat tidak seimbang dan cenderung mengandung banyak karbohidrat dan kolesterol, sangat berbahaya bagi kesehatan. 


GERMAS memfokuskan beberapa kegiatan antara lain : 
  • Konsumsi Sayur dan Buah
  • Melakukan Aktivitas Fisik 
  • Tidak Merokok
  • Tidak Mengkonsumsi Alkohol
  • Memeriksa Kesehatan Secara Rutin
  • Membersihkan Lingkungan 
  • Menggunakan Jamban 
Nah, saya akan lebih menfokuskan pada 3 hal diantaranya Konsumsi Sayur dan Buah, Melakukan Aktivitas Fisik dan Memeriksa Kesehatan Secara Rutin.

Konsumsi Sayur dan Buah 


Buah dan Sayuran banyak sekali manfaat yang dapat membantu tubuh kita memerangi bakteri jahat karena mengandung vitamin dan mineral serta zat-zat lain yang dibutuhkan tubuh. Sebetulnya buah masih menjadi prioritas yang paling buncit di masyarakat. Namun, setelah ditimbang-timbang setelah sakit dan biaya rumah sakit yang diterima sangat mahal. Maka, biaya pembelian buah masih sangat murah di banding biaya rumah sakit tersebut. Tindakan pencegahan akan lebih menghemat daripada harus menebus biaya rumah sakit yang selangit.

Melakukan Aktivitas Fisik


Tidak harus mendaftar gym atau fitness center untuk menjadi sehat. Banyak cara lain yang bisa ditempuh apabila ingin menjadi sehat. Lakukan aktivitas fisik yang bisa dilakukan secara ringan dan gratis tanpa biaya apapun. Lalu apa donk yang bisa dilakukan dengan gratis? Yes, kamu bisa melakukan jalan kaki sehat setiap saat. Saya sibuk dan tak memiliki waktu? Sebetulnya bisa disiasati dengan berjalan kaki pada saat menuju kantor, misalnya yang tadinya naik ojek padahal jarak kekantornya hanya 1 kilometer, ubahlah dengan berjalan kaki. Dan,  rasakan perubahan pada fisik kamu yang semakin fit.
Memeriksa Kesehatan Secara Rutin


Jangan sampai sudah masuk rumah sakit dan divonis menderita penyakit kemudian baru sadar bahwa memeriksakan kesehatan secara rutin adalah hal yang sangat penting. Cek kesehatan minimal 6 bulan atau setahun sekali. Manfaat memeriksakan kesehatan ini banyak sekali diantaranya mencegah timbulnya penyakit tidak menular dan sangat berbahaya.

So,  jangan lupa untuk memeriksa kesehatan selama minimal 1 tahun sekali. GERMAS mengalakan pemeriksaan kesehatan secara rutin agar terhindar dari satu penyakit berbahaya. Setiap kali kita memeriksa kesehatan, maka segala hal akan dicek, misalnya gula darah, kolesterol, asam, dan lainnya. 

Sudah saatnya menjalankan GERMAS ini sebagai bagian dari hidup dan gaya hidup. Kalau bukan sekarang, kapan lagi? 

Informasi lengkap mengenai GERMAS 

Website Kementerian Kesehatan 

Social Media 



  • Share

Sehat Itu Mahal Tetapi Sakit Lebih Mahal - Tips Praktis Menjaga Kesehatan Tubuh

  • 4/17/2017 12:03:00 PM
  • By Salman Faris
  • 8 Comments

Sehat itu mahal tetapi sakit lebih mahal. Ungkapan tersebut setidaknya membuat saya berfikir, memang selama ini saya sedikit mengurangi jatah beli buah saya hanya untuk kebutuhan lain, namun setelah dicerna kembali, biaya berobat setelah sakit akan menjadi sebuah momok yang menyeramkan. Coba kita bandingan, membeli buah atau vitamin hanya diperlukan hitungan ratusan ribu saja, namun jika kita sakit maka biaya berobat akan lebih besar daripada biaya buah dan vitamin bahkan akan mencapai jutaan apabila penyakit yang diderita dalam kondisi yang mengkhawatirkan. 

Selain beli buah dan vitamin, biasanya biaya fitnes atau kelas yoga pun menjadi satu kewajiban yang membebani. Yakinlah bahwa fitnes ataupun yoga adalah investasi yang sangat berharga karena dengan berolahraga resiko terserang penyakit yang berbahaya jauh terkurangi dan tubuh menjadi bugar karena sistem imun menjadi lebih teruji. 

Selain kondisi tubuh, ternyata banyak faktor yang menyebabkan tubuh menjadi sakit yaitu kondisi lingkungan dan polusi. Misalnya saja, lingkungan kita berserakan sampah dan kotoran, tentunya ini akan menyebabkan virus-virus berbahaya dan dapat menyerang tubuh jika dalam kondisi fit atau sistem kekebalan tubuh (imun) menurun. Ternyata selain penting menjaga kesehatan tubuh, dibutuhkan menjaga lingkungan disekitar rumah. 

Lalu, apa yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan terutama tubuh. Berikut Tips Praktis cara menjaga kesehatan tubuh agar tetap bugar dan terhindar dari sakit.


1. Makan Sayuran dan Buah 

Saat kecil dahulu, kita sering menghindari sayur atau buah sebagai makanan yang tidak enak dan cukup membuat kita tak berselera memakannya. Namun, beranjak dewasa, ternyata manfaat sayuran dan buh sangat bermanfaat. Bisa dibayangkan apabila tubuh tidak cukup mengkonsumsi sayuran atau buah maka tubuh akan kehilangan beberapa vitamin, mineral dan zat yang dibutuhkan tubuh. Disamping itu, buah dan sayuran mengandung serat yang bagus bagi pencernaan tubuh. 

2. Minum Air Putih 2 Liter Setiap Hari

Air putih satu hal yang sering terlupakan. Sibuk dengan deadline pekerjaan atau asik mengikuti sebuah acara sampai-sampai lupa mengkonsumsi air putih sebanyak 2 liter. Secara alami, tubuh membutuhkan cairan untuk melakukan banyak sistem sehingga tubuh akan berfungsi dengan baik. Apabila tubuh kekurangan cairan, maka tubuh akan menyedot sumber cairan lain diantaranya darah. Wow, cukup mengerikan apabila sudah dalam tahap seperti ini. So, air putih sangat mudah didapatkan dan harganya cukup murah, jangan segan untuk mengkonsumsinya setiap hari.

3. Mengindari Minuman Kemasan 

Minuman kemasan, biasanya brbetuk botol atau kotak, memang menyegarkan tengorokan. Namun, apabila kecanduan dan meminumanya hampir setiap hari, maka tidak baik bagi kesehatan tubuh. Sebaiknya, perbanyaklah mengkonsumi air putih dibandingkan dengan minuman kemasan. Banyak kasus penyakit yang menyerang seseorang yang addicted terhadap minuman kemasan dan meninggal setelah beberapa hari mengkonsumsinya secara tidak wajar. Atau penyakit ginjal yang bisa menyerang karena ginjal terlalu keras bekerja menyaring minuman berwarna. 

4. Menghindari Makanan Instan

Yang instan-instan memang sangat mudah memasaknya atau memakannnya. Apalagi pada saat hujan, maka mie instan akan menjadi teman terbaik. Tidak dipungkiri, memang mie instan memang mengiurkan, namun resiko dibalik kelezatannya memang sangat mengerikan. Salah satu menghindari mengkonsumsinya adalah dengan menganti produk tersebut dengan produk yang lebih alami atau aman dikonsusmsi seperti produk herbal. Atau bisa diganti dengan buah atau sayuran yang dimodifikasi misalnya banana cokelat yang lezat atau sayur sop yang panas, wah tentu saja mie instan akan kalah pamor dibandingkan kedua jenis makanan itu.


5. Olahraga Secara Rutin 

Memang sangat sulit melakukan olahraga secara teratur apabila profesi anda adalah seorang Auditor atau profesi lain yang banyak dealine dan tidak memiliki banyak waktu. Sebagaian besar waktu anda dihabiskan dikantor dengan pekerjaan yang menumpuk. Namun, tubuh yang kurang olahraga menyebabkan timbul penyakit yang terduga. Luangkan waktu sekitar 15 menit untuk berjalan-jalan disekitar kantor pada saat makan siang, kemudian lakukan jalan kembali pada saat pulang ke rumah. Usahakan untuk berjalan pada saat berangkat kantor dan pulang dari kantor. 

Apabila waktu anda sangat fleksibel, lakukan olahraga seperti joging atau jalan sehat di taman atau di fitnes center. Selain membantu mengurangi resiko terkena penyakit, bisa juga membuat tubuh membentuk proporsi yang bagus sehingga akan terlihat ideal. Apabila suka dengan olahraga renang, maka lakukan secara rutin atau misalnya mengikuti kelas yoga juga akan sangat menyenangkan. 

6. Dilarang Begadang dan Istirahatlah Yang Cukup

Beganag jangan begadang, kalau tiada artinya, begadang boleh saja, asal ada perlunya. Bang Haji Rhoma Irama telah mengingatkan kita bahwa begadang itu tidak bagus bagi kesehatan. Disamping membuat tubuh menjadi lemah, sistem kekebalan tubuh pun menurun, akibatnya mudah terserang penyakit seperti flu atau demam, bisa saja penyakit tipus atau sinus pun bisa menyerang. Istirahat yang cukup membuat tubuh akan lebih segar dan pikiran pun fresh sehingga aktivitas yang dijalani setiap pagi akan menjadi lebih produktif. 

7. Konsumsi Vitamin 



Minum Vitamin dapat menjadi pelengkap nutrisi tubuh, apabila tubuh telah mengalami penurunan atau mau sakit, ada satu hal yang dapat menjaga supaya tubuh menjadi fit kembali yaitu minumlah vitamin. Vitamin bukanlah obat. Vitamin baasanya dibuat dari bahan alami seperti tumbuhan dan hewan. So, sudah saatnya meninggalkan obat dan beralih ke Vitamin. 

8. Selalu Berpikiran Positif  

Disadari atau tidak, sebetulnya sugesti dari pikiran akan membuat tubuh menjadi seperti yang dipikirkan. Apabila pikiran stress dan senderung negatif, maka tubuh pun akan merespon dengan hal yang sama bahkan dapat menyebabkan sebuah penyakit. Maka hindari stress yang berlebihan dan lakukan aktivitas menyenangkan bersama keluarga dan teman dekat, maka energi dan pikiran negatif akan hilang dan berganti dengan semangat baru. Abaikan nyinyiran atau fitnah yang tak benar dan tanggapi dengan prestasi yang lebih.

9. Menjaga Kebersihan Lingkungan Dari Kotoran Dan Debu

Lingkungan yang berdebu dan kotor membuat virus dan kuman penyakit gampang bersarang. Apabila dibiarkan dalam waktu yang lama, maka akan menyebabkan penyakit yang ditimbulkan karena virus. Tubuh yang lemah atau sistem imunya kurang baik, maka dengan mudah terserang penyakit. Masih berutung apabila hanya terkena flu atau demam atau penyakit ringan lainnya. Bayangkan apabila terkena TBC atau penyakit mematikan lainnya, maka sangat merugikan kita.

Cara ampuh mencegahnya adalah dengan membersihakan lingkungan sekitar rumah dari debu-debu dan kotoran. Bersihkan secara berkala seperti seminggu sekali, sehingga virus-virus pembawa penyakit akan musnah. Siapkan obat antiseftik yang dapat membunuh kuman-kuman seperti di lantai, dapur, kamar mandi dan kamar tidur. Dengan menjaga kebersihan lingkungan, percayalah kuman dan virus akan menjauh.

So, inilah tips menjaga kesehatan yang bisa saya bagiakan. Kamu punya ritaul khusus agar tubuh tetap sehat dan fit, silahkan share di kolom komentar ya.    
  • Share

Tim Nusantara Sehat Itu Keren

Sumber : Blog Mas Anjarisme
Ketika mendengar seseorang mengucapkan "Nusantara Sehat", bayangan saya kemudian kembali ke satu tahun lalu. Ketika Mamah saya menderita sebuah penyakit yang cukup serius. Bukan satu atau dua penyakit, namun komplikasi antara darah tinggi, ginjal, paru-paru, empedu dan jantung, bahkan tak terdefinisi penyakitnya karena terlalu kompleks untuk menyebutkan penyakit yang di derita. Setelah dirawat beberapa bulan, Mamah meninggalkan kami sekeluarga. Takdir tak dapat dielakan lagi, kami berduka.

Cerita lain adalah Nenek dan Budhe. Nenek menderita diabetes dan Budhe menderita darah tinggi. Saya mengenal Nenek yang ceria dan cerewet. Ketika saya bandel dan manja, Neneklah yang berada disamping saya, maklum saja karena Mamah masih repot dengan adik saya dan Ayah yang masih membangun usaha. Namun, lagi-lagi cerita sedih atas kepergian Nenek karena penyakit diabetes menjadi sebuah lembaran duka.

Lain Nenek, lain pula Budhe. Sosok yang galak namun ramah merupakan dua hal yang membuat saya senang berada dipelukan Budhe. Kakak tertua Ayah ini tidak memiliki anak kandung, maka bagi Budhe sayalah anak kandung Beliau. Hampir 2 tahun lamanya saya berada di rumah Budhe di desa Beji, sekitar satu desa dari rumah keluarga saya. Kenangan bersama beliau sangat menyenangkan, apalagi ketika hari minggu, saya selalu diajak keliling kota Pemalang mengunakan becak. Di pasar saya selalu dibelikan buah alpukat dan susu kental manis rasa cokelat. Setelah sampai rumah, kemudian saya dan Budhe membuat es aplukat segar. Cerita Budhe berakhir, ketika pada suatu malam saat menyantap sate kambing, padahal waktu itu kondisinya sudah stroke. Beberapa hari kemudian, langit mendung kembali hadir dalam ingat saya, Beliau wafat saat saya berada di sekolah menengah pertama.

Kanan Ke Kiri : Mamah (Almarhum), Adik, Ayah dan Saya (2012)
Dulu Ayah merupakan perokok hebat. Dalam sehari satu atau dua bungkus rokok bisa habis dilahap oleh paru-paru yang tak sehat. Untung saja, kami ketiga anaknya tidak mengikuti jejak Ayah yang dengan aroma tembakau, bahkan untuk mencoba saja saya tak sanggup. Setelah divonis menderita jantung, barulah Ayah sadar bahwa kesehatan diri lebih penting daripada harus menuruti kemauannya mengkonsumsi nikotin lagi.

Melihat riwayat penyakit yang mendera keluarga besar, saya menjadi sedikit was-was. Bagaimana kalau beberapa penyakit yang diderita oleh keluarga besar kemudian hinggap satu persatu ke dalam diri saya dan kemudian mengerogoti kekokohan tubuh yang digunakan untuk menulis dan berkarya? 
Jawabannya tergantung pada diri sendiri. Apakah mau peduli dengan kesehatan diri sendiri dan kemudian setelah diri sendiri melakukan gaya hidup sehat. Setelah memiliki gaya hidup tersebut, mulailah menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama. 

Sama halnya dengan tim "Nusantara Sehat" yang memiliki misi membuat masyarakat mengerti apa arti kata sehat itu sebenarnya. Tim inilah yang mengerti betul bahwa diri sendiri telah sehat secara fisik dan mental sehingga dapat menginspirasi. Saya pun patut mencontoh apa yang dilakukan tim mulai dari hal kecil sampai hal menyeluruh yaitu Indonesia Sehat. 

Tim Nusantara Sehat Itu Keren

Sumber : http://nusantarasehat.kemkes.go.id/
Menjadi Tim Nusantara Sehat bukan sekedar slogan saja, namun pembuktian bahwa dengan kapasitas sumber daya manusia dan peralatan medis yang terbatas namun dapat menjangkau ke berbagai daerah-daerah di pelosok negeri. Mau tahu kenapa Tim Nusantara itu Keren? 

Tim Nusantara Sehat Itu Ngga Manja


Baik cowok ataupun cewek dipersiapakan dengan bekal yang cukup. Percaya ngga kalau ada pembekalan bela negara? Sumpah ini bukan bohong tapi Tim Nusantara Sehat itu dilatih bela negara supaya dapat bertahan dalam kondisi apapun baik di desa yang lengkap fasilitas maupun di desa terpencil yang tidak memiliki fasilitas lengkap. 

Tim Nusantara Sehat Itu Siaga

Bukan suami yang selalu siap antar jaga loh melainkan selalu menyediakan waktunya hampir 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat desa mendapatkan perhatian dan tertangani dengan baik.

Tim Nusantara Sehat Itu Gaul

Bukan hanya yang diibukota saja yang mendapatkan predikat sebagai orang yang gaul namun Tim Nusantara sehat juga sangat gaul. Gaul dengan warga sekitar dan cepat beradaptasi dengan budaya lokal.

Tim Nusantara Sehat Itu Bukan Anak Mama

Ditugaskan ditempat terpencil dan jauh dari hiruk pikuk ibukota merupakan hal berat bagi Tim Nusantara Sehat. Apalagi durasi penempatan dalam hitungan bulan atau bahkan tahun membuat kangen rumah atau keluarga tak bisa dihindari. Namun, kekangenan itu memacu semangat berbagi dan berbaur dengan warga sehingga julukan "Anak Mama" tak akan melekat pada Tim Nusantara Sehat.

Tim Nusantara Sehat Itu Keren

Siapa tak mau menyumbangkan sedikit waktu atau tenaganya bagi nusa dan bangsa? Kesannya memang terlalu klise, tapi tidak bagi Tim Nusantara Sehat. Sumpah yang digaungkan pada saat pemberangkatan selalu tertanam dalam hati-hati kecil mereka. Semua halangan dan beban telah ditinggalkan demi misi menjadikan Indonesia Sehat. Tim Nusantara Sehat, kalian benar-benar Keren!

Belajar dari kondisi keluarga dan pengetahuan tentang kesehatan, maka peran Tim Nusantara Sehat inilah yang bisa mengcover, pencegahan sejak dini dengan penyuluhan dan merawat masyarakat dengan hati dan ketulusan.


  • Share